
"Selamat Ya Sayang,Patuh pada perintah suami,layani suami dengan baik"ucap Mama Arini meneteskan air mata
"mama"ucap Zella dengan Isak tangis nya memeluk mama nya itu.
"jangan cangeng dong,kan udah jadi istri orang"ucap Mama Arini melepas pelukannya dan beralih memeluk Nathan.Tak lama pun ia melepaskan pelukan itu seraya berkata
"Nathan tolong jaga dan lindungi anakku dengan baik,Penuhi kebutuhan nya"ucap mama Arini
"mama tenang saja,itu sudah pasti akan Nathan lakukan"ucap Nathan
Nathan yang ada di samping Zella pun tak kuasa melihat Zella menangis,Ia pun memberanikan diri memeluk Zella dari samping dan mengusap bahu Zella agar lebih tenang.
"Hei..tenanglah,jangan menangis lagi"ucap Nathan dengan nada selembut mungkin
Mendengar itu pun Zella langsung melihat ke arah Nathan,bahkan ia lupa saat ini ia tengah membalas pelukan hangat yang Nathan berikan.
"Apa ini?Zella membalas pelukan ku?"
"apa artinya ia menerima pernikahan ini?"batin Nathan yang tersenyum
"Ehm.."deheman seseorang melepaskan pelukan pengantin baru itu
"Papa"ucap Zella beralih memeluk papa nya
"Queen"lirih papa Arwin
"sekarang kamu sudah menjadi istri nya Nathan,kamu harus mandiri ya,tanggung jawab papa selama ini sudah papa serahkan dengan Nathan"ucap papa Arwin membalas pelukan sang anak seraya mengelus lembut kepala Zella
Kini Pria paruh baya itu beralih memeluk menantu nya.
"Pah..Papa tenang saja,Nathan akan menjaga zella dengan seluruh jiwa dan raga Nathan"ucap nathan membalas pelukan sang papa mertua nya.tak lama kemudian mereka melerai pelukan itu.
Seperti itu lah mungkin kata kata yang terlontar dari mulut yang lainnya.seperti saat ini Vini tengah memeluk adik kandung nya itu seakan tak rela jika ada orang yang akan memiliki adik nya itu sepenuh nya.
"sayang,jika Nathan menyakiti kamu,kamu tinggal lapor sama Abang ya,nanti Abang tonjok muka nya itu"ucap vino seraya menatap tajam ke arah Nathan
"Iya abang,Abang akan tetap sayang kan dengan Zella walaupun Zella sudah punya suami?"tanya Zella
"kamu ini ngomong apa sih!!pasti lah Abang akan tetap sayang sama kamu,kamu itu adik Abang satu satu nya,Princess Abang yang paling cantik"ucap Vino
Nathan yang mendengar itu pun merasa takjup dengan orang orang yang ada di sekitar Zella begitu menyayangi Zella.
"Selamat ya sayang,sekarang sudah dapet istri yang di idaman kan"ucap Mama Sintia memeluk Nathan
Mendengar itu pun kening Zella mengernyit menandakan bahwa ia bingung dengan ucapan mama mertua nya itu.
"ih mama jangan bikin Nathan malu"bisik Nathan yang sejak tadi sudah merusaha menjaga image nya di depan keluarga zella
Mama Sintia pun beralih memeluk menantu nya.
"Hai sayang..Sekarang kamu adalah bagian dari keluarga kami,jangan sungkan ya,jika kamu perlu bantuan dari mana"ucap Sintia
"iya ma,makasih ma"ucap Zella tersenyum
"Boy..selamat,sekarang kamu memiliki tanggung jawab atas Zella,Dan kau harus memenuhi nafkah untuk nya"ucap Papa Louis
"papa tenang saja"ucap nathan
*******
__ADS_1
Acara itu pun selesai.
"Queen,ajak suami kamu istirahat di kamar kamu,bersih bersih dulu"ucap mama Arini
"iya ma"ucap Zella
"Ayo"ajak Zella kepada Nathan
"baiklah"ucap Nathan
Baru beberapa Langkah mereka akan meninggalkan ruangan itu,Suara bariton seseorang menghentikan langkah mereka.
"Nathan,Setelah kamu bersih bersih,jangan dulu tidur,pergilah ke kamar kakek,ada yang mau kakek bicarakan dengan mu"ucap Kakek Lorenzt
"Baik Kek"ucap Nathan
******
Disini lah mereka,di sebuah kamar mewah megar klasih yang bernuansa kan Eropa dengan warna Gold abu abu.
"Lo atau gue duluan?"tanya Zella kepada Nathan
"Lo aja,Gue masih mau cek kerjaan bentar"ucap Nathan
Melihat Zella yang tak kunjung ke kamar mandi membuat Nathan bingung.
"kenapa?ada masalah"tanya Nathan dengan lembut
"gimana ini?tangan ku nggak nyampe untuk membuka sleting gaun ini"batin zella
Ya,memang tadi ada proses ganti baju,Untuk sesi foto mereka,maka dari itu lah yang saat ini membuat Zella bingung bagaimana cara membuka sleting baju itu sedangkan tadi ia saja di bantu oleh tim MUA yang merias nya.
"tapi masa iya gue mau minta tolong ke mama,apa nanti kata mama"batin zella
"yaudah sih,sekali ini aja"batin zella
"Hm..itu gue bisa minta tolong nggak?"tanya Zella dengan Nada pelan tetapi masih bisa di dengar oleh Zella
Mendengar itu Nathan langsung bangkit dari duduk nya dan menghampiri Zella seraya menghadap ke arah Zella yang tampak menundukkan kepala.
"Bantu Apa?sini gue bantu"ucap Nathan
"Tolong buka Resleting baju gaun ini,gue kesusahan buka nya,tangan gue nggak nyampe"ucap Zella langsung mamaling kan wajah nya ke samping karena malu.
"Yaudah Sini"ucap Nathan
Zella pun membalik kan badan nya membelakangi Nathan.Nathan pun membuka sleting itu dengan hati hati,agar tidak merusak gaun itu.Zella pun menahan gaun itu bagian depan nya agar tak sampai melorot ketika sleting nya nanti terbuka.
Sleting nya pun terbuka dan menampakan pemandangan yang indah.
satu
dua
tiga
Glukkk
Susah payah Nathan menelan Saliva nya melihat Begitu mulus bahu Zella dan belakang tubuh nya itu,yang terlihat sangat sek**i di mata nya.memang gaun itu tidak susah payah menggunakan b*a karena sudah menempel pada gaun itu.
__ADS_1
Tangan Nathan Terulur untuk menyentuh nya,hawa di sekitar nya pun terasa panas mengalahi suhu AC di kamar Zella,ada sesuatu sesak di bawah sana yang ia rasakan.
Author:(author nggak begitu paham gimana,Author saja jomblo wkwkwk,author cuma bermodalkan membaca novel novel lainnya tapi ini versi author wkwkwk).
"Sudah?"tanya Zella
Tangan Nathan terhenti ketika mendengar suara zella.
"Eum,Sudah"ucap Nathan menetralkan ekspresi muka nya,ia pun sesekali menghembuskan nafas nya.
"Mksh"ucap Zella langsung berlalu ke Kamar mandi menahan malu yang membara.
"huh...malu banget guee"memukul pelan kepala nya
"tenang Zella tenang,Lo nggak usah malu,toh Nathan juga sekarang sudah menjadi suami Lo,berarti nggak jadi masalah kan?"batin Zella menenangkan dirinya
Oh Sadar lah Zella kau bilang tidak masalah,lain hal nya dengan yang di rasakan Nathan saat ini,yang tengah menahan sesuatu sejak tadi,ia adalah lelaki normal..bagaiman ia bisa tidak biasa biasa saja ketika di suguhi dengan pemandangan yang begitu indah seperti itu.
Sekitar 30 menit Zella di dalam kamar mandi,lama dengan membersihkan make up nya.
Kini ia bingung kembali bagaimana cara ia keluar,jika ia hanya memakai kimono,ia lupa membawa baju nya karena tadi tergesa gesa menahan malu.
"apa sekarang aku harus malu lagi?"batin zella
"Aghhh..menagapa aku jadi bodoh seperti ini"batin zella frustasi
Lama Nathan menunggu Zella yang tak keluar pun membuat nya panik,takut jika terjadi sesuatu kepada orang yang notaben nya adalah istri nya itu.
Ia pun memutus kan untuk mengetik pintu kamar mandi itu.
Tok tok tok
"udah belum,gue juga mau mandi,kakek tadi menyuruh gue untuk kemar nya"ucap Nathan berbasa basi agar tak nampak khawatir.
"Zell,Lo nggak papa kan?"ucap Nathan yang tak mendapat respon dari zella
"Buka nggak,atau gue dobrak ni pintu"ucap Nathan mengancam
"gimana ini?"
"ah sudahlah,tak ada jalan lain yang harus aku hadapi,selain lari ke ruang ganti secepat kilat"ucap Zella dalam hati
"Iya iya..sabar.ini gue udah selesai kok"ucap Zella
Ceklek
Pintu Terbuka.
Zella pun bergegas hendak berlari karena takut Nathan akan melihat nya terlalu lama hanya dengan memakai kimono pendek di atas lutut nya itu.
akan tetapi.
Aghhhhh....
Bersambung
Hai Hai hai...
Jangan Lupa Like nyaaa🙂
__ADS_1