Love In School

Love In School
Eps.19 Ungkapan Cinta


__ADS_3

Cincin indah telah terselip di jari manis Zella,sampai saat ini ia masih tidak menyangka akan bertunangan dengan seorang Badboy di sekolah mereka meskipun tak dapat di pungkiri Nathan juga seorang most wanted di sekolah.


Begitu pun sebalik nya dengan Nathan,masih juga tidak menyangka dengan semua ini,ternyata jalan ia mendapatkan Zella adalah dengan sebuah perjodohan,Malam ini adalah malam yang amat sangat bahagia bagi Nathan,sungguh tak bisa berucap apa pun lagi rasanya.


"Sebelum pulang,kalian ngobrol dulu sebentar"ucap Papa Louis


"iya sayang,lebih baik kalian ngobrol dulu,dan kamu Nathan!!nanti kamu antar Zella pulang dulu ya"ucap Mama Sintia


"baik ma"ucap Nathan,meskipun ekspresi nya saat ini datar,tapi percaya lah dalam hati nya sangat bahagia.


Kini tinggal lah mereka berdua di Rooftop kafe itu,karena orangtua mereka telah pulang terlebih dahulu.


Hembusan angin menerpa indahnya wajah cantik Zella saat ini,dengan ramput yang tergerai di terpa oleh angin malam.Spontan saja Zella memejamkan mata nya untuk meresapi dingin nya malam ini.


"Hm"ucap Nathan berdehem untuk memecah keheningan saat ini,sungguh ntah dari mana kegrogian muncul pada diri Nathan saat ini.


"Zel"ucap Nathan memberanikan diri memanggil Zella


"apa"ucap zella yang kini mengalihkan pandangan nya ke arah nathan


"apa alasan Lo menerima perjodohan ini?"Tanya Nathan


"menurut Lo?"ucap Zella balik nanya


"mungkin karena paksaan?"ucap Nathan menebak


"tidak juga"ucap Zella


"tidak juga?atau jangan jangan Zella menerima karena dijodohkan dengan ku?"batin Nathan percaya diri


"lalu"ucap Nathan


"ini kali pertama orangtua ku dan kakek ku menuturkan sebuah permintaan,Aku tidak bisa menolak dan tentu nya tidak tega menolak permintaan keluargaku"ucap Zella sekilas bayangan saat kakek nya bicara masalah perjodohan ini


"benar benar anak berbakti"ucap Nathan lirih


"maksudmu?tentu saja aku harus berbakti mereka adalah keluarga ku"ucap Zella yang di balas anggukan kepala oleh Nathan


"lalu..apa alasan mu menerima perjodohan ini?"tanya Zella


"tentu saja karena kamu"ucap Nathan langsung menutup mulutnya karena kelepasan


"shitt selalu saja keceplosan kalau udah ngomong sama Zella"batin Nathan


"kok aku?"tanya Zella


"iya,lebih tepat nya saat aku tau bahwa kamu yang di jodohkan denganku...dari awal aku telah jatuh hati kepadamu,sejak pertama kali aku melihatmu,sejak pertama kali aku menatap mata mu,dan hingga saat ini aku masih menyimpan rasa itu meskipun kau sudah menolak ku"ucap Nathan sedih


"aku sempat menolak perjodohan ini dan dampai berselisih dengan papa ku karena aku tidak ingin di jodohkan dengan pilihan papa karena aku telah mencintaimu"


"ketika mamaku bilang datang saja dulu untuk melihat siapa yang akan dijodohkan kepadaku,baru aku menyetujui nya,dan betapa terkejutnya aku ketika tau kamu adalah orang yang akan di jodohkan dengan ku,tentu saja aku langsung menerima nya,karena aku menolak perjodohan ini karena aku takut tidak berjodoh dengan mu,bahkan aku pikir tidak akan bisa melupakan mu"ucap Nathan panjang lebar dan saat ini Zella hanya menjadi pendengar setia nya


"kau benar benar mencintai ku?tapi aku rasa itu bukan cinta tetapi hanya obsesi mu saja"ucap Zella


"Tidak!!!!tidak mungkin itu sebuah obsesi,meskipun aku belum pernah jatuh cinta sebelum nya,tetapi aku tau ini adalah rasa cinta yang tulus"ucap Nathan membantah


"sudahlah,Kita lihat saja nanti,jika benar itu adalah sebuah rasa cinta pasti kau tidak akan bosan hidup dengan ku dan menikah muda dengan ku,jika itu obsesi pasti kau akan meninggalkan ku nanti nya"ucap Zella


"apa maksud mu?aku sangat mencintaimu Zella,kenapa kamu tidak percaya kepadaku?"ucap Nathan


"aku bahkan bukan hanya kepada mu saja tidak percaya jika masalah cinta,aku juga tidak percaya kepada semua lelaki yang menyatakan cinta nya kepada ku"ucap zella lirih

__ADS_1


"tapi tolong zella,jika kamu memang tidak menyukai ku saat ini,tolong jangan menghindari ku lagi,tolong kamu percayakan saja kepadaku bahwa aku akan meluluhkan hati mu meski itu sekeras baja sekalipun"ucap Nathan


Zella yang mendengar itu pun terharu dan menitikkan air mata nya.


"Hei...maafkan aku jika memang kata kata ku menyakiti mu,tolong jangan menangis"ucap Nathan menghapus air mata zella


"bodoh!!"ucap Zella


Zella memeluk Nathan dengan erat,ntah mengapa ia sangat nyaman saat berada di dalam dekapan Nathan meski pun ini kali ketiga.Nathan yang di pelukpun terkejut dengan tindakan Zella itu,tetapi tetap saja rasa bahagia menyelimuti hati nya,dan Nathan membalas pelukan Zella dengan kasih sayang.


"Ya!!aku memang bodoh,dan itu karena kamu"ucap Nathan


"apa kah kau lupa jika kamu pernah ingin menjadi pacar ku zella?atau aku salah orang?tapi tidak mungkin salah,saat itu Zella juga di panggil queen seperti saat Kenan memanggil zella"batin nathan


"atau mungkin ada insiden yang membuat Zella lupa ingatan waktu itu?"tanya Nathan kepada diri sendiri


"baiklah..mulai saat ini aku akan berikan kesempatan untuk mu agar bisa membuat hati ku luluh"ucap Zella dengan melerai pelukannya


"benarkah?"ucap Nathan dengan binar mata


"hm..tohh satu bulan lagi juga kita akan menikah"ucap Zella


"jadi kau mau menikah dengan ku?"goda Nathan


"ishh sungguh menyebalkan"ucap Zella memukul pelan lengan Nathan


"aduh,sakit tau"ucap Nathan


"dasar Cemen"ucap Zella meremehkan


"nggak kok bercanda"ucap Nathan gelagapan,niat hati ingin di perhatikan oleh Zella karena pura pura kesakitan,tetapi yang ia dapat sebuah remehan dari pujaan hati nya,sungguh miris nya.


"huhhhtt"helaaan nafas Zella yang kini memeluk diri nya sendiri karena kedinginan


"ehh"ucap Zella terkejut


"diem,biar kamu nggak dingin lagi calon istri"ucap Nathan menggoda zella


"sungguh kamu ini menyebalkan sekali"ucap Zella bersemu merah


"tumben nggak cuek cuek amat"ucap Nathan


"gue cuek salah!gue nggak cuek juga salah,lalu yang bener gue gimana?"grutu zella


"hahahaha,yasudah lebih baik kita pulang,hari sudah malam,nanti aku di gebukin sama om Arwin lagi"ucap Nathan cengengesan


"hahaha ya udah ayok"ucap Zella


"Let's go"ucap Nathan


Sungguh ini lah kebahagian yang sesungguhnya untuk Nathan,bisa berbicara secara mesra layaknya sepasang kekasih.


*****


"Mau mampir dulu nggak?"tanya Zella ketika tiba di Mension keluarga nya


"nggak usah,gue langsung pulang aja,udah malem soal nya,mungkin lain kali dengan senang hati aku bakal mampir"ucap Nathan di Sertai senyuman


"oh ya udah,gue masuk dulu ya"ucap Zella yang hendak meninggalkan nathan


"eh tunggu"cegah Nathan mencekal tangan zella

__ADS_1


"ada apa?"tanya Zella mengernyitkan keningnya


Dan.....


Cup


Satu kecupan hangat mendarat di kening Zella dengan lembut.Mata Zella terbelalak mendapati Nathan dengan berani nya mengecup kening nya.


"Nathan"teriak Zella


"Good night honey"ucap Nathan langsung melajukan mobil nya karena tidak ingin mendapat amukan dari zella


"ishh sungguh menyebalkan,mengapa kakek menjodohkan ku dengan pria macam Nathan"gerutu Zella yang kini memasuki kamar nya


Kali ini Zella pulang ke Mension keluarga nya yang ada di Jakarta,karena berhubung orangtua nya lagi di Jakarta ia putuskan untuk tinggal dulu dengan orang tua nya.


"Huhhh,Ya tuhan,apa memang ini jalan untuk menghapus rasa trauma ku akan hal cinta?"ucap Zella yang kini menatap langit langit kamar nya yang luas dan megah itu


*******


"Huhhhh,sungguh beruntung diri ku malam ini"ucap Nathan merebahkan badan nya di badking size kamar nya


"untung saja aku tidak kabur tadi,untung saja aku menyetujui untuk bertemu dulu dengan orang yang akan di jodohkan dengan ku"pikir Nathan


"Oh tuhan,Terimakasihh banyak"ucap Nathan melompat lompat di badking size nya


"Aaaaa yes yes yes"ucap Nathan masih melompat lompat


"yuhuuu"


"Nathan?"


"ehh,mama"ucap Nathan yang kini telah duduk mendengar ada yang memanggil nya,Sungguh malu ia saat ini.


"kenapa kamu melompat lompat?"ucap Sintia


"emmm"ucap Nathan menggaruk tengkuk lehernya yang sama sekali tidak gatal itu


"aku bahagia mama,soal nya pujaaan hati ku yang menjadi alasan ku menolak perjodohan ini adalah orang yang papa sama Mama jodohkan,orang yang aku cintai adalah Zella mah"ucap Nathan dengan berbangga hati


"benarkah?berarti pilihan kakek tidak salah bukan?"ucap Sintia menggoda anak nya itu


"iya mah,kali ini aku tidak akan menentang papa"ucap Nathan dengan tersenyum


"apa kah Zella juga mencintaimu?itu sebab nya ia menerima perjodohan ini?"tanya Sintia


Nathan yang mendengar itu pun merubah ekspresi wajah menjadi sendu,mengingat cinta nya masih bertepuk sebelah tangan.


"Belum mah,Zella menerima perjodohan ini karena ia anak yang berbakti,ia tidak mau membantah permintaan dari orangtua nya"ucap Nathan sendu


"Hm,kalau begitu bagus dong,yang penting Zella nanti tetap akan jadi istri kamu kan?"ucap Sintia


"iya mah,Zella menerima perjodohan ini saja rasanya aku sangat bersyukur"ucap Nathan


"sekarang tinggal pikirkan saja bagaimana cara nya kamu meluluhkan hati nya Zella"ucap Sintia


"ia mah,Nathan akan berusaha untuk mendapatkan hati nya"ucap Nathan semangat


"nah gitu dong!!ini baru nama nya anak mama"ucap Sintia


"Huhhh bagaimana pun cara nya aku harus mendapatkan hati Zella,dia sudah memberiku kesempatan,aku tidak bisa menyia-nyiakan hal ini"batin Nathan

__ADS_1


Bersambungg


Hello Readers Gimana nih dengan Hubungan Nathan dan Zella?


__ADS_2