Love In School

Love In School
Eps.22 Demi Zella


__ADS_3

Keesokan Hari Nya


Nampak seorang pria yang kini menatap diri nya di pantulan cermin.Jika kalian mengira Pria itu adalah Nathan yah..memang itu adalah Nathan.Ia sudah bangun pagi pagi buta di hari ini tepat nya jam 06:00 wib.ia sudah siap dengan setelan sekolah nya.Ntah setan apa yang kini tengah merasuki nya?Ehh mana ada setan yang membawa manusia ke jalan lebih baik bukan?lalu siapa kini yang telah berani memasuki raga nya Nathan?ohhh sungguh memikirkan hal itu membuat pusing.


"Aku harus menjadi lebih baik mulai sekarang"


"Aku nggak mau Karna sikap ku yang Badboy akan menjadi Boomerang bagi pernikahan ku dengan zella nanti"


"Mulai saat ini,aku harus mengalai Dimas sang ketos,jangan sampai Zella ku terpesona dengan keteladanan nya"Gumamnya menatap pantulan tubuh nya di cermin.


Bagaimana tidak,pakaian nya saat ini benar benar rapih,baju seragam sekolah nya saja masuk dalam?menandakan bahwa ia saat ini adalah anak teladan.Memakai dasi seragam pun tidak ia tinggalkan.


"Zella I'm coming honey"ucap nya dengan semangat


*****


Di lain sisi,tepat nya di sebuah kamar bernuansa kan silver gold,seorang gadis dengan badan bak model,tengah bersiap memakai seragam sekolah nya.Gadis itu memang anak teladan dan taat peraturan.hingga jam 06:00 sudah siap itu sudah menjadi hal yang biasa bagi nya.


"Queen makan dulu"ucap Arini sang mama


"Iya mah bentar"ucap Zella


Sepoles Lipblam di oleskan oleh Zella di bibir ranum nya.


"Oke perfect"ucap nya sembari menatap pantulan wajah nya di cermin.


Zella pun menuju lantai dasar dengan menggunakan lift di Mension nya itu.jangan heran jika di dalam rumah nya memiliki lift,karena mengingat bahwa orangtua nya adalah seorang pembisnis menjulang tinggi di benua Asia ini.


"Pagi mah"ucap Zella


Iya,memang Zella hanya menyapa mama nya,karena ia tidak melihat keberadaan sang papa nya di meja makan kini.


"Pagi sayang"ucap Arini


"Papa mana mah?"


"Papa kamu lagi keluar kota"


"oh"


"yaudah makan dulu"


"oke deh mah"


Selesai Zella dengan sarapan nya,ia pun pamit kepada sang mama tercinta nya untuk berangkat sekolah.


"Mah,Zella berangkat dulu ya"ucap nya sembari menyakini tangan Arini


"Iya sayang hati-hati ya,jangan ngebut"


"iya mah"


"oh iya,mama hampir lupa lagi!!,pulang sekolah nanti kamu ke toko perhiasan ya,buat ngambil pesanan cincin pernikahan kalian nanti"ucap Arini


"harus hari ini yah ma?"


"iya sayang,mama udah bilang ke Nathan kok"ucap nya


"oke deh mah,Babay Zella berangkat"

__ADS_1


"dahh"


*****


Disini lah Nathan kini di sekolah milik keluarga nya itu,ia saat ini tengah duduk di kelas nya padahal baru pukul 07:00,ntahlah,inti nya sekarang!!setiap pasang mata yang menatap ke arah nya terheran heran dengan muka terkejut nya.


"*itu beneran sih Nathan?"


"kayak nya iya"


"kok bisa dia Dateng sepagi itu"


"mencetak rekor baru*"


Sudah banyak bisik bisik tetangga dari para murid membicarakan nya,tetapi Nathan seolah acuh akan hal itu,karena ia sudah bertekad untuk menjadi lebih baik demi untuk sang pujaan hati nya,sudah cukup tempo hari saja ia di ancam oleh Zella membocorkan informasi bahwa Nathan adalah seorang anak yang pembangkang kepada keluarga Zella,ia takut!!ia takut jika hal itu jadi kenyataan,dan orang tua zella akan membatalkan perjodohan mereka.Sudah lah dia memang sudah sangat mencintai zella.


Ting Ting Ting


Bel pertanda kan Masuk sudah berbunyi,Semua siswa siswi pu masuk ke kelas nya masing masing.


Tak tak tak


bunyi langkah seorang guru memasuki kelas Nathan yaitu kelas XII IPS 5,kelas legend bagi para guru.


"Selamat Pa..."belum sempat guru itu melanjutkan kata nya,ia di buat terkejut,melihat seorang siswa yang notebane nya seorang Badboy kini tengah duduk rapi menghadap kedepan layak nya murid teladan.Bukan hanya Guru itu saja sahabat nya yaitu Bili dan juga Rio juga heran melihat sahabat nya itu.


"Tunggu dulu!!Itu beneran Nathan anak yang punya sekolah ini kan?"tanya guru itu


"iya pak,itu bener Nathan"ucap murid yang lain


Mendengar pertanyaan sang guru pun,Nathan mengangkat alisnya sebelah pertanda bingung?mengapa guru itu menanyakan hal konyol seperti itu?apa guru itu rabun?pirir nya


"Apa maksud bapak?"ucap Nathan


"Tumben sekali kamu masuk di mata pelajaran saya"ucap guru itu


"ada yang salah?"tanya Nathan


"nggak ada sih,lebih bagus malah"ucap guru itu


"Ahh sudahlah lebih baik kita belajar"lanjutnya


Yah..Memang Nathan adalah orang yang jenius,tetapi soal Pintar?..ia memang pintar tetapi itu dulu..saat ia SD saat dimana kasih sayang orangtua masih sedikit ia rasakan,saat ia SD ia mendapat banyak penghargaan akan perlombaan akademik yang ia raih,berbeda pada saat ia SMP,di mulai dari smp lah sikap malas untuk belajar itu timbul,ia berpikir sebanyak apapun ia meraih prestasi pasti itu tidak akan di lihat oleh sang papa nya.papa nya tetap saja sibuk,bahkan sangat jarang memuji kemampuan anak nya.Sudahlah...sejak saat itu ia malas untuk belajar,bahkan malas untuk ke sekolah.


Baik Kita beralik keKelas teladan,kelas XII IPA 1,kelas yang selalu menjadi panutan bagi kelas kelas lain nya.Di sini terdapat sang bunga sekolah yang kini tengah mengerjakan soal Fisika dari guru nya yang tak lain adalah Bima.


"Baik,selesai pak"ucap Zella mengembalikan spidol


"Terimakasih,kamu boleh duduk kembali"ucap Bima


Bima,Dimas,Mau pun Iqbal sang anak dari kelas sebelah,masih saja sering mendekati Zella,ntahlah menurut mereka saat ini Zella lah yang menarik di mata mereka.Mereka begitu terpesona akan look yang di pancar kan dari aura Zella,Seorang yang tegas,mandiri,cantik,pintar dan kaya.sungguh kaum Adam mengidola kan sosok Zella.


"baik,setelah saya periksa,jawaban yang di jawab oleh zellah benar!!"ucap Bima sembari tersenyum kearah Zella


"Cihhh,Tebar pesona aja tu om om"batin Dimas yang geram dengan tingkah Bima


"Terimakasih Pak"ucap Zella


****

__ADS_1


Ting Ting


Bel istirahat berbunyi


"Huffttt,rasa nya ****** ku sangat pegal duduk sedari tadi,di kursi besi ini"batin Nathan


"akhirnya istirahat juga,kalau bukan demi Zella,aku pasti nggak bakal anteng di kelas ini"batinnya


"Baik lah,pertemuan kali ini cukup sampai di sini saja,kita lanjutkan di pertemuan selanjutnya"ucap Guru sembari berjalan meninggalkan kelas itu


"baik pak"ucap siswa siswi


Zella dan teman teman nya kini telah duduk di kantin,di sana ada Ara,Della,Vani dan juga teman laki laki menurut nya yaitu Dimas,menurut Zella?jika menurut Dimas?Oh ayolah Dimas sedari dulu mencoba pdkt dengan Zella,tetapi tak di tanggapi,Zella hanya beranggapan bahwa Dimas dekat dengannya hanya untuk sebagai teman dan bukan sebagai pacar.


"mau makan apa zel?"tanya Dimas kepada Zella


"hm,apa ya?kalian pada mau makan apa?"pertanyaan di lempar kepada Ara,Della,dan Vani


"Ikutan aja,biar cepet"ucap mereka


"Mie ayam aja yah?trus minum nya jus jeruk aja"ucap Zella


"oke gue yang ngantri"ucap Dimas


"makasih dim"ucap Zella


"hm,apapun"ucap Dimas?apapun?apapun apa maksud nya itu?


"maksud Lo?"tanya Zella


"nggak,yaudah gue ngantri dulu"ucap Dimas memilih menghindar


Tak tau kah mereka?bahwa seorang yang tengah mengamati interaksi mereka sedari tadi tengah mengepalkan tangan nya karena marah,atau mungkin cemburu?pada adegan itu.


"berani berani nya Lo deketin milik gue"batinnya


"nggak bakal bisa yang dapetin dia kecuali gue"batinnya


Byurrrr


Seseorang tengah menumpahkan Segelas Jus kebadan zella yang belum sempat menghindar,jangankan menghindar?ia saja tidak tau bahwa ada orang yang datang langsung menyiram pakaian nya seperti saat ini.


"Shitttt,Apa maksud Lo nyiram gue ha!!!"bentak Zella kepada orang itu yang ia ketahui adalah seorang perempuan


"salah siapa berusan dengan gue"ucap Perempuan itu


"berurusan sama Lo?gue bahkan nggak tau seluk beluk Lo"ucap Zella sinis


"Lo udah rebut pacar gue"ucap perempuan itu


"pacar?Upas sorry siapa pacar Lo?apa laku wanita kayak Lo ini?"ucap Zella dengan tajam


"LO!!!!Berani Lo sama gue ha!!!"ucap Perempuan itu geram


"APA?Siapa orang yang Lo akui sebagai pacar Lo itu?hahaha apa ada orang yang mau pacaran dengan iblis?"ucap Zella ketus


"Pacar gue itu adalah....


Bersambungg

__ADS_1


__ADS_2