
"Aku Akan Menceritakan Kisahku,Kisah Masa Lalu yang Amat banyak Lika liku di kehidupan ku."
~Queen Zella~
Aku Terlahir Dari Sepasang Suami Istri Yang Bernama Arwin Leonda Lorenzt Dan Arinias Dewi Agung.Penyatuan Kedua Orang Tua ku adalah penyatuan dua keluarga konglomerat,Papa Ku terlahir dari keluarga Lorenzt sedangkan Mama ku terlahir dari keluarga Agung,Aku memiliki seorang Kakak yang sering ku sebut dengan kata Abang yang bernama Vino.Sungguh Sejahtera Keluarga Ku dengan bergelimangkan Harta Dan Kasih Sayang Dari Kedua Orang tua ku,kakek,serta Kakak ku Vino,dan Kakak Sepupu ku Kenan serta para keluarga ku yang lain juga begitu menyayangi ku,Mereka sangat memanjakan ku selalu membuatku bahagia,Mereka Sering memanggil ku dengan sebutan Queen karena bagi mereka aku adalah ratu mereka?yang keinginannya harus terpenuhi seutuhnya apa pun itu dan tentu nya itu mutlak.
Tapi Tunggu...Aku Masih Punya Satu Sepupu Lagi Dia Bernama Justin,tetapi dia tidak terlalu akrab dengan ku,mengingat kami tidak terlalu sering bertemu,karena ia menetap di luar negeri karena mama nya atau adik dari mama ku menikah dengan orang luar negeri.Tapi tetap saja ia menyayangi ku sebagai satu satu nya adik perempuannya nya,mengingat dari kedua belah pihak kakek ku hanya aku lah cucu perempuan mereka satu satu nya.
Mempunyai harta yang berlimpah serta kasih sayang yang melimpah dari keluarga ku tidak membuat semua orang menyukai ku,bahkan banyak orang yang iri akan hal itu.Dari kecil aku selalu di manja sehingga aku terbiasa di manjakan,tetapi keluarga ku tidak mempermasalahkan sikap ku ini.Aku selalu di sorot oleh awak media TV selalu di kejar oleh para paparazi,itu tidak membuat ku risih karena aku adalah orang yang ramah maka aku tidak bisa menolak jika di wawancarai.
Sampai Akhirnya ketika aku memasuki bangku Sekolah Dasar tepat nya kelas Lima SD aku mempunyai Dua Sahabat yang bernama Seli dan Kia,Oh Iya Aku melupakan sosok sahabat laki laki ku di masa kecilku.Dia bernama Devan aku memanggilnya dengan sebutan kakak,karena perbedaan umur kami yang terpaut satu tahun.Aku selalu bersikap manja kepada kak Devan sewaktu aku SD dia lah yang sering menemaniku kemanapun aku mau dia adalah sosok kakak sekaligus sahabat bagi ku saat Sd .
Sampai Akhirnya Suatu kejadian mengenas kan terjadi kepada ku.Aku di culik oleh preman preman saat aku bersama kak Devan sedang bermain di taman,bukan hanya aku yang di culik tetapi juga kak Devan,kak Devan sempat menghajar preman itu tetapi apalah daya kekuatan bocah kelas Enam Sd melawan lima preman sekaligus.Aku dan Kak Devan di jadikan Sandera,Tetapi tunggu!!!..di dalam ruangan itu juga ada satu bocah lagi,dia duduk di sudut ruangan berdiam diri tidak memberontak.
"hikss hikss Mama Papa Abang,tolong queen hiks hiks"ucap ku Isak ku mecah memenuhi ruang sandera kami
"DIAM LAH BOCAH,ATAU AKAN KU BUNUH KAU SAAT INI JUGA"ucap salah satu preman itu.
"Tolong Keluarkan kami dari sini om,om mau apa?apa salah zella om?"ucap ku dengan polos dengan di Sertai deraian air mata
"zella takutt"lirih nya
Plakk
Preman itu Menampar pipi cabi milik ku,aku menangis rasa sakit dan perih di pipih ku menambah ketakutan ku di tempat itu.Untung nya Kak Devan sedari tadi memeluk ku setidak nya mengingatkan ku bahwa aku tidak sendiri di tempat terkutuk itu.
"DIAM BOCAH"geram preman yang berjaga itu
"Tenang kan Bocah Itu,atau aku bunuh dia sekarang juga"ucap preman itu kepada Devan
"ba..baaikk"ucap Devan gugup,tidak ada yang dapat ia lakukan saat ini selain menenangkan Zella yang masih menangis pilu,luka lebam dia daerah tubuh nya sudah tidak berasa lagi,saking takutnya kak Devan jika benar preman itu akan membunuhku
"queen jangan nangis,ada kak Devan di sini"ucap Devan menenagkan zella
"kak Dev,kapan kita akan keluar dari tempat ini kak?Zella takut"ucap Zella setelah redah menangis.
"secepatnya kita akan keluar dari sini yah,kamu tenang saja"ucap Dev
"nggak usah cengeng jadi orang"ucap bocah di sudut ruang yang masih diam melihat ku yang sedari tadi menangis
"heh..apa maksud mu aku ini perempuan wajar kalau aku takut"kak Dev lihat lah orang itu berani sekali dia mengatakan kalau aku cengeng"ucap Zella mengadu kepada Devan setelah memarahi bocah asing itu
"cihh,..dasar pengadu"ucap bocah itu
"siapa kamu?aku tidak mengenalmu,mengapa kamu mengejek ku"ucap ku kepada bocah itu
"aku tidak suka dengan nya kak Devan,dia itu orang nya cuek,Aku tidak suka dengan orang yang tidak menyayangi ku"ucap ku kepada Devan
"tolong diam lah,biarkan Zella tenang dulu,berhenti mengejek nya"ucap Devan kepada bocah itu.
"oh iya!!siapa nama mu?"tanya Devan
__ADS_1
"Nichol"ucap nya
"oh kenalin aku Devan dan ini Zella"ucap Devan dengan Ramah
"hm"ucap nya
"kamu sungguh cuek"protes Zella
"heiii..terserah aku,mulut mulut ku"ucap Nichol
Duuarrrrr Duarrrrr
Suara petir bergemuruh di Sertai hujan yang lebat itu membuat ku memekik seraya menutup telingaku,aku begitu takut aku meringkuk dengan memeluk lutut ku.
"aaghhhhhkkk"pekik ku yang terkejut sekaligus takut.
tidak ada kak Devan saat ini di samping ku,kak Devan di suruh oleh para penjahat itu untuk membuatkan mereka kopi karena hanya kak Devan di antara kami yang bisa membuatnya.Hal tersebut seharus nya menjadi cara untuk kak Devan bisa kabur,tetapi para preman itu terus mengawasi ka devan.kak Devan pun mengurungkan niat nya.
"hiks hiks tolonggg..aku takutt"ucap ku tersedu sedu
"Heyy...I'm Here"ucap bocah itu yang tak lain adalah Nichol,ia memeluk ku dengan kuat,aku tau dia tadi tertidur mungkin karena suara ku yang menggema dia ruangan tersebut membuat nya terbangun?
"aku takut"ucap ku membalas pelukan Nichol dengan tak kalah kuat nya karena menahan ketakutan
"tenang aku ada disini,kamu nggak usah takut ya"ucap Nichol dengan lembut..aku kira dia tidak bisa bersikap lembut tetapi masih ada sikap lembut dari bocah itu
Suara Petir sudah tidak lagi ada hanya menyisahkan gerimis saat ini.Aku mendongak menatap Nichol yang masih setia memeluk ku dia juga balas melihatku.Aku melonggarkan pelukan ku terhadap Nichol seraya berkata:
"Zella kalau sudah dewasa nanti mau punya pacar kayak Nichol,Zella Nyaman kok di peluk sama nichol"ucap ku yang polos,Apa apaan anak kecil ini sudah main pacar pacaran'batin Nichol,Tetapi sungguh kalau menurut keluarga ku aku ini masih seperti anak TK dengan sikap manja ku,tetapi dengan berani nya aku bicara seperti itu dengan nya.
"Tapi aku tidak mau punya pacar cengeng dan pengadu seperti kamu"ucap Nichol
"berarti kalau Zella sudah tidak cengeng dan tidak pengadu,Nichol mau jadi pacar Zella?"ucap ku,aku tidak tau dapat dari mana kata kata itu,aku hanya sering melihat Film yang mama ku tonton di handphone nya,pacar yang aku pikirkan bukan lah pacaran ala orang dewasa,pacar yang aku pikirkan adalah orang yang mau menjadi sahabat ku dan selalu melindungi ku serta menemani ku.
"hm,nanti akan ku pikirkan"ucap Nichol
Tak lama Kak Devan pun kembali ke ruangan kami tadi hanya membawa satu roti dan satu botol air mineral.
"Zella kamu tidak apa apakan?"tanya Devan kepada ku
"Aku tidak apa apa kak"ucap ku seakan lupa dengan kejadian barusan yang berteriak ketakutan
"kita hanya di beri satu roti saja untuk kita bertiga malam ini"ucap Devan sedih untung saja roti nya cukup besar walaupun tidak sepenuhnya membuat perut ku kenyang
"tidak apa apa,aku tidak usah makan,berikan saja jatah ku dengan zella,dia dari tadi sudah kelaparan"ucap Nichol yang tadi nya mendengar bungi perut keroncong Zella
"ehh nichol nggak boleh,nichol juga harus makan,nanti kalau nichol sakit aku akan sedih"ucap ku dan terpaksa nichol pun memakan jatah nya
Kami membagi tiga makanan itu.walaupun aku masih saja lapar,tetapi itu bisa mengganjal sementara.
Brakk
__ADS_1
Suara pintu terbuka menampilkan dua preman.
"ayo ikut aku bocah manis"ucap preman itu kepada ku
"tidakk,aku tidak mau"ucap ku kembali menangis
"jangan melawan"ucap preman itu menyeret ku
"hiks hiks"tangis ku kembali
Ntah Mengapa sikap ku waktu kecil sungguh sungguh manja dan cengeng,dan Lihat lah saat aku SMA aku acuh tak acuh,cuek,dingin,bahkan malas bicara panjang,sungguh berbanding.Mungkin karena masa pertumbuhan ku mungkin?
Nichol dan kak Devan melawan Preman itu,tetapi ada banyak preman lagi muncul di balik pintu dan menghajar Dave dan nichol.ternyata bukan hanya lima preman di dam markas tersebut.
Di lain sisi keluarga ku Sibuk mencari ku dengan bantuan para polisi dan anak buah papa ku serta dengan kekuatan IT para anak buah ku mereka berhasil menemukan jejak kami dan untung saja kami dapat di temukan,semua preman itu diringkus oleh polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatan bejatnya
Papa ku,Bang Vino Dan juga Bang Kenan yang menemani Papa ku ke TKP,menatap sedih ke arah ku yang saat ini tengah melamun menatap lurus kedepan,dengan mata sembab,dengan baju yang hampir tak berbentuk.
Aku hampir saja menjadi korban pelecehan lima preman sekaligus jika papa ku,Abang abang ku dan para Polisi tidak segera menemukan ku.
Tapi Nass sejak kejadian tersebut aku mengalami trauma yang begitu dalam,sehingga Orang tua ku membawa aku untuk ke luar negeri berobat,hal tersebut membuat ingatan sewaktu itu hilang,memang sengaja di hilangkan oleh orang tua ku tetapi aku tidak sadar akan hal itu,orang tua ku juga tidak pernah menceritakan kejadian tersebut kepada ku,hal itu agar aku bisa menjadi lebih tenang,karena setiap hari nya dulu aku selalu menangis histeris mengingat kejadian itu.
Ada berita yang tersebar akan kejadian itu mengingat akan siapa keluarga ku yang berpengaruh di perbisnisan,ada yang positif ada juga yang negatif,tetapi banyak yang negatif memberitahu kan bahwa aku telah di lecehkan oleh lima preman sekaligus,tetapi dengan kekuasan Papa dan kakek ku semua berita itu di urus tuntas,dan tak meninggalkan jejak sekali pun,orang yang menyebarkan berita pun papa ku jebloskan ke penjara.Mulai saat itu aku di larang untuk memasuki dunia berita dan tak di perbolehkan ada paparazi yang mengejar ku untuk di wawancarai,sampai semua media lupa wajahku karena aku sudah memasuki masa pubertas perubahan pun sedikit banyak nya muncul.
Saat ingatan ku menghilang akan kejadian itu,Bang Vino mengajak ku untuk latihan beladiri,dia sendiri yang mengajari nya,awal nya aku tidak tertarik tetapi lama lama aku menyukai nya,aku akhir nya mengikuti gojo bela diri,sampai aku benar benar puas dengan kemampuan ku.
Aku Masih Berteman dengan kak Devan,karena saat aku amnesia kak Devan lah yang menjadi teman ku,sehingga suatu hari pada saat ia kelulusan Sd ia melanjutkan pendidikan Smp nya keluar negeri mengikuti orang tua nya dan pergi meninggalkan ku.aku sedih tetapi kak devan berjanji padaku bahwa suatu saat ia akan kembali lagi,akhirnya aku merelakan nya.Di Bangku SMP ku tak ada hari hari yang menyenangkan bagi ku,aku hanya terpikirkan untuk belajar saja.
Di Bangku satu SMA tepat nya semester dua,aku di tembak oleh orang yang selalu membuat hari hari ku bahagia semasa aku di SMA itu.Yah!!aku menerima nya karena aku juga menyukai nya,dia bernama Noval Dwi pangga,akan tetapi Keluarga ku tidak memberikan izin untuk aku berpacaran dengan nya,aku selalu mebujuk orang tua ku agar mengizinkan nya,tetapi tidak juga mendapatkan izin walaupun aku selalu membangga bangga kan kekasih ku itu kepada orang tua ku dan juga para Abang abang ku.
Menginjak SMA sikap dewasa ku mulai tumbuh aku sudah tidak semanja dulu lagi,aku sudah bisa membawa mobil,dan tentu saja aku memerlukan Ekting untuk mendapatkan izin membawa mobil ke sekolah,dengan menangis setiap hari selama satu minggu dan akhirnya papa ku mengizinkan ku membawa mobil sendiri setelah aku bisa mengendarainya.tetapi masih banyak para bodyguard yang papa kirim untuk ku mengawasi ku dari jauh.
Sampai akhir nya tepat nya sekitar hubungan ku Satu tahun lebih,aku melihat dengan mata kepala ku sendiri Kekasih yang aku bangga banggakan menduakan aku dengan sahabat ku sendiri yaitu Seli,aku begitu muak dengan semua itu,aku memutuskan Noval dan juga memutuskan Seli untuk tidak menjadi teman ku lagi.
Satu Minggu aku tidak sekolah karena kejadian tersebut membuat ku mengindari mereka,Akhirnya Papa ku menawari ku untuk pindah ke Jakarta dengan alasan nya dia ingin berbisnis di luar negeri takut jika harus meninggalkan aku di rumah mengingat bang Vino selalu kuliah dan menempati apartemen yang ada di dekat kampusnya.Aku menimbang tawaran dari papa ku sampai akhirnya aku menerima nya.
Saat aku telah memasuki sekolah baru ku selama sekitar satu bulan lebih,ada lelaki yang menyatakan perasaannya kepada ku,aku tidak tau itu sungguh atau tidak?yang jelas aku begitu muak mendengar orang yang mengatakan bahwa ia menyukai ku.Yah..Orang itu bernama Nathan yang aku kurang paham dengan asal usul nya aku hanya mengetahui bahwa ia terkenal most wanted dan Badboy di sekolah kami dengan berbagai gosip yang menyangkut di telingaku.Aku mempunyai banyak teman di sekolah baru ku,setidak nya perlahan aku bisa melupakan mantan ku yang brengsek itu.Tak Terasa sudah enam bulan lama nya aku di sekolah baru ku.
Aku BerSikap Manja Hanya kepada orang terdekat ku saja,Jika sudah di luar rumah dan bertemu orang lain,sikap ku akan berubah 180° dari yang asli nya,aku tak tau mengapa aku seperti itu,banyak orang mengira bahwa aku memiliki kepribadian ganda?tetapi tidak!!!Aku memang tidak terlalu menyukai dunia luar aku bersikap cuek,dingin,serta acuh kepada orang lain.Aku sangat tidak suka jika konsentrasi ku di ganggu,aku tidak suka dengan kebisingan suara aku,ada banyak orang mengira bahwa aku ini sombong?tidak...aku tidak sombong aku hanya malas banyak berbicara.kenyataannya begitu lah yang aku alami sejak kejadian Beberapa tahun lalu walaupun ingatan ku di hapuskan waktu itu.
Saat liburan semester tiba,aku kembali ke kota asal ku,semua berkumpul di Mension untuk menyambutku,satu bulan kami libur semester pada saat itu.Aku Terkejut ketika mendengar pernyataan dan permintaan dari kakek ku,bahwa ia akan menjodohkan ku dengan cucu teman nya dan menikah muda saat SMA ini Umurku belum genap 17 belas tahun,Aku tidak bisa menolak akan hal itu jadi aku terpaksa menerimanya.Aku tak tau seperti apa rupa Calon ku nanti,ataukah Hitam?Putih?tinggi?atau putih?tampan?atau buruk?ahhhh aku begitu prustasi memikirkan hal tersebut.
Jika Menurut orang Cinta di Sekolah itu sangat menyenangkan,lain hal nya menurutku Cinta di sekolah itu sangat lah menyakitkan mengingat akan aku terauma akan hal cinta,lalu terpaksa harus menikah pada saat SMA.
Aku pasrah kan semua kisah LOVE IN SCHOOL ku ini kepada Sang kuasa.
~Vazella Lavenia Lorenza~
Bersambung
Kali Ini POV nya Zella dulu Yaaa Reders,belum melanjutkan kisah Love In School nya:)
__ADS_1