Love In School

Love In School
Eps.27 Janji Nathan


__ADS_3

Ceklek


Pintu Terbuka.


Zella pun bergegas hendak berlari karena takut Nathan akan melihat nya terlalu lama hanya dengan memakai kimono pendek di atas lutut nya itu.


akan tetapi.


Aghhhhh....


Baru dua langkah Zella ingin berlari ia sudah terpeleset karena lantai cukup licin.Ia hampir saja terhuyung ke belakang.Ia pun reflek memejamkan mata.


Nathan yang melihat Zella hampir terpleset pun langsung segera menolong,dengan posisi tangan Nathan melingkar dengan indah di pinggang ramping Zella yang hanya berbalut kan kimono itu.


Sedangkan Zella seperti melayang di udara karena ia rasa saat ini ia tidak jatuh sampai ke lantai.


"aku nggak jadi jatoh?"


"tangan siapa ini?"batin zella yang merasa ada tangan di pinggang nya.Bodoh memang..sudah tau di sana hanya ada mereka berdua,ia dan Nathan tetapi masih saja bingung tangan siapa yang sudah melingkar di pinggang nya itu..ntah lah seharian ini Zella merasa menjadi orang yang paling bodoh


Nathan menatap wajah Zella dalam dalam seakan enggan untuk melepas posisi tersebut.Wajah yang selalu meneduhkan hati nya,wajah yang cantik nan imut,tetapi berbanding terbalik dengan sikap nya yang ketus.


"ntah mengapa dari awal kita bertemu gue sangat memuja semua yang Lo miliki sampai kini zel"batin Nathan


"aku tau lo masih belum mencintai gue,tetapi gue berjanji akan membuat lo jatuh cinta sama gue..dan gue nggak akan pernah melepas Lo dari genggaman gue.itu janji gue"batin nathan


Zella memberanikan diri membuka mata nya perlahan namun pasti..yang pertama yang ia lihat adalah wajah tampan Nathan yang kini masih menatap ke arah nya.


"Eh..makasih"ucap Zella kini telah membenahi posisinya


"oh shitt..ada yang nggak beres pada miky ku"batin Nathan,yang menangkap sosok Zella hanya memakai kimono saja


"makannya hati hati,kamu bisa jatuh jika saja aku tidak tepat waktu melingkarkan tangan ku ini di pinggang mu"ucap Nathan menormalkan raut muka nya


"Iya iya"ucap Zella langsung pergi ke walk in closet yang ada di samping Kamar mandi nya itu.


Setelah Zella masuk ke dalam walk in closet Nathan pun masuk ke kamar mandi.


"oh sit..kalau gini bisa bisa kebablasan gue gara gara nggak tahan liat dia gitu terus"


"walaubagaimana pun gue laki laki normal"batin Nathan tersiksa


Setelah Zella mengganti baju,ia langsung duduk di sofa yang ada di kamar nya itu dengan memangku laptop,untuk mengerjakan tugas tugas nya yang ketinggalan selama tiga hari ini.


"Zel,baju gue mana?"tanya Nathan yang baru selesai mandi hanya memakai lilitan handuk di pinggang nya dan menampak kan sedikit roti sobek nya.


"Aghhh.."ucap Zella langsung memalingkan muka


"kenapa?"ucap Nathan panik


"itu..."ucap Zella


"itu apa?"tanya Nathan

__ADS_1


"Pakai baju Lo,gue nggak biasa liat yang gitu an"ucap Zella memaling kan muka nya kembali


"kirain apaan ternyata gara gara gue nggak pakek baju?huhfttt gimana kalau gue nggak pakek apa apa?"batin Nathan


"gue tadi nya pengen ganti baju,tapi gue nggak tau dimana baju gue,tadi nya kan gue bawa koper ke sini"ucap Nathan


"tuh..di walk in closet samping lemari pakaian gue,udah di masuk in baju baju lo tadi"ucap Zella


"Oh oke deh"ucap Nathan pergi ke walk on closet untuk memakai baju


"Huhffttt...Untung aja tu anak nggak macem macem"ucap Zella yang telah membuka mata


"awas aja kalau macem macem gue potong a*u nya"lanjut Zella


"apaan di potong?"ucap Nathan yang baru saja selesai mengganti baju


"Potong Daging buat BBQ"ucap Zella asal


Ceklek Nathan membuka pintu kamar Zella


"mau kemana Lo?"tanya Zella kepada Nathan yang hendak melangkahkan kaki nya keluar


"kenapa?udah nggak sabar ya?gue nggak bakal lama kok"ucap Nathan menggoda zella


Zella bukan orang yang bodoh yang tak mengerti arti dari ucapan Nathan tersebut.


"Eh..Bu...bukan gitu.enak aja Lo ngomong"ucap Zella


"trus apa dong kalau nggak gitu?"tanya Nathan kembali dengan di iringi senyuman menggoda nya


"Oh gitu ya istri ku..."ucap Nathan


Mendengar kata istri ku Zella sptontan saja melotot mendengar nya,istri?...ah yah ia kan baru saja menjadi istri orang


"gue mau ke kamar kakek,Lo lupa kalau gue tadi di suruh ngadap ke kakek,atau Lo ngelarang gue Karna nggak mau jauh jauh dari suami lo yang tampan ini?"ucap Nathan menggoda zella


Oke Fiks...Saat ini Nathan mempunyai hobi baru yaitu menggoda zella,ia akan merusaha meluluhkan hati zella.yang ia tak ketahui memiliki sebuah terauma akan hal hati.


"Gr amat,jangan asal ngomong Lo ya,kalau mau pergi ya silahkan,siapa juga yang larang"ucap Zella acuh


"Huftt...oke,kalau gitu gue ke kamar kakek dulu"ucap Nathan


"hm"balas Zella


*******


Tok Tok Tok


"Kakek...Ini Nathan,"ucap Nathan di balik pintu


"Masuk"ucap Kakek Lorenza


Ceklek..

__ADS_1


Nathan membuka pintu itu dan berjalan mengarah sang kakek yang kini tengah duduk di sofa kamar nya sembari membaca koran.


"Duduk sini"ucap kakek


Nathan pun duduk di samping sang kakek sembari memikirkan..


"sebenar nya apa yang kakek ingin bicarakan sama gue?"batin nya


"atau sebenar nya kakek tidak merestui hubungan kami?tapi bukan kah semua ini berawal dari kakek lorenzt dan kakek Abrahan yang ingin menjodohkan kami?"


"aghhh...sudahlah lebih baik aku dengar kan saja"batin Nathan


"Ada Apa kek?"ucap Nathan memberani kan diri bertanya terlebih dahulu setelah keheningan tadi tercipta.


"Hm"deheman sang kakek yang di lanjutkan tarikan nafas


"Kakek memanggil mu kesini..hanya ingin berpesan kepada mu..Ku serahkan Cucu kesayangan ku kepada mu,jaga dan lindungi dia,sayangi ia seperti aku menyayangi nya,cintai ia seperti aku mencintai nya,jangan pernah sekali pun kau sakiti cucu ku.Jika kau menyakiti nya dan tidak lagi mencintai nya,kembalikan ia kepada kami seperti kami memberikan dia kepada mu secara baik baik"ucap kakek Lorenzt menghadap ke arah Nathan dengan setetes air mata memabasi pipi keriput nya.


"Nathan berjanji kek..Nathan tidak akan pernah menyakiti Zella bagaimana pun keadaan nya.Nathan sangat mencintai zella,Nathan sudah jatuh hati kepada Zella sejak pertama kali Nathan melihat nya di sekolah.Kakek tenang saja,Nathan akan mencintai dan menyayangi Zella sepenuh jiwa raga Nathan,Nathan akan melindungi Zella walaupun nyawa Nathan sendiri taruhan nya"ucap Nathan dengan tegas dan mantap meyakinkan sang kakek istri nya itu yang di yakini kini sudah menjadi kakek nya juga.


"kakek tau zella..kakek yakin ia saat ini belum mencintai mu..karena ia memiliki dua trauma dalam hidup nya"ucap sang kakek menjeda kalimat nya,Nathan pun tidak berani memotong nya


"Yang pertama ia trauma akan hal hubungan intim atau bahasa kasar nya hubungan sek*ual dengan seorang pria"ucap kakek


Nathan yang mendengar itu pun terkejut.


"maksudnya kek?"tanya Nathan hati hati


"waktu ia menginjak kelas lima sekolah dasar,ada suatu tragedi yang sangat membekas di ingatan Zella,ia di culik oleh preman preman yang meminta bayaran uang untuk menebus Zella,tetapi kami telah menemukan keberadaan mereka di sebuah bangunan tua,kami menemukan Zella dalam keadaan syok berat,baju nya yang sobek dimana mana...ia hampir saja di pe*ko*a oleh lima preman sekaligus jika kami tidak datang tepat waktu"ucap sang kakek(ada di eps.Pov Zella)


Nathan baru ingat,ia juga ada di bangunan tua itu waktu itu,tetapi Zella dulu di tarik paksa oleh para preman,ternyata Zella di tarik untuk memenuhi hasrat mereka,anak usia sepuluh tahun?...Nathan mengepalkan tangan nya mengingat itu.


"Dengan kejadian itu..hari hari Zella di penuhi dengan tangisan dan teriakan,tak ada lagi Zella yang ceria dan cerewet seperti dulu"ucap kakek sedih


"karena itu,kami terpaksa membuat ingatan nya hilang saat itu"ucap sang kakek


"dalam artian Zella kini tengah hilang ingatan"lanjut nya


"hilang ingatan?berarti itu penyebab Zella melupakan siapa impian pacar nya dulu?ia melupakan aku?yang saat itu juga bersama nya di gudang tua itu"batin Nathan


"pantas saja Zella seakan tidak mengetahui apa apa masalah itu"batin Nathan


"Dengan kami menghilangkan ingatan nya..ia sedikit demi sedikit kembali kepada Zella kami yang dulu"ucap sang kakek


Nathan pun hanya menjadi pendengar Penyimak dari tadi dengan sejuta keterkejutan nya.


"Akan Tetapi...."ucap kakek Lorenzt terjeda


"Akan tetapi apa kek?"tanya Nathan


Bersambung...


Hai Hai Haii....

__ADS_1


Apa kabar?Semoga selalu sehat nya para readers ku..


Jangan lupa tinggalkan jejak...:)


__ADS_2