
Alya mengunakan gaun pemberian Sean, dia juga merias wajah dengan mek up natural. Terlihat fresh namun tak terlalu menor. Bercermin di depan kaca sambil melihat penampilannya dari atas sampai bawah ada yang masih kurang atau tidak. Alya merasa semua sudah perfek lalu mengambil tas selempang sesuai dengan warna jam tangan tak lupa Alya juga mengunakan high heels sesuai dengan tasnya, di rasa sudah cukup Alya keluar kamar. Duduk di ruang tamu sambil memainkan ponselnya menunggu Sean datang.
Tak berapa lama terdengar suara mobil berhenti di depan rumahnya.
Tok tok
Alya membuka pintu dan terlihat Sean disana mengunakan kemeja dengan warna senada dengannya, penampilan Sean sangat tampan malam ini membuat Alya semakin terpesona dengan ketampanan Sean tak jauh berbeda dengan Sean ia juga merasa terpesona dengan kecantikan Alya malam ini.
"Kamu sudah siap sayang?"
"Iya."
"Kalau begitu ayo kita berangkat sekarang, takut telat nanti."
"Iya Kak, ayo."
Alya mengunci pintu rumah lalu berjalan bergandengan tangan menuju mobilnya Sean. Alya sempat terkejut karena malam ini Sean mengunakan mobil mewah miliknya.
Sean membukakan pintu mobil untuk Alya, di rasa Alya sudah masuk Sean langsung memutari mobil guna untuk masuk ke dalam mobil. Melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju restoran.
🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
Restoran sudah lumayan ramai dengan anggota black dragon karena kebanyakan dari mereka membawa pasangan malam ini ke tempat acara. Memarkirkan mobilnya setelah itu Sean dan Alya masuk ke dalam restoran dengan bergandengan tangan. Saat memasuki restoran semua orang melihat ke arah mereka bahkan anggota black dragon mulai penasaran dengan sosok wanita yang berjalan bersama Sean. Dari arah samping terlihat Amel dan Carla melihat ke arah Sean dan Alya.
"Siapa wanita itu, apa dia sekarang gebetan baru Sean?"tanya Amel kepada Carla
"Aku juga tidak tahu Mel, mungkin saja iya."
"Oh karena wanita itu Sean jadi putusin aku ?"
"Iya Mel, karena wanita itu hubungan kita dengan Sean berakhir."
"Aku sebenarnya g nyangka Car, tiba-tiba Sean bilang jika ia ingin mengakhiri hubungan dan bilang jika dia sudah punya pacar baru. Padahal aku rela Sean mendua dengan kamu tapi tetap saja Sean tak bisa ku miliki."
"Iya Mel sama, sebenarnya apa kurangnya kita?"
"Entahlah yang pasti malam ini aku ingin membuat perhitungan dengan wanita itu."
"Jangan gila Mel, kalau Sean tahu berabe lho hidup kamu nanti. Sudah biarkan saja kamu jangan macam-macam. "
"Kamu g perlu khawatir Car, aku akan bermain aman."
__ADS_1
"Terserah sama kamu, aku g ikut-ikutan."
"Dasar Cemen."
🩷🩷🩷🩷🩷
Sean menghampiri Tama sang pemilik acara dan tak lupa Sean mengucapkan selamat atas ulang tahunnya. Kotak kado berukuran kecil di berikan Sean kepada Tama. Walaupun kecil namun harga di dalamnya cukup fantastis.
"Siapa dia Sean?" tanya Siska di samping Tama
"Kenalkan dia Alya cewek aku, dan sayang kenalkan mereka teman-teman ku"
"Alya "ucapnya sambil menjabat tangan Tama lalu setelahnya Siska
"Tama"
"Siska"
"Oh jadi ini wanita yang selalu Sean sebut saat sedang bercinta, cantik juga ternyata. Pantas saja sean tak bisa berpaling." ucap Siska dalam hati.
🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷🩷
"Hai, boleh kenalan?"
"Iya Kak"
"Amel." ucapnya sambil mengulurkan tangannya.
"Alya."
"Kamu kekasihnya Sean ya?"
"Iya Kak."
mereka berdua berbicara mengenai apa saja mengenai mereka, Amel memang ingin pura-pura dekat dengan Alya dan setelah itu Amel akan mengerjai Alya. Mumpung Sean sedang sibuk berbincang dengan salah satu temannya.
Amel memanggil salah satu pelayan untuk menghampiri mereka. Lalu Amel meminta dua minuman untuk mereka yang salah satunya lagi untuk Alya.
Dari kejauhan Sean melihat hal itu langsung datang menghampiri. Merebut gelas minuman yang akan di minum oleh Alya. Mendapatkan perlakuan seperti itu membuat Alya kaget.
"Jangan di minum sayang."
__ADS_1
"Lho kenapa kak kok tidak boleh di minum?"
"Kamu tahu minuman ini apa?" tanya Sean sedangkan Alya hanya menggeleng kepala.
"Dalam minuman ini terdapat alkoholnya sayang, jadi kamu jangan meminumnya. "
Mendengar ucapan Sean seketika Alya melotot tak percaya, bagaimana jika dia sudah meminum minuman itu?
"Kamu jangan mudah percaya dengan orang yang baru kamu temui sayang. Bisa jadi orang itu ada niatan jahat."
"Sean kenapa kamu bicara begitu, bukankah minuman ini sering kita minum." timpal Amel mencoba membela dirinya.
"Memang kalian sering meminumnya tapi tidak dengan ku dan Alya, aku ingatkan sama kamu! Jangan coba-coba berbuat yang tidak-tidak sama pacar aku atau kamu tangung sendiri akibatnya." ucap Sean dengan menekan emosinya.
"Maaf Sean aku tak ada maksud seperti itu, ku kira Alya juga sering minum minuman ini makanya aku menawarkan. "
"Kak sudah ya jangan marah, kan kak Amel juga g tahu."
"Baiklah lebih baik kita mengambil makanan saja oke"
"Oke"
Mereka berjalan bergandengan menuju meja yang telah tersaji berbagai menu hidangan. Amel yang melihat hal itu hanya mengepalkan tangannya menahan emosinya
"Aku bilang juga apa kamu jangan coba-coba untuk mengusik wanita itu."
"Diam lah kamu Car, g bisa bantuin cuman banyak komentar aja. Dasar g guna." ucap Amel meninggalkan Carla.
"Dasar perempuan sinting." ucap Carla melihat Amel meninggalkannya.
Sean dan Alya malam ini terlihat romantis sekali dan semua itu tak lepas dari sorot mata Siska yang selalu mengawasi gerak gerik mereka. Ada rasa cemburu di hari Siska kenapa Sean bisa melakukan hal yang sangat romantis kepada Alya padahal dulu dengan mantan-mantan nya Sean tak pernah seperti itu.
"Jangan lihatin terus entar malah sakit hati." ucap Indra sambil duduk di samping Siska
"Apaan sih kamu kenapa so toy sih."
"Aku tahu Sis perasaan mu, jadi kamu g usah pura-pura di depan ku. Lebih baik kita bersenang-senang aja, gimana kalau kita ke hotel?"
"G jelas banget sih kamu dra, bikin tambah males." ucap Siska sambil berdiri meninggalkan indra.
Indra hanya tersenyum melihat tingkah laku Siska. Namun indra melihat keromantisan Sean dan Alya membuatnya iri karena pasalnya Indra menaruh hati kepada Alya sejak mengenalnya lewat Adiknya Raisa namun Indra urung mendekati saat Raisa memberi tahu jika Alya tak di izinkan berpacaran. Apa yang di lihat Indra hari ini menandakan bahwa dirinya yang Cemen tak mau berjuang untuk cintanya sehingga pujaan hatinya di ambil sahabatnya sendiri. Indra mulai paham sekarang kenapa Raisa menanyakan soal Sean waktu itu dan ternyata ada hubungannya dengan Alya.
__ADS_1