Maafkan Aku Alya

Maafkan Aku Alya
bab 11


__ADS_3

Seperti biasanya Sean menunggu Alya di depan sekolah. Sean merasa puas bisa menyalurkan fantasinya dan Sean sekarang berusaha untuk mendapatkan Alya karena Sean ingin melakukan hal itu bersama Alya tanpa harus membayangkannya. Jika hal ini terjadi Sean akan benar-benar senang sekali. Sean juga tahu jika Alya masih virgin karena Alya pernah bilang padanya jika ia tak pernah pacaran hal ini semakin membuat Sean ingin merasakan bagaimana rasanya bercinta dengan cewek yang masih bersegel. Membayangkan hal itu saja sudah membuat Sean kelimpungan karena tanpa sadar si boy berdiri dengan tegak. Sean mencoba untuk biasa saja karena tak mungkin ia meninggalkan SMA PELITA walau rasa sesak di bawah sana masih terasa


"Alya." panggil Sean dengan melambaikan tangan.


Alya di panggil oleh Sean terpaksa menghampiri dengan perasaan malasnya.


"Kak Sean kenapa ada di sini?"


"Tentunya untuk menjemputmu lah cantik, ayo naik aku antar pulang."


"G usah kak aku pulang sendiri saja naik angkot."


"Aku g menerima penolakan cantik, cepat naik atau aku akan ...."


"Iya. Nih aku dah naik jadi jangan mengancam."


"Nah gitu kan tambah cantik. "


Sean melajukan motornya dengan kecepatan sedang dan berbelok ke sebuah restoran untuk makan siang karena jujur Sean merasa lapar setelah tenaganya terkuras habis bercinta dengan Melani.


"Kak kok kita kesini sih?"


"Iya cantik, aku lapar jadi kamu temani aku makan siang."


"Tapi aku g lapar kak."


"Aku g menerima penolakan." ucap Sean mengandeng tangan Alya setelah turun dari motor menuju restoran


"Dasar cowok pemaksa." Alya mengikuti langkah Sean dengan bibir mengerucut menahan kesal atas sikap Sean yang suka seenaknya.


Mereka duduk di meja dekat dengan jendela dan tak berapa lama waiters datang dengan buku menu. Sean memesan 2 steak daging dan 2 minuman. Waiters berlalu pergi meninggalkan meja mereka.


Tak butuh waktu lama pesan mereka datang. Sean dan Alya menikmati makanan dalam diam. Sean melihat ada sisa saus di sudut bibir Alya langsung berinisiatif mengambil tisu lalu mengelapnya.


"Kalau makan pelan-pelan saja. masak sampai belepotan seperti ini."


"Terimakasih." ucap Alya setelah mendapatkan perlakuan itu.


"Sama-sama cantik, habiskan makananmu tapi pelan-pelan saja. Oke."


"Oke."


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Ingrid beberapa hari ini selalu mencari cara untuk bisa bertemu dengan Sean. Ingrid juga menghubungi Sean namun nomor ponselnya tak aktif membuat Ingrid kesal


"Kemana sih nih orang kenapa sulit sekali di hubungi, di kampus selalu bilang sibuk jika aku minta berbicara. Sekarang di telepon g bisa, g tahu apa kalau aku tuh kangen juga ingin kembali bercinta dengan mu Sean. Kamu laki-laki yang bisa membuat aku benar-benar mendapatkan kenikmatan yang tiada tara. Sebenarnya kamu kemana Sean."


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"Hai bro." sapa Sean kepada teman-temannya yang sedang berkumpul di markas dan langsung duduk di sebelah Tama temannya


"Se, ada yang ngajak kamu tanding lusa. Apa kamu mau?"


"Hadiahnya apa?"


"Uang 10 juta plus cewek cantik untuk menemani seharian penuh."


"Cantik tidak?"


"Cantik banget malah bodynya hot, nih kamu bisa lihat di ponsel ku."


Sean mengambil ponsel Arga dan dilihatnya foto seorang wanita cantik dan seksi.


"Oke. Aku setuju."


"Se, apa kamu yakin? Kalau kamu kalah nanti gimana? Trus cewek mana yang akan kamu jadikan hadiah taruhan?"tanya Tama


"Kamu g perlu khawatir tam aku pastikan akan menang dan kamu tenang saja seandainya aku kalah ada kok cewek yang akan mau menjadi hadiah taruhan nantinya dan bisa ku pastikan cewek itu akan dengan suka rela menuruti permintaan ku."


"Benar yang di katakan oleh Tama, kami semua mendukung mu ya g teman-teman?" ucap Arga


"Iya." sahut semua anggota black dragon


"Terimakasih semuanya."


"Tam gue ke sana dulu ya." ucap Sean berdiri sambil menghampiri Amel dan Carla yang duduk berdua sambil memainkan ponselnya


"Hai cantik." ucap Sean langsung duduk di tengah-tengah antara Amel dan Carla


"Tumben sendirian aja Se, biasanya dengan cewek."


"Lagi g punya cewek cantik."


"Masak si, seorang Sean sang Casanova masak g punya cewek sih. Bohong kamu kan."


"Seriusan cantik aku g punya cewek gimana kalo salah satu dari kalian yang jadi cewek aku?" tanya Sean pada Amel dan Carla sambil menaik turunkan alisnya dan tersenyum. Sungguh ketampanan Sean terpancar saat dia sedang tersenyum.

__ADS_1


"Kalau aku sih mau mau aja Se, siapa sih yang bisa nolak pesona seorang Sean?" ucap Clara


"Aku juga mau Sean bahkan jadi yang kesekian juga g papa penting bisa sama kamu. Ya g Clara?."


"Benar yang dikatakan Amel Sean, kami rela menjadi yang kesekian kalinya." ucap Clara menimpali.


"Oke kalau kalian mau. Gimana kalau malam ini kita pacaran."


"Kamu serius Sean dengan ucapan kamu?"


"Ya. Apa kalian keberatan?"


"Tidak."


"Baiklah kalau begitu aku ingin berdua dengan kamu Clara apa bisa?"


"Tentu."


"Lalu aku gimana Sean?" tanya Amel


"Kamu tenang saja nanti pulang aku antar sekalian menginap di apartemen kamu gimana?" ucap Sean berbisik di telinga Amel.


"Baiklah."


Sean membawa Clara masuk ke kamar karena ia sudah pernah bercinta dengan Clara saat pulang dari markas yang waktu itu keadaan Clara mabuk dan mereka melakukan hal itu di dalam mobil. Clara selalu menggoda Sean sehingga membuat Sean tak bisa menahan hasratnya dan memberhentikan mobilnya di tempat sepi sehingga terjadi hubungan s**s itu. Setelah malam itu sebenarnya Clara ingin mengulang kembali percintaan mereka namun Sean seakan menghindarinya. Malam ini saat Sean mengajaknya untuk bercinta, Clara dengan senang hati menuruti kemauan Sean. Menurut Clara Sean adalah sosok lelaki yang ia idamkan


"'Hemmmm" belum sempat Clara bicara Sean langsung membungkam mulutnya dengan bibirnya ciuman yang awalnya lembut berubah kasar dan menuntun saat Clara membalas ciuman tersebut. Sean yang sebenarnya seorang hiperseks merasa senang saat ada seseorang cewek yang mau menghangatkan ranjangnya. Sean bisa melakukan hal itu kapan pun sat ia sedang mau bahkan dengan cewek manapun asal cantik dan seksi namun Sean selalu mengunakan pengaman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Sean juga tak ingin sampai mengidap penyakit yang menjijikan itu namun tak bisa merubah gaya hidupnya yang sering gonta-ganti pasangan karena bagi Sean bisa menyalurkan hasratnya dan fantasinya itu adalah yang utama.


"Sean.. lebih cepat lagi." rancu Clara


"Akhhh ini enak sekali Sean, akhhhh....terus Sean."


Plok


Plok


Suara di kamar itu yang menandakan dua orang sedang melakukan kegiatan yang menguras tenaga untuk mencari kenikmatan bersama.


"Auhhhh Al kamu enak sekali sayang."rancu Sean.


"Alya aku sampai sayang akhhhhh." ucap Sean saat mendapatkan pelepasannya.


Hati Clara sakit saat mendengar Sean menyebutkan nama wanita lain saat bercinta dengannya namun Clara tak ingin memperdulikan itu baginya bisa dipuaskan oleh Sean itu jauh lebih baik. Karena dari dulu Clara sudah mendambakan hal ini.

__ADS_1


Clara adalah cewek yang menganut pergaulan bebas jadi ia bisa melakukan itu dengan siapapun bahkan Clara juga sering melakukan itu dengan salah satu anggota black dragon. Bahkan ia juga mampu melayani dua orang sekaligus saat bercinta.


Malam ini Clara begitu puas dengan semua gaya Sean. Clara bahkan dibuat mencapai pelepasannya berkali-kali hingga tubuhnya terkulai lemas akibat kegiatan itu.


__ADS_2