
Sesuai kesepakatan hari ini adalah hari diadakannya balapan liar, Sean mengikuti balap ini mewakili geng motornya black dragon melawan Yuda ketua geng motor cobra. Di pertandingan ini berhadiah 5 juta bagi siapa yang menang.
Balapan pun dimulai sorak Sorai pendukung balap terdengar, Sean begitu semangat memacu motornya sehingga tak dapat di salib oleh Yuda hingga sampai finis masih Sean yang memimpin sehingga Sean lah yang menang dan mendapatkan hadiah.
Usai mendapatkan hadiah Sean dan teman-temannya berkumpul di markas rumah tua yang di beli Sean untuk di jadikan markas mereka. Sean memberikan sebagian uang kepada temannya untuk membeli minuman keras cemilan dan makanan.
"Sean kamu benar-benar hebat bisa mengalahkan Yuda."
"Mungkin aku lagi beruntung saja jadi bisa menang."
"Apa pun itu mari kita bersulang untuk kemenangan Sean." ucap Tara mengacungkan gelasnya
Teman-teman Sean pada berpesta miras di situ namun Sean tak ikut minum karena dia tak suka minuman alkohol Sean hanya minum minuman soda. Salah satu cewek datang menghampiri Sean
"Lama tak bertemu kemana saja kamu Sean?" tanya Siska duduk di sebelah Sean.
"Aku ada urusan, kenapa kamu kangen ma aku?'
"G juga."
"Beneran g kangen?" tanya Sean mencium pipi Siska.
"Ih Sean kamu kebiasaan deh, asal nyium."
"Kenapa, apa tak boleh aku mencium mu?"
"Sis aku ingin berdua dengan mu malam ini apa kamu mau?" bisik Sean di telinga Siska
Siska hanya mengangguk sebagai jawaban.
Sean mengajak Siska masuk kedalam kamar yang ada di belakang, Sean sengaja membuat kamar di rumah tua itu dengan fasilitas lengkap karena Sean berpikir bisa menggunakannya bersenang-senang jika bukan dirinya temanya pun bisa memakainya dengan syarat setelah mengunakan harus mau membersihkan.
Di dalam kamar itu Sean langsung mendorong tubuh Siska ke ranjang Sean mengukungnya dari atas Sean langsung mencium bibir Siska m****** bibir Siska dengan ganas karena Sean sudah bernafsu melihat penampilan Siska malam ini, Sean menelusuri leher Siska turun ke bawah ke area dua gunung kembarnya. Sean segera melepaskan baju Siska hinga terpampang nyata tubuh polos Siska. Sean lalu melepaskan semua bajunya mereka kini sama-sama polos Sean langsung melancarkan aksinya untuk bersenggama dengan Siska tapi sebelumnya Sean sudah memakai pengaman
"akhhhh akhhh" suara d***** mereka bersahutan
Mereka tak perduli jika teman-teman mereka mendengar suara itu bagi mereka hanyalah bagaimana mencapai kenikmatan.
Sean melakukan dengan berbagai gaya hinga satu jam lamanya baru keluar dari kamar. Saat keluar dari kamar berpapasan dengan Indra.
__ADS_1
" Enak bro?"
"Kalau kamu ingin tahu rasanya kamu bisa coba saja sendiri."
"Beneran."
"Tentu, masuk saja dan nikmati mumpung Siska masih belum memakai pakaiannya."
"Oke."
Indra langsung masuk kedalam dan melakukan hubungan s*** bersama Siska. Siska memang terkenal wanita gampangan jadi siapa saja anggota geng motor black dragon bisa melakukan hubungan s*** dengannya asal suka sama suka.
Sean kembali bergabung dengan yang lainnya setelah melepaskan sesuatu yang di tahannya dari tadi. Sean sedikit lebih rileks karena sudah menyalurkan hasratnya.
Sean mengirim pesan kepada Alya namun tak di balas bahkan telepon pun tak di angkat sehingga membuat Sean sedikit bad mood
"Aku akan samperin kamu besok pagi cantik, kamu bisa menolak ku di dunia maya tapi tidak di dunia nyata."
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
pagi ini Sean menjemput Alya sebelum ke kampusnya Sean sengaja menjemput Alya karena semalam Alya tak membalas pesannya juga telepon darinya, entah mengapa itu membuat Sean merasa ada sesuatu terhadap Alya. Sean g mau jika Alya menjauhinya
"Kak Sean." ucap Alya terkejut karena pagi-pagi Sean sudah ada di depan rumahnya.
"Ayo aku antar."
"G usah kak, aku naik angkot aja"
"Aku g menerima penolakan. Milih naik sekarang atau aku masuk kedalam bilang sama ibu kamu kalau kita pacaran "
"Jangan gila ya Kak, aku bisa dimarahin Ibu dan Ayah ku nanti."
"Kalau begitu naik."
"Baiklah. Dasar laki-laki pemaksa."
Sean hanya tersenyum mendapat gerutuan dari Alya. Mereka akhirnya berangkat bersama.
🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
__ADS_1
Di depan gerbang SMA PELITA Alya turun dari motor Sean tak sengaja bertemu dengan Diandra teman sekelasnya
"Din tunggu!"
"Kenapa Al?" tanya Diandra berhenti di depan Sean dan alya.
"Aku bareng masuk ke dalam."
"Oh, oke."
"Kak aku masuk dulu, makasih sebelumnya. Hati-hati ya di jalan."
"Al tunggu."
"Kenapa Kak?"
"Ini buat kamu, semoga hari mu selalu manis seperti cokelat ini." ucap Sean memberikan beberapa coklat Silverqueen.
"Terimakasih ya Kak."
"Ya sama-sama."
🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
"Tadi itu pacar kamu ya Al? Cakep banget. "
"Bukan Din, cuma temen. "
"Bukan? Yang benar, belum mungkin untuk saat ini tapi nantinya ya kan?"
"G tahu juga Din, sudah lah jangan bahas itu. Ini cokelat untuk mu."
"Wah terimakasih, enak ini pagi-pagi makan cokelat menjadikan mood ku baik."
"Kamu ini bisa saja."
Mereka berdua berjalan beriringan menuju kelas dengan mengobrol juga bercanda gurau.
🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
__ADS_1