Love In School

Love In School
Eps.10 Mengapa?Mengapa Sesakit Ini?


__ADS_3

"Huhhhhhh,kok gue ngerasa kayak pengcut ya?"ucap Nathan dengan hembusan berat sembari berbaring di Bad king size nya


"gue masih gengsi buat ngakui prasaan gue,gue takut di tolak"lanjut nya


"AGHHHHH"kesal Nathan mengacak-acak rambutnya


"gue harus gimana?duhhhh!!pusing gue"ucap Nathan


Keesokan Hari Nya


"udah di depan aja mobil gue"ucap Zella yang tengah di depan pintu


"dek mau bareng nggak?"ucap Kenan


"mau bang,lagi males nyetir soal nya"ucap Zella


"pakek motor atau mobil?"ucap Kenan


"motor aja bang biar seru hihi"ucap Zella cekikikan


"ihh,kebiasaan"


SesampaiNya Mereka di sekolah langsung di sambut keheboan ketika melihat sang salah satu most wanted membonceng cewek yang lagi booming di sekolah nya,dan cewek itu?menyandarkan kepala nya di bahu Kenan?masih banyak orang yang belum mengetahui status mereka sebagai sepupu.Tanpa di sadari oleh Zella dan Kenan ada sepasang mata yang sedang mengeram menahan kekesalan nya,ntah karena apa?hanya dia yang merasakannya.


"Shitt,kok Zella bisa akrab banget sama tu anak?apa hubungan mereka?atau mereka pacaran?ah!!!tidak-tidak sebelum anak itu saya harus lebih dulu mendapatkan Zella"batin pria itu yang tak lain adalah Bima?Bima sang guru Fisika plus pembimbing Olimpiade yang akan di ikuti Zella,Jika di hitung memang jarak umur nya hanya 5 tahun dengan Zella


"tingkiw bang,gue kelas dulu ya"ucap Zella


"iya,pulang nanti telpon Abang aja"ucap Kenan


"siap komandan"ucap Zella sembari memberikan hormat kepada Kenan


******


"pagi anak-anak"ucap guru olahraga


"pagi pak"ucap murid serentak


"pagi ini kita olahraga Voli,untuk tim kita buat campuran"ucap guru olahraga yaitu Pak Dodi


Mereka Pun membagi tim,Zella hanya main sebentar saja karena perut nya terasa keram,dia permisi kepada guru olahraga untuk pergi ke UKS,karena merasa tamu bulanan nya akan tiba.


"pak,saya ganti dulu aja ya"ucap Zella


"ada apa Zella?kenapa muka kamu agak pucat?"ucap pak Dodi


"nggak papa pak,cuma perut saya saja sedikit sakit,saya boleh izin ke UKS aja pak?"ucap Zella


"yaudah boleh,lagian kamu udah praktek sedikit tadi"ucap pak Dodi


"iya pak,saya permisi"ucap Zella sembari memegang perut nya


"Zel,mau kemana?"teriak Dimas yang masih sibuk main voli


"ke UKS Ra"ucap Zella


"mau di temenin nggak?"ucap Dimas


"nggak usah"ucap Zella


"kita aja yang nemenin zel"ucap Vani


"nggak usah,kalian belum main,ntar nilai praktek nya jelek lagi hihi"ucap Zella cengengesan


*****


"huhhhh,perut gue sakit banget,kebiasaan deh kalau mau datang bulan pasti sakit"lirih Zella setelah membaringkan tubuh nya


Perlahan mata bulat yang hitam berbulu mata lentik nan panjang itu pun memejamkan mata nya kebetulan tidak ada yang menjaga UKS.


Disatu Sisi seorang siswa berlari dari kejaran anak OSIS yang sedang patroli tetapi bukan Dimas sang ketos.dikarenakan sudah terlambat panjang pagar pula.

__ADS_1


"huh,kabur kemana nih gue?males banget kalau olahraga,gue masih ngantuk"ucap siswa itu yang tak lain adalah Nathan


"AHAAA!!!!Ke UKS aja deh,baringan di sana,biar di kira orang sakit"ucap Nathan sembari berlari menuju UKS


Sesampainya Nathan di UKS dia memutar kenop pintu,pintu pun terbuka dia tidak tau jika di dalam ruangan itu ada seorang yang ia kagumi karena ada tirai biru yang menutupi tempat dimana Zella berbaring,dia pun merebahkan badan nya di kursi panjang yang ada di ruang UKS tersebut.


"huh,capek juga lari-lari,sialan tu anak OSIS"ucap Nathan menghembuskan nafas kasar


"suara siapa tu?"ucap Zella yang belum sepenuh nya tertidur


"mending gue ngecek kerjaan kafe aja"ucap Nathan membuka hp nya


"kok jadi kepo,tu suara cowok,jangan jangan mau macem macem sama gue lagi?"ucap Zella


Pelan pelan Zella menurunkan kaki nya dan mulai berjalan untuk membuka tirai.


"Lo!!!"ucap Zella terkejut


"ehh,ehm iya"ucap Nathan gelagapan


"ngapain Lo kesini?"ucap Zella masih berdiri dengan masih menggukan Baju olahraga nya


"gu..gue gue ta.."ucap Nathan belum selesai sudah di potong oleh Zella


"oh Lo bolos ya?"ucap Zella


"tau aja Lo"ucap Nathan


"tau lah,orang Badboy kayak Lo tu nggak mungkin ke UKS gara gara sakit"ucap Zella sembari berjalan menuju kursi panjang berwarna putih yang Nathan duduki


"Boleh gue duduk di sini?"ucap Zella menunjukan tempat duduk di samping Nathan


"ha?"ucap Nathan melongo yang bahagia bukan main


"boleh nggak?pegal nih gue berdiri terus,Lo nggak nawarin gue duduk lagi"ucap Zella memegang pinggang nya


"eh eh maaf,yaudah duduk aja,gue malah seneng kok"ucap Nathan tanpa sadar


"seneng?"tanya Zella


"oh"ucap Zella acuh


"Lo sendiri ngapain di sini?Lo sakit?,sakit apa?"ucap Nathan terus beruntun dengan pertanyaan pertanyaan


"hm,gue tadi sakit perut"ucap Zella


"sekarang udah nggak papa?atau mau ke dokter aja?gue bawa ke dokter ya?eh nggak gue panggil dokter keluarga gue aja deh"ucap Nathan yang tanpa mendengarkan balasan jawaban jadi Zella,langsung mengambil benda pipih yang di atas meja setelah dia mengecek kerjaannya tadi.


"eh eh eh..nggak usah sekarang udah nggak lagi,gue emang sering gini kok"ucap Zella


"beneran nggak lagi?"ucap Nathan


"iya beneran santai aja kali,lagian gue emang biasa sakit gini"ucap Zella


"wahh!!!Lo punya penyakit apa?sampai biasa ngalamin sakit perut gitu?batu ginjal?usus buntu?asam lambung?atau..."ucap Nathan terputus


"sembarangan aja Lo ngomong"ucap Zella


"trus Lo kenapa?kita periksa aja yah,keadaan Lo,takut nya nanti sakit perut Lo itu serius"ucap Nathan dengan nada khawatir


"nggak usah,kok Lo peduli amat sama gue?"ucap Zella


"yah karena gue suka sama Lo"ucap Nathan keceplosan yang langsung aja menutup mulut nya


"ha?apa apa?suka?hahaha"ucap Zella mengerjakan mata nya,sembari tertawa ringan


"shit kok gue jadi keceplosan lagi,huh alasan apa lagi yang harus gue katakan?Ahh ni mulut emang nggak bisa di kontrol kalau bareng ni cewek"batin Nathan


"huh cantik banget sihh,berasa liat bidadari gue kalau liat dia ketawa gitu,lesung pipi mana ada gingsul nya lagi"lanjut nya


"woy!!gue nanya"ucap Zella

__ADS_1


"ehh nggak,Lo salah denger kali"ucap Nathan


"gue denger jelas,Lo bilang Lo suka gue"ucap Zella ketus


"lah kok ngetus sih,aneh nih cewek,cewek lain aja klepek klepek duduk bareng gue, di tambah ngobrol bareng lagi,di tambah ngomong suka?lah dia nggak ngaruh sama gue?malah ketawa lagi huhhh"batin Nathan


"yaudah sih kalau iya kenapa"ucap Nathan mantap


"gila Lo,Lo pikir gue bakal percaya sama omongan bullshit seorang playboy kayak Lo?hah gue nggak bakal mempan"ucap Zella ketus


"gue ngomong serius nih"ucap Nathan yang udah kepalang tertangkap basah


"nggak,gue nggak percaya"ucap Zella


"lah kok gitu?,gue aja belum pernah pacaran trus Lo,dengan mudah nya bilang gue playboy?dapet insting dari mana Lo?"ucap Nathan


"gue tau,walaupun gue baru beberapa bulan sekolah di sini,tapi gue tau,kemarin aja pacar Lo ngelabrak gue kan?gara gara Lo nolongin gue waktu gue pingsan"ucap Zella ketus


"kan udah gue bilang,dia itu bukan pacar gue,dia aja yang kegatelan"ucap Nathan


"tetep aja gue nggak percaya,Seorang Most wanted SMA merah putih suka sama gue? lalu apa kata para fans Lo di sekolah ini hahahaha"ucap Zella yang menekan kata most wanted,sembari berdiri


"Gue serius Zell,ini kepalang gue udah tertangkap basah,gue pertama kali liat Lo gue udah suka sama Lo zel,Lo harus percaya sama gue"ucap Nathan memegang tangan Zella dengan sorot mata yang serius,yang kini telah berdiri di samping Zella


Zella mencoba mencari kobohongan di mata Nathan tapi nihil,tidak ada tanda tanda kebohongan di situ.


"gila Lo!!!"ucap Zella melepaskan genggaman tangan Nathan secara kasar dan berniat untuk pergi tetapi di tahan oleh Nathan.


ada rasa sesak di hati Zella ketika mendengar pernyataan suka dari seseorang,karena dia trauma dengan kata-kata itu,cinta pertama nya Noval,tapi mengapa?mengapa Noval harus Mengkhianati nya dengan sahabat nya sendiri?tak terasa satu tetes embun bening yang keluar dari mata cantik itu,langsung di hapus oleh Zella karena tidak ingin orang lain mengetahui kesedihannya saja,cukup Kakak kandung Zella yaitu Alvino dan kakak sepupu nya Kenan Saja yang mengetahui tentang masalah percintaannya dulu.


"zel,training Lo ada darah?Lo lagi dapet?"ucap nathan,dia memang mengetahui tentang hal itu dari bunda nya karena dulu melihat rok mama nya ada darah,karena khawatir dia pun tanya kepada mama apa penyebab darah itu.


Zella memberentikan langkah nya,dia baru ingat kalau dia sedang dapet,otomatis tembus?dia kan tidak menggunakan pembalut?


"gue bantu"ucap Nathan melepas jaket yang di pakai nya tadi,dia pun berniat mengikatkan jaket nya ke pinggang indah Zella,tetapi tangan Zella menahannya


"nggak usah"ucap Zella,ada sedikit Isak yang di tahannya,ntah mengapa dia begitu sensitif jika berhubungan dengan maslah pria yang menyatakan perasaannya,menepis tangan Nathan


"zel,biarin gue ngelakuin nya,Lo nanti malu jika di liat orang dalam keadaan gini"ucap Nathan dengan nada khawatir,dia pun berjalan ke arah depan Zella,dia terkejut melihat mata Zella merah,yang menandakan orang itu abis menangis


"zel Lo kenapa?sakit?di mana yang sakit?"ucap Nathan khawatir


"nggak"ucap Zella menahan air mata nya


Nathan pun menarik Zella kedalam pelukannya,ada pembrontakn disitu,tetapi karna tenaga Zella melemas,dia tidak bisa menyeimbangi kekuatan Nathan itu.


"lepasin Nat,gue mau masuk kelas"ucap Zella melembut


"nggak!!Lo harus bilang dulu kenapa Lo nangis?"ucap nathan kekeh,dengan tangan kanan nya masih memeluk Zella,dan tangan kiri nya di gunakan untuk mengelus kepala Zella yang tepat di bawah dagu nya


"gu..guee,gue nggak suka denger orang yang menyukai gue"ucap Zella gugup


"kenapa?apa Lo nggak suka sama gue?pelan pelan aja zel,gue bakal sabar nunggu Lo,sampai Lo mau Nerima gue"ucap Nathan melonggarkan pelukannya dan menatap Zella


"gue nggak bisa"ucap Zella


"izinin gue nolong Lo zel"ucap Nathan yang telah mengikatkan jaketNya di pinggang zella


"nggak usah Lo pikirin perkataan gue tadi"ucap Nathan menghapus sisa air mata zella,kecewa? tentu saja dia kecewa,ntah mengapa berasa seribu jarum tengah menghantam hati nya,Nathan pun langsung meninggalkan Zella yang masih mematung.


"Lo nggak bakal ngerti Nat"batin zella yang menatap punggung Nathan yang perlahan menjauh


"huh,mending gue cuci muka,trus balik ke kelas"ucap Zella


di satu sisi


"pirasat gue benee zel,Lo bakal nolak gue,tapi gue nggak akan nyerah gitu aja,gue pasti bisa dapetin Lo,gue benar benar udah jatuh hati sama lo"gumam Nathan


"mengapa?mengapa sesakit ini di tolak sama Lo zel,di tambah lagi sakit hati kerena melihat Lo nangis cuma karena pernyataan gue?"


"tapi kenapa?kenapa Zella nangis?nggak mungkin cuma gara gara pernyataan gue tadi"lanjut nya

__ADS_1


"agghhhh,gue harus cari tau"ucap nathan


Bersambungg


__ADS_2