Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam

Lluvia Dan Tuan Mafia Kejam
30. Di ruang utama


__ADS_3

" sayang ada apa ? " tanya mommy Alice kepada meerqeen yang memeluk Lluvia setelah kejadian mati lampu tadi.


Lluvia pun masih dengan diam seribu bahasa nya ia masih kaget dengan suasana yang menurutnya menakutkan


..." Lluvia merasa ke takut an , ketika kalian mematikan lampu mension " ujar meerqeen kepada para keluarga yang ada di sana...


..." Hah , maaf kak ujar Alicia "ucap Alicia kepada kakak iparnya...


..." Iya maaf sayang" Ujar mommy Alice...


..." sebenarnya kami ingin memberikan kejutan kepada kalian berdua , kami tidak tahu juga akhir nya seperti ini " ucap bibi Cassandra menjelaskan...


Setelah cukup lama diam , Lluvia pun menetralkan raut wajah ya dan keterkejutan yang ia rasakan tadi.


...Lluvia pun tersenyum " Mommy dan aunty , Lluvia baik- baik saja Lluvia hanya kaget saja " ucap Lluvia kepada sang mertua...


..."kamu serius Lluvia baik- baik saja ? "tanya sang nenek...


Lluvia pun tersenyum, dan mengangguk kecil.


..." Lluvia baik- baik saja nenek , nenek jangan khawatir" ujar Lluvia menenangkan orang- orang yang berada di mension...


..." syukurlah sayang, ya sudah ayo sini buka hadiah dari kami untukmu " ujar mommy Alice kepada Lluvia membawa Lluvia mendekati sebuah kotak bermotif bunga mawar dan juga hiasan bunga mawar Lluvia pun mendekat...


..." Dan bukalah kotak tersebut sayang, itu adalah hadiah dari kami untuk mu !! " ucap mommy Alice kepada sang menantu...


..." Emm, untuk Lluvia " tanya nya...


Semua orang pun tersenyum dan mengangguk, Lluvia pun menoleh ke arah meerqeen, lalu Meerqeen pun mengangguk kan kepalanya dengan mengisyaratkan untuk segera membuka hadiah pemberian dari keluarga besarnya


Lalu Lluvia membuka pita dan membuka kotak berwarna merah , di kotak tersebut ia melihat sebuah kotak kaca yang berukuran besar , Lluvia pun menatap semua orang yang berada di dekatnya . lalu ia melanjutkan untuk membuka kotak betersebut.


Lluvia pun tersenyum dan bebinar ketika melihat kalung berlian yang di desain begitu cantik dengan Liontin merah delima yang berbentuk kelopak mawar yang begitu cantik


Lluvia ini adalah perhiasan untuk istri-istri dari keluarga Alexander , dan setiap istri memiliki perhiasan yang menggambarkan pesona yang di miliki oleh orang- orang tersebut , dan perhiasan yang kami miliki berbentuk bunga mawar? " ujar sang nenek


Lluvia pun mengangguk dan tersenyum

__ADS_1


..." kau tahu kenapa mawar ? " tanya nenek...


..." Karna dirimu sudah menjadi Mawar merah Alexander " ujar kakek Alexander yang tersenyum hangat kepada Lluvia...


..."Terimakasih kasih kek, Dan Terimakasih kasih juga semua nya sudah menerima Lluvia menjadi bagian dari keluarga Alexander " ucap Lluvia ia sedikit terharu karena ia tidak menyangka begitu di sayangi oleh keluarga Alexander...


...Arsenal pun datang mendekati Meerqeen dan membawa 1000 tangkai Bunga mawar berwarna merah untuk nyonya muda Alexander....


Dan lagi-lagi Lluvia merasa terharu sungguh ia benar-benar BAPER GILA !!!


..." Ayo semua kita makan malam " Ujar Aunty Cassandra kepada semua orang yang ada di ruangan...


Mereka semua pun beranjak dan menikmati santapan yang ada, saling bergurau dan saling menggoda


Dalam hati Lluvia dia tidak menyangka bahwa keluarga dari sang suami sangat baik padanya.


..." Terimakasih tuhan atas semua ini sesuatu yang lengkap, kakek, nenek, Mommy,Daddy, Aunty-aunty, adik-adik ipar, paman-paman dan yang terbaik adalah suami kanebo kering ku " Batin Lluvia di dalam hatinya sambil melirik meerqeen yang masih dengan wajah datar dan menyebalkan nya....


...Acara makan malam pun selesai dan acara bincang-bincang keluarga pun telah usai, semua menginap di mension utama keluarga Alexander...


Lluvia kembali ke kamar mereka berdua , sedangkan Meerqeen diruangan kerjanya karna menyelesaikan pekerjaan meeting yang akan di laksanakan besok untuk membahas sebuah Proyek besar.


Kembali kepada Lluvia ia merebahkan tubuhnya di lantai dan melihat langit - langit kamar Yang berwarna putih berkelap-kelip lampu biru


..." Aku sungguh rindu para sahabatku, aku ingin bertemu dengan mereka, Dan motor kesayanganku pasti telah mereka simpan yang waktu itu aku tinggalkan saja di cafe d'nata " Gumam Lluvia...


..." Tapi apakah kanebo kering itu mengizinkan? duh menyebalkan muka kaku itu " gumamnya lagi...


Ia ingin keluar dari mension untuk sekedar jalan-jalan dan menemui para sahabat -sahabatnya


tiba - tiba Lluvia pun tanpa sadar sedang melakukan banyak hal, tanpa ia sadari meerqeen sudah berada tepat di atas kepala nya melihat wajah nya dengan posisi terbalik dengan tubuh tinggi dan tegap nya.


..." Ada apa Hem ? " tanyanya kepada Lluvia...


Yang membuat Lluvia terkejut akan kedatangan meerqeen yang tiba-tiba


"Tidak ada ! " jawab Lluvia

__ADS_1


" kenapa tiduran di atas lantai Hem " tanya meerqeen lagi


" Em tidak ada hanya ingin saja rebahan di sini " jawab Lluvia lagi


" Nanti tubuh akan sakit ? " ucap Meeqeen lagi kepada Lluvia


" Hem tidak akan, aku sudah biasa tidur di lantai yang keras dan bagi ku ini tidak ada apa - apanya " jawab Lluvia lagi


Meerqeen pun mengerutkan alisnya, " gadis jalanan , ya dia baru ingat bahwa Lluvia adalah gadis jalanan, dan mungkin saja yang ia katakan benar bawa kehidupannya diluar sana sangat keras , Dan lihatlah gadis yang sedang rebahan mengunakan piyama merah maroon, dan berwajah anggun bak boneka Barbie ini , dan jangan pernah lupa bahwa gadis ini adalah gadis yang tangguh dan kuat dalam berkelahi " ujar meerqeen membatin dalam hatinya


Sejenak ia sibuk dengan pemikiran nya tiba-tiba Lluvia sudah berada tepat di hadapan nya yang membuat di hampir kaget,fokusnya tiba,-tiba hilang Sejenak dikarenakan pemikiran nya tadi.


Lluvia pun tersenyum dengan wajah cantiknya tepat di hadapan meerqeen.


" Ada apa Hem? " tanya meerqeen bingung kenapa Lluvia tersenyum-senyum


Lluvia pun tersenyum menampakan giginya yang rapih.


" Bolehkah aku keluar ? dan menemui sahabat-sahabat ku disini " tanyanya Lluvia dengan wajah berbinar dan berkaca -kaca


" untuk apa ? " tanya meerqeen dengan begitu dingin


Lluvia pun membuang nafasnya dengan begitu panjang, " Bisakah kau mengizinkan? aku hanya rindu dengan mereka ? Tanpa mereka aku tidak ada apa -apanya ! " Ya meerqeen tahu bahwa sahabat sahabat Lluvia lah yang berperan sangat penting dalam kehidupannya semenjak ia berpijak di negara ini


" Baiklah, namun tunggu dulu setelah kita pulang dari mension ini ? " ucap Meeqeen


" Pulang ? " tanya Lluvia bingung


Meerqeen pun berlalu menuju walk in closed untuk membersihkan tubuh nya


sedangkan Lluvia sibuk dengan pikirannya " pulang ? pulang kemana ? bukan kah mension ini adalah tempat tinggal!? " Gumam Lluvia lirih .


sibuk dengan andai- andai nya. Lluvia memutuskan untuk tidur dan meminum segelas susu yang di buatkan kepala pelayan untuknya.


Hem aku ingin sekali makan donat buatan D'nata dan minuman cappucino Americano sungguh jelas nikmat sekali " ujar Lluvia tersenyum


" aku harus mendapatkan izin darinya " Gumam Lluvia

__ADS_1


ia tetap berada pada posisinya masih rebahan di lantai tanpa sadar ia pun tertidur


Meerqeen pun keluar dari walk in closed setelah ritual mandi dan mengunakan piyama yang senada dengan Lluvia. ia sedikit terkejut gadis ini tiba-tiba sudah tertidur dengan dengkuran halus yang terdengar dari hidung nya


__ADS_2