
..." Ahhh , kenyang sekali"ujar Lluvia setelah menghabiskan kan makanan nya ....
...Meerqeen memperhatikan Lluvia sungguh gadis cantik yang memiliki hobi makan seperti Babon ....
..." Sudah selesai" ? tanyanya dengan Lluvia...
Lluvia pun mengangguk kan kepalanya
..." Baiklah sekarang kita , pulang ? " meerqeen pun beranjak dari tempat duduk nya di ikuti Lluvia dibelakangnya ....
Mereka pun telah berada di depan parkiran mobil dan segera memasuki mobil nya untuk kembali ke mension utama.
Arsenal pun membukakan pintu , Meerqeen masuk lalu diikut oleh Lluvia dibelakangnya.
..." Arsenal besok apakah ada jadwal untukku ? " tanya meerqeen...
..." Tidak ada tuan , Karna Tuan besar memerintahkan saya untuk mengosongkan jadwal pekerjaan . karna akan ada acara untuk nyonya dan tuan ? " ujar Arsenal menjelaskan kepada tuannya...
..." Acara ? Acara apa lagi ? " tanya nya...
..." Maaf tuan saya kurang tahu "' balas Arsenal...
Meerqeen pun hanya diam saja , lalu memeriksa smartphone nya , Lalu sekilas ia melirik Lluvia ternyata Gadis itu sudah tertidur lelap di samping nya entah sejak kapan? " Meerqeen pun mengerutkan keningnya bagaimana sudah makan tidur dasar memang..
ia pun membetulkan posisi Lluvia agar lebih nyenyak dan nyaman ketika tidur nya , membaringkan gadis itu ke pangkuan nya. karna cukup lama menempuh waktu untuk menuju ke mension utama
Arsenal melirik dari kaca spionnya " untuk ke pertama kalian nya sang tuan perhatian terhadap wanita, sejak penghianat yang pernah ia rasakan dulu " batin arsenal dalam hati
Sedangkan Meerqeen memandangi Lluvia dengan lekat , ia mendengar Lluvia tidur dengan dengkuran halus. gadis yang selalu ia cari - cari keberadaan nya kini telah menjadi istrinya tanpa di duga.
****
setelah cukup lama menempuh perjalanan akhirnya mobil mereka pun telah sampai di mension utama keluarga Alexander
Dan lagi - lagi Lluvia pun masih tertidur lelap tanpa bergerak sedikit, Dan meerqeen lagi- lagi mengendong nya untuk masuk ke dalam mension .
..." Kalian siap -siap sebentar lagi kakak ipar akan masuk " ujar Brian sepupu Meeqeen...
..." Iya kita harus bersiap " Ujar Alice adek bungsu meerqeen...
semua para maid dan penjaga telah bersiap untuk menyambut tuan muda dan nyonya muda Alexander.
__ADS_1
ketika mereka telah bersiap !!, tiba- tiba mereka pun terkejut karna yang di tunggu - tunggu ternyata!??
Meerqeen pun memasuki mension dengan mengendong Lluvia yang sedang tertidur lelap tidur pelukan nya , meerqeen pun memberi kan isyarat agar orang yang berada di Mension untuk diam.
" Dia tidur sayang " tanya mommy pada meerqeen
" meerqeen mengangguk kan kepalanya"
..." Ya sudah bawah dia ke atas ,biarkan ia istirahat seperti nya ia kelelahan " ujar Daddy...
Meerqeen membawa Lluvia naik ke lantai atas untuk menuju ke dalam kamarnya. ia pun menggulingkan Lluvia dengan begitu pelan agar ia tidak terbangun dari tidurnya.
Kamar yang mendominasi putih , hitam dan abu-abu itu di hiasi lampu biru yang menyalah menambah kesan dingin , tenang , dan kalem . yang selama ini tidak pernah di huni oleh siapa pun terkecuali Meerqeen pemilik kamar ini, dan sekarang akan di kuasai oleh nyonya muda Alexander.
Meerqeen pun menyelimuti Lluvia lalu di pandangnya lagi , " Sungguh kau ini membuat aku ingin Mengigit mu " Gumam meerqeen , ia pun berlalu Menutup pintu dan keluar dari kamar menuju ruangan keluarga Alexander.
^^^***^^^
..." Apakah dia masih tidur ? " Tanya kakek Alexander...
..." Iya kek , dan tentunya semakin nyenyak " jawab meerqeen dan kakek pun hanya tersenyum...
..." Biarkanlah ia ber istirahat , mungkin dia kelelahan sehabis perjalanan lama tadi ?...
..."Tadi kami sempat makan diluar, sebelum kembali ke mension " ujar meerqeen dengan menjawab seadanya...
..." Ya ya Mommy , paham ? selepas kenyang makan lalu ia ketiduran " ujar mommy...
Dan meerqeen pun mengangguk. Tiba-tiba Cassandra bertanya dengan meerqeen, terlihat diri nya begitu gelisah
..." Bagaimana apakah ia menyulitkan mu ?? " Tanya Aunty Cassandra...
Meerqeen pun menoleh kepada sang Tante . Lalu ia tersenyum sedikit dengan raut datarnya
..." Seperti yang Aunty lihat tadi ? jawab Meerqeen dengan datar...
..." Meerqeen aunty mohon jaga ia, jangan sakiti ia , Aunty percayakan dia sama kamu , jadi tolong jangan lukai hati dan fisiknya . Jika kau masih tidak bisa mencintai dan menerima nya ? kembalikan ia kepada Aunty saja , Aunty yang akan menjaga nya ? " ujar aunty Cassandra terlihat ada rasa kecemasan yang terlihat dari matanya yang berkaca-kaca....
Meerqeen pun tersenyum kecil , ia tahu sepertinya , aunty Cassandra begitu menyayangi Lluvia, ia sedikit peka dan paham dengan situasi ini. banyak ke khawatiran yang terlihat dari raut wajahnya.
..." Aunty tenang saja , jika saya bertindak melakukan hal seperti itu, besar kemungkinan Yang aku khawatir ia yang akan menghajar ku " ujar meerqeen tersenyum berlalu meninggalkan mension karna di harus ke markas sebentar ada laporan penting dari anak buahnya tentang penyusup yang mengedarkan barang berbahaya di wilayah Alexander dan ini tidak bisa di biarkan....
__ADS_1
..." Tuan !! " sapa arsenal...
..." kita berangkat ke markas " ujar meerqeen tegas dengan raut dingin dan mencekam nya ia terlihat begitu marah , banyak musuh yang ingin bermain- main , selama ia tak berada di Amerika....
..." Tuan mobil sudah siap " ujar arsenal...
tanpa basa- basi meerqeen pun memasuki mobil nya di ikuti para bodyguard yang bersama nya tadi .
Dan berani mengusik wilayah yang telah di kuasai oleh KING AIGOSTA ERLANGO , kalian berani sekali bermain -main dengan ku .
Rombongan mereka sudah sampai di Markas besar Erlango . meerqeen keluar dari mobil diikuti para pasukan nya tadi
dengan langkah lebar dan Tegasnya ia memasuki markas dengan raut wajah yang mengerikan seperti ingin mengelupasi kulit orang - orang yang berani mengusik nya.
..." Selamat sore tuan " sapa Gabriel...
..." di mana mereka ? " tanya meerqeen dengan raut dingin nya...
..." Mereka sudah kami bawa keruangan eksekusi di ruangan bawah tanah tuan "...
Meerqeen dengan langkah lebarnya segera memasuki life untuk menuju ruangan bawah tanah yang menjadi tempat eksekusi paling menakutkan yang ada di markas ini
ia pun memasuki ruangan yang seperti sel , Arsenal pun memberikan Meerqeen kursi agar ia bisa duduk di depan tahanan.
ia pun tersenyum lalu berubah raut wajahnya dengan ekspresi yang menakutkan .
..." Ada yang ingin di sampai kan sebelum kematian kalian ? " ...
para tahanan hanya diam karna mereka tahu nasib yang akan mereka terima .
..."cepat katakan siapa yang memerintah kalian untuk menyebarkan barang terlarang di wilayah ku , Haaaa ? " Bentak meerqeen ...
Mereka semua masih diam takut untuk berkata sesuatu kepada sang pemimpi kelompok Erlango
..." Baiklah jika kalian masih setia akan ke bungkam kalian, Aku rasa kematian Dengan racun adalah kematian yang terbaik untuk kalian , Agar tubuh kalian meledak tanpa sisa dan daging kalian akan aku berikan ke pada para anjing- anjing liar " Ujar meerqeen dengan raut dingin dan senyum Delvi ya...
Meerqeen pun beranjak dari duduknya
..." Lakukan Yang harus kalian lakukan ...
..." Fedor Tuan " Teriak salah satu tawanan" ...
__ADS_1
..." Fedor Ah anak itu " Ia pun berlalu meninggalkan ruangan ...