
setelah selesai latihan, Mama Safitri pamit pulang
"Mama pulang dulu ya nay, ingat kalau ada apa-apa, jangan lupa hubungi mama"ucap Mama Safitri
"iya ma" jawab Nayla
"assalamualaikum" ucap Mama Safitri dan keluarga nya
"waalaikumsalam" jawab Nayla dan Bu Ningsih serta pak Joko
dan mereka pun pulang,
"aku heran deh, kok bisa sih? Mama sama Tika dekat dengan orang yang baru kalian kenal, bagaimana kalau ternyata dia orang jahat" ucap Jonathan, saat ini mereka semua ikut mobil Jonathan, dan mobil papanya di bawa pulang oleh sopir duluan
"heh! kalau dia jahat, dia tidak akan menolong mama dari copet, dan dia juga Tidak akan menolong mu dari preman-preman yang ingin merampok kamu" ucap Mama Safitri ketus
"tau!" ucap Tika mendukung mamanya
"kan biasanya kalian paling anti kalau sama pacar pacar Jo" ucap Jo
"karena kami tau, pacar pacar kamu itu hanya ingin manfaatin uang kamu doang" ucap Mama Safitri
__ADS_1
...****************...
mulai saat itu Mama Safitri dan Tika jadi sering ke panti asuhan. untuk bertemu dengan Nayla
sedangkan Jonathan selalu gagal mengenal kan pacar nya ke Mama nya, kalau bukan pacarnya yang tidak bisa, alias sibuk dengan selingkuhannya, ya Mama Safitri yang menolak, karena menurut Mama Safitri, yang akan menjadi menantunya adalah Nayla, bukan perempuan lain.
saat ini Mama Safitri dan papa Aditama sedang duduk-duduk santai di ruang tengah.
"ma! nanti malam temani papa ya, menghadiri pesta ulang tahun pernikahan kolega bisnis papa di hotel" ucap papa Aditama
"jam berapa pa?" tanya Mama Safitri
"mungkin jam 7 ma kenapa?"tanya papa Aditama
"papa lebih suka kalau Mama tidak dandan di depan banyak orang, papa akan selalu terpesona dengan kecantikan mama, walaupun Mama tidak dandan" ucap papa Aditama yang tak rela kecantikan istrinya di nikmati oleh banyak pasang mata
"ih papa! bisa saja" ucap Mama Safitri tersipu
"oh iya ma, papa sudah pesankan dress buat Mama, untuk di pakai nanti malam, mungkin sebentar lagi karyawan butik langganan papa akan sampai, soalnya manager butik nya memberi tahu papa tadi, kalau karyawan nya sudah mengantar pesanan papa" ucap papa Aditama yang begitu memanjakan istrinya.
singkat cerita.
__ADS_1
saat ini Papa Aditama dan Mama Safitri bergandengan tangan memasuki sebuah hotel bintang lima. dan langsung menuju ballroom hotel di mana pesta saat ini di laksanakan.
"pa! kita langsung saja samperin yang punya acara, sekalian kita bisa langsung kasih hadiah ini" ucap Mama Safitri menunjukkan hadiah yang dia bawa
papa Aditama pun mengangguk dan membawa istri tercintanya ke kolega bisnis nya yang sedang mengadakan acara ulang tahun pernikahan
"pak fiktor, nyonya Maria congratulation" ucap papa Aditama menyalami pak fiktor, dan mama Safitri menyalami nyonya Maria, dan memberikan hadiah yang dia bawa tadi.
jam 10 malam, mereka pamit pulang pada yang punya acara walaupun acaranya belum selesai. setelah sampai di mobil, dan saat akan masuk ke dalam mobil nya, tepat di samping mobil Nya, Mama Safitri melihat wanita yang selingkuh dari pacarnya di mall waktu itu, bermesraan dengan pria lain di dalam mobil nya.
"perempuan itu! ck ck ck" ucap Mama Safitri berdecak menggeleng kan kepalanya "semoga Allah melindungi anak-anak ku, dari perbuatan syetan yang terkutuk" ucap Mama Safitri berdoa agar anak-anak selamat, tanpa bisa berkata-kata dan berkomentar tentang kelakuan wanita itu, yang Gonta ganti kaki-kaki
"amin! "ucap papa Aditama walaupun tidak paham kenapa istrinya berbicara begitu
saat akan menjalankan mobilnya " tunggu dulu pa, jangan jalankan mobil nya, Mama masih penasaran, apa yang akan mereka lakukan" ucap Mama Safitri melihat ke arah mobil di sebelah nya
papa Aditama yang penasaran, mengikuti kemana arah yang di lihat oleh istri nya, dan melihat seorang wanita dan pria sedang bermesraan di dalam mobil di sebelah nya
papa Aditama pun menggeleng kan kepalanya dan menjalankan mobilnya.
"pa! kok jalan sih, Mama kan penasaran, apa yang akan mereka lakukan selanjutnya" ucap Mama Safitri
__ADS_1
"ya gampang ma, kita bisa lanjutkan sendiri aja di dalam kamar, tidak usah melihat orang" ucap papa Aditama