Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam

Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam
39. Hari Resepsi pernikahan


__ADS_3

...Resepsi pernikahan...


...Meerqeen Riuz Alexander...


...&...


...Maureen Lluvia Rodriguez Alexander...


Tibalah dimana hari yang di tunggu-tunggu para pasangan yang telah menikah yaitu sebuah Resepsi yang begitu di idaman idamkan setiap pasangan. begitu halnya perasaan meerqeen dan Lluvia mereka merasa Gugup entah apa yang menganggu kedua pasangan suami istri ini mereka seperti akan merasakan menikah lagi,yang membuat jantung mereka dag Dig Dig see !! seerrr !! Serrrrrrrrr .


Pintu kamar yang Lluvia tepati Terbuka dengan sempurna menampakan sosok adik iparnya yang begitu cantik dengan wajah yang tersenyum begitu mengembang dan cantik.


" Hallo kakak iparku sayang" siapanya di ambang pintu kamar Lluvia


" OMG , Kakak astaga!!! Astaga kakak cantik sekali, sungguh luar biasa. aku begitu bangga memiliki kakak ipar yang begitu cantik bak seorang princess" Teriak Alice dengan teriakannya yang begitu kencang


"Selamat pagi Nyonya , Oh ya ampun yang di katakan nona muda memang benar anda memang sungguh sangat cantik nyonya muda ku " Ucap marry yang datang bersamaan dengan Alice


Lluvia pun tersenyum Dan berkata, " Ah ayolah jangan membuatku malu " ucap Lluvia dengan wajah yang seperti kepiting rebus 🦀.


" tidak kakak kenapa ? kakak malu , kan sesuai fakta bahwa kakak memang saat cantik . " puji Alice kepada Lluvia


" Benar sekali nona muda , Perfect " jawab Marry yang juga tak ada habisny memuji kecantikan Lluvia


" Aha bibi memang benar, Kakak itu memang sangat cantik ibarat kak Lluvia seperti makanan komplit Yang enak dan banyak peminatnya , Contohnya Ramen CheeseMilk Dengan telur setengah matang diatasnya" ucap Alice sambil mengoda Lluvia


Lluvia pun hanya menggeleng saja, ia tidak menyangka memiliki seorang ipar yang begitu konyol seperti Alice.


" Hei , apakah kakak ku yang cantik ini sudah selesai !? " tanya Alice kepada makeup artist yang dipercaya ikut andil dalam suasana resepsi pernikahan yang di gelar.


wanita muda ini pun tersenyum " Iya , sudah selesai nyonya muda. Aku merasa bangga bisa dipercaya untuk mempercantik menantu keluarga Alexander ini .yang memang alaminya begitu cantik dan kecantikan ini sungguh luar biasa " Puji Pretty Loius seorang makeup artist ternama di Amerika.


" Ah tidak nonya Loius, Anda terlalu memuji, Aku hanya manusia biasa yang di berikan tuhan kelebihan fisik saja ,jadi tolong jangan memujiku " ujar Lluvia sambil tersenyum konyol


Mereka yang ada diruangan hanya tersenyum dan tertawa kecil , karna nyonya muda nya ini . tidak ingin bersikap berlebihan,walaupun yang ada padanya sudah sangat lebih yang ia miliki .


" Baiklah, waiting aku panggil Daddy dulu " Alice pun keluar untuk menjemput sang Daddy yang akan membawa Lluvia memasuki tempat resepsi.

__ADS_1


" Daddy!!! oooh Daddy !! " panggil Alice kepada sang Daddy


" iya , ada apa sayang " tanya Daddy kepada Alice


" Mari ikut aku Daddy, " ajak Alice sambil merangkul sang Daddy


" Daddy tahu tidak, kakak ipar sungguh sangat cantik sekali, aku saja yang wanita yang melihat nya saja merasa salting luar biasa "


"Apa lagi kalau Kaum laki-laki yang melihat nya pasti ,mereka akan pingsan sambil berdiri" tutur Alice yang membuat sang Daddy tersenyum .


Tok


Tok


Tok


Tok


marry pun membukakan pintu untuk menyambut sang tuan besar Alexander.


" selamat datang tuan besar Alexander"


" Dimana menantu ku " tanyanya


" Daddy aku disini " Senyum Lluvia mengembangkan ketika melihat sang mertua.


Arzen pun terpaku melihat kecantikan yang dimiliki Lluvia, Ia pun teringat masa muda sang istri tercinta Nyonya Alicia. Mereka berdua sama-sama memiliki kecantikan yang luar biasa di masa muda.


" Hallo , anak Daddy " sapa arzen


" Hallo juga Daddy "jawab sapa Lluvia untuk sang mertua


Arzen pun mengulurkan tangannya," Mari sayang akan Daddy antarkan kepada suami mu yang sudah lama menunggu kehadiran istrinya yang cantik ini "


" Lluvia pun tersenyum dan berkata " Daddy menggodaku ya " ucap Lluvia kepada sang mertua.


" Tidak Daddy berkata jujur , memang suami mu sedang terlihat sangat gugup dan gunda gulana seperti memiliki tingkat rasa gugup yang berlebihan , yang tidak biasanya

__ADS_1


Arzen dapat berkata seperti itu karna , ketika di room, meerqeen tampak gelisah dan sangat terlihat gugup. entah mengapa ia memiliki perasaan yang aneh ada rasa yang begitu ia cemaskan.


" Ada apa meerqeen!? " Tanya Arzen Dengan nada yang begitu tegas terhadap sang anak laki-laki nya


" entahlah Daddy, aku merasakan kecemasan untuk yang pertama kalinya " Ucap meerqeen sambil menoleh memandang wajah sang Daddy yang berdiri di sampingnya.


" Kau mencemaskan tentang hal apa saja !? " tanya Arzen kepada sang anak


meerqeen pun terdiam , sudah cukup lama terdiam ia pun berucap" Daddy aku sungguh mencemaskan keadaan Lluvia"


" mencemaskan? apa yang membuatmu begitu merasa cemas " tanya sang Daddy lagi.


" Daddy , Setelah resepsi ini di gelar semua orang . akan tahu Lluvia adalah istriku. entah aku mencemaskan dirinya " ucap meerqeen jujur kepada sang Daddy


"Daddy tahu kenapa dirimu begitu sungguh mencemaskan dirinya, karna kau sudah mulai menyukainya dan mungkin lebih dari kata menyukai " ujar Arzen kepada sang anak .


"Daddy, semua media bahkan semua orang akan tahu Lluvia adalah istriku, dan yang aku cemas semua para mafia akan membidik dirinya seperti buruan aku tidak ingin terjadi apapun dengannya " Curhat meerqeen kepada sang Daddy ia mencemaskan Lluvia untuk pertama kalinya dan ia tidak ingin Lluvia terluka bahkan terjadi sesuatu dengan Lluvia.


" Riuz , Kau lupa istrimu !? " tanya sang Daddy


Meerqeen pun mengerutkan alisnya " Lupa !? maksud Daddy !? " tanya meerqeen bingung


" Sejak kapan dirimu jadi lemot begini ? kau itu Presdir dan pemimpin kelompok mafia Erlango ,bisa-bisanya kau berpikir lemot untuk pertama kalinya " ujar Arzen tegas kepada meerqeen yang tiba-tiba telmi.


sang Daddy pun mendengus kesal


" Riuz , istrimu itu wanita tangguh dan kuat , ia mampu melumpuhkan lawan bahkan seorang diri tanpa bantuan siapapun kau ingat itu !? " tanya sang Daddy kepada meerqeen.


Meerqeen pun tiba-tiba terbengu sejenak , dan dia melupakan satu hal . bahwa sang istri memiliki kemampuan berkelahi yang begitu hebat , dan mampu menumbangkan lawan dengan waktu yang sangat singkat.


" iya Daddy, Daddy benar tidak ada yang harus di takutkan tentang keselamatannya


ujar meerqeen yang rasa cemasnya Tiba -tiba berkurang.


" namun kau harus selalu memantau istrimu di mana pun ia akan pergi, karna nasib baik tidak selalu berada di pihak kita. Paham " Ucap Arzen begitu tegas kepada sang anak ia pun berlalu meninggalkan Room meerqeen, menuju resepsi pernikahan.


" Daddy akan membawa manantu daddy ke proses resepsi nanti" ujar sang daddy

__ADS_1


" kau segeralah bersiap-siap Dan Jangan gugup . tetap dengan wibawa mu" ucap sang daddy sebelum tubuhnya hilang di baling pintu room.


Meerqeen pun mempersiapkan diri untuk menuju ke acara yang akan di laksanakan. ia menunggu kehadiran Arsenal menjemput nya


__ADS_2