
"tau! memang apa masalah nya?" ucap Mama Safitri menimpali
"ya nggak masalah sih" ucap Jo
"pa! habis makan, Mama mau membelikan makanan buat anak-anak panti, papa mau ikut nggak?" tanya Mama Safitri
"boleh" ucap papa Aditama
"Jo kamu ikut juga ya? lagian pacar kamu juga nggak ada, dari pada bosan sendirian" ucap Mama Safitri dengan maksud tertentu
"hem, baik lah ma" ucap Jonathan menghela nafas nya
"nah! gitu dong kak, biar kak Jo tidak kesepian di tinggal pacar sendirian, hahahaha" ucap Tika mentertawakan kakak nya
Tika mendekati kakaknya dan berbisik "kak! apa jangan-jangan pacar kak Jo pergi dengan selingkuhannya lagi"
Jonathan langsung menjitak kepala adiknya
"aduh kak sakit tau !! jahat banget sih Sama adik sendiri" ucap Tika cemberut dan mengelus keningnya yang di jitak oleh kakaknya
"makanya! kalau ngomong jangan sembarang" ucap Jonathan
setelah selesai makan.
mereka pun pergi ke tempat bahan-bahan dapur,
"ayo sayang! kamu pilih apa saja yang di sukai oleh adik-adik panti, masalah uang" Mama Safitri menjeda ucapan Nya dan menoleh ke arah suaminya lalu berbisik pada Nayla "masalah uang kita punya dua ATM berjalan hahahaha"
Mama Safitri tertawa senang
"ayo kak, kita pilih-pilih makanan buat adik-adik"ucap Tika lalu menarik tangan Nayla.
sedangkan Jonathan di suruh mendorong keranjang belanjaan nya dan harus mengikuti para wanita kemana pun mereka pergi, telat sebentar saja, maka Mama Safitri akan berteriak memanggil Jonathan
"ini adalah penyesalan terbesar ku, kenapa coba, tadi aku tidak menolak saja, saat Mama mengajak ku ikut dengan mereka, hhuuf" gerutu Jonathan lalu menghela nafas panjang
__ADS_1
papa Aditama tersenyum mendengar gerutu an putranya "Untung Jo ikut, kalau nggak, pasti papa yang akan di suruh mendorong keranjang belanjaan nya hihihih" batin papa Aditama terkekeh
"kenapa papa senyum-senyum?" tanya Mama Safitri, menoleh ke kanan dan ke kiri, saat melihat suaminya malah senyum-senyum sendiri, dia mengira suaminya tersenyum pada perempuan lain
"nggak ada, papa cuma senang aja, lihat Mama bahagia begini, mama jadi kelihatan cantik banget" ucap papa Aditama menggombal
"gombal" ucap Mama Safitri tersipu
setelah beberapa saat, mereka pun selesai berbelanja, dan mengantar Nayla pulang ke panti asuhan
tepat waktu, mereka sampai di panti asuhan sebelum ashar
"Tika! kamu serius mau ikut latihan?" tanya Nayla
"iya dong kak! biar Tika nggak Cemen, kalau di gangguin preman cap kaleng" ucap Tika melirik kakaknya
"hheh" Jonathan mendengus mendengar perkataan adiknya yang selalu menyudutkan dirinya
"kamu sebaiknya juga ikut latihan Jo! benar kata adik mu, biar nggak Cemen kalau di gangguin preman" ucap Mama Safitri membela putrinya
"ya latihan beladiri lah, masa latihan balet sih, ada ada saja kakak ini" ucap Tika
"ya udah yuk kita sholat ashar dulu" ucap Nayla pada Tika
dan mereka pun sholat ashar berjamaah di moshola yang ada di panti asuhan.
setelah selesai sholat, mereka bersiap untuk latihan,
pak Joko sendiri yang menjadi pelatih nya, untuk mengajari anak-anak panti, agar tidak gampang di sakiti oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.
dan pak Joko berpesan agar tidak mempergunakan ilmu beladiri nya untuk hal-hal yang salah.
pak Joko dan Bu Ningsih tidak bisa memiliki anak, entah siapa yang mandul, tapi keduanya sepakat untuk tidak melakukan pemeriksaan
dulu mereka hanya menolong anak-anak yang terlantar. dan ada sebagian yang di paksa untuk mengamin di jalanan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.
__ADS_1
dan mereka berdua merawat anak-anak tersebut. sampai akhirnya ada yang menyarankan agar mereka mendirikan sebuah yayasan panti asuhan
"ayo anak-anak semangat!" ucap pak Joko
"iya pak!" ucap anak-anak serempak
"pak! ada yang mau ikut kita latihan beladiri" ucap Nayla menggandeng tangan Tika
"oh, nak Tika, mau ikut latihan?" tanya pak Joko
"iya pak" jawab Tika
"oke! selamat bergabung ya! semangat" ucap pak Joko mengangkat tangannya 💪 menyemangati
"semangat!" ucap Tika mengikuti pak Joko
dan mereka pun memulai latihan nya,
Jonathan pun juga ikut latihan beladiri, soalnya di paksa oleh mamanya.
Jonathan sempat terpesona dengan kecantikan Nayla yang alami, dan saat berkeringat saja Nayla malah kelihatan semakin cantik dan seksi di mata Jonathan.
Jonathan buru buru menggeleng kan kepalanya, menghilangkan pikiran nya yang sempat terpesona pada Nayla
setelah beberapa saat, latihan nya selesai
"oke anak-anak! kita lanjut besok ya latihan nya" ucap pak Joko setelah selesai melatihnya
"iya pak" ucap anak-anak serempak
"waaah bakalan tiap hari Tika kesini dong kak" ucap Tika antusias
Nayla tersenyum dan mengangguk
..
__ADS_1