luka tak berdarah

luka tak berdarah
18


__ADS_3

"Jo! mama punya alasan , dan kalau kamu masih mau menganggap Mama ini sebagai Mama kamu, tinggal kan perempuan ini" ucap Mama Safitri lalu pergi dari kafe


"Mama kenapa sih? biasanya Mama tidak pernah berbicara kasar terhadap orang, apalagi orang yang baru ketemu, atau jangan-jangan kamu pernah bertemu ya sama Mama?" tanya Jonathan pada kekasihnya


"aku rasa baru kali ini aja deh aku ketemu Mama kamu sayang, tapi kenapa ya dengan Mama kamu, kok kaya nggak suka banget lihat aku" ucap Sisilia cemberut


"ya udah, Kamu tenang saja, nanti aku akan bicara sama Mama, ya udah yuk kita makan" ucap Jonathan mengelus pipi kekasih nya dengan lembut.


dengan wajah sok imut dan sok manis nya, Sisilia mengangguk


dan mereka pun makan bersama, ya walaupun rencana nya mereka mau makan bertiga dengan Mama Safitri, tapi Mama Safitri sudah lebih dulu mengetahui busuknya Sisilia


***


sedangkan Mama Safitri Langsung ke kantor suaminya, awalnya sih Mama Safitri mau ke panti asuhan, tapi berhubung hari ini bukan hari Minggu jadi Nayla tidak mungkin ada panti


"pa!! " ucap Mama Safitri memanggil suaminya dengan manja, setelah membuka pintu ruangan Suami nya tanpa mengetuk pintu lebih dulu


setelah pintu nya terbuka, ada tiga orang di dalam ruangan suaminya sedang menatap ke arah nya

__ADS_1


"eh, papa sedang meeting ya?" tanya Mama Safitri


"nggak kok sayang, sini papa kenalkan dengan rekan bisnis papa" ucap papa Aditama meminta mama Safitri mendekat ke pada nya


dan papa Aditama pun memperkenalkan istri nya pada ketiga rekan bisnis nya.


setelah selesai berkenalan, Mama Safitri ikut mengobrol dengan ketiga rekan bisnis suaminya


"maaf pak, tadi saya pikir di ruangan ini hanya ada suami saya" ucap Mama Safitri tidak enak


"tidak masalah nyonya, kami hanya mengobrol, kalau pun kami mau meeting, tidak mungkin di sini kan?" ucap salah satu rekan bisnis nya


"iya sih" ucap Mama Safitri


"pa, papa lihat nggak? yang kataku perempuan yang bermesraan di dalam mobil, waktu kita mau pulang dari pesta rekan bisnis papa" ucap Mama Safitri tidak sabar


"yang mana sih ma? Udah ah nggak usah ngurusin hidup orang" ucap papa Aditama


"oh iya! Mama kan katanya mau ketemuan sama calon mantu, seperti apa dia? apakah dia baik" tanya papa Aditama

__ADS_1


"justru itu pa, yang mau Mama bicarakan" ucap Mama Safitri


"dengerin dulu pa ucapan Mama, dan di jawab ya, papa nggak usah nanya balik" ucap Mama Safitri.


papa Aditama mengangguk walaupun belum mengerti dengan apa yang di maksud oleh istri nya


"papa inget nggak? Sama perempuan yang bermesraan di dalam mobil waktu itu?" tanya Mama Safitri lagi


"bagaimana bisa papa mengingat nya ma, orang papa nggak lihat" ucap papa Aditama


"apa! jadi papa tidak melihat wajah perempuan itu? tanya Mama Safitri kaget


"iya ma, memang nya kenapa sih" tanya papa Aditama penasaran


"pa! anak kita! anak kita Jonathan malah berpacaran dengan perempuan itu pa" ucap Mama Safitri emosi


"memangnya kenapa ma? mungkin perempuan itu sudah putus dengan pacarnya, makanya dia berpacaran dengan anak kita" ucap papa Aditama enteng


"pa, masalah nya, kata Jojo, Jojo tuh udah pacaran sama perempuan itu sejak mereka masih di luar negeri " ucap Mama Safitri geram pada suaminya

__ADS_1


"oh, gitu ya?" ucap papa dan


"iya! dan papa ingat nggak? waktu kita jalan-jalan Sama Nayla ke mall waktu itu, Mama juga melihat, perempuan itu sedang bermesraan dengan pria lain lagi pa. dan Mama sangat yakin kalau perempuan itu bukan perempuan baik-baik, kita harus mencegah Jojo untuk menikahi perempuan itu" ucap Mama Safitri


__ADS_2