
Keesokan harinya luna melamar kerja di berbagai cafe,dan tibalah dia di cafe Pratama prakarsa.
"Hah Untung saja kuliah hari ini masuknya agak siang,jadi aku bisa mencari pekerjaan dulu...". seketika perkataan luna terhenti karena tercengang melihat cafe yang begitu besar dan sangat mewah.
Ketika memasuki cafe itu ,luna melihat ada pak satpam,lalu ia bertanya kepadanya.
"Permisi pak,saya mau melamar pekerjaan Disini,dimana ya ruang HRD nya."
"Apakah nona sudah ada janji dengan kepala staf HRD disini"ucap pak satpam itu.
"Eh belum pak ,saya baru aja datang kesini dan belum mengenal kepala staf HRD nya dan CEO cafe disini."
"Baiklah akan saya antarkan ke ruang HRD,mari ikuti saya" Kata pak satpam dan berjalan menuju ruang HRD
Tok...tok...tok..
Pak satpam mengetuk pintu ruang HRD dan memanggil nama kepala staf itu.
"Permisi bu lidia,ada yang ingin bertemu ibu ini."
"Siapa? bawa saja masuk ke sini pak"jawab Bu Lidia dari dalam pintu.
Ceklek pintu ruangan sudah di buka, luna masuk dan pak satpam pergi meninggalkan kami berdua.
"Selamat pagi bu, apa disini ada lowongan pekerjaan?".tanya luna.
"Ada sih,tapi cuman lowongan untuk dibagian cleaning servis atau bersih-bersih di dapur,apa kamu mau".tanya bu lidia kembali.
__ADS_1
Luna sejenak berpikir, apakah dia mau kerja di cafe itu tetapi sebagai cleaning servis atau mencari pekerjaan di tempat yang lain.
"Kalo aku disini berarti jadi tukang bersih-bersih dong,tapi dari tadi aku mencari lowongan pekerjaan di tempat lain juga enggak dapat, yaudah deh aku bekerja disini aja toh pekerjaannya juga halal."batin luna.
"Baik bu ,saya mau bekerja disini ,tapi gajinya berapa bu perbulan?". Tanya luna lagi.
"Gajinya bisa sampai 4 juta setengah perbulan ya". Jelas bu lidia.
"Oke bu saya setuju ". Kata luna dengan wajah penuh semangat.
Saya boleh lihat biodata kamu dulu?".tanya bu lidia.
"Oh iya bu saya hampir lupa hehe...". Timpal luna.
"Ternyata kamu masih kuliah ya,oke kalau gitu ikut saya ke ruang CEO pemilik cafe ini , saya akan tanya kepada tuan rizky , diterima atau enggak nya saya nga bisa menjamin ya". Kata bu Lidia.
Sebelum memasuki ruang CEO, mereka berdua bertemu dengan sekretaris tuan Davin.
"Selamat pagi pak, kebetulan ketemu disini,saya mau tanya apa tuan rizky ada di dalam".tanya bu lidia.
"Ada".jawab davin dengan wajah datar.
"Baiklah terimakasih pak,kalau gitu saya mau izin masuk ke ruangan tuan rizky dulu dan mau membawa gadis ini masuk ke dalam".jelas bu lidia.
"Eh tunggu dulu,kamu keruangan mu saja,biar aku yang mengantarnya kedalam". Kata sekretaris davin.
"Baiklah kalau begitu tuan saya permisi dulu".pamit bu lidia.
__ADS_1
"Ayo ikut saya masuk".ajak sekretaris davin kepada luna.
Luna hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya.
"Selamat pagi tuan rizky".sapa sekretaris davin sambil membungkukkan kepalanya,luna yang melihatnya pun mengikuti apa yang dilakukan sekretaris davin .
"Pagi". jawab Rizky dengan wajah santai.
"Loh cowok ini kan orang paling kaya di Indonesia? Wah aku beruntung banget bisa ketemu dia secara langsung". batin luna.
"Ada apa pagi-pagi sudah kesini". tanya tuan rizky kepada sekretaris davin.
"Ini tuan,ada yang ingin melamar pekerjaan di sini".Davin.
"Apa kamu sanggup bekerja di cafe sebesar ini?".tanya tuan rizky kepada luna .
"Emm...eh iya saya sanggup tuan". Jawab luna sambil terbata-bata.
"Ya ampun ini beneran kan aku bisa melihat cowok se tampan ini,ini bukan mimpi kan". Dalam hati luna sambil terkagum kagum.
"Baiklah saya terima kamu kerja disini,tapi apa kamu bisa membagi waktu dengan kuliahmu itu". Rizky.
"Insyaallah bisa tuan, apakah saya boleh masuk sif malam ". Luna.
"Boleh saja,tapi apa alasan kamu mau bekerja di cafe ini sedangkan kamu masih kuliah". Rizky.
"Emm...sa..saya mau mandiri". Luna.
__ADS_1
Tuan rizky terkekeh.