luka tak berdarah

luka tak berdarah
17


__ADS_3

sesampainya di rumah, sudah ada Jonathan di ruang tengah sedang menonton bola


"belum tidur Jo?" tanya Mama Safitri pada putranya


"belum ma, lagi asyik nonton bola" ucap Jonathan


"adik mu mana Jo?" tanya papa Aditama


"Tika sudah tidur pa, tadi habis mengerjakan tugas sekolah nya dia langsung tidur, mungkin dia kecapean pa, karena dia kan latihan beladiri sepulang dari sekolah" ucap Jonathan yang masih asyik melihat ke arah tv


"memang nya kamu nggak kemana-mana Jo?" tanya Mama Safitri


Jonathan yang mendengar pertanyaan Mama nya, sontak mengalihkan perhatian dari TV ke arah Mama nya "memang nya Jo mau kemana ma? pacar Jo kan lagi di ajak orang tua nya ke luar kota, masa Jo jalan sendiri" ucap Jo


"tau gitu Mama ajak aja kamu ke pesta tadi, mungkin saja kamu bisa menemukan cewek yang cocok untuk mu" ucap Mama Safitri


"tapi pacar Jo sudah cocok untuk Jo ma, Mama aja yang selalu sibuk kalau di ajak ketemuan, Jo kan cuma mau kalian saling kenal ."ucap Jonathan


"ya udah besok bagaimana? Mama juga udah penasaran seperti apa pacar kamu yang selalu kamu puji-puji itu" ucap Mama Safitri


"benarkah ma? janji ya besok, aku akan mengajak nya untuk menemui mama besok, Mama mau nya ketemuan di mana? di kafe, di restoran atau di rumah?" tanya Jonatan dengan antusias


"di kafe saja, Mama nggak suka ada orang lain masuk ke rumah Mama" ucap Mama Safitri

__ADS_1


"oke Mamaku sayang, besok kabarin saja di kafe mana, Jo besok akan membawanya menemui Mama" ucap Jo


"ya sudah Mama ke kamar dulu ya, Mama ngantuk banget nih" ucap Mama Safitri lalu pergi ke kamarnya sendiri tanpa menunggu jawaban dari putranya


diikuti oleh papa Aditama


"tumben mama mau di ajak ketemuan sama pacar Jo?" ucap papa Aditama


"Mama penasaran aja Sama pacar Jo pa" jawab Mama Safitri


****


keesokan harinya, Jonathan dan kekasih nya Tengah duduk di salah satu kafe tempat di mana Mama Safitri ingin menemui mereka, hingga satu jam lamanya tapi Mama Safitri sampai saat ini belum juga datang


"iya sayang! Mama sendiri yang bilang sama aku tadi malam" ucap Jonathan


Sisilia pun menghela nafas panjang, "ini sebenarnya Mama nya Jonathan mau ngerjain aku atau gimana sih" ucap Sisilia dalam hati


sekitar sepuluh menit, akhirnya Mama Safitri datang juga,


Jonathan mengangkat tangan kanannya, saat melihat mamanya datang dan mencari-cari keberadaan nya


"sini ma" ucap Jonathan

__ADS_1


Mama Safitri Pun langsung menghampiri putranya yang bersama seorang wanita tapi Mama Safitri tidak melihat wajahnya, karena Sisilia membelakangi nya


"Jo! maaf Mama terlambat sebentar, soalnya tadi Mama ada sedikit urusan mendesak" ucap Mama Safitri


"sebentar apaan, aku sampai jamuran begini nungguin nya" ucap Sisilia dalam hati.


lalu Sisilia bangkit dari duduknya untuk menyapa Mama Safitri, untuk pencitraan walaupun sebenarnya Sisilia udah kesal banget sama Mama Safitri, karena sudah membuat nya menunggu begitu lama


"hallo Tante!" ucap Sisilia menghadap ke arah Mama Safitri


sedangkan Mama Safitri yang melihat, ternyata kekasih putranya adalah wanita yang selalu dia temui selalu bersama dengan laki laki lain dan selalu membuat Mama Safitri sebagai seorang wanita juga merasa malu sendiri


tanpa berniat menerima uluran tangan Sisilia untuk bersalaman, Mama Safitri langsung memandang putranya dengan kilatan kemarahan "ini pacar kamu jo" tanya Mama Safitri


Jonathan yang melihat Mamanya seperti sedang marah ketika melihat Sisilia, padahal menurut Jonathan mereka baru saja bertemu. Jonathan jadi bingung dengan sikap mamanya


sedangkan Mama Safitri sudah tidak sabar menunggu jawaban dari putranya


"jawab Jo! apa dia pacar kamu?" ucap Mama Safitri meninggikan suaranya, karena sang putra tak kunjung menjawab nya


"Mama kenapa sih? ya iyalah dia pacar Jo, kan Mama sendiri yang nyuruh Jo membawa pacar Jo ke sini


"tapi maaf banget, sebaiknya kalian tidak melanjutkan hubungan kalian " ucap Mama Safitri

__ADS_1


"tapi kenapa ma? " tanya


__ADS_2