Love In School

Love In School
Eps.13 Awal Perlombaan


__ADS_3

"Kalian sudah Siap?"ucap Pria itu


"Zella,Iqbal,Dimas,oke pas"ucap Pria itu yang tak lain adalah Bima guru pembimbing mereka


Yah Mereka Saat ini akan menghadapi Olimpiade Sains Cerdas di kota S tingkat Nasional,Berapa Ratus sekolah yang lolos untuk mewakili provinsi nya.


"Yakin kalian Akan Bisa,Kekompakan Tim,Percaya akan jawaban,Diskusikan dulu dengan teman,jika jawaban kalian masih ada yang meragukan,Kalian harus bisa meraih Piala itu"ucap Bima Menunjukan telunjuknya ke arah piala tinggi nan megah yang di suguhkan untuk pemenang dan tak lupa piagam dan medali.


"baik pak,kami akan mengusahakan"ucap Dimas


"Lihat lah sebelah sana"ucap Bima


menunjukan ke arah sporter yang ada di gedung itu,Disana terdapat para guru bidang sains,kepala sekolah,dan tak lupa para murid,teman-teman Zella,orang tua Dimas,Iqbal,dan juga orang tua zella yang kemaren mendarat untuk melihat Putri kesayangan nya...Dan...tunggu!!pikir Zella


Dan disana ada seorang pria yang kemaren mengungkapkan perasaannya..siapa lagi kalau bukan Nathan Nichola Abraham yang telah duduk mandi disana bersama teman temannya yang sengaja ia ajak.Nathan pun tak lupa senyum ketika pandangan mereka bertemu,tetapi cepat di putus kontakkan oleh Zella


"dia disini?"batin zella


"oh iya,apa Si brengsek juga ikut olimpiade ini?"batin nya...Yah yang ia maksud adalah Noval sang mantan kekasih,Noval memang Pintar dia adalah anak kepala sekolah waktu di sekolah lamanya itu lah salah satu penyebab kaum hawa menyukai nya karena selain tampan ia juga pintar


"Mereka semua hadir untuk mendukung kalian,kalian harus semangat,akan ada Dua Ronde dulu sebelum memasuki Final,Pertama 100 besar,kedua 10 besar,baru kalian akan memasuki Final,Di saat pertama sampai dengan sepuluh besar masih dengan menggunakan Ljk,Atur formasi saat mengerjakan nya,Di sana akan ada empat bidang sains,yaitu matematika,biologi,kimia,dan fisika tentu nya seperti yang bapak bilang kemaren kamaren.Jadi kalian mempunyai kelebihan masing masing juga sudah kalian ketahui,Inti nya kompak dan fokus,jangan tanggapi teriakan dari orang lain"ucap Bima panjang lebar


"baik pak"ucap mereka


Mereka pun memasuki arena perlombaan Sains itu,Di Berikan Soal sebanyak 300 soal yang berbeda beda terdapat empat mata pelajaran sains di dalam nya,dan di pisahkan dalam tiga bagian yang berbentuk buku tipis.Hanya Di Beriwaktu Selama 180 menit untuk mengerjakannya


Mereka Pun Mengerjakan nya dengan tenang,tak jarang Iqbal menanyakan masalah yang di alami nya saat mengerjakan soal tersebut dengan Zella begitu juga dengan Dimas.


Waktu sekarang sudah berjalan 150 menit,yang berarti hanya tinggal setengah jam lagi waktu yang tersisa.


"Oke,Gue selesai"ucap Zella membereskan kertan kertas itu


"udah di periksa semua Zel?"tanya Iqbal tanpa menengok ke arah Zella


"hm"balas Zella


"Bisa bantu gue zel?tolong periksa punya gue,siapa tau ada yang salah atau beda pendapat sama pemikiran Lo"ucap Dimas pelan


"Lo gila?nggak liat Zella baru selesai,Lo udah main perintah aja,biarin Zella istirahat dulu"ucap Iqbal pelan yang sekarang melotot ke arah Dimas


"udah sini,ini tim,jadi kita harus saling membantu,lagian gue nggak keberatan kok"jawab Zella


"yes"batin Dimas


Nathan yang sedari tadi melihat gerik Zella pun dan melihat gelagat Iqbal seperti ada masalah pun,bertanya dalam hati"ada apa?,kenapa seperti mereka sedang ribut"tapi kembali ia fokus dengan Zella


"Nih udah,Ado beberapa aja yang menurut gue yang salah di kimia nya,coba Lo cek lagi"ucap Zella


"Iya zel"ucap Dimas


Ting Ting


Bel menandakan Lima menit lagi akan berakhir


"nih gue udah"ucap Iqbal


"udah di periksa?"tanya dimas


"udah"jawab Iqbal


Waktu Pun Habis Pihak Panitia pun membutuhkan waktu untuk mengoreksi jawaban jawaban dari para peserta itu,Nanti adalah pengumuman sekolah mana saja yang akan lolos memasuki 100 besar,Akan di umumkan melalui situs web kegiatan itu.

__ADS_1


*****


Mereka pun memasuki kamar inap yang sudah di sediakan.Zella akan tidur sendiri di lain kamar,Dimas dan Iqbal akan satu kamar,dan Bima tidur sendiri.


Grup OSC(Olimpiade Sains Cerdas)


Mr.Bima💌


"Kumpul di kantin hotel,kita akan lihat pengumuman lulus atau tidak nya bersama-sama"


Mereka Membuka Chat dari bima dan langsung menuju kantin hotel tersebut.


"10 menit lagi Peserta yang lanjut akan di umumkan,kita akan melihat bersama-sama,jika kalian mendapat kan tiga besar,maka besar peluang kalian akan mendapatkan beasiswa keluar negeri"ucap Bima


"iya Pak"


"Apa Kalian ada kendala tadi?"tanya Bima


"ada sedikit pak,tapi langsung di tangani oleh zella"ucap Dimas


"benarkah Zella?"tanya Bima yang hanya di balas anggukan oleh Zella


"Siapkan Ponsel kalian dan situs nya"perintah Bima


"YESS,Kita Lulus"ucap Iqbal


"yes,kita masuk 100 besar"ucap Dimas


zella hanya tersenyum melihat pengumuman itu yang menandakan SMA merah putih lulus dan tertera di sana nama mereka yang mengikuti lomba tersebut,tetapi senyumnya memudar ketika melihat SMA lama nya juga lulus dan di sana tertera nama Noval orang yang ia benci.


"berarti benarkan ikut tu anak,liat saja tim ku pasti akan memenangkan perlombaan ini"batin zella menyeringai


"Selamat Malam"ucap Seorang Pria paruh baya dan di temani wanita paruh baya nya di samping nya.


Mendengar suara yang menurut nya tak asing itu pun spontan Zella mengalihkan pandangan nya kepada orang itu..


"Papa Mama,kalian disini?"tanya Zella yang langsung memeluk Papa dan mamanya tak lupa ia bersalaman kepada orang tua nya itu


"Iya dong,kan Papa sama mama mau liat anak papa yang cerdas ini mengikuti lomba"ucap Arwin dengan senyum


"ih apa apaan sih pah"ucap Zella


"oh iya selamat ya,kalian lulus 100 besar"ucap Arwin dan Arini kepada Dimas dan iqbal


"makasih mah pah,kalian udah sempat datang"ucap Zella kembali memeluk mamanya


"makasih Tan,Om"ucap Dimas dan iqbal


"iya sama sama"ucap Arwin dan arini


"oh jadi ini papa kamu Zell dan di sebelahnya itu mama kamu??"tanya Bima


"eh iya pak,Pak Bima,Dimas,Iqbal,kenalin Ini papa dan mama aku,Pah ini Pak Bima pembimbing kami,dan ini rekan Zella Dimas dan Iqbal"ucap Zella memperkenalkan


"sepertinya Zella bukan orang sembarangan,jika di lihat dari orang tua nya yang memakai pakaian yang begitu mahal,dan wajah mereka pun tidak familiar"batin Bima begitu Pun dengan Iqbal


"hallo Om,senang bisa ketemu sama om"Ucap Bima bersalaman dengan antusias


"hallo"ucap Arwin


"hallo Om"ucap Dimas dan Iqbal yang juga bersalaman

__ADS_1


"Silahkan Duduk Om,Tante"ucap Bima


"eh nggak papa nih,kita gabung?"tanya Arini mama nya Zella


"nggak masalah kok Tante,malah kami senang"ucap Bima


"oke baiklah"ucap Arini dan Arwin mereka pun duduk dengan Posisi Zella di tengah tengah kedua orang tua nya itu


"Eh Om ini om Arwin ya?temen nya Papa?"ucap Dimas


"hm...Papa kamu siapa namanya?kamu siapa?"tanya Arwin yang mengingat ingat


"Papa Saya nama nya DIKA Om,dia salah satu teman bisnis om,papa sering cerita soal om sama saya"ucap Iqbal


"oh jadi kamu anak nya Dika ya?"tanya Arwin


"iya om,papa saya sering bilang sama saya,jika saya butuh motivasi,saya harus banyak belajar dari om"ucap Dimas tersenyum


"*sitt kok bisa Dimas kenal sama bokap nya Zella"batin Iqbal


"ternyata Zella adalah anak dari om Arwin yang pengusaha kaya raya itu?"batin Dimas*


"Ah kamu bisa saja,seperti ya ada banyak yang di ceritakan Dika tentang saya ya?"ucap Arwin


"hehe sedikit banyak nya sih om"ucap Dimas


"eh jadi Om Arwin adalah papa nya Zella?wah boleh dong kapan kapan Dimas main sama Zella?"ucap Dimas


"boleh aja sih,kalau nggak melewati batas"ucap Arwin


"siap om"ucap Dimas


"*astaga apa apaan sih Dimas"batin zella


"kurang ajar!!!aku di langkahki oleh bocah tengik ini"batin Bima yang sedari tadi meremat sendok*


"Papa sama Mama nginap disini hotel ini kan?"tanya Zella


"nggak sayang Mama sama papa akan pulang malam ini,soal nya kerjaan papa kan banyak,dan seperti nya mama sama papa nggak bisa datang untuk besok ya"ucap Arini


"yahhh mama,yaudah deh nggak papa"ucap Zella kecewa


"kamu jangan kecewa gitu dong sayang,besok Abang Vino akan kesini dukung kamu"ucap Arwin


"kalau gini Zella terlihat manja,Zella biasanya akan cuek jika bersamaa orang lain dan sekarang dia begitu lengket dan sangat manja dengan orang tua nya,beda banget kalau di sekolah"batin Iqbal


"yaudah ma"ucap Zella


Semua Percakapan Dan Gerakan mereka sedari tadi pun tak luput dari pandangan dan pendengaran Pria yang tengah duduk di meja dekat dengan meja mereka,ia sengaja menginap disini untuk melihat Zella dan mendukung Zella,Pria itu pun geram sedari tadi Dimas yang sok kenal dengan orang tua nya Zella,sikap manja Zella pun yang tak luput ia lihat.


"Om Arwin juga temen nya papa,aku ingat betul dia main ke kantor papa waktu itu,jadi dia adalah bokap nya Zella,berarti benar dugaan ku selama ini,Zella bukanlah orang yang biasa,pantas saja jika aku sulit mendapatkan informasi mengenai biodata zella Karna infonya dan data nya di jaga ketat oleh keluarga nya yang mempunyai anak buah beribu ribu itu,aku harus banyak tau tentang ini"batin pria tak lain ialah Nathan itu yang dari tadi juga mengamati wajah Arwin dengan mengingat ingat


Nathan Berjalan Menuju Meja Rombongan Zella dan ia dapat melihat jika masih ada satu kursi kosong lagi di sana,ia sengaja menghampiri mereka dan ingin menyapa orang tua zella.


"Selamat malam"ucap Nya


"Hai Zel,Om,Tante"sapa Nathan dengan sopan,Nathan Akan sopan dengan orang yang lebih tua dari nya dan yang sudah berumur,ia akan sopan kepada orang yang menghargai nya saja jika dengan orang yang sedikit lebih tua dari nya contoh yang tak lain adalah bima yang memang hanya terpaut usia 5 tahun dari nya.


"Hallo,eh ini siapa lagi zel?"tanya Arini


"eh em,itu mah..."ucap Zella terpotong

__ADS_1


Bersambung


Sorry jika ada typo:)


__ADS_2