
kami pun melakukan sarapan terlebih dahulu karna sekitar lima belas menit lagi kami akan melakukan penerbangan ke negara yang begitu Banyak kenangan dan cerita dan suasana yang selalu diri rindukan banyak orang . Negara Yang begitu indah tempat dimana orang-orang banyak belajar hidup keras dengan biaya hidup yang begitu mahal .
..." Sungguh aku kenyang sekali " Gumam Lluvia sambil menyenderkan tubuhnya di kursi...
..." Ternyata makan mu banyak sekali " Ujar meerqeen sambil memandangi Lluvia...
..." Hehehe, Tuan Alexander. saya manusia , jadi makan banyak itu wajar karna hidup saya adalah makan , Dan sekarang aku punya suami kaya seperti anda Memberi istrimu makan banyak tidak akan menghabiskan uangmu " Ucap Lluvia santai dengan menarik turunkan alisnya dengan senyum termanisnya....
Meerqeen pun tersenyum lalu mengangguk kan kepalanya. Biasanya banyak wanita jika memiliki pasangan kaya mereka akan ingin menghabiskan uangnya dengan berfoya-foya berbelanja barang branded ternama.
sedangkan istrinya ini , Hanya ingin menghabiskan uangnya hanya untuk makan. dan itu langsung di ucapkan kepadanya agar tidak melarang nya untuk banyak makan .
" Namun ,aku bingung ? Aku setiap hari makan ku begitu banyak , Mau cemilan , atau pun makanan manis-manis yang kadar Gula sangat tinggi tetap saja badanku seideal ini " memuji diri nya sendiri sambil tertawa
meerqeen pun masih setia memandangi manusia yang ada di hadapannya ini, seperti bidadari surga berwujud manusia . Yang setiap inci nya begitu Cantik bersih dan harum.
Lluvia pun menyedot minuman cappucino Americano , sambil dengan muka mengemaskan miliknya. tiba-tiba ia tidak sengaja melihat Meerqeen memperhatikannya dengan begitu lekat tanpa berkedip.
Lluvia pun merasa canggung saat meerqeen memandangi nya . " Em hey, Hey !!! Tuan Hey , Ada apa denganmu ? " tanya Lluvia sambil menadahkan ku tangannya agar meerqeen tersadar dari lamunan dan pandangan nya .
...Meerqeen pun tersadar dari lamunannya " Hem tidak " jawabnya sambil merapikan kancing jas miliknya....
..."Tuan muda Alexander dan Nyonya muda Alexander . mari kita akan segera berangkat !! " ucap arsenal memberi tahukan kepada tuannya...
meerqeen dan Lluvia pun beranjak dari kursinya mengikuti Arsenal untuk keluar dari Hotel Rosmery RD .
Ting !!!
life pun terbuka keluarlah sepasang manusia yang akhir - akhir ini menggemparkan spanyol, Banyak pasang mata yang melihat mereka dengan begitu kagum .
..." Coba lihat sepasang tuan dan nyonya muda Alexander"...
..." Oh tuhan , Secantik itu Nyonya Lluvia aku sering mendengar namanya . walaupun dia pemilik hotel ini , untuk pertama kali aku melihatnya "...
..." kau benar mereka pasangan serasi , dan lihat mereka merupakan pasangan miliader terkaya "...
__ADS_1
..." Hidup yang sungguh sempurna " sahut riuk ucapan dari banyak orang-orang yang ada disana, melihat kedua pasangan di yang baru menikah...
meerqeen dengan Lluvia pun berjalan dengan santai nya,ia memberikan senyum kecilnya yang manis untuk Bersikap ramah dan sopan terhadap Staf hotel , OB hotel , Resepsionis , dan para tamu dan pengunjung yang sedang ada di hotel.
Setelah sampai diluar lobby manager hotel mengucap selamat jalan .
..." Terimakasih atas kehadiran tuan Alexander dan nyonya muda Lluvia Alexander , semoga anda puas dengan jamuan kami "...
..." Ya anda tahu , hotel ini sungguh mengagumkan seperti pemilik nya? " meerqeen sambil melirik Lluvia dengan senyum kecilnya....
...Lluvia pun melotot kan matanya " "apa bagaimana, Orang ini ? bisa- bisanya dia mengombal dalam situasi seperti ini , sungguh memalukan" batin Lluvia...
Lluvia terpaksa tersenyum canggung untuk merespon tatapan semua orang setelah ucapan meerqeen tadi.
..." Dasar aneh " Batinnya....
Mereka pun memasuki mobil yang telah di siapkan oleh Arsenal , Arsenal pun membukakan pintu mobil untuk tuan dan nyonya ya.
..." silakan tuan " meerqeen no pun masuk...
..." sama- sama nyonya "...
Lluvia pun duduk , berada disamping Meerqeen .di antara mereka tidak ada yang berbicara , mereka hanya sibuk dengan pikirannya masing- masing.
setelah cukup lama hening , meerqeen pun membuka pembicaraan.
..."Bukankah hotel Rosemary RD itu adalah Hotel, pemilik nya adalah dirimu? " tanya meerqeen kepada Lluvia...
Lluvia pun menoleh setelah cukup lama , melihat pemandangan yang ada diluar jendela mobil.
Meerqeen pun menghadapnya, Lluvia pun menoleh ke arah meerqeen.
...Lluvia pun tersenyum hambar " iya namun sekarang ini, sudah menjadi milik paman Fernandez. " ujarnya...
..."kenapa apa ada sesuatu yang terjadi ? " tanyanya...
__ADS_1
..." Lluvia hanya mengidikan bahunya"...
meerqeen pun mengerti ia tak ingin banyak bertanya lagi karna , mungkin setiba di Mension banyak waktu luang untuk membahasnya.
Lluvia pun masih dengan keheningan nya menikmati indahnya kota kelahirannya yang begitu banyak kenangan di masa kecilnya.
..." selamat tinggal negara berjuta kenangan dan cerita, Terima kasih telah membuat diri ini menjadi lebih berani dalam bertindak walaupun dulu aku begitu penakutnya, Namun tenanglah aku akan menjadi orang yang akan selalu tangguh dan aku pastikan tak ada yang bisa menyentuh ku " Batin Lluvia...
..." Selamat tinggal mommy dan Daddy , Via pulang dulu ke negara ke sang suami via. semoga mommy dan Daddy. selalu mendoakan yang terbaik untuk via , semoga via bisa bahagia sesuai harapan kalian , Aamiin " batinnya lagi...
***
meerqeen masih sibuk dengan Ipad-nya karna banyak file penting yang harus di periksa oleh nya karna setibanya nanti di Amerika. perusahaan nya harus mengadakan rapat revisi tahun . dan itu akan mengadakan rapat besar - besar .
Setelah selesai memeriksa semua file penting, ia pun melirik Lluvia yang sudah tertidur pulas di sisinya. dengan sudut senyum yang terangkat di bibirnya . Meerqeen dimengulurkan tangannya untuk merapikan anak rambut Lluvia yang berantakan .
..." Berlian Alexander " Gumam Meerqeen Lirihnya sambil memandang Lluvia yang sangat begitu cantik dan bersinar...
..."Arsenal pun melirik sekilas dari kaca spion mobil , sungguh pemandangan langkah ketika melihat tuan mafia kejam bersikap manis terhadap wanita yang tak lain , merupakan istrinya" batin Arsenal...
..." Tuan sebentar lagi kita akan tiba di bandara " ucap arsenal...
..." Hem ", jawab meerqeen dengan deheman...
Sekitar lima menit setelah nya mobil mereka pun sampai di bandara , Arsenal pun turun membuka kan pintu untuk meerqeen , Lluvia pun masih setia memejamkan matanya karna dia sedang tertidur sangat pulas meerqeen tahu dia begitu terlihat sangat lelah.
Meerqeen Pun mengambil Alih Mengendong Lluvia Ala bayi Koala yang bergelantungan pada induknya. begitu pun dengan keadaan saat ini meerqeen mengendong Lluvia, dengan begitu hati-hati dan sangat lembut .
Lluvia begitu lelap dari tidurnya, sampai ia tidak merasakan bahwa dirinya sedang di gendong. Rasanya begitu nyaman seperti memeluk boneka beruang yang besar dan wangi
Meerqeen pun membawa Lluvia memasuki lobby bandara , dan langsung di arahkan , memasuki jalur penumpang untuk melakukan penerbangan dengan pesawat JET pribadi miliknya.
Hanya ada beberapa staf bandara yang melihat moment sepasang suami istri yang baru menikah dengan begitu romantisnya.
Meerqeen mengelus punggung Lluvia , sungguh ada debaran aneh yang berpacuh di jantung nya.
__ADS_1
..."Apakah ini keadaan yang di namakan terbawah perasaan atau Baper ? " Batin meerqeen...