
"Hai Zella"Ucap Pria itu
Deggg
Zella sangat mengenal Suara Ini,suara orang yang sangat zella benci,suara orang yang selama satu tahun mengisi hati Zella.
Spontan Mereka mengarah ke sumber suara.
"Apa Kabar"ucap Nya
Tidak ada jawaban sama sekali dari zella,ntah mengapa bibir nya terasa Kelu untuk berbicara,Hanya diam mematung tanpa meloneh sedikit pun ke arah sumber suara.Gerak gerik Zella pun tak luput dari pengamatan Nathan.
"Ngapain kamu disini!!"bukan suara dari Zella melainkan dari Vino sang kakak
"bang,aku cuma mau ketemu sama Zella"ucap pria itu yang tidak lain adalah Noval sang mantan kekasih.
"sekarang kamu udah ketemu kan,jadi silahkan pergi dari hadapan Zella"ucap Vino
"Zel,ada yang perlu aku omongin sama kamu zel"ucap Noval menarik tangan Zella
"PERGII!!!"ucap Zella lirih
"gue mohon"ucap Noval
"gue bilang pergi ya pergi!!!"ucap Vino
"siapa sebenarnya orang ini?"batin Nathan
"kenapa kedatangannya seperti membawa pengaruh buruk untuk Zella?"
"Pergi dari hadapan gue!!"ucap Zella tanpa menoleh ke arah Noval
"oke,aku bakal pergi"ucap Noval Pasrah
*********
Hari Hari sudah di lalui,Tanpa terasa Sudah Penaikan Kelas Tiga Untuk Siswa siswi kelas XI,begitu pun Zella Sudah enam bulan berada di ibu kota membuat dia terbiasa dengan lingkungan itu,Zella anak yang mudah bergaul jika ia merasa orang itu baik.Tidak memandang bulu jika berteman.
Lain Hal dengan Nathan,yang sudah berapa bulan terakhir menjauh dari zella,ntah alasan apa yang dia simpan sehingga menjauhi sang cinta pertama nya itu.Masalah Taruhan?oh itu sudah lewat,Nathan dan Bili sudah Deal untuk tidak jadi mengadakan Taruhan tersebut.Tidak ada untung untuk Nathan melanjutkan taruhan itu,Toh!!Bili juga tidak mendapat kan informasi lengkap yang Nathan mau.
Jika Nathan sedikit menjauh,Lain hal nya dengan Dimas yang setiap hari semakin perhatian dengan Zella,Karena Di Kelas dua belas ini dia mendapat ruangan yang sama lagi dengan zella.itu membuat nya semakin bersemangat untuk mendapatkan Zella.
Semenjak Kemenangan sekitar tiga bulan yang lalu,membuat seisi sekolah heboh,Dan lebih mengenal Sosok Zella,yang sebelum nya orang pikir bahwa Zella hanya tenar karena Paras yang begitu cantik,maka sekarang mereka tau,bahwa selain paras yang cantik seorang Zella adalah orang yang pintar dan cerdas.Masih Banyak orang yang tidak tau bahwa ia adalah Cucu Perempuan sematawayang dari Konglomerat Lorenzt tersebut.
Seperti Hal Nya Hari ini adalah hari pertama untuk Zella dan yang lain memasuki kelas baru nya di tahun ajaran yang baru.Zella masih satu kelas dengan Ara,Vani juga Della dan tentu nya Dimas Sang ketos.
__ADS_1
"Hai Zel,apa kabar?"ucap Dimas kepada Zella
"Emmm,baik"ucap Zella
"kemaren Lo liburan nya pulang ke Bandung Ya?"tanya Dimas yang di balas hanya anggukan kepala Dari zella
Mengingat Liburan nya di Bandung tentang pembicaraan Sang Kakek Dan sang Papa kepadanya pun merasa kesal.Seketika raut wajah nya pun murung.
Flashbeck On
Di Sebuah Kota B di sebuah Mension Mewah nan megah yang berwarna kan Gold dengan ratusan pekerja di dalam nya,tidak dapat di pungkiri megah rumah tersebut sebesar apa?Yah nama nya juga pembisnis dunia Asia yang menjulang tinggi!!
Seluruh Keluarga Tampak pada meja makan panjang yang berwarna Gold tersebut,menyantap makanan yang lezat yang di buat oleh para koki di Mension itu.
"Kakek Mau bicara sama kamu"kata sang kakek yang umur nya sudah lansia,akan tetapi masih terlihat gagah jika di banding orang seusia nya.
"Hm,bicara saja kek"ucap sang cucu yang tak lain adalah Zella Sang Cucu perempuan semata wayang dari kakek Lorenzt
Suasana tampak hening,mereka yang tadi nya sibuk dengan santapan pun menghentikan kegiatan nya.
Di Meja itu ada Papa Arwin,Mama Arini,Bang Vino.
"Kamu belum punya pacar?"tanya sang kakek
Zella pun terkejut dan merasa bingung?kenapa kakek nya tiba tiba menanyakan hal seperti itu?
"Kenapa kakek menanyakan hal itu?"tanya Zella dengan sopan
"Kamu mau mengabulkan permintaan kakek yang sudah tua ini?kakek tidak tau kapan ajal kakek menjemput,tapi kakek rasa umur kakek tidak akan lama lagi"ucap kakek Lorenzt dengan Sendu
"kakek!!apa yang kakek bicarakan?kenapa kakek bicara seperti itu?apa kakek punya penyakit?"tanya Zella dengan khawatir meski tak dapat di pungkiri perkataan dari sang kakek membuat nya kesal
"iya kek,kakek tidak boleh bicara begitu"ucap Vino yang sejak tadi menyimak
Lain Hal nya dengan Arwin dan Arini yang sudah tau apa dan kenapa bagaimana alur yang di singgung oleh sang kakek.
"kakek hanya bicara saja nak"ucap nya
"apa Zella mau menuruti ucapan kakek?"tanya nya sekali lagi
"kakek mohon kali ini aja sama Zella"lanjut nya
"kakek,kakek kenapa sih?kok jadi gini?kan kakek tau apa pun yang kakek minta dari zella pasti akan Zella penuhin,Zella selalu menurut apa yang di katakan sama kakek kan?"ucap Zella yang di balas angguk an kepala dari sang empuh nya
"jadi Pasti Zella mau menuruti kata kakek"lanjut nya
__ADS_1
"apa kamu janji nak?"tanya kakek Lorenzt
"Zella janji kek,apa pun yang kakek minta pasti akan Zella kabulin"ucap Zella di Sertai senyuman tulu
"kakek mau menjodohkan kamu dengan cucu teman lama kakek,kakek dulu sudah berjanji jika cucu kami akan berjenis kelamin berbeda,maka akan kami jodohkan,sebelum nya persyaratan itu dulu untuk anak kakek yang tak lain adalah ayah mu dan anak nya,tetapi anak kami lelaki semua,baru ada Tante Rina tapi Tante Rina waktu itu sudah punya Pacar yang tak lain adalah papa nya Kenan,Berhubung kamu belum punya pacar jadi kamu harus menerima perjodohan ini kan nak?dan mau menikah muda dengan cucu teman kakek?"ucap kakek Lorenzt panjang lebar seraya menatap cucu nya itu
Zella terkejut kembali mendengar penuturan yang di berikan oleh kakek nya,
Perjodohan?Nikah Muda?apa apan ini?Zella bahkan baru akan masuk kelas tiga SMA lantas harus menikah di umur yang bahkan 17 tahun saja belum sampai?akan jadi apa pernikahan nya nanti?pernikahan bukan lah sebuah permainan bukan?pikir Zella.
"Tapi kek,Zella masih sekolah,bahkan dua minggu lagi baru akan memasuki umur yang ke 17 tahun kek,bagaimana rumah tangga nya nanti?pernikahan bukan lah mainan kek!"Protes Vino yang merasa salah dengan perkataan sang kakek nya itu.
"diam dulu kamu Vino,aku lagi bicara dengan adik kamu,bilang saja jika kamu cemburu bukan?karena adik mu akan mendahului mu menikah nanti?"ucap Lorenzt
"bukan seperti itu kek,Tapi...."belum selesai perkataan Vino langsung di potong oleh kakek
"bagaimana nak?kamu mau kan?kamu kan sudah janji sama kakek?"ucap Kakek Lorenzt tanpa memperdulikan Vino yang akan protes kembali
Pertanyaan itu membuat Zella sadar akan lamunan nya sedari tadi.Zella pun bingung harus menjawab apa?di satu sisi dia tidak mau di jodohkan dengan orang yang sama sekali tidak ia kenali?atau cucu teman kakek nya itu sudah om om kah?atau gimana lah?ia tidak ingin menikah karena terpaksa!ia ingin menikah dengan orang yang dia cintai nanti nya.Tetapi di lain sisi dia sangat menyayangi kakek nya dan sydah berjanji untuk mengabulkan apapun yang di minta oleh sang kakek,hanya ada satu kakek yang ia miliki saat ini,bahkan nenek pun dia sudah tidak ada..Dia benar benar bingung saat ini apa yang harus ia jawab,harus kah ia menerima nya?tapi dia takut jika nanti pria itu mempunyai wanita lain atau lebih tepat nya memiliki kekasih mungkin?.
"tapi kek...bagaimana jika orang yang akan di jodohkan dengan Zella itu sudah memiliki kekasih?"tanya Zella
"tidak!!kakek tau dia tidak memiliki kekasih,Papa nya langsung yang bicara dengan kakek"ucap Kakek Lorenzt kekeh
Zella Pun menoleh ke arah sang papa dan mama nya yang sedari tadi mengunci mulut nya untuk tidak berbicara.Ada apa ini sebenar nya?kenapa seperti ini?batin nya
Kedua orang tua yang mendapat tatapan pertanyaan dari anak nya pun,menganggukkan kepala pertanda memberi persetujuan.tapi Zella sedikit kecewa akan hal itu.
"tapi kek,Zella masih muda seperti yang bang Vino bilang tadi?bagaimana jika nanti Zella hamil dan belum mencapai cita cita Zella,kakek tau kan Zella dari kecil ingin sekali mencapai cita cita Zella menjadi dokter?lagian bagaimana jika nanti Zella sudah menikah?apa kah Zella akan tetap sekolah?bagaimana jika teman teman Zella tau dan mereka pikir yang tida tidak tentang zella"ucap Zella gelisah
"Masalah itu kamu tidak perlu khawatir nak,Kakek sudah mengatur semua nya,Kamu akan tetap sekolah dan teman teman mu tidak akan mengetahui jika kamu nanti sudah menikah,semua informasi tentang pernikahan kalian akan di tutup rapat,kita adakan secara sederhana saja,jika sudah lulus kuliah dan mencapai cita cita,baru lah kita mengadakan resepsi besar besaran untuk pernikahan kalian.Kalau untuk kebutuhan batin jika kamu belum siap,maka akan kakek pastikan dia tidak akan menyentuh kamu sebelum kamu siap memberikan nya"ucap kakek Lorenzt panjang lebar
Mendengar itu pun ada rasa bimbang di hati Zella.Apa dia terima saja perjodohan ini?Papa mama nya juga mendukung keputusan kakek nya,hanya bang Vino yang ada di pihak nya.
"Hm....."hembusan nafas panjang dari zella
"baiklah kek,aku akan menerima perjodohan ini apa yang kalian lakukan pasti yang terbaik"ucap Zella benar benar pasrah
"beneran nak?"tanya sang kakek dengan wajah berseri kesenangan
"iya kek"ucap Zella
"Loh dek!!!kamu yakin?"ucap Vino
"hm,gitu deh"ucap Zella
__ADS_1
Bersambung
Maaf Ya Guys,Eps kali ini alur nya acak acakan,karena author mau mempercepat jalan cerita nya!!!Maaf Jika ada Typo🙏🏻