
Matahari menyapa sang gadis yang kini masih di setia berlindung di balik selimutnya dan memejamkan mata nya.
"eghhhhh,jam berapa ini?"tanya Zella sembari mengecek hp nya
"Astaga!!!!"pekik Zella
"aku akan terlambat"ucap Zella langsung ke kamar mandi
Berapa menit Zella di kamar mandi,Kini ia tengah berlari menuruni tangga Mension nya itu.
"pagi mah,pah"ucap Zella menyalami papa dan mama nya itu dan mengambil satu roti dan langsung melahap nya.
"zella,langsung pamit ya"ucap nya
"Loh sayang,kamu nggak sarapan dulu?"tanya Arini
"iya nanti magh kamu kambuh Lo"ucap Arwin
"nggak mah pah,Zella takut telat soal nya,Babay"ucap Zella melambaikan tangan nya
******
"Huhhh,hampir saja terlambat"ucap Zella mengelus pelan dada nya
Keluar dari dalam mobil nya,baru beberapa langkah Zella meninggalkan parkiran,sudah terdengar bunyi klakson bising di telinganya.
"Pak,woy bukain,gue lelah kalau harus naik pagar Mulu"ucap sang Badboy yang tak lain adalah Nathan sang tunangan Zella yang baru saja terjadi tadi malam.
"Tunggu habis istirahat boleh dibukain den"ucap satpam itu dengan sedikit ragu
"ishh menyebalkan"grutu nya
Tanpa Nathan sadari sebenarnya Zella dari tadi belum meninggalkan parkirannya,saat ini gadis itu menatap jengah kearah Nathan,sungguh tunangan nya ini bukanlah tipe Zella.
Zella mendekat ke arah pagar dan menatap Nathan dengan terhalang besi besi yang berjarak,Nathan pun terkejut bahwa pujaan hati nya saat ini tengah melihat nya.
"Ohhh sittt,mampus gue,jangan sampai Zella mengadu dengan keluarga nya bahwa aku ini pria yang tidak baik?"
"nggak!!!jangan!!!jangan sampai itu terjadi"
"bisa bisa om Arwin akan membatalkan perjodohan ini"batin Nathan begitu frustasi
"Ohhh,begini ulah pria pilihan kakek ku?,sungguh aku tak menyukai pria yang pembangkang"Bisik Zella kepada Nathan
"coba kau pikir,kalau saja papa ku tau bahwa calon menantu pilihannya itu adalah anak yang melanggar aturan,lalu akan seperti apa tanggapan nya?atau bahkan papaku akan membatalkan perjodohan ini?"bisik Zella lagi lalu pergi meninggalkan nathan
"Heiiii!!!!"teriak Nathan tetapi tidak mendapat tanggapan dari sang empuhhh
"tunggu dulu sayangggg,jangan ngomong masalah ini sama orangtua Lo ya"ucap Nathan masih dengan teriak nya.
Ntah ada berapa banyak pasang mata yang kini menatap Nathan dengan penuh tanda tanya?Sayang?siapa yang ia maksudnya?bukankah Nathan tidak memiliki kekasih?.
"Hahahaha,mampus"
"biar aja dia kesal sendiri"batin zella
"gawattt,aku nggak mau kalau sampai Keluarga Zella tau kalau aku ini anak yang pembangkang,,bagaimana kalau nanti om Arwin membatalkan perjodohan ini?ohh tidakk!!!!"umpat Nathan yang begitu frustasi
*******
Kembali di pagi yang begitu cerah ini Nathan mengelilingi lapangan sekolah nya karena hukuman dan hukuman lagi yang ia dapatkan,Teriknya matahari tidak mengurangi hukumannya walau pun ia adalah anak dari yang memiliki sekolah ini,tetapi tetap saja peraturan tetap peraturan,hal ini tidak akan berani di jika tidak mendapat perintah dari papanya Nathan untuk tetap memperlakukan Nathan rata dengan siswa yang lain.
Semua hukuman yang ia dapatkan tidak ada apa apanya bagi nya,tapi sekarang masalahnya bagaimana kalau sampai Zella bicara tentang dia yang selalu melanggar aturan sekolah selama ini?astaga!!!jangan sampai semua itu terjadi,dia tidak mau sampai keluarga Zella membatalkan perjodohan ini,ini akan sulit untuk Nathan mendapatkan Zella kembali,ini saja syukur syukur zella mau menerima perjodohan ini..Aghhhh sungguh walaupun raga nya kini tengah mengelilingi lapangan sekolahnya tetapi hati nya kini tengah berkeliling mengarah sang pujaan hati nya itu.
"Bagaimana ini?"ucap Nathan sembari mengelilingi lapangan itu,sungguh bisikan Zella tadi tengah jadi Boomerang bagi nya saat ini
Usai dengan hukumannya Nathan kini duduk di atas kursi panjang yang terletak tidak jauh dari lapangan.
"Haiii Nathan"ucap seorang gadis yang bisa dikatakan cantik?
Nathan tak membalas sapa an dari gadis tersebut,ia masih tetap memandang ke depan dengan pikiran yang masih berkecambuk,ia benar benar takut jika perjodohan ini di batalkan
__ADS_1
"Lagi mikirin apa sih?"ucap gadis itu kini dengan berani nya duduk di samping Nathan
"Heh!!!siapa yang suruh lo duduk di samping gue"bentak Nathan sembari berdiri
"Santai dong sayang,aku cuma mau ngasih kamu minum kok"ucap gadis itu tak lain adalah Olive orang yang selalu mengincar nya sedari SMP
"PERGI!!!GUE MUAK LIHAT MUKA LO ITU"Bentak Nathan
"Na...Nathan kamu kok tega sih"ucap olive dengan sedikit gemetar,tak dapat di pungkiri bahwa ia saat ini tengah ketakutan tetapi tetap berusaha berani saja.
"PERGI SEBELUM GUE BERTINDAK KASAR"ucap Nathan dengan tajam
"oke oke,gue bakal pergi"ucap olive pasrah
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang kini tengah menatap mereka dengan sesungging senyum.
"Nice boy"ucap nya lirih
******
Bel pulang berbunyi siswa siswi SMA merah putih pun berangsur untuk pulang,tak terkecuali kini Zella yang sedang berada di parkiran,menatap heran ke arah mobil kesayangan nya itu.
"padahal tadi pagi aman aman aja,kok kini malah jadi kempes?"batin nya sembari mengecek ban mobil nya
"Huhhht,nggak bawa ban serap lagi"ucap nya
"Haiii zella,mau nebeng nggak?"ucap seorang Pria
"ehh...nggak usah pak"ucap Zella dengan sopan
"sungguh ini merendahkan harga diriku"batin pria itu yang tak lain adalah Bima
"Trus kamu pulang nya gimana?"tanya Bima
Belum sempat Zella menjawab di kejutkan dengan suara motor yang di Sertai suara klakson berbunyi dengan bising di telinga mereka.
Pria yang membawa motor itu pun turun dan langsung merangkul baru Zella dengan mesra,hal tersebut membuat orang yang tadi menawari Zella pun merasa kesal dan berubah menjadi wajah yang merah menahan amarah.
"Zella pulang bareng saya pak,bapak tidak usah khawatir dengan keamanan Zella"ucap Nathan
"tapi saya duluan yang mengajak nya"ucap Bima tak mau mengalah
"tapi saya yang duluan punya janji sama dia pak,ia kan zel"ucap Nathan dengan percaya diri
"apa apaan Nathan ini?"
"wishhh sungguh mengesalkan"batin zella
"benarkah itu Zella?"tanya Bima
zella yang berada di dalam kondisi ini pun menjadi Dejavu ntah apa yang harus ia jawab sekarang,jika ia katakan tidak?maka ia akan menyakiti hati nathan..ia cukup sadar diri saat ini ia telah menjadi tunangan nya Nathan,jika ia?akan berbohong,dan tentu saja membuat pak Bima nya kecewa.
"Iiii..yyaa Pak"ucap Zella dengan gugup
"hm,baik lah kalau begitu"ucap Bima mengalah,ia pun pergi meninggalkan sepasang tunangan itu dengan perasaan tidak rela bercampur kecewa.
"Lo ngapain pakai acara ngomong gitu sama Pak Bima?"ucap Zella yang menahan amarahnya
"kenapa emang nya?emang salah?"ucap Nathan enteng
"hehh!!!jelas salah,Lo itu udah bohong..mana nyeret gue lagi"grutu Zella
"iya iya maaf deh,kita pulang sekarang ya tuan putri"ucap Nathan
"huhfttt,baiklah"ucap Zella pasrah
Belum sempat Nathan menjalankan motor nya terdengar suara gemuruh dari balik badan nya yang ia yakini itu dari perut bungil Zella.
Susah payah Zella memegang perutnya itu agar tidak terdengar oleh Nathan..tapi semua itu percuma Nathan sudah mendengar nya,ia berusaha menahan tawa nya melihat tingkah lucu dari pujaan hati nya itu.
"laper?mau makan dulu nggak?"tawar Nathan
__ADS_1
"eh..engggak kok,nggak laper,pulang aja"ucap Zella setengah terkejut
"yakin?tuh perut udah demo loh"goda Nathan dan sukses mendapat cubitan di perutnya yang di berikan oleh Zella
"dihhh,sakittt sayang"ucap Nathan mengadu kesakitan
"ishhh,apaan sih sayang sayang"ucap Zella
"biarin aja sih,yang penting kan gue sayang sama Lo"ucap Nathan
Blushhh
Wajah Zella bersemu merah,ntah mengapa saat ini ada rasa yang menggelitik di hati nya yang membuat ia bahagia?apa cuma karena Nathan yang menggombalinya?
"Udah!!ayok makan,gue laper"ucap Zella dengan setengah malu nya
"ishh gemes banget sihh"
"huhfttt sungguh semua ini membuat ku semakin makin mencintai mu"batin nathan menatap Zella dari kaca spion
"Oke let's Goo"ucap Nathan semangat
Di tengah perjalanan mereka menuju kafe tak ada yang mereka bicarakan baik Nathan maupun Zella sama sama Hening tak mengucapkan kata.
"huhfttt lagi lagi harus menelan kekecewaan,padahal gue udah niat banget bikin Zella mau pulang bareng gue"
"mana pakek cara kempesin ban mobil nya lagi"
"malah nggak dapet mesra mesraan sama dia,padahal aku sudah membayangkan kalau Zella akan menaiki motor ku ini dan memeluk erat tubuh ku ini"Batin Nathan menggrutu
"AHAAAA!!!mengapa tidak sejak tadi ide mu keluar Nathan"
Srttttttt
Motor yang mereka kendarai mendadak berhenti dan itu sukses membuat Zella yang tadi tidak siap langsung reflek memeluk erat Nathan tanpa di sengaja.
Sungguh momen Zella memeluknya lah yang ia inginkan sedari tadi,tetapi baru ia dapatkan ketika hal yang sengaja ia lakukan..Hahaha sungguh miris hidup mu Nathan
"ehh..Nathan apa apaan sih,kok ngerem mendadak"ucap Zella yang masih setengah keterkejutannya
"ada kucing barusan lewat,masa ia gue tega nabrak kucing yang nggak bersalah"ucap Nathan asal,ntah dari mana ide itu muncul dan lihatlah mana ada kucing saat ini
"nggak gitu juga kali,Lo ngerem mendadak untuk aja gue nggak jatoh"omel Zella
"Makannya peluk yang erat biar nggak jatoh"ucap Nathan enteng tanpa merasa bersalah
"Nathan!!!!!Cepettttt gue laper,Lo nggak kasian sama gue?"ucap zella mengalihkan pembicaraan
"peluk dulu lah biar nggak jatoh kamu nya"ucap Nathan
"ishh najis,ogah gue"ucap Zella
Dan Nathan pun langsung melepaskan gas nya mendadak hal itu sukses membuat Zella terlonjak kaget dan lagi lagi memeluk tubuh Nathan.
"YESS..."batin Nathan dengan senyumnya
"Nathan!!!!!"pekik Zella
"Eh...ia ia tuan putri hamba akan menjalankan perintah dengan baik"ucap Nathan
Sungguh tidak tau setan apa atau jin apa yang tengah memasuki raga Nathan hari ini,sejak kejadian dimalam dimana mereka tunangan,membuat ia berani kembali dekat dengan Zella dan mulai terus terang kembali mendekati Zella.Tapi tentu teman teman nya itu masih belum tau..terutama Bili?pasti ia akan menjadi bahan olok olokan Bili jika Bili tau kata kata nya saat itu tengah berbalik.Saat ini Nathan tengah di Landa penyakit mungkin?Yah!!!tidak salah lagi!!Penyakit Bucin Akuttt Haha
Tanpa mereka sadari bahwa dari tadi ada mobil yang mengikuti mereka dari belakang dengan jarak yang lumayan jauh.
"sialan si Nathan"umpat pria itu dengan kesal
"apa kekurangan ku?aku juga kaya,aku juga ganteng,aku bahkan pintar,lalu dimana letak kekurangan ku?"
"tidak tidak!!aku tidak boleh putus asa..Zella harus jadi milik ku"Batin pria itu meremas stir mobil nya karena melihat adegan yang begitu menyayat hati nya.
Bersambungg
__ADS_1
Gimana Nih?Lanjut?