Love In School

Love In School
Eps.21 Fiting Baju


__ADS_3

Hari Hari telah berlalu...


Tidak terasa bahwa pernikahan Nathan dan Zella akan di selenggarakan dua Minggu kedepan.Tidak ada pesta meriah tidak ada tamu undangan yang begitu ramai.Pernikahan mereka akan di adakan secara tertutup,hanya orang orang penting saja yang akan datang.


Seperti saat ini,Sepulang dari sekolah Zella dan Nathan menuju butik keluarga Lorenzt karena atas permintaan kakek nya Zella. untuk melakukan fiting baju pengantin mereka.


💌+62****


"Zel Lo di suruh pulang bareng gue"


Zella❤️✨


"siapa?"


💌+62****


"Calon imam Lo"


Zella❤️✨


Read


📲📞+62***....


"Ishh siapa sihh,atau Nathan?"batin Zella


"angkat nggak ya?"


"angkat aja dehh"


"Hallo"


"Lo di suruh pulang bareng gue,mobil Lo tinggal aja"ucap Nathan di sebrang sana


"ngapain gue pulang bareng Lo?"ucap Zella


"kita mau fiting baju,kata Tante Arini dia lupa kasih tau Lo"


"Oh oke,Lo di mana?"


"gue udah di mobil gue"


"Mobil Lo yang mana?Lo keluar dulu"


"iya gue udah keluar"


Tut


Panggilan di putuskan oleh Zella karena sudah melihat keberadaa nathan


Zella pun berjalan ke arah Nathan yang kini dengan gaya cool nya bersandar di mobil mewah Lamborghini Sian yang harga nya sekitar US$ 3,6 juta atau setara dengan Rp 53 miliar.


"Ayo"ucap Zella


*****


Sesampainya mereka di butik keluarga Lorenzt langsung di sambut hangat oleh para karyawan yang menjaga butik tersebut.


"Silahkan Nona dan Tuan"ucap nya seraya membungkukkan badan nya seraya tanda hotmat


"hallo Sayanggg,apa kabar"ucap Tante Caca yang mengelola butik itu


"hallo tante,kabar Zella baik"ucap Zella sembari cipika cipiki


"wahhh makin cantik aja nih"ucap Tante Caca


"haha Tante bisa aja"ucap Zella


Nathan yang melihat keakraban mereka pun hanya diam menyimak saja.


"Eh..ini calon nya ya?"tanya Tante Caca

__ADS_1


"ehh..iya Tan ini Nathan orang yang mau di jodohkan dengan Zella"ucap Zella


"hallo tan,perkenalkan saya Nathan"ucap Nathan sembari mengulurkan tangan nya


"hai Nathan,wahh pilihan kakek kamu emang tampan ya"ucap Tante Caca membalas uluran tangan Nathan.Dan di balas senyuman oleh Nathan


"Ayok silahkan masuk dulu ke ruangan ganti nya,baju kalian sudah siap,jika ada yang mau di perbarui tinggal ngomong aja nanti sama Tante ya"ucap nya


"Wati kamu bantu antar mereka ke ruang ganti untuk mencoba baju nya"lanjut Tante Caca


"Baik mbak"


*****


"Wah mbak nya cantik Sekali"ucap Wati


"eh..terimakasih"ucap Zella tersenyum


Zella pun keluar berbareng dengan Nathan keluar dari pintu depan tempat ganti baju cowok.


Indah...Bidadari...Sungguh tak ada kata kata yang cocok untuk manusia secantik Zella saat ini,walaupun ia tidak mengenakan make up sedikitpun,sudah tampak jelas bahwa ia akan cantik menggunakan kebaya pengantin itu.Hanya kebaya saja tidak dengan gaun.


Mata Nathan tak berhenti menatap indah nya ciptaan Tuhan di depan nya ini.dengan mulut sedikit terbuka,sungguh Nathan hampir lupa jika di depan nya ini adalah manusia bukan bidadari khayangan.


"oh shittt Lo sangat cantik zella..sungguh beruntung nya diri ku akan menikah dengan mu"batin nathan


"bagaimana pun cara nya gue tidak akan membiarkan Lo pergi dari gue"batin nathan


"ngapain si Nathan liatin gue kayak gitu?ada yang salah dengan kebaya ini?atau pada wajah ku?"batin zella


"Nat"


"Nathan"Ucap Zella sembari melambaikan tangan nya dan mendekat ke arah Nathan


"Nat,Lo kenapa?"ucap Zella memegang bahu Nathan


Deg


"Jangan..jangan sekarang jantung,aku belum mau mati,aku masih ingin menikah dan memiliki anak dengan Zella"batin Nathan memegang dada kiri nya


"Heii,Lo kenapa sih?"ucap zella


"Eh..enggak kok"ucap Nathan kembali menormalkan diri agar tidak tampak terlalu terpesona dengan makhluk ciptaan sang kuasa yang ada di depan nya ini.


"oh"ucap Zella acuh


"Cantik"ucap Nathan pelan


"Ha?apa?"ucap Zella memastikan


"Lo cantik pakek banget"ucap Nathan dengan jelas


Blushhh


Pipi Zella bersemu merah,karena sebuah pujian sederhana yang terlontar dari bibir Nathan,pujian sederhana tapi tidak dapat di pungkiri bahwa Nathan Pertama kali memuji perempuan selain mama nya dengan secara terus terang.


"paan sih"ucap zella


"wahh kamu cantik bangett sayangg"


"Gimana Zella?ada yang mau di ubah nggak?"tanya Tante Caca yang baru menghampiri mereka


"makasih tantee"


"nggak Tan,ini udah perfect banget,pas"jawab Zella


"Oh okee,Kalau kamu Nathan?"tanya Tante caca


"udah pas Tan"ucap Nathan


"ohh okee berarti udah deal ya"ucap Tante Caca

__ADS_1


Keluarga Mereka sepakat akan mengadakan Resepsi setelah mereka lulus kuliah nanti.Lulus kuliah Nanti?apa akan awet pernikahan mereka?ini adalah pernikahan dini menurut mereka,pernikahan dengan usia yang sangat muda.


*****


Sekarang calon suami istri itu sudah berada di mobil Nathan.Setelah pulang dari butik tadi,mereka singgah ke rentoran untuk makan malam karena hari sudah menunjukan pukul 19.00 wib.


"Pulang atau gimana nih?"tanya Nathan


"pulang aja,aku udah capek banget"


"pulang ke Mension ya"ucap Zella


"Kalau kamu capek tidur aja,nanti kalau udah sampe aku bangunin"ucap Nathan yang memang melihat Zella kelelahan


"hm"ucap Zella


Nathan pun melaju ke Mension keluarga lorenzt yang ada di Jakarta itu.Di tengah perjalanan Nathan melihat Zella yang sudah tertidur dengan pulas akibat kelelahan.


"masih seperti mimpi rasa nya,kalau aku akan segera menikah dengan mu"batin Nathan sesekali menatap ke arah Zella


Tentu hal ini Nathan manfaat kan!seperti kata pepatah"mencari kesempatan di dalam kesempitan".Dengan keadaan Zella yang masih tertidur Nathan menggenggam tangan Zella sampai ke Mension keluarga Zella dengan sesekali mengecup tangan Zella secara mesra.


Mobil Lamborghini Sian milik Nathan kini telah berada di halaman luas Mension keluarga Zella.Melihat Zella yang tertidur pulas Nathan jadi tidak tega untuk membangunkan nya.Alhasil Nathan menggendong Zella ala bridal style.Para pekerja menatap kagum ke arah mereka,bagaimana tidak?yang pria tampan seperti seorang pangeran,dan yang wanita cantik seperti seorang Putri di dunia dongeng.


"Ehh nak Nathan,Zella nya tidur ya?"tanya Arini yang kini tengah berdiri di depan pintu


"Iya Tante,dia kecapek an tadi,jadi nya tertidur deh"ucap Nathan


"Oh ya udah,kamu tolong anter Zella kekamar nya yang,kamar nya ada di Lantai dua,kalau nggk mau naik tangga,ada lift di samping tangga nya"ucap Arini


"nggak papa Tan?kalau Nathan masuk kamar Zella?"tanya Nathan


"yah nggak papa dong,kan bentar lagi juga bakal jadi kamar kamu"ucap Arini menggoda calon menantu nya itu


"eh..iya Tan"ucap Nathan


"yaudah Nathan anter Zella dulu ya Tan"ucap Nathan


"iya,kamu tinggal baca aja nanti ada tulisan di pintu "My Queen",nah pasti itu kamar nya Zella"


"oke Tan"


Kini Nathan telah berada di kamar Zella,membaringkan Zella dengan pelan di badking size milik Zella.Di tatap nya mata yang kini masih terpejam,bibir ranum,hidung minimalis,bulu mata yang lentik.Sungguh ia sangat memuja ciptaan Tuhan yang ada di depan nya ini.


"aku sangat bahagia,Karna aku akan segera memiliki mu"batin Nathan membelai wajah zella


Nathan mengedarkan pandangan nya keseluruh sudut ruangan,Kamar yang begitu rapi nan mewah,berwarna Silver Gold,ada banyak boneka di lemari nya,dan ada satu boneka besar di dekat ia tidur.Melihat semua itu sedut bibir Nathan tertarik ke atas yang menandakan bahwa pria itu sedang tersenyum.


"jika di luar kau seperti harimau yang sedang kelaparan,jika di dalam kau seperti kelinci imut yang sedang memakan rumput"batin Nathan


"Baiklah,aku harus pulang"ucap Nathan melihat arloji di tangan nya


"Mimpi indah sayang,jangan lupa mimpikan aku"ucap Nathan


Cuppp


Satu kecupan hangat mendarat dengan indah di kening Zella yang di berikan oleh Nathan.Penglihatan nya turun pada bibir ranum Zella?apa apaan ini?tidak...dia harus menahan nafsu dan keinginannya itu,jika tidak!!pasti zella akan marah kepada nya.Nathan berdiri dari tempat tidur Zella,dan memilih untuk meninggalkan Zella.


"lebih baik aku pulang sekarang"ucap Nathan yang berjalan


****


"eh Nathan,udah mau pulang?"ucap Arini


"iya Tan,oh ya om Arwin nya kemana?"tanya Nathan


"oh papa nya Zella lagi ke luar kota"jawab Arini


"yaudah Tan,Nathan pamit"ucap Nathan


"hati-hati"ucap Arini

__ADS_1


Bersambungg


__ADS_2