Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam

Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam
32. Hal tak terduga


__ADS_3

Meerqeen pun telah tiba di mension miliknya, ia pun segera turun dari mobil memasuki mension !!


setelah tiba diruang tamu , meerqeen disambut kepala pelayan Marry.


..." Selamat malam tuan " sapa Merry kepada meerqeen...


..."Kemana dia ? apakah dia sudah tidur ? " tanya meerqeen kepada Merry...


..." Maaf tuan saya belum tahu nyonya sudah tidur apa belum !? "Ucap Merry memberi tahu...


...Meerqeen pun mengerutkan keningnya...


..." Kenapa ? " tanyanya singkat...


..." ketika nyonya sudah tiba di mension? saya langsung mengantarkannya ke kamar miliknya tuan ,Namun setelah berada di depan kamar ,disana Nyonya meminta ku untuk pergi dia tidak ingin di layani untuk kali ini saja tuan , dia ingin mengurus dirinya sendiri " Ucap Merry menjelaskan kepada meerqeen...


Meerqeen pun tersenyum, Hem ada-ada saja dia , biasanya seorang wanita paling suka di layani dan di manjakan dengan fasilitas sedangkan dia , Hemm ? Ya padahal Dia awalnya memang kaya tetap saja tidak suka memanjangkan dirinya sendiri dengan Harta, Pewaris keluarga namun tidak suka dengan hartanya sendiri, Batinnya


ia pun memutuskan untuk ke atas menemui Lluvia di kamarnya, Meerqeen telah memasuki life


" Selamat malam tuan " kedua penjaga menunduk kepala memberi hormat kepada meerqeen.


kedua penjaga itu di tugaskan untuk menjaga pintu utama kamar Lluvia agar bisa membantu Lluvia jika terjadi sesuatu kepadanya


Meerqeen pun membuka pintu kamar Lluvia, Pemandangan pertama yang dia lihat , ialah Lluvia sedang tertidur pulas dan begitu Anggun mengunakan piyama tidur berwarna merah cerah , Ia terlihat sangat cantik.


Meerqeen pun mendekati Lluvia ia mendudukkan dirinya di samping ranjang Lluvia yang sedang tertidur dengan pulas, meerqeen pun merapikan anak rambut yang menutupi alis dan mata Lluvia, ia pun menyentuh pipi Lluvia dengan begitu lembut dan mengusap halus wajah cantik tersebut.


..." Apakah hari ini membuat mu begitu lelah? sampai tidurmu pulas sekali Hem ? " Tanya meerqeen dengan begitu lembut dan lirih...


..." Kau tahu ? aku selalu mengkhawatirkan mu !? , Aku khawatir jika ada orang yang berani menyakitimu, Setelah mereka tahu bahwa kau adalah istri Meerqeen Riuz Alexander" Ucap meerqeen kepada Lluvia yang sedang tertidur...


..." Di tambah dirimu memiliki kecantikan seperti ini , maka akan banyak sekali yang akan mengincar mu ! dan aku tidak mau itu terjadi ? Aku harus menjagamu dan melindungi mu !? " Ucap meerqeen dengan lembut sambil mengelus wajah wanitanya...


Meerqeen pun merapikan selimut Lluvia dan mencium puncak kepala rambut Lluvia dengan begitu sayangnya.


ia pun membersihkan dirinya , setelah cukup lama ia pun selesai .


Meerqeen pun membaringkan tubuhnya di samping Lluvia, ia memandangi Lluvia dengan begitu sayang . dia harus benar-benar menjaga Lluvia.


Setelah cukup lama memandangi wajah Lluvia ia pun memasuki alam mimpi menyusul Lluvia yang telah lebih dulu berada di alam mimpinya.


Pukul 04.30 pagi Lluvia pun terbangun ia harus segera bersiap-siap untuk menemui si kembar agar bisa menghukum mereka berdua .


Lluvia pun mengerakkan tubuhnya namun ia merasa ada sesuatu yang berat melingkar pada perutnya. Lluvia pun membuka matannya betapa terkejutnya dia ketika melihat Meerqeen sedang tertidur pulas sedang memeluk dirinya.


..." Dia ? kenapa dia ada disini !? "...


..." kenapa tidak tidur di kamarnya sendiri !? "...

__ADS_1


..." bagaimana aku bisa bersiap-siap kalo begini!? " Ucap Lluvia lirih sambil memandangi wajah meerqeen...


..." Ada apa Hem !? " tanya meerqeen tiba-tiba kepada Lluvia...


...Lluvia pun kaget ternyata pria yang ada di hadapannya ini juga sudah terbangun...


..." Em tidak ada , boleh kah aku mandi ?" tanya Lluvia kepada meerqeen...


...Meerqeen pun membuka matanya dan melihat waktu masih menunjukkan pukul empat pagi . " Kenapa kamu ingin cepat sekali mandi !? " tanya meerqeen kepada Lluvia...


..." Aku ingin joging, akhir-akhir ini aku banyak sekali makan , Dan aku rasa pipi ku sedikit berisi" Ucap Lluvia kepada meerqeen...


...Meerqeen pun hanya tersenyum ,"Hem benar wajahmu memang sedikit cabi tapi aku suka !? " ungkap meerqeen membuat Pipi Lluvia bersemu merah...


...Em Lluvia pun menetralkan ekspresi wajah nya yang sempat memerah ....


..." Ayolah jauh kan tanganmu itu !? " ucap Lluvia memohon...


...Meerqeen pun semakin mengeratkan pelukannya dan !?...


...Cup !!! satu ciuman mendarat di bibir mungil ranum miliknya...


Lluvia pun membulatkan matanya mendapati perlakuan mendadak dari Meeqeen yang secara tiba-tiba mencium bibir nya sekilas, membuat jantungnya berdebar-debar.


..." Baiklah" Meerqeen pun melonggarkan pelukannya dan Lluvia pun mempercepat melepaskan diri dan segera melangkah memasuki walk in closed untuk mandi....


Lluvia pun bergegas mandi setelah lima belas menit ia pun selesai membersihkan diri .


Lluvia pun keluar mengunakan Legging Jersey berwarna hitam , koas tenktop berwarna hitam yang Memperlihatkan bagian Perutnya yang kotak- kotak siapa sangka Lluvia memiliki tubuh ideal yang sispek untuk bagian wanita,ia sangat gemar melakukan olah raga apa saja ? apalagi di bidang belah Diri merupakan jiwa yang membantu nya untuk segangguh ini.


Lluvia pun keluar dari walk in closed, ia sudah siap dan telah memakai jaket parasut mahal miliknya berwarna pink dan mengunakan sepatu sneaker berwarna pink senada dengan jaketnya .


Ia pun mengoleskan skincare pada wajahnya dan mengunakan pelempap pada tubuhnya.


ia pun melirik meerqeen sekilas " Ternyata dia tertidur lagi !? " Lluvia pun berlalu meninggalkan kamar miliknya menuju ke taman mension belakang untuk menunggu dua si kembar yang menantang dirinya , dan ini saatnya membalas mereka berdua karna sudah menganggu waktunya makan tadi.


Lluvia pun melihat Waktu pada pergelangan tangan nya yang menunjukkan pukul Lima lewat tiga puluh menit.


" aku lebih dulu setengah jam dari mereka berdua " gumamnya


Lluvia pun menunggu dua manusia kembar yang mengajaknya kemaren, sambil meregangkan otot-otot tubuh miliknya agar lebih fresh dan tidak cedera ketika joging nanti


pukul menunjukkan jam 06.15 lebih , Si kembar yang mengajaknya nya kemaren sudah tiba di tempat yang telah mereka janjikan namun mereka lebih lambat lima belas menit dari waktu yang di janjikan


..." Lihatlah kita lebih dulu dari pada dia , aku rasa nyonya muda mu itu masih bobo syantik di dalam kamar bersama meerqeen" ucap zhena kepada Zahra...


..." Em kau benar hukum apa yang cocok untuk nyonya muda kita !? " tanya Zahra kepada zhena...


..." iya tenang aku sudah tahu apa yang harus kita berikan untuk nyonya kita? "ucap Zahra kepada zhena...

__ADS_1


..." ini pasti seru , Hahahahahaha" tawa mereka berdua...


..." Eemmmm , Helloo ladies !! " sapa Lluvia yang mengejutkan mereka berdua...


...Mereka pun menoleh kepada asal sumber suara " Sejak kapan kau berada disana !? " tanya zhena...


..." sejak!? "...


..." sejak 45 menit yang lalu , aku menunggu kalian sangat lama sekali!? Dari mana saja kalian ha" ucap Lluvia tersenyum sambil menyilang kan kaki nya...


..." Em bagaimana menurut kesepakatan semalam, bukankah akan berlaku untuk kalian berdua sekarang saat ini!? Benar bukan? " tanya Lluvia kepada zhena dan Zahra...


Mereka berdua pun hanya saling pandang dengan tebakan mereka yang menduga - duga hukuman apa yang akan diberikan Lluvia kepada mereka


..." Zhena !! Zahra !!! "panggil Lluvia sambil tersenyum miring...


...Entah mengapa perasaan mereka berdua sedikit tidak enak....


..." Merry " panggil Lluvia...


..." iya ada apa nyonya ?? "...


..."bawakan jus jeruk dan berbagai macam makan kemari "...


..." Baik nyonya " Merry pun pergi mengambil kan pesan Lluvia...


..." Kalian harus melakukan headstand selama satu jam di mulai dari sekarang !? Dan jika ada diantara kalian menyerah Akan aku gantikan hukuman yang lebih baik dari ini , Mengerti !? " Ucap Lluvia kepada Si kembar yang membuat mereka berdua membolakan kedua matanya karna terkejut akan hukum yang mereka terima "...


Gleg !!


mereka berdua susah paya menelan Saliva


..." yang benar saja ,Meerqeen saja tidak pernah menghukum kami berdua seperti itu !? " batin mereka berdua...


..."Ingat disini tidak ada penolakan dan tawa menawar !? paham " Ucap Lluvia tegas yang membuat zhena dan Zahra kaget dengan perubahan Intonasi suara Lluvia...


..." Permisi nyonya ini semua adalah permintaan anda " ucap Merry kepada Lluvia...


..." Terimakasih marry "...


..." sama-sama nyonya , saya pamit dulu nyonya " merry pun mengundur diri dari hadapan Lluvia , Lluvia pun membalasnya dengan anggukan kecilnya...


..." satu jam di mulai dari sekarang !? " Zhena dan Zahra langsung menjalankan hukuman headstand yang di berikan Lluvia kepada mereka...


..." Setelah satu jam kalian baru boleh Minum dan makan"...


..." Saya akan stay disini sampai kalian selesai melaksanakan hukum yang berlaku, Mengerti "...


...zhena dan Zahra pun hanya terdiam mereka tidak menyangka akan mendapatkan Hal yang tak terduga seperti ini , sungguh apes . ingin menjebak namun terjebak sendiri...

__ADS_1


__ADS_2