Love In School

Love In School
Eps.35 Sabar Nathan!


__ADS_3

Blushh


Pipi Zella merona mendengar kata kata Nathan itu.


"astaga pipi gue panas"batin zella


"Dih..merah ih pipi nya,malu yah hahahaha"Nathan tertawa


"apaan sih nggak jelas amat lu jadi orang"ucap Zella


"nggak papa kali zel"ucap Nathan


"Bomat"ucap Zella ketus


"apaan tu bomat?tomat?"ucap Nathan


"Bodoh amattttt"ucap Zella berlalu


********


Hari Hari Sudah berganti,Minggu pun sudah berganti bulan yang berlalu,Kedekatan Zella dan Nathan sudah menaiki satu level,jika sebelum nya sebelas,maka sekarang level dua belas.Lumayan lah dari pada tidak ada perkembangan sama sekali kan?Sudah lah..mereka mungkin sengaja tidak ingin terlalu dekat,atau mungkin saling gengsi?aghhh memikirkan nya membuat author pusing


Seperti saat ini,Zella yang sedang menerangkan materi tak di hiraukan oleh Nathan sama sekali yang kini tengah duduk di samping zella,Karena mereka akan melaksanakan Ulangan tengah semester besok,Nathan meminta Zella untuk mengajari nya Matematika berhubung besok itu adalah jadwal nya,tetapi ia sendiri sibuk menatap wajah ayu Zella.Dan perlu kalian catat,Nathan sebenarnya adalah orang yang pintar dan berotak pada saat ia masih Sd,saat ia SMA ia tak lagi menekuni pelajaran nya,ntahlah karena apa,yang pasti tak ada yang sekedar bilang"Nathan kamu belajar dulu"sebenar nya dulu pernah sang mama Sintia berbicara seperti itu,tetapi tak di hiraukan oleh Nathan,alhasil mama Sintia berhenti menegur nya.Sekarang?apa ini?dia sendiri yang ingin belajar dan itu karena Zella yang mengajari nya.Sungguh ini semua demi Zella ia lakukan.


"Nathan kalau orang jelasin itu di dengerin di pahami,bukan malah liatin gue"ucap Zella kesal


"Lo cantik soal nya"ucap nya enteng


"Astaga,Lo lama lama bikin gue muak tau nggak"ucap Zella ketus


"Yah...jangan dong,kita baru dua bulan menikah,kok Lo udah muak aja sama gue"ucap Nathan memelas


"makanya jadi orang tu yang serius"ucap Zella ketus


"oke oke,gue bakal serius"ucap Nathan


"Lo sebenarnya punya cita cita nggak sih,sekolah meleha leha,belajar nggak bener"gerutu Zella


"Punya!!Cita cita gue adalah...."terjeda


"membuat Lo bahagia"sambungnya dengan menaik nurunkan alis sembari tersenyum jenaka


"Huhfttt,serah nat,Lo dapet nilai 0 gue udah nggak peduli"ucap Zella yang kini telah membuka Buku Fisika.


"emang Lo peduli ya sama gue?"Goda nathan


"......"


"Gue bercanda Zell"ucap Nathan


"......"


"Zel"panggil Nathan


"...."


"Lo marah sama gue?"tanya Nathan


"pikir sendiri!!"ucap Zella ketus


"shittttt...gawat,jangan sampai Zella marah,bisa meriang gue"batin Nathan


Nathan pun memikirkan bagaimana cara meredam marah nya Zella itu,sampai suatu ide pun muncul


"AHA!"


"Gimana kalau kita taruhan?"tanya Nathan


Mendengar perkataan Nathan Zella mengalihkan pandangan nya kepada sang empuh yang tadi berbicara.


"kalau gue bisa masuk tiga besar di kelas gue,Lo harus penuhin permintaan gue..Gimana?"ucap Nathan percaya diri


Kening Zella mengerut

__ADS_1


"Satu permintaan"ucap Zella cuek


"oke deal"ucap nathan menarik tangan Zella


**********


Nathan dan Zella hari ini berangkat bersama,Nathan membawa Zella sampai di parkiran,sebenar nya Zella biasa nya kalau nebeng dengan Nathan ke sekolah pasti turun di tikungan karena takut orang lain tau apa hubungan mereka.


Oh iya,Sekedar pemberitahuan Geng Zella maupun Geng Nathan sudah tau kalau mereka sudah menikah.Zella dan Nathan memang sudah menceritakan nya karena mereka tidak mau terus terusan main belakang di belakang teman teman nya itu,Kecuali Pada Dimas!!Ingat garis keras,,sebenarnya Nathan sempat ingin memberitahu Dimas bahwa Zella sudah menikah dengan nya,dan harus menjauhi Zella yang notabene nya sudah menjadi istri nya itu,tetapi Zella melarang nya,Zella takut nanti Dimas akan menyebar luaskan berita itu.


"Pagi Zel"ucap Dimas


"Lo kenapa bisa bareng Nathan?"pertanyaan itu lolos di bibir pria yang sangat mengagumi Zella itu


"Jelas bareng!!!orang dia itu istri gue,tinggal satu atap satu kamar!"batin Nathan mengeram kesal


"Oh,Hm....tadi ketemu di jalan,mobil gue pecah ban,jadi ada dia,yah nebeng deh,dari pada gue telat UTS"ucap Zella


"Lo kan bisa telpon gue"ucap Dimas dengan percaya diri nya


"heh..kenapa juga Zella harus telpon Lo bang**t"ucap Nathan kesal


"Loh..kok Lo marah?,apa salah nya?"tanya Dimas curiga,sebenar nya Dimas tau bahwa Nathan itu menaruh hati terhadap Zella,tetapi ia menganggap hal itu remeh mengingkat Nathan dan zella tidak pernah dekat,tetapi nampak nya sekarang ia tak bisa menganggap remeh lagi pria satu ini.


"Ya jelas gue marah,gimana nggak marah kalau is..."ucap Nathan terputus


"Awwww"Nathan memekik pelan


"sakit,kok Lo nginjak kaki gue sih"ucap Nathan kepada Zella,sedangkan lawan bicara hanya tersenyum simpul


"udah mau bel,gue duluan ya,bayyy"ucap Zella


"Zell,tunggu gue mu bareng Lo ke kelas,kita kan satu kelas"ucap Dimas mengejar langkah Zella


"bang*at!!!ingin sekali ku memenggal kepala Lo saat ini juga"batin Nathan bergemuruh


"Huftt,Sabar Nathan,sabar!!"ucap Nathan


"Apa lagi ini?"batin Nathan bertanya kesal


Nathan tak mengubris sapaan itu,ia bergegas saja meninggalkan Gadis itu.


"Nathan kok aku di tinggal"ucap Gadis itu yang tak lain adalah olive sang pemuja Nathan sedari SMP


********


Zella telah selesai mengerjakan UTS terakhir nya pada saat ini,kurang dari dua puluh menit waktu yang tersisa ia telah keluar dari ruangan itu.


"Huhfttt"Zella menghela nafas


"Gimana zel?lancar nggak?"tanya pria itu yang tak lain adalah Dimas mantan ketua OSIS yang kini menjabat sebagai ketua kelas.


"Hm"ucap Zella


"Zel..Lo kok cepet bener jawab tadi?Lo yang terlalu pinter atau gue yang terlalu oon ya?"tanya sang teman heboh,orang itu adalah Vani


Vani dulu sebenar nya sempat kecewa karena Orang yang ia idolakan sekarang tak bisa lagi ia gabai,alias sudah menikah dengan sahabat nya sendiri yaitu.


"Haha Lo mah lebay Van"ucap Zella tertawa ringan


Dimas sempat terpaku dengan tawa itu walaupun tak selespas tawa tawa orang lain.Mengingat Zella sangat jarang tertawa bahkan senyum di depan nya,walaupun tawa itu bukan di sebab kan oleh dia.


"masih Vania lama zel"ucap Ara dengan di susul tawa ringan


"Eh Lo balik bareng Nat..."ucap Della terpotong karena langsung di bekap oleh Zella


"than"batin Della melanjutkan


"Nat?"tanya Dimas


"Natasha Wilona"ucap Della


"Natasha Wilona?yang pemain film itu?"tanya Dimas bingung

__ADS_1


"nama nya juga halu dim,jangan di bawa serius amat"ucap Vani


"Ohhh"ucap Dimas


"Lo pulang bareng siapa zel?"tanya Dimas


"eh itu gue,pulang naik taxi"ucap Zella membuat Della mendelik


"Bareng gue aja"ucap dimas


"Zel Lo lupa kalau Lo punya janji sama kita buat ke mall?"tanya Ara mengada ngada


"Oh iya,sorry ya guys gue lupa"ucap Zella yang mengerti maksud Ara


"makanya zel,otak Lo jangan kebanyakan rumus"ucap Vani cekikikan


"oh ya udah,kalau gitu gue duluan ya"ucap Dimas


"okeee"ucap mereka bernafas lega


********


Nathan💌


"Lo dimana?"


My Wife❤️💌


"Gue udah di lobi,Lo dimana?"


Nathan💌


"Di hati mu🤗"


My Wife❤️💌


"Seriuss!!!!"


Nathan💌


"Udah di mobil"


My Wife❤️💌


"Oke"


******


"Lo ngapain aja lama?"tanya Nathan saat Zella sudah masuk ke dalam mobil nya itu


"Ngibulin Dimas dulu"ucap Zella


"Lagi?"tanya Nathan geram,Yahh...memang sering kali Zella berbohong kepada Dimas supaya Dimas tidak kekeh mengantar nya pulang,dan tak curiga bahwa Zella akan pulang bersama Nathan


"Lo nggak capek bohong terus?dosa Lo nambah Lo"ucap Nathan


"yah mau gimana lagi"ucap Zella


"gimana kalau gue aja yang bilang ke dimas kalau kita udah nikah,biar dia nggak ganggu Lo terus"ucap Nathan pada akhirnya lolos lagi dari bibir nya itu


"Nathannnn...nggak sekarang,gue takut kalau nanti dia bakal nyebarin hal pribadi kita ini kepada semua orang"ucap Zella


"Aisshhh"ucap Nathan kesal


Melihat itu Zella jadi tak enak hati


"Nanti kalau waktu nya udah tepat,gue bakal ceritain semua nya ke dimas,biar dia nggak ganggu gue lagi"ucap Zella


"Hm"Nathan berdehem


"marah kah?"tanya zella dalam hati


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2