luka tak berdarah

luka tak berdarah
23


__ADS_3

setelah selesai mandi, Jonathan menghampiri Mama dan papanya di ruang tengah. "ma, pa" ucap Jonathan lalu langsung duduk di samping mamanya tanpa menghiraukan tatapan papanya yang tidak suka


"kurang ajar kamu Jo, duduk di tempat lain, jangan dekat-dekat dengan Mama mu" ucap papa Aditama


"sudah lah pa, lebih baik kita bicara" ucap Mama Safitri melerai putra dan suaminya


"tapi ma, papa tidak suka kalau Jojo dekat-dekat dengan Mama" protes papa Aditama


"hhhuuff" Jonathan menghela nafasnya, dan pindah ke sofa lain, lebih baik mengalah dari pada terus berdebat dengan papanya, yang begitu posesif terhadap Mamanya


melihat putranya sudah pindah, papa Aditama tersenyum senang, dan berkata "nah begitu dong"


"heh" Jonathan mendengus kesal


"sudah sudah, kalian ini tidak pernah ada habisnya" ucap Mama Safitri melerai keduanya


setelah beberapa saat hening, hingga mama Safitri memulai berbicara


"Jo, apakah kamu yakin dengan wanita pilihan kamu itu?" tanya Mama Safitri


mendengar pertanyaan mamanya, Jonathan mendongak menatap mamanya


"kalau Mama mengijinkan, maka Jojo akan sangat senang ma" jawab Jonathan dengan sangat hati-hati, agar tak lagi menyakiti perasaan mamanya


"harapan terbaik selalu Mama curahkan untuk mu, sayang. mama menginginkan banyak hal dari mu, kebahagiaan, kesuksesan, serta umur panjang supaya Mama bisa melihat mu bahagia bersama orang-orang yang kamu cintai" ucap Mama Safitri tersenyum manis kepada putranya


"apakah itu artinya mama merestui Jojo menikah dengan Sisilia?" tanya Jonathan berbinar bahagia


"sebenarnya mama berat, untuk mengijinkan kamu menikah dengan wanita itu, tapi mau bagaimana lagi, kalau Putra ku sudah sangat yakin untuk menjadikan dia sebagai istri nya, ya terpaksa mama merestui" ucap Mama Safitri

__ADS_1


"benarkah ma? Mama merestui Jojo menikah dengan Sisilia?" tanya Jonathan


"benar, tapi Mama punya syarat untuk itu" ucap Mama Safitri


"syarat?" tanya Jonathan


"iya, Mama mengalah dan merestui mu untuk menikahi perempuan itu, tapi kalau ternyata pilihan mu itu salah, maka kamu harus mengikuti kemauan mama, kamu Harus menikahi perempuan pilihan mama, siapa pun itu, kamu tidak boleh menolak nya, bagaimana? deal?" ucap Mama Safitri membuat kesepakatan dengan putra nya


dan tanpa pikir panjang, Jonathan langsung menyetujui keinginan mamanya, karena dia berpikir, mana mungkin kekasih nya menghianati nya atau meninggalkan nya


"oke deal" ucap Jonathan


"jadi, kapan rencananya pernikahan kamu di laksanakan Jo?" tanya papa Aditama


"lebih cepat lebih baik pa, mungkin tiga Minggu lagi, papa dan mama tidak usah khawatir, dan tidak perlu membantu Jojo menyiapkan acaranya, biar Jo dan Sisilia yang akan mempersiapkan semuanya dengan baik, Mama dan papa tinggal mencatat tamu-tamu yang akan kita undang, dan memberikan Restu untuk Jo" ucap Jonathan


"assalamualaikum!!!" ucap Tika begitu nyaring.


"waalaikumsalam" jawab Mama Safitri diikuti oleh papa Aditama dan Jonathan


"kemana saja, jam segini baru pulang?" tanya Jonathan dengan tatapan mengintimidasi terhadap adik perempuan nya


"tadi Tika habis jalan-jalan ke mall" jawab Tika bergelayut manja pada papanya


"jalan-jalan? sama siapa?" tanya Jonathan mengangkat sebelah alisnya


"ya Sama Nia dan Ruri lah! emang sama siapa lagi, orang sahabat Tika cuma mereka berdua" ucap Tika yang tiduran di pangkuan Mama nya


"awas aja kalau sampai ketahuan jalan sama laki-laki" ancam Jonathan

__ADS_1


"heh, sayang nya Tika masih belum kepikiran untuk untuk itu" desis Tika


"bagus lah kalau begitu, jadi perempuan itu harus pintar-pintar jaga diri, jangan pacaran dulu, kamu itu masih kecil" ucap Jonathan memperingati adik nya


"enak aja, masih kecil. Tika tuh udah besar, tapi Tika memang tidak mau pacaran" ucap Tika


"udah ah, sana mandi dulu, bau acem tahu" ucap Mama Safitri mengusap kepala putri kesayangan Nya


mendengar perkataan Mama, Secara spontan Tika mengendus-endus bau badan nya


"ih Mama!! Tika nggak bau tahu" ucap Tika mengerucutkan bibirnya. yang di sambut dengan gelak tawa dari mama, papa dan kakak nya


Tika semakin cemberut, tatkala di tertawa kan oleh semua keluarga nya


"Udah ah, aku mau mandi" ucap Tika lalu langsung beranjak ke kamar nya


"Tika Tika" ucap papa Aditama geleng geleng kepala


"Jo, ke kamar dulu ya pa, ma" ucap Jonathan


Mama Safitri dan papa Aditama pun mengangguk serempak


setelah kepergian Jonathan dan Tika


"mama yakin dengan keputusan mama?" tanya papa Aditama pada istrinya


"ya mau bagaimana lagi pa, orang jojo nya aja kekeuh ingin menikahi wanita itu" ucap Mama Safitri


"Terus Mama membuat kesepakatan seperti itu dengan Jo, memang nya Mama punya calon nya, ya siapa tahu kekasih nya Jojo benar benar pergi atau bagaimana gitu" ucap papa Aditama yang berharap pernikahan putra nya batal dengan perempuan yang membuat istrinya tidak suka dan memusuhi putra nya selama beberapa hari

__ADS_1


"ya kita berdoa saja pa, semoga putra dan putri kita mendapatkan jodoh yang terbaik " ucap Mama Safitri


papa Aditama pun mengangguk


__ADS_2