luka tak berdarah

luka tak berdarah
14


__ADS_3

"eh kita ketemu lagi ya" ucap Nayla pada Jonathan


"kalian pernah ketemu?" tanya Mama Safitri


"iya ma, dia orang yang Nayla ceritain,dia yang mau di rampok sama preman cap kaleng tadi pagi" jawab Nayla


"jadi kamu Jo! yang mau di rampok sama preman itu?, kamu nggak apa-apa kan "tanya Mama Safitri pada putranya khawatir


"iya ma! tapi untungnya ada dia, sebenarnya nggak apa-apa juga sih, orang rampok nya cuma minta uang , HP sama jam tangan Jo doang, kalau pun dia nggak nolongin Jo juga nggak apa-apa, orang preman nya nggak ngapa-ngapain Jo" ucap Jo malu karena sudah di tolongin cewek


"heh dasar nggak tahu bertemu kasih" desis Nayla


sedangkan Mama Safitri langsung menoyor kepala putranya. "aduh ma sakit tau" protes Jonathan


"dasar kamu ya, di tolongin orang bukan nya berterima kasih, malah sombong" ucap Mama Safitri yang kembali menoyor kepala putranya


" aduh sakit tahu ma" protes Nayla mengusap kening nya yang di toyor oleh mamanya


"hahahaha hahaha jadi kak Jo di tolongin cewek? ck ck ck" ucap Tika mentertawakan kakak nya lalu berdecak sambil menggeleng kepalanya seakan meremehkan kakaknya

__ADS_1


"diam kamu dek" ucap Jonathan


"waaah kak Nayla hebat, ajarin Tika beladiri juga kak, buat jaga-jaga, biar nggak kelihatan Cemen kalau ada yang gangguin" ucap Tika melirik ke arah kakak dan tersenyum meremehkan


"awas kamu ya dek" ucap Jonathan pada adiknya


dan Tika hanya menjulurkan lidahnya dengan ancaman kakak nya


papa Aditama menghela nafas dan menggeleng kan kepalanya melihat kelakuan istri dan anak-anaknya


"sudah sudah, makan saja makanan nya, keburu dingin nggak enak loh" ucap papa Aditama menengahi


mereka pun makan sambil sesekali mengobrol


mendengar pertanyaan Tika, Mama Safitri dan Nayla saling pandang dan setelah nya bergidik ngeri, karena mengingat kelakuan orang tadi


"hihihih hihihi Tadi Mama sama Nayla nggak sengaja melihat orang selingkuh dari pacar nya, ya karena Mama penasaran bagaimana kelanjutan nya, Mama Sama Nayla ngintip deh. terus yang lebih parah nya dia berciuman dengan panas di tempat umum, bahkan sampai remas remas bo...." ucapan Mama Safitri terpotong oleh


" hemmmmm " papa Aditama berdehem agar istrinya tidak bicara yang nggak-nggak di depan Tika

__ADS_1


"remas remas bo apa ma?"tanya Tika penasaran


"bukan apa-apa lupakan,"ucap Mama Safitri melirik suaminya yang menggeleng


"terus kamu Jo? bagaimana bisa kamu disini, katanya kamu mau ketemuan sama pacar kamu. sampai-sampai di suruh tunggu sebentar saja nggak mau" ucap Mama Safitri


"hehehehe iya sebenarnya Jo kesini Sama pacar Jo, tapi dia ijin ke toilet, terus dia nelpon katanya harus pergi soalnya dia di telpon orang tua nya" ucap Jo menghela nafasnya


mendengar cerita Jo, Mama Safitri dan Nayla saling pandang


"kasihan deh Lo, hahaha" ucap Tika kembali mentertawakan kakanya


"apa jangan jangan cewek tadi pacar nya Jo ya nay" ucap Mama Safitri berbisik pada Nayla


"belum tentu ma, jangan suuzon dulu" ucap Nayla berbisik


"sekarang giliran Jo yang bertanya, kenapa kamu memanggil Mama pada Mamaku?" tanya Jo pada Nayla


"aku di suruh Mama" jawab Nayla cuek sambil menyuap makanannya

__ADS_1


"memang apa masalah nya kalau kak Nayla memanggil Mama pada mama kita?" ucap Tika


"tau.......


__ADS_2