
Lluvia sudah berada di j meerqeen, ia sudah kembali lebih dulu karna di antar oleh supir mension utama.
..." Selamat datang Nyonya Alexander" sapa kepala pelayang yang berada di mension meerqeen...
Lluvia pun hanya tersenyum manis dan mengangguk untuk menjawab sapaan maid yang ada di sana
..." Perkenalkan Nama saya adalah Merry , saya adalah penanggung jawab mension ini nyonya muda " ucap sang kepala pelayan...
..."Senang berkenalan dengan anda Merry, Lluvia panggilan aku Lluvia!! " jawab Lluvia Rama...
..." Baik nyonya muda " ucap Emma...
..." mari saya antarkan ke kamar nyonya " Lluvia pun mengangguk dan mengikuti Merry dari belakang...
Mereka telah tiba di lantai atas Lluvia melihat interior design mension yang mewah dan megah sama seperti mension miliknya yang berada di spanyol.
..."Nyonya muda ini adalah kamar anda dan di sebelah adalah kamar Tuan Alexander " ucap Merry memberi tahu Lluvia karna kamar ia dan sang suami terpisah...
Lluvia pun hanya mengangguk paham toh itu bukanlah hal penting dan bahkan sangat bagus jika kamar mereka terpisah
..." Silahkan masuk nyonya " ucap Merry pada Lluvia...
..." Terimakasih Merry, bisa kah kau meninggalkanku sendiri . aku sedang tidak tidak ingin di layani " Ujar Lluvia berharap marry mengerti...
...Merry pun terdiam " ada apa nyonya ? " tanya Merry " jika nyonya tidak saya layani dengan baik tuan akan mempertanyakan nya nanti ? "ucap Merry memberi tahu Lluvia...
..." Tidak ada Merry , aku hanya ingin sendiri saja. Dan aku mohon untuk hari ini saja izinkan aku, setelah itu aku akan menurut pada mu , Dan tentang ini aku akan memberi tahu meerqeen bahwa aku yang ingin " Ucap Lluvia memelas....
..." Baiklah , Nyonya. Namun jika perlu sesuatu segera panggil kami , agar kami cepat membantu anda " ucap Merry tersenyum hangat...
..." Terimakasih Merry " Ucap Lluvia tersenyum...
Merry pun berlalu meninggalkan Lluvia sendirian untuk masuk ke dalam kamar miliknya
Lluvia pun memasuki kamar tiba- tiba ia dikagetkan dengan kehadiran dua si kembar Zahra dan zhena yang sedang duduk santai di sofa kamarnya dengan kaki di atas dan kepala di bawah. Mereka tersenyum dengan menampakan deretan gigi mereka.
..." Hai , Nyonya muda Alexander" Ucap mereka berdua kompak...
__ADS_1
...Lluvia pun tersenyum ,sebelum Lluvia menyapa mereka , Zhena pun lebih dulu berbicara " Hai !! Wow!! lihat bagaimana bajingan seperti meerqeen bisa memiliki istri secantik diri mu . kau seperti bidadari surga berwujud manusia " ujar zhena memandang wajah Lluvia dengan begitu lekat mengagumi nya...
..." Ya , kau benar !!! , aku pikir dia tidak akan menikah , Ternyata tuhan sayang padanya menitip kan bidadari secantik. dirinya, sungguh beruntung sekali hidupnya" Ucap Zahra yang juga memuji Lluvia...
Lluvia pun hanya tersenyum , Namun dia sangat malas untuk meladeni dua manusia yang ada di hadapinya ini ,Dia sungguh malas dan dia sangat lelah. dia harus extra sabar dan sabar . bukan ia bermaksud tak ingin berkenalan namun dia hanya butuh istirahat tanpa ada yang menganggu
...Zhena pun mendekati Lluvia dan merangkul bahunya " kau tahu pertama kali aku melihatmu di pesta pernikahan kalian aku sudah ngfans pada mu sungguh aku kagum padamu, sungguh !!! " ucap nya memberi tahu Lluvia bahwa dia sangat merasa malu jika harus berhadapan langsung dengan orangnya...
Lagi- lagi Lluvia hanya tersenyum saja ia harus menahan diri lebih lama . jika orang lain mungkin saja ,yang berani menganggu niatnya untuk mengistirahatkan diri dan rebahan yang sudah ia rencanakan, harus tertunda untuk beberapa waktu yang tak bisa ditentukan . ingin sekali ia mengusir mereka berdua , jika orang lain sudah pasti ia bogem mentah , Batinnya dalam hati. sibuk dengan lamunannya Lluvia dikagetkan dengan pertanyaan Zahra.
..." Apakah kau besok sibuk dan ada waktu ? " tanya Zahra pada Lluvia...
..." Em , sepertinya aku tidak sibuk ? ada apa ? " tanya Lluvia penasaran...
..." Besok kita joging di taman belakang mensio bagaimana ? " tanyanya pada Lluvia...
...Lluvia pun berpikir " Boleh , Baiklah besok kita joging !? " jawab Lluvia menerima ajakan si kembar...
..." Baiklah kami tunggu pukul 06.00 pagi di taman mension belakang,jika telat akan menerima hukuman , Bagaimana !? " Ucap Zahra...
..." Baiklah , tidak masalah" ucap Lluvia menjawab tantangan Zahra. Lluvia santai saja Mungkin akan lebih seru batinnya...
..." sampai jumpa besok, ingat Hukuman yang sudah kita sepakati ?! oke " ucap zhena sambil melambaikan tangan nya ia pun keluar dari balkon kamar Lluvia...
..." Lihat apa yang dia lakukan ? " tanya Lluvia pada Zahra...
..." kau tenang saja , dia lebih suka lewat balkon dari pada lewat pintu " ucap Zahra tersenyum berlalu meninggalkan Lluvia dikamar nya...
..." Wow , boleh juga dia !!! berarti bisa menjadi Partner menyusup ke sebuah tempat " ucap Lluvia tersenyum tidak menyangka dia cocok bagian dari mension ini...
Lluvia pun memutuskan untuk membersihkan diri sungguh dia sangat lelah hari ini , dia ingin segera tidur . selesai mandi Lluvia Memakai piyama dan Lluvia pun mengeringkan rambut nya ? setelah selesai dengan rutinitas malam hari nya . Lluvia pun memutuskan untuk tidur. Ia merebahkan tubuhnya di atas kasur king size miliknya.
****
Di tempat lain meerqeen sedang melakukan pertemuan dengan Sesama mafia bernama tuan Carly Rogers . Carly merupakan sahabat dari sang ayah lelaki paruh baya ini sudah seperti ayah bagi meerqeen .
..." selamat malam tuan Alexander " Sapa Carly dengan tersenyum hangat...
__ADS_1
..." Selamat malam tuan Rogers " sapa meerqeen membalas dengan senyum...
..." Ah , sudah lama kita tidak bertemu " Tanya Carly...
..." Ya sudah sangat lama sekali " jawab meerqeen...
..." Aku dengar kau sudah menikah dengan seorang gadis yang berasal dari Spanyol ? " tanya tuan Roger...
...Meerqeen pun tersenyum datarnya " Ya aku sudah menikah !? " jawab meerqeen...
..." Hahaha , tak ku sangka kau akan menikah ? seperti apa Nyonya muda Alexander , aku penasaran bagaimana ia bisa menjadi istri seorang Alexander yang kuat '" ucap Rogers kepada meerqeen...
...Meerqeen pun tersenyum Miring sambil meminum wine ya"Tiga hari lagi kami akan mengadakan resepsi pernikahan kami,aku harap kau hadir, Bersama Renata Rogers pewaris kekuasaan Roger Federer "Ucap meerqeen...
..." Kau tahu Renata sangat sibuk sekarang mengantikan , posisiku yang sudah tua ini !? Sedangkan menantu pintar ku itu , sedang meneliti sebuah racun Yang sempat di kirim seseorang ke mension" Ucap Roger memberi tahu meerqeen...
..." Racun ? " Tanya meerqeen memastikan...
..." Ya , kami mendapatkan kiriman sebuah kotak dan di dalamnya terdapat lapisan Cupcake Yang terlihat enak namun siapa sangka di dalam kue tersebut terdapat racun yang berbahaya " Ucap Rogers memberi tahu " Untung saja aku waspada andai saat itu Ada Hans di sana besar kemungkinan ia tiada "...
Meerqeen pun menatap Rogers dan Rogers sudah paham dari sorot mata seorang meerqeen yang mengatakan bahwa tebakan ya itu benar .karna iya tahu dan paham betul siapa ?musuh kelompok keluarga mereka selain Fedor
Meerqeen pun paham dan mengangguk an kepala nya
...Roger pun berkata " Aku rasa ia sedang ingin bermain- main bersama kita dan ingin memancing kita agar mendekat pada dirinya dan menjebak kita sendiri "...
Meerqeen pun meminum wine dan menggoyang goyangkan gelas nya. Menatapnya lekat- lekat , lalu ia terpikir terhadap Lluvia !? ia pun memutuskan untuk kembali ke mension. ia harus melihat keadaan Lluvia, Batinya
..." Baiklah aku harus berangkat sekarang "ucap Meeqeen kepada Rogers...
..."Baiklah , salamkan salamku untuk nyonya muda Alexander " Ucap nya membalas meerqeen...
Meerqeen pun beranjak meninggalkan kan lokasi tersebut,entah mengapa ia ingin segera cepat pulang
Waktu telah menunjukkan jam 00.00 meerqeen sedang berada di dalam mobil, perjalanan menuju mension miliknya , karna Lluvia lebih dulu berada di mension lebih dulu. di antar oleh supir keluarga utama.
Hari ini dia tidak bertemu dengan Lluvia , Dan dia harus melihat keadaannya sekarang , karna sewaktu meerqeen berangkat Lluvia masih tertidur dengan posisi pulas nya dengan Mulut menganga. meerqeen berangkat pukul empat pagi, karna ia harus memeriksa wilayah pasar gelap harimau miliknya. karna disana ada pertemuan dengan Client sesama mafia bernama tuan Carly Rogers merupakan sahabat sang ayah
__ADS_1
.