Maafkan Aku Alya

Maafkan Aku Alya
bab 20


__ADS_3

Di pusat perbelanjaan terbesar di ibu kota Sean mengajak Alya untuk mencari buku untuk tugas kuliahnya. Sean mengambil beberapa buku untuk referensi tugasnya di rasa apa yang dicari sudah di dapat Sean lalu mengajak Alya ke markasnya.


Di markas black dragon suasana terlihat sepi karena semua anggotanya memiliki kegiatan sendiri-sendiri dan mereka akan berkumpul di hari tertentu atau situasi tertentu.


"Kak ini rumah siapa, kok terlihat serem?"


"Ini tempat aku kumpulan dengan teman-teman ku, kamu g usah takut kan ada aku. Ayo kita masuk. "


"Iya."


Mereka berdua masuk ke dalam setelah Sean mengeluarkan kunci untuk membuka pintu. Sean membawa Alya duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


"Al aku cinta banget ma kamu. Apa kamu juga mempunyai rasa yang sama untuk ku?"


"Tentu saja iya kak kenapa kakak bicara seperti itu?"


"Boleh aku minta buktinya?"


"Kakak mau bukti seperti apa?"


"Aku ingin ini." bisik Sean di telinga Alya sambil mengusap bibir Alya


"Hahh" kaget Alya


Sean lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Alya hingga bibir menempel, Sean langsung m****** bibir Alya perlahan. Awalnya tidak ada sambutan sama sekali dari alya namun lama kelamaan Alya membalas ciuman Sean.


Mendapatkan lampu hijau dari Alya Sean bertambah memperdalam ciumannya dan salah satu tangannya mencoba menyentuh yang lainnya. Alya mencoba melepaskan ciumannya dan memegang tangan Sean


"Jangan Kak."


"Kenapa Al sayang, katanya kamu sayang ma aku tapi kenapa aku tak boleh menyentuhnya?


"Apa rasa sayang harus di ekspresikan dengan sentuhan fisik Kak?"


"Ya iyalah sayang, aku laki-laki normal dan hal seperti ini sudah wajar di lakukan oleh sepasang kekasih. "


"Aku takut kebablasan kak, aku g mau hal itu terjadi. "


"Sayang kamu tenang saja dan percaya ma aku. Aku tidak akan melakukan lebih,cukup yang tadi aja boleh ya, please. "


Alya bingung harus menjawab apa, di satu sisi dia cinta dan sayang kepada Sean tapi di sisi lain Alya takut kalau sampai kebablasan. Alya akhirnya hanya mengangguk sebagai jawaban, mendapatkan persetujuan dari Alya Sean langsung mencium bibir Alya dan salah satu tangannya tak mau diam. Sean terus melakukan ciuman mesranya sampai benar-benar puas namun si boy di bawah sana sudah meronta-ronta mencari sarangnya. Sean akhirnya meminta izin untuk pergi ke kamar mandi karena harus ada yang ia tuntaskan saat ini juga dari pada kepalanya pusing nanti.

__ADS_1


Sean langsung melakukan solo karir di dalam kamar mandi dengan membayangkan jika ia sedang melakukannya dengan Alya.


"Ukhhhh Alya." rancunya saat mendapatkan pelepasannya.


"Hanya ciuman aja tapi rasanya luar biasa, secepatnya aku harus buat Alya bertekuk lutut hingga mau aku ajak berhubungan."


Sean langsung membersihkan si boy dan segera keluar dari kamar mandi menuju tempat Alya yang masih menunggu di ruang tamu.


🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷


Fahri sedang perjalanan pulang tiba-tiba ponselnya berbunyi menandakan ada panggilan masuk. Melihat nama siapa yang menelepon, tersenyum senang saat nama sang kekasih menghubunginya mengambil earphone untuk berbicara dengan kekasihnya.


"Hallo beb, ada apa?"


"Beb aku kangen sama kamu, gimana dengan kamu? Kangen tidak?"


"Tentu saja beb, kapan pulang nih? Aku ada kejutan untuk kamu."


"Kejutan apa beb?"


"Rahasia dong, makanya cepat pulang nanti aku akan beri tahu kejutannya. "


"Yah maaf beb aku belum bisa karena urusan ku di sini belum selesai. Masih banyak kerjaan di kota P."


"Iya beb, i Miss you."


"Mee to."


Sambungan telepon di putuskan oleh Queen


setelah berbasa-basi dengan Fahri.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Padahal di kota P Queen kekasih Fahri sedang bersenang-senang dengan selingkuhannya, Queen melakukan hal ini karena merasa jenuh dengan hubungannya bersama Fahri yang monoton dan tak ada romantis-romantisnya. Queen wanita yang pernah kuliah di luar negeri ia menganut kebebasan di sana yang menganut pergaulan bebas. Sedangkan Fahri sangat menjunjung tinggi norma agama sehingga membuat keduanya berbeda prinsip. Dari sinilah Queen mencari pelampiasan dengan berselingkuh. Queen gadis yang sangat licik sehingga mampu mengelabui Fahri selama mereka menjalin hubungan.


"Sayang kamu lagi apa sih, aku tungguin dari tadi loh" ucap seorang pria memeluk Queen dari belakang. Saat ini Queen berada di balkon hotel ternama di kota P.


"Aku lagi melihat pemandangan, kenapa yank?"


"Aku ingin kita lanjutkan yang tadi, bukankah kamu berjanji akan memberikan service terbaik."

__ADS_1


"Kamu itu kalau berhubungan dengan enak-enak langsung gercep ya."


"Hehehe itu harus lah, bukankah kamu juga menikmatinya? "


"Iya sih, ya sudah ayo kita masuk ke dalam."


Ke dua sejoli itu masuk kedalam kamar hotel untuk melakukan sesuatu yang bisa membuat mereka mengerang keenakan.


🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷


"Jadi orang yang menyerang ku semalam adalah kakak dari Andin." tanya Dion kepada Hans.


"Iya."


"Lalu bagaimana dia sekarang apa dia mati atau bagaimana?"


"Dia tidak mati hanya luka-luka seperti dirimu dan mungkin sekarang berada di rumah sakit."


"Kenapa begitu, bukankah seharusnya lebih dari itu?"


"Sean tidak mengizinkan jika kami berbuat lebih kepada anggota lion karena bagi Sean memberikan pelajaran dan balasan yang sama itu sudah cukup. Toh mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi. "


"Sean terlalu baik sama mereka jika aku jadi Sean akan aku habisi mereka. "


"Sean seperti itu karena tidak ingin anggotanya berurusan dengan hukum dan jika ia ingin menghabisi seseorang cukup dia saja tanpa melibatkan yang lain, karena tidak ada yang bisa menjerat sean jika dia sudah turun tangan. Bahkan polisi pun tak bisa berbuat apa-apa karena Sean selalu main bersih tanpa meninggalkan jejak sama sekali. Berbeda dengan kita, justru polisi akan tahu jika kita berbuat salah." terang Tama memberi tahu.


"Benar yang di bilang Tama. Sean itu sangat cerdik dan hebat jika ia sudah turun tangan sendiri. "


"Iya juga aku juga masih ingat dengan kasus dulu waktu kita masih duduk di bangku SMA. Sean seperti psikopat namun polisi tak dapat membuktikan jika perbuatan itu dilakukan oleh Sean."


"Itu semua karena Sean sudah bergabung dengan mafia bawah di negara ini. Bahkan Sean juga sudah ikut bergabung sindikat mafia luar negeri dan yang kalian harus tahu adalah Sean adalah ketua mafia yang sebenarnya di negara ini. " jelas Tama kepada para anggota black dragon di dalam ruang rawat Dion


"Serius Tam, yang kamu ucapkan itu?"


"Buat apa aku berbohong, Sean bisa melenyapkan siapapun yang dia inginkan dengan menyuruh anak buahnya. Sean memimpin black dragon hanya untuk mengisi waktu luangnya saja dan menyamarkan posisinya sebagai ketua mafia."


"Wah hebat sekali Sean dan aku baru tahu ini, pantas saja jika dia marah auranya sangat menyeramkan. "ucap Hans.


"Benar katamu Hans." sahut Dion.


"Maka dari itu Kalian semua jangan sekali kali mencari masalah dengannya." Tama memperingati.

__ADS_1


"Iya kami tak akan melakukan hal itu." ucap anggota black dragon.


__ADS_2