
setelah 30 menit menunggu, Nayla belum juga pulang
"ma seperti nya Jo harus pergi deh ma" ucap Jonathan setelah menerima telpon dari pacar nya
"tapi Jo! Nayla kan belum pulang," ucap Mama Safitri
"mungkin lain kali ma, untuk saat ini Mama kenalkan Tika dan papa saja, Jo pergi duluan ya ma, assalamualaikum" ucap Jo lalu buru-buru pergi
di tengah jalan, Jo di hadang oleh beberapa preman
"keluar !! ayo cepat keluar !!" ucap salah satu preman tersebut
sedangkan Jo merasa takut, pasalnya Jo tidak jago beladiri
"gimana nih," ucap Jo ketakutan ketika preman tersebut lagi-lagi menggedor-gedor pintu mobilnya.
dan Jonathan pun keluar dari mobilnya
"ada apa sih bang? memang nya apa salah saya Sama Abang Abang semua?" tanya Jo
"hahahaha salah Lo cuma satu, yaitu jadi orang kaya, makanya kita gangguin lo" ucap salah satu preman tersebut tertawa
"serah semua benda-benda berharga Lo, maka Lo akan selamat dari kita" ucap preman yang lain
"iya serahkan dompet, HP dan jam tangan Lo" ucap preman yang lain
Jonathan yang tidak ingin terluka, cepat-cepat mengambil dompet, HP dan ponselnya, dan saat akan memberikan nya
"hai jangan pernah memberikan apa pun pada mereka" ucap seorang wanita yang membawa banyak belanjaan di tangan kanan dan kiri nya
"hai nona! jangan ikut campur, atau kau akan celaka" ucap preman itu
"bang nggak baik loh merebut harta orang seperti ini, ada baiknya otot-otot Abang semuanya di gunakan untuk bekerja, dapat rezeki insyaallah berkah" ucap Nayla menasehati para preman tersebut
"habisi gadis itu" ucap ketua dari preman tersebut memberikan perintah kepada ke tiga anak buahnya
dan mereka pun akan menyerang Nayla
" eh tunggu dulu tahan!!" ucap Nayla menahan para preman yang ingin menyerang nya, dan anehnya si preman malah nurut nurut aja
" mas sini, tolong pegangin belanjaan aku" ucap Nayla menyuruh Jonathan untuk memegang belanjaan nya
" dek! Udah ya! biar saya kasih saja barang-barang saya, saya tidak mau kalau kita celaka" ucap Jonathan setelah berada di dekat Nayla
"Udah!! kamu pegang saja belanjaan aku, awas! jangan sampai jatuh Loh" ucap Nayla memperingati Jonathan
Nayla tersenyum pada semua preman tersebut
__ADS_1
"habisi gadis itu" teriak ketua preman tersebut karena melihat anak buahnya hanya diam saja
dan perkelahian sengit pun terjadi, satu gadis melawan tiga preman berotot kekar.
dengan ilmu karate yang di pelajari nya, dan ke kelihaian nya, Nayla begitu mudah mengalahkan ketiga preman tersebut, dan terakhir sang ketua maju, dan dalam sekejap mata, sang ketua preman juga tepar di hadapan Nayla
"bang!! maaf ya Nayla sudah menyakiti kalian, tapi Nayla cuma mau kalian hidup lebih baik lagi, gunakan otot kuat Abang untuk mencari rezeki yang halal, agar hidup Abang lebih tenang dan damai" ucap Nayla membantu semua preman yang sudah di dia kalahkan berdiri
"terimakasih, dan kami akan berusaha untuk hidup lebih baik lagi" ucap ketua preman tersebut
Nayla tersenyum mendengar perkataan Abang preman
"semangat!!" ucap Nayla menyemangati para preman
dan mereka pun mengangguk lalu pergi dari hadapan Nayla
Jonathan yang melihat kehebatan Nayla, hanya melongo dan membuka mulutnya lebar-lebar, saking terkesima nya dengan kehebatan seorang gadis yang seumuran dengan adiknya Tika.
dan baru tersadar ketika belanjaan yang dia pegang di ambil dari tangan nya
"terimakasih ya mas" ucap Nayla
"seharusnya saya yang berterima kasih, terimakasih ya" ucap Jonathan tulus
"ya Sama-sama mas, aku duluan ya mas, soalnya aku udah telat banget pulang nya, aku takut ibu khawatir dengan ku" ucap Nayla lalu buru-buru pergi dari hadapan Jonathan, sebelum menjauh "cepat pergi mas!! nanti ada preman lagi loh" ucap Nayla menoleh sebentar lalu melanjutkan langkahnya
"tidak perlu mas! kamu pergi saja dari sini, aku takut preman nya balik lagi" teriak Nayla lagi tanpa menoleh ke arah Jonathan
mendengar jawaban Nayla, Jo buru buru masuk ke dalam mobil nya, lalu pergi dari tempat itu.
di perjalanan ponsel Jonathan berdering.
drrrttt drrrttt drrrttt
"halo sayang" ucap Jonathan
"(,'.'.'''.'.,,..,.)"
"iya mungkin sebentar lagi aku sampai ke sana" ucap rico
"(",.,--'.'.")"
"nanti aku ceritakan ya" ucap Jonathan
"(,.....,'''',',,,..,") "
"se you" ucap Jonathan lalu mematikan sambungan telepon nya
__ADS_1
setelah sampai di cafe tempat mereka janjian, Jonathan celingukan mencari kekasih nya,
" Jo!! sini" ucap Sisilia memanggil kekasih nya dan melambaikan tangannya.
Jo pun tersenyum lebar melihat kekasihnya, lalu menghampiri Sisilia
"sayang!!" ucap Sisilia lalu memeluk Jonathan
"kenapa lama sekali?" tanya Sisilia
lalu Jonathan menceritakan semua kejadian yang di alaminya di tengah jalan
......................
sedangkan Nayla,
"assalamualaikum" ucap Nayla setelah sampai di panti asuhan
"waalaikumsalam!! akhirnya yang tunggu-tunggu datang juga" ucap Mama Safitri
"Mama!" ucap Nayla tersenyum lebar setelah melihat Mama Safitri, lalu Nayla meletakkan belanjaan nya dan mencium punggung tangan Mama Safitri dan papa Aditama lalu Bu Ningsih dan pak Joko secara bergantian
"kakak memanggil Mama pada Mamaku?" tanya Tika polos
"iya sayang! biar kamu punya kakak perempuan" ucap Mama Safitri mengedipkan sebelah matanya
Tika tersenyum karena paham maksud Mama nya "kenalkan aku Kartika, anak bungsu Mama Safitri, kalau kakak?" ucap Tika mengulurkan tangannya untuk berkenalan
"aku Nayla" ucap Nayla menerima uluran tangan Tika
"sebentar ya, Nayla mau simpan belanjaan dulu ke dapur" ucap Nayla
"ayo kak, Tika bantuin" ucap Tika
Nayla pun mengangguk dan tersenyum
"Bu Ningsih! boleh kami ajak Nayla keluar sebentar, kami mau mengajak nya jalan-jalan, tapi kalau ibu Ningsih mengijinkan" ucap Mama Safitri hati-hati
"kenapa Bu Safitri mengira kalau saya tidak akan mengijinkan Nayla pergi? ajak saja Bu, saya senang kalau Nayla sekali-kali jalan-jalan, tapi terkadang anak itu susah sekali kalau di suruh jalan-jalan, dia tidak ingin kalau saya mengurus adik-adik nya sendiri di rumah" ucap Bu Ningsih
"benarkah? baiklah saya akan mengajak nya" ucap Mama Safitri senang
setelah selesai membereskan barang-barang belanjaan nya yang di bantu oleh Tika, Nayla pun mengajak Tika kembali ke ruang tamu
"Nay kenapa tadi lama sekali di pasar nya?" tanya Bu Ningsih pada Nayla, karena biasanya Nayla kalau ke pasar tidak akan se lama itu
"hehehehe mumpung hari ini hari Minggu, jadi Nayla tidak buru-buru ke sekolah, jadi Nayla jalan kaki deh, lumayan kan ongkos buat angkot nya bisa buat tambah-tambah membeli sesuatu, soalnya bahan-bahan Udah pada naik semua" ucap Nayla cengengesan
__ADS_1
"terus tadi Nayla ketemu dengan preman yang ingin merampok orang, jadi Nayla tolongin dia dulu deh" ucap Nayla