
Malam hari di sirkuit balap Sean dan yang lainnya sedang bersiap untuk melakukan balapan. Balapan ini di ikuti oleh Sean dan Semmy, mereka berdua siap bertanding untuk memperebutkan hadiah namun bagi Sean bukan hadiah yang terpenting saat ini melainkan Sean bisa meluapkan amarahnya lewat balapan.
Balapan di mulai, sorak-sorai penoton untuk memberikan semangat kepada kedua peserta balap. Sean melaju seperti angin dengan kecepatan tinggi Sean membawa motornya sambil sesekali berteriak meluapkan amarahnya. Setelah satu putaran akhirnya Sean Menang dan untuk yang kesekian kalinya Semmy di kalahkan oleh Sean.
Saat Sean menang semua anggota black dragon bersorak gembira karena sang ketua keluar jadi pemenang. Sean memberikan sejumlah uang untuk membeli beberapa minuman keras dan cemilan. Malam ini Sean ingin semua anggota black dragon berpesta. Sean juga meminta kepada Hans untuk mencarikan ****** yang cantik dan seksi untuk bisa di ajak bersenang-senang malam ini. Hans yang sering melakukan hal itu dengan wanita malam langsung menghubungi salah satu temannya untuk menyiapkan seorang wanita yang cantik dan seksi untuk malam ini. Setelah mendapatkan wanitanya Hans langsung pergi menuju tempat hiburan malam untuk menjemput sang wanita. Ponsel Hans berbunyi dan itu panggil dari Sean
"Hallo Sean, ada apa? Kalau kamu telepon aku menanyakan pesanan mu, aku sudah mendapatkannya dan sekarang baru menjemputnya" ucap Hans
"Bukan itu." ucap Sean
"Lalu?" tanya hans
"Aku butuh 6 wanita malam ini dan kamu carikan sekarang juga."
"Hahh seriusan kamu? G salah kamu mau dengan 6 wanita sekaligus?" tanya Hans terkejut
"bukan untuk ku bodoh, tapi ini untuk teman kita yang lainnya. Biarkan mereka mengadakan pesta malam ini untuk merayakan kemenangan ku.'
"Oke aku akan bicarakan dulu dengan Mrs. Leni terlebih dahulu."
"Oke aku tunggu di markas dan jangan lama."
"Oke, aku tak kan lama"
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
Sean dan anggota black dragon sudah tiba di markas mereka ada yang membawa teman wanitanya dan ada yang tidak. Semua masuk kedalam rumah lalu membuka botol minum untuk di minum bersama-sama. Sean hanya melihat teman-teman bersenang-senang sambil minum-minum. Sean tidak ikut meminumnya karena ia tidak suka semua jenis minuman beralkohol, dari baunya saja sudah membuat Sean engan. Masih kepikiran soal Alya Sean mencoba membuka ponselnya, melihat galeri foto di sana terdapat foto Alya berbagai gaya bahkan ada foto yang di ambil secara Cendit. Tersenyum melihat foto berdua dengan Alya saat di pantai untuk merayakan anniversary yang ke 2 bulan hubungan mereka.
"Aku merindukan sayang. Tak bisakah kita bicara sebentar dan akan aku jelaskan semuanya kepada mu Al." gumam Sean lirih
"Woi, ngeliat apa serius amat." ucap Derel sambil menepuk pundak Sean
"Apaan sih Rel, ngagetin aja bisanya" ucap Sean memasukkan ponselnya ke dalam jaket
"Gue tahu Se, kamu pasti rindukan sama cewek mu dan kamu pasti lagi ada masalah trus belum bisa menyelesaikannya. Iya kan? Udah deh ngaku aja." ucap Derel duduk di sebelah Sean."
"So Toy banget lho" ucap Sean
"Ya udah kalau g mau cerita juga g apa-apa toh gue g rugi. Gue cuma ingin bantuin, siapa tahu kamu butuh saran atau pendapat."
"Oke. Siapa takut."
"Sebenarnya cewek ku marah karena lihat foto ku bersama dengan Ingrid teman kuliahku di atas ranjang kamar hotel dengan pose mesra yang memperlihatkan sebagian tubuh kami telanjang. Dia benar-benar kecewa terhadap ku sampai nomor ku di blokir olehnya. Sudah berusaha mencoba menemuinya untuk menjelaskan namun cewek ku tak mau dan selalu menghindar. Entah dengan cara apa aku bisa bicara dan menjelaskannya." ucap Sean sedikit sedih
"Kalau boleh tahu cewek mu kuliah dimana?" tanya Derel
"Sebenarnya dia belum kuliah, dia masih SMA kelas 1."
"Hahh seriusan? Aku kira dia sudah kuliah karena wajahnya sudah terlihat dewasa."
"Semula aku juga berfikir begitu, sampai akhirnya aku tahu dia masih SMA saat pertama kali menjemputnya di sekolahnya." jelas Sean
__ADS_1
"Kalau boleh tahu SMA mana?." tanya Derel penasaran
"SMA PELITA."
"Tunggu tunggu. Sepertinya aku pernah denger ada yang masih sekolah di situ tapi siapa ya?emmm" ucap Derel menepuk-nepuk telunjuknya di pipinya
"Siapa Rel?"
"Ahha aku ingat sekarang. Adik Indra bukannya sekolah di SMA itu juga ya dan sepertinya mereka berteman karena aku merasa familiar melihat pertama kali wajah cewek kamu dan sekarang aku ingat jika aku sering melihatnya di rumah Indra bersama dengan Raisa adiknya Indra."
"Benarkah?"
"Kalau begitu kamu bisa meminta bantuan kepada Indra untuk masalah ini." ucap Indra sambil meminum minuman di dalam gelas yang di genggamnya
"Caranya?" tanya Sean antusias
"Kamu mau tahu?" tanya Derel
"Ya iyalah." ucapan Sean
"Kamu coba minta bantuan Indra supaya adiknya mau membawa cewek kamu ke rumah Indra. Setelah itu kamu coba jelaskan duduk perkaranya dan buat wanita meleleh dengan perhatian mu." ucap Indra
" Beneran berhasil?. "
" Belum di coba sudah mau menyerahkan" ucap Derel
__ADS_1