Love In School

Love In School
Eps.11 Masa Lalu Kembali


__ADS_3

di satu sisi


"pirasat gue bener zel,Lo bakal nolak gue,tapi gue nggak akan nyerah gitu aja,gue pasti bisa dapetin Lo,gue benar benar udah jatuh hati sama lo"gumam Nathan


"mengapa?mengapa sesakit ini di tolak sama Lo zel,di tambah lagi sakit hati kerena melihat Lo nangis cuma karena pernyataan gue?"


"tapi kenapa?kenapa Zella nangis?nggak mungkin cuma gara gara pernyataan gue tadi"lanjut nya


"agghhhh,gue harus cari tau"ucap nathan


"gue bodoh,kenapa gue harus secepat itu ngungkapin perasaan gue,seharus nya gue nunggu waktu yang pas"lirih Nathan merutuki kebodohannya


*****


"hey kamu nggak papa?"ucap Dimas setelah di kelas


"iya zel,Muko Lo pucat Lo"ucap Ara


"gue nggak papa,kalian nggak usah lebay gitu deh"ucap Zella


"Lo pulang aja gimana?"ucap Vani


"iya zel takut nya nanti Lo kenapa-kenapa"ucap Della


"iya zel,Lo lupa kalau Lusa kita bakal berangkat ke Semarang buat olimpiade?Lo harus punya tenaga dan pikiran yang kuat"ucap Dimas


"gue tau kok"ucap Zella


"yaudah Lo pulang aja,biar gue yang anterin"ucap Ara


"nggak,gue aja yang anterin Zella,sekalian gue mau izin in dia"ucap Dimas dengan beralasan


"gimana zel?"ucap Vani


"ah gue pulang aja kali yah,gue nggak mood belajar,apa lagi pas kejadian di UKS tadi"batin zella


"yaudah gue mau pulang"ucap Zella


"gue anterin yah?"ucap Dimas


"terserah"ucap Zella


"Yesss,selangkah lebih maju lagi dari Iqbal"ucap Dimas yang menganggap Iqbal adalah saingan terberat nya,padahal kenyataan nya sang Badboy lah saingan terberatnya


*******


"makasih yah udah anterin gue"ucap Zella


"oke sama sama,Lo tinggal sendiri?"tanya Dimas


"nggak gue sama Tante Rina dan bang Kenan"


ucap Zella


"hubungan Lo apa sama kenan"tanya Dimas kepo


"gue sepupu nya"ucap Zella


"ohhh"


"gue kira Kenan salah satu saingan gue,kalau gitu gue harus deketin Kenan juga nih"batin Dimas


"yaudah Gue pulang dulu,istirahat yang cukup"ucap Dimas perhatian


"iya,mkasih ya


******


"kantin yuk guys"ucap Vani


"kuy"jawab ara dan Della bersamaan


mereka pun memesan makanan dan langsung memakannya,tetapi di tengah mereka makan,ada sosok lelaki yang mendekat dan menanyakan seseorang.


"Hai"ucap pria itu


"ehh hai"ucap mereka


"boleh gue duduk disini?"ucap Pria itu


"boleh"ucap mereka


"kalian teman nya Zella?"ucap pria itu


"iiya,kenapa?tau dari mana?"ucap mereka


"tau,gue sering liat Zella bareng kalian"ucap pria itu


"oh"ucap mereka


"sekarang Zella nya mana?"ucap pria itu


"zella pulang duluan,soal nya dia sakit"ucap Della


"gue boleh minta no nya Zella nggak?"ucap pria itu

__ADS_1


"buat apa?apa hubungan Lo sama Zella?"ucap Ara


"gue cuma mau tanya keadaan nya dia,kan lusa kami bakal ikut olimpiade"ucap pria itu yang tak lain adalah Iqbal sang Rival Nathan,dia masih belum mengetahui jika Nathan menyukai orang yang dia sukai


"oh,nih"ucap Ara menyodorkan hp nya


"okeh,makasih ya"ucap Iqbal


"dapet,no wa Zella,satu langkah lebih maju dari pada Dimas"batin nya,dia tidak tau jika Dimas sudah satu Minggu setelah Zella masuk sekolah itu sudah mempunyai nomor wa Zella,Dimas minta kepada Zella agar memberikan wa nya,karena beralasan akan di masukkan ke dalam grup kelas?cukup pandai alasan yang di buat nya bukan?


********


"huh,kenapa?kenapa gue harus di sukai dia?gue nggak mau di sukai orang lagi untuk saat ini,gue nggak mau jatuh cinta,gue nggak mau luka yang perlahan sembuh ini akan kembali perih"gumam Zella sembari menatap langit langit kamarnya.


Tidak ada Rina di rumah nya,karena dia melakukan arisan bersama teman teman nya,sedangkan papa Kenan?masih di luar negri mengurusi bisnis nya bersama papa zella dan mama Zella yang ikut karena ada sedikit kendala di butik nya di sana.Zella memang sering di tinggal oleh kedua orang tua nya untun urusan bisnis,tetapi dia bisa memahami keadaan itu.Lain hal nya dengan Nathan yang menganggap orang tua nya tidak peduli dengan dia,dia menganggap pekerjaan orang tua nya lebih penting dari pada dia.


********


Ting


pesan masuk


"Siapa Nih?perasaan gue nggak nyebar wa?dari mana orang ini dapet wa gue?"batin Zella


Lama Zella berpikir apakah dia harus membalas atau harus dia abaikan saja.


Ting


Pesan masuk kembali


+628****💌


"Hai Zel"


+628****💌


"ini gue Iqbal"


Zella❤️


"eh Lo dapet wa gue dari mana?"


+628****💌


"tadi gue minta dari temen lo"


Zella❤️


"oh,ada apa?"


Iqbal(nama yang telah di save Zella)


Zella❤️


"udah nggak papa"


Iqbal


"yaudah istirahat yang cukup ya,Lusa kan kita harus Fit"


Zella❤️


"ok"


Pesan pun berakhir


Malam hari di saat Zella sedang belajar


Drrttttttt Drttttttt Drttttt


suara telpon Zella berbunyi


"Siapa Lagi Sih?Ganggu orang belajar aja"kesal Zella


+62823****📲📞


(Panggilan Video Call dari nomor tak di kenal)


"apaan nih,ngapain orang ini video call?mana nggak ada Foto profil lagi"ucap Zella


"duhhh,angkat nggak ya?kalau nggak di angkat takut nya penting,kalau di angkat?Ahh gue nggak mau angkat telpon dari orang asing"gumam Zella


Setelah menimang Minang,akhir nya Zella pun ingin mengangkat telpon dari orang itu,tetapi baru saja Zella akan menggeser ikon warna hijau,panggilan nya sudah berakhir.


"lah di matiin,mungkin karna gue lama angkat kali"ucap Zella mengangkat bahu nya tanda acuh


Drrrtttt Drttttt Drtttt


Telpon Zella kembali berbunyi


+6285*****📞


(Panggilan suara dari nomor asing yang berbeda)


Zella pun mengangkat telpon itu dengan nada ketus karena kesal

__ADS_1


"halo ini siapa sih,terus nelpon gue dari tadi,Brisik tau nggak"omel Zella


di seberang sana,Pria itu pun menjauhkan telpon nya dari telinga nya karena tidak sanggup mendengarkan Omelan itu.sungging senyum ia naik kan.sambil berkata dalam hati


"Lo nggak berubah Zell,tetap aja ngomel ngomel kalau sama gue,tapi siapa yang tadi nelpon dia?kan aku baru satu kali ini nelpon nya lagi setelah putus"ucap pria itu


"hallo,ini aku"ucap Pria itu


Deggg


Jantung Zella seakan berhenti seketika,dia sangat mengenal suara siapa itu,Suara yang sangat dia rindukan namun juga sangat ia benci.


"Zell aku pengen ketemu sama kamu,kamu tau ini aku kan?aku Noval"ucap Noval di lain sisi


"nggak gue nggak mau ketemu sama lo"teriak zella


"Zell Pliss,gue mohon sama Lo"Mohon Noval


"nggak"ucap Zella


tutt tutt tutt


telpon di matikan Oleh Zella,dia pun diam dan tanpa ia sadari air mata nya pun mulai jatuh ketika mengingat kenangan nya bersama Noval selama satu tahun setengah,dan dengan mudah nya Noval mengkhianati nya?apa salah nya?sampai Noval tega mengkhianati nya dengan sahabat nya sendiri?dan dari mana Pria itu mendapatkan nomor Zella kembali?dia sudah mengganti nomor baru bahkan dengan Ponsel baru,ponsel lama nya hanya dia simpan


FLASHBECK ON


"Sayang Maaf Aku nggak bisa nemenin kamu jalan hari ini,aku nggak enak badan"ucap Noval di telpon


"sayang kamu sakit?"ucap Zella di sisi lain


"iya sayang Maaf ya"ucap Noval


"yaudah aku pergi sendiri aja,kamu jangan lupa minum obat,istirahat yang cukup ya,bay sayang"ucap Zella yang tak kecewa karena penolakan dari Kekasih nya itu


tutt Tut tutt


telpon berakhir


Di sisi lain nampak seorang pria yang duduk termenung,meratapi apa yang telah ia lakukan dengan kekasih nya itu,apa kah langkah yang ia ambil sudah benar?atau tambah akan menyakiti hati kekasih nya itu?


"maaf kan aku zella sayang,aku sangat menyayangi kamu,tapi mungkin ini jalan yang terbaik untuk kita"ucap Noval sedih


Drrttt drttt


Telpon Seli di sebrang sana berbunyi,dan langsung ia angkat


Seli adalah sahabat dari zella sejak Zella SMP sampai Zella berpacaran dengan Noval pun ia mengetahui semua curhatab dari sahabat nya itu.


"Udah siap kan?"ucap Noval di sebrang telpon


"udah val,Lo jemput gue sekarang"ucap Seli


"oke"


*****


"huh nggak enak banget belanja sendiri"lirih Zella


Langkah nya terhenti ketika melihat satu orang yang sangat ia kenali,sedang bermanja manja dengan seorang pria?siapa pria itu?atau kekasih baru nya?


"Seli?itu Seli kan?siapa pria itu?ehh tunggu kayak nya gue kenal deh"ucap Zella sembari berjalan ke arah mereka


Cup


Satu kecupan mendarat di kening Seli yang di berikan oleh kekasih sahabat nya sendiri yang tak lain adalah Noval.


"Nov..Valll"ucap Zella yang melihat adegan itu,dan tak terasa derai air mata nya pun mulai jatuh


Plakkk


Satu tamparan keran Zella berikan untuk Noval,dan meninggalkan BLU di wajah nya yang putih itu


"zella"ucap Seli terkejut


"saa..yangg"ucap Noval gugup


"apa apaan kalian HAA!!!Oh jadi gini Ulah kamu di belakang aku Noval?dan kamu Seli!!gue nggak nyangka selama ini gue punya teman perebut pacar orang"emosi Zella meningkat menggebu gebuu


"kurang baik apa gue selama ini sama lo ha!!!gue udah bantuin Lo dalam keadaan susah ekonomi keluarga lo!!!tapi apa yang Lo balas sama gue"pekik zella


"Zee..llaa tenang dulu"ucap Seli memeluk Zella


"nggak,lepasin gue!!!!"ucap Zella mendorong kuat tubuh Seli sampai terjatuh ke lantai


"ZELLA!!!!!"bentak Noval


Noval pun langsung membantu Seli untuk berdiri


"oh udah berani bentak?cihhh dasar!!gue benar benar kecewa sama Lo Val"ucap Zella menggebu gebu


"mulai sekarang kita putus dan buat Lo kita juga putus persahabatan kita"Lanjut Zella langsung berlari meninggalkan mereka yang masih mematung


zella sangat tidak menyangka akan kejadian tadi yang ia lihat dengan mata kepala sendiri,Kekasih yang selalu ia bangga bangga kan di depan kedua orang tua dan kakaknya karena sifat nya begitu baik,setia,humble,perhatian dengan nya itu telah berbuat keji menurutnya,Kekasih nya bilang bahwa ia tidak enak badan?tetapi mengapa dia jalan dengan sahabat nya,bergandengan,bercumbu mesra di depan umum,bahkan Noval mengecup kening Seli?sungguh serasa hancur dunia nya saat ini.


Beberapa hari Zella tidak masuk ke sekolahnya,orang tua zella yang akan berencana melakukan bisnis nya di luar negri pun,berencana memindahkan Zella ke Jakarta ketempat sang adik nya yaitu Rina.Dan siapa sangka Zella menerima tawaran dari sang Papa tersebut,karena alasan nya tidak lain adalah ia tidak mau ada urusan lagi dengan nama nya Noval dan juga Seli,dia sangat muak dengan semua itu,kenangan yang ada di sekolah?di kota itu?sudah di penuhi dengan kenangan nya bersama noval,ia pun memutuskan untuk menerima tawaran dari orang tua nya untuk pindah sekolah agar bisa mencari udara segar,dan membuka lembaran baru di kota baru,dan melupakan kenangan kenangan itu.

__ADS_1


FLASHBECK OFF


Bersambunggg


__ADS_2