
"LO!!!!Berani Lo sama gue ha!!!"ucap Perempuan itu geram
"APA?Siapa orang yang Lo akui sebagai pacar Lo itu?hahaha apa ada orang yang mau pacaran dengan iblis?"ucap Zella ketus
"Pacar gue itu adalah....
"Sasa Ngapain Kamu disini?"tanya Dimas,belum sempat gadis itu melanjutkan ucapan nya Dimas pun langsung menyela ucapannya
"ehh eng-gak kok"jawab nya terbata
"NGAPAIN KAMU GREBEK MEJA KAMI HAAA!"Bentak Dimas
Gadis itu tersentak mendengar bentakan dari mantan pacar nya itu?
Yahh..Dia adalah Sasa sang mantan Dimas yang putus sekitar delapan bulan yang lalu,ntah apa alasan Dimas putus dengan Sasa pun hanya mereka yang tau.Yang jelas Sasa kini hanya mantan pacar nya dimas.selama ini Sasa sudah menahan emosi agar tidak marah melihat kedekatan antara Dimas dan juga Zella?Heiii....Sadar lah,yang mendekati duluan itu Dimas bukan Zella.
"Di-Masss,kok kamu bentak aku"tanya nya lirih setengah ketakutan
"harus nya aku yang tanya ke kamu!!kamu ngapain bentak bentak Zella ha!!!pakai acara nyiram baju seragam nya lagi"ucap Dimas emosii
"tapi dia yang salah"ucap Sasa
"apa salah dia haa!!yang salah disini itu kamu bukan dia!!!!"bentak Dimas
"dia udah merebut kamu dari aku Dimas"ucap nya dengan deraian air mata
"Cihhh,jadi Dimas ini mantan pacar Lo?sungguh tak ku sangka,seorang Dimas sang ketos berpacaran dengan wanita tak tau diri seperti ini"ucap Zella dengan kata kata pedas dan menusuk di hati Sasa
"DIAM KAUU!!!"Bentak Sasa
"berhenti kau membentak Zella Sasa!!!!!"ucap Dimas dengan emosi
"Heiiii..Wanita tak tau diri,Aku tidak merebut mantan pacar mu ini,kami hanya teman biasa,lagi pula.....aku tidak tertarik"ucap Zella dengan ketus dan langsung membela kerumuan yang tengah mengerumuni mereka pergi dari tempat itu.
"Tidak tertarik"
"sebegitu tak menarik itu kah aku di mata Zella?sampai-sampai ia berbicara di depan orang banyak seperti ini"batin Dimas
"PERGI KAU DARI SINI!!!"Bentak Dimas
Sasa pun segera meninggalkan tempat itu lantaran malu dengan semua hinaan dari mereka,semua yang menonton tadi pun cengo melihat sikap Zella?sungguh wanita yang bermulut pedas!pikir mereka
Ahhh Sudahlahh..Ada orang yang tengah tersenyum tipis ketika mendengar kata kata terakhir yang di keluarkan dari bibir ranum Zella saat tadi.Ia sedari tadi menjadi penonton setia.Jika kalian mengira itu Nathan!!yah Memang itu Nathan.Disatu sisi ia kesal karena orang yang ia cintai makan satu meja dengan Dimas sang Rival nya yah...walaupun masih ada Ara dkk,di satu sisi dia emosi ketika melihat ada orang yang dengan berani nya menyiram pujaan hati nya itu dengan menggunakan jus,di sisi terakhir ia bahagia ketika Zella dengan jelas mengatakan bahwa ia tidak tertarik dengan Dimas.
"Hahaha good my girl"batin nya tertawa dan langsung menyusul zella
"Huhfttt Sungguh Mengesalkan!!!"ucap Zella yang kini tengah berjalan menuju Wc
"Siapa yang mengesalkan mu?"tanya orang itu
"Loh?kok Lo bisa ada di sini?"tanya Zella
"bisa lah,kenapa nggak"ucap orang itu yang tak lain adalah Nathan
"iss,sudah lah..berdebat dengan mu tidak akan ada habis nya"grutu Zella yang hendak meninggalkan Nathan,akan tetapi dengan cepat Nathan menarik pergelangan tangan Zella
"Ehh..Lo apa apaan sih!!"tanya Zella dengan emosi
"ayo ikut guee"ucap Nathan menarik Zella dengan pelan
"Nathan kita mau kemana?"tanya Zella
"ganti baju Looo"ucap nya
"Nah Lo tunggu disini,gue bakal ambil seragam ganti buat Lo,gue nggak mau Lo sampai sakit karena pakek baju yang basah kayak gini"ucap Nathan
"Ha?o..oke"ucap Zella yang setangah bingung
Tidak berselang lama Zella menunggu dan benar saja kini Nathan membawakan nya seragam baru untuk mengganti pakaian nya yang basah itu.
__ADS_1
"Nih,ganti dulu..aku tunggu"ucap Nathan
"Hm"ucap Zella langsung saja memasuki WC Perempuan itu
"*hah?itu kan Nathan?"
"ngapain dia ada di depan pintu WC perempuan itu*?
Ada berapa pasang mata yang memperhatikan Nathan sejak ia datang,kali ini bukan lah tatapan mengagumi ketampanan Nathan,hanya ada tatapan heboh dari orang orang yang melihat Nathan,..Sudah...Tidak akan ada gunanya tatapan tatapan itu bagi Nathan,ia seolah acuhh dengan semua itu.
"Sudah?"tanya Nathan ketika melihat Zella keluar dari WC tersebut
"ha?"
"itu kan si zella bunga sekolah kita yang baru masuk sekitar enam bulan yang lalu?"
"wah!!!apa yang baru saja mereka lakukan?"tanya mereka berbisik bisik
Mereka pun mengabadikan momen tersebut dengan memotret bahkan memvideo,hal ini akan jadi tranding topik di berita sekolah mereka nanti,Dan lagi banyak tidak nya mereka iri melihat kecantikan Zella.
"Hm..agak kebesaran tapi"ucap Zella mengerucutkan bibir nya
"astaga"
"pengen gue lahap rasa nya"batin Nathan
"Yaudah sih nggak papa,kan juga cuma sehari"ucap Nathan
"iya juga sih"
"ehh..Makasi yah udah Bawa in aku baju seragam"ucap Zella tersenyum mengembang
"huhhhh,Sungguh jantung ku meronta Ronta"batin Nathan
"Hm,sama sama"ucap nya menetralkan jantungnya
"eh..iyaa"ucap Nathan
"tumben,bagus tanggapan nya"batin Nathan
"oh iya tunggu bentar,pulang nanti bareng gue aja lagi,kita di suruh buat ngambil cincin"ucap Nathan
"hm oke"ucap Zella singkat
Mereka pun meninggalkan tempat itu dan menuju kelas mereka masing masing.
Sudah ia duga sesampainya ia di kelas ia sudah di tunggu oleh para teman nya itu,tak terkecuali Dimas.
"Zel Lo dari mana aja?"tanya Ara
"dari WC,ganti seragam"ucap Zella
"lah?Lo beli sendiri?kan Lo bisa suruh kita"ucap Vani
"nggak beli sendiri kok,ada Nathan tadi yang nolongin"ucap Zella
1 detik
2 detik
3 detik
Ia tersadar bahwa ia telah keceplosan,dan langsung menutup mulut nya
"Nathan?"tanya Dimas pura pura menahan emosi
"Hm"ucap Zella acuh
"tapi Lo nggak papa kan?"tanya Della
__ADS_1
"aman kok"ucap zella
"Zel"panggil Dimas
"hm"cuma di balas deheman dari zella
"Maafin kejadian tadi yah?aku beneran udah putus kok sama dia,dia aja yang masih ngejar ngejar aku"ucap Dimas
"gue nggak marah,gue cuma kesal aja...kenapa gue yang di jadikan kambing hitam dari hubungan Lo sama dia"ucap Zella dengan sinis
"huhfttt sabar sabar"batin Dimas
"Sudah lah zel,gue minta maaf ya"ucap Dimas
"Lo nggak salah,dia yang salah,ngapain Lo minta maaf ke gue?Lo mau ngewakilin dia minta maaf ke gue maksud Lo?"ucap Zella
"Eh...engg-gakkk gituu juga Zell,gue cuma merasa bersalah aja,karena tadi nama gue di seret sama dia"ucap Dimas
"ah sudah lah"ucap Zella
******
Sepulang dari sekolah nampak Zella yang tengah menunggu Nathan di tempat parkiran,karena ia sudah ada janji dengan Nathan untuk mengambil cincin pernikahan mereka hari ini.
"udah lama nunggu?"ucap Nathan bercucuran keringat,nampak nya pria itu habis lari menuju ke parkiran mobil nya itu
"hm,nggak juga sih"
"Lo abis lari?"tanya Zella
"ha?iyaa"ucap Nathan
"ngapain Lo lari kayak di kejar hantu gitu?"tanya Zella penuh selidik
"gue cuma mau cepet sampai ke sini,nggak mau bikin Lo lama nunggu,jadi yah..gue lari aja"ucap Nathan santai
"bodoh"ucap Zella
"enak aja"ucap Nathan
Mereka pun meninggalkan sekolah itu dan menuju toko perhiasan untuk mengambil pesanan cincin pernikahan mereka.
"Selamat datang Tuan Abrahan dan Nona Lorenzt"ucap Pelayan tokoh
"Hm"ucap mereka
"astaga,mereka sama sama cuek"batin pelayan tersebut
"Ini Tuan Nona,cincin pesanan kalian"ucap nya menyodorkan beberapa kotak cincin beserta cincin cincin yang indah di dalam nya
"kami memang sengaja menyediakan tiga pasang cincin sekaligus untuk kalian,agar kalian bisa memilih nya sendiri"ucap pelayan tersebut
Mendengar itu Nathan pun menoleh ke arah Zella.
"mau yang mana?"tanya nya
"ntar dulu,aku liat dulu"ucap Zella
Mata nya berbinar kala melihat sepasang cincin yang indah dan mewah...Sudah ku katakan bukan di eps sebelum nya bahwa Zella itu orang yang paham dengan fashion
"Kamu suka yang itu?"tanya Nathan yang melihat raut wajah bahagia Zella
"hm aku suka yang ini,aku pilih yang ini aja"ucap Zella
"baik,mbak kami ambil yang ini"ucap Nathan
Setelah Mereka mendapatkan cincin pernikahan,mereka pun meninggalkan toko tersebut,Nathan menghantarkan Zella pulang karena permintaan Zella sendiri,sebenarnya Nathan masih ingin menghabiskan waktu nya dengan Zella..tapi apalah daya gengsi nya itu terlalu tinggi untuk mencegah Zella
Bersambungg
__ADS_1