Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam

Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam
33. Hal Tak Terduga Part II


__ADS_3

Meerqeen pun sudah terbangun dari tidurnya, Lalu ia memutuskan untuk mandi membersihkan dirinya . setelah melakukan aktivitas paginya. ia memutuskan untuk ke perusahaan karna Arsenal sudah menunggunya.


Meerqeen pun membuka pintu Berlalu meninggalkan kamarnya, turun ke bawah mengunakan life untuk melakukan sarapan pagi sebelum berangkat ke perusahaan.


..." Selamat pagi tuan muda " sapa kepala pelayan dan para maid dan para penjaga yang ia lewati...


..." Nyonya dimana ? " tanyanya...


..." Nyonya sedang di taman mension belakang tuan , bersama Nona zhena & nona Zahra " jawab Merry kepada meerqeen...


..." sedang apa mereka disana !!? apakah ia sudah sarapan!? " tanyanya lagi.....


..." iya tuan, Nyonya tadi sudah meminta makanan dan minuman. Yang sudah saya antarkan ketaman belakang Mension ketuan!? " jawab Merry kepada meerqeen...


Meerqeen pun selesai dengan sarapannya, Lalu ia beranjak dari duduknya menuju belakang Mension di ikuti oleh Arsenal dan , ke empat bodyguard lain nya.


tiba-tiba meerqeen mengerenyitkan alisnya, ia pun segera menghampiri Lluvia Yang sedang makan salad buahnya sambil menghadap zhena & Zahra Yang sedang ia hukum.


..."what did you do to both of them? " tanya meerqeen kepada Lluvia dengan apa yang ia lihat...


...Lluvia pun tersenyum " Aku hanya menjalankan kesepakatan yang telah kami buat !? jawab Lluvia ia sangat santai dan tidak merasakan takut terhadap meerqeen...


" Lima menit !? Lima menit lagi waktu kalian berakhir !? " ujar Lluvia memberi tahu zhena dan Zahra.


" Baiklah karna waktu kalian akan segera selesai !? Aku permisi dulu kembali kamar ku , " Lluvia pun berlalu melewati Meeqeen yang masih berada di sana tanpa menyapa !? .


sedangkan Arsenal " ia tercengang melihat Nyonya muda nya begitu santai dan tidak merasa segan dengan tuannya sungguh sangat berani " Batinnya


..." Aduh ah , au tanganku pegal-pegal sekali ia !? " Tangan ku sakit sekali ucap Zahra meringis kesakitan...


..." Ini untuk yang pertama dan terakhir,Jangan pernah kita berharap akan terjadi yang seperti ini lagi !? Sungguh satu kali saja aku merasakan ini " Keluh zhena merasakan hal yang sama kesakitan yang luar biasa...


..." Lebih baik berkelahi dari pada harus menerima hukuman seperti ini !? " keluh zhena lagi...


...Meerqeen pun mendengarkan keluh kedua kembar itu lalu ia pun menanyakan nya...


..." Hei kesepakatan apa yang kalian lakukan !? " Tanya meerqeen pada kedua kembar itu dengan wajah datarnya dan raut dingin...

__ADS_1


..." Kami hanya melaksanakan hukuman yang telah aku buat !? jawab Zahra...


..." Hukum!? " tanya Arsenal untuk mewakili pertanyaan meerqeen...


..." aku hanya menentukan waktu mengajaknya untuk bertemu disini pukul enam pagi , dan kamu keduluan empat puluh lima menit darinya , kami sampai kesini pukul enam lewat lima belas menit!? " jawab zhena kepada meerqeen...


..." dan jika salah satu dari kami melanggar waktu yang sudah disepakati harus mendapatkan hukuman " ujar Zahra...


..."Kami kira ia tidak akan datang tepat waktu!? ternyata baginya waktu adalah hal yang berharga!? " ucap zhena lagi...


" Dan hukuman yang ia berikan!? kami harus melakukan Headstand selama satu jawab tanpa boleh bergerak sedikit pun !? " ucap zhena memberi tahu bahwa istrinya itu ternyata lebih kejam dari laki laki yang berada di depannya .


" Ya maka sekarang !? Fisik dan mental kalian harus bertambah!?" ujar meerqeen kepada dua kembar itu


kedua kembar itu hanya terdiam dan mereka saling beradu pandang. " Benar apa yang di ucapkan pria itu ,!? bisa saja nanti hal-hal tak terduga lainnya bisa saja terjadi di kemudian hari " sikembar membatin didalam hatinya


meerqeen pun berlalu meninggalkan Zhena dan Zahra disana, ia harus segera ke kantor karena akan ada rapat penting dengan klien dari perusahaan Jerman. dan yang tentunya sangat berpengaruh di dunia bisnis.


..." Merry apapun yang ia minta segera berikan tanpa kecuali!? " perintah meerqeen kepada merry...


...Meerqeen pun tersenyum " baiklah aku pergi dulu Merry, jika seandainya ia ingin bertemu dengan ku, suruh ia menemui ki di perusahaan " ujar meerqeen...


..." Baik tuan, selamat jalan tuan " sapa Merry...


meerqeen pun meninggalkan mension memasuki mobil nya dan menuju ke perusahaan miliknya .


..."Jadwal apa saja hari ini ?" tanya meerqeen kepada Arsenal...


..." Hari ini ada agenda rapat penting dua pengusaha dari Prancis dan juga Jerman tuan " jawab Arsenal...


..."Prancis !? " tanya meerqeen...


..." Iya tuan perusahaan tuan Erzo Evan's yang di wakilikan oleh putrinya nona Lilian Evan's " jawab Arsenal agak sedikit ragu karna ia tahu wanita itu sungguh sangat menyukai meerqeen...


Meerqeen pun tak menampik dia hanya malas melihat wanita yang meminta untuk dirinya dianggap cantik padahal faktanya zonk


Setelah menempuh perjalanan cukup panjang meerqeen dan Arsenal pun sampai di perusahaan.

__ADS_1


****


Ditempat lain Lluvia baru selesai melakukan aktivitas Gymnya. ia berencana Ingin mandi namun ketika melihat salah satu maid yang keluar setelah membersihkan sebuah ruangan Gym. Lluvia pun langsung memasuki ruangan tersebut ia berniat untuk fitness dan treadmill. ia harus kembali ke tubuh ideal nya.


setelah hampir dua jam di ruangan Lluvia pun teringat akan smartphone nya. ia harus Mengantinya dengan yang baru. karna ketika di spanyol ia tidak sengaja menjatuhkan nya. Lluvia pun menimbang-nimbang ia mau beli tapi tidak punya uang!? dasar status saja pewaris tapi miskin .


" Oh iya kenapa aku tidak minta uang saja dengan tuan dingin itu !? " ujar Lluvia berbicara dengan dirinya sendiri di cermin yang berada di ruangan Gym


" Ya , aku minta saja padanya !? " ujar Lluvia


" Aku harus segera bersiap pergi ke perusahaan karna aku butuh sekali smartphone!? "


Lluvia pun bergegas ke kamarnya membersihkan dirinya, ia mengunakan setelan baju lengan panjang sedikit belahan dada dan celana panjang yang berwarna putih bermotif bunga mawar merah yang begitu pas di tubuh tinggi ideal nya , dan menggunakan high heels tali berwarna putih. Lluvia pun mengikat rambutnya menjadi kuncir dua dengan pita merah. ia pun telah setiap untuk menuju ke perusahaan.


..." Selamat siang nyonya , anda terlihat cantik sekali !? " sapa marry dengan begitu lembut dan malu...


..." Merry , kau sungguh Berlebihan!? jawab Lluvia kepada dirinya...


..." Nyonya ingin di sediakan makanan apa untuk makan siang ini !? tanya Merry ...


..." Em tidak Merry aku ingin pergi ke perusahaan tuan dingin itu '" ujar Lluvia...


...' Ah ya baiklah nyonya ":? jawab merry...


..." Apakah kau tahu alamat kantor nya ? tanya Lluvia kepada Merry...


..." Iya nyonya saya tahu, sebentar akan saya ambil kartu alamat perusahaan" ucap Merry kepada Lluvia...


..." Lluvia pun menunggu di ruangan tengah" Merry pun tiba ia telah membawah kartu alamat perusahaan....


..." Merry apakah aku boleh membawa salah satu mobil yang ada di garasi? tanya Lluvia kepada Merry...


..." boleh nyonya silakan " ucap Merry...


..." terimakasih Merry "...


Lluvia sudah menentukan pilihannya dengan Lamborghini Aventador warna merah cerah yang begitu keren

__ADS_1


__ADS_2