
Sesuai dengan keinginan Raisa sekarang Alya ke rumah Raisa. Namun sebelum ke sana Alya meminta Raisa untuk mengantarkan ke rumahnya terlebih dahulu untuk ganti baju sekalian pamit dengan Bu Salma.
"Bu Alya ke rumah Raisa ya mau nonton Drakor di rumahnya" pamit Alya saat lihat Bu Salma mengangkat jemuran
"Kenapa tidak disini saja nak." ucap Bu Salma menoleh ke arah Alya
"Di rumahnya Raisa kan ada ruangan bioskop mini Bu. Jadi lebih enak di sana." bohong Alya
"Ya sudah kalau begitu, tapi pulangnya jangan malam ya. Takut ayah marah nanti"
"Beres Bu. Alya pamit dulu ya Bu" ucap Alya sambil mencium tangan Bu Salma
"Hati-hati sayang"
"Iya Bu" ucap Alya berlalu dari sana menuju ruang tamu untuk menemui Raisa yang sedang menunggunya di sana.
"Ayo Sa kita berangkat sekarang" ucap Alya sudah siap dengan pakaian santainya dan tas selempang
"Udah pamit sama ibu belum?" tanya Raisa berdiri dari duduknya
"Sudah dong. Ayo kita langsung pergi aja karena aku sore sudah harus pulang."
"Ya sudah, ayo"
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Indra langsung menghubungi Sean setelah mendapatkan kabar dari Raisa jika Alya akan kerumah sekarang.
"Alya akan kerumah sekarang, lho langsung aja ke rumah gue sekarang juga. Gue tungguin di rumah." isi pesan Indra untuk Sean
"Sialan lho Dra gue hubungi dari tadi tidak bisa. Kemana saja lho, pasti lho sibuk bercinta dengan Amel. Iya kan?" balas Sean melalui pesan
"G perlu gue jelasin pasti lho tahu." balas Indra
"Terserah deh, gue OTW ke rumah lho"
Indra hanya menggelengkan kepala membaca pesan dari Sean. Lalu Indra menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket akibat bekas percintaannya dengan Amel.
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sean menunggu di teras rumah Indra sendirian. Tak berselang lama Indra datang, Indra bertanya kepada Sean dimana motornya dan Sean memberi tahu jika ia tak bawa motor karena takut Alya mengetahui jika Sean ada di rumahnya Indra. Sean tak ingin sampai rencananya gagal karena Sean sudah cukup tersiksa jauh dari Alya beberapa hari ini. Mereka langsung masuk ke dalam rumah, Indra mengajak Sean ke kamarnya dan menyuruh Sean untuk menunggu Alya di kamarnya. Selang 20 menit terdengar suara motor matic milik Raisa, Sean langsung keluar dari kamar Indra turun ke bawah lantai satu. Sean bersembunyi agar Alya tak mengetahui, saat melihat Alya masuk dan menuju ke ruang tengah Sean langsung mencekal tangan Alya.
"Kak Sean" ucap Alya terkejut saat menoleh dan mendapati Sean ada di belakangnya
"Ikut aku. Kita perlu berbicara" ucap Sean mengajak Alya menuju ke taman samping rumah Indra. Alya hanya pasrah mengikuti langkah Sean.
"Duduklah" ucap Sean lembut kepada Alya
"Apa yang ingin kakak bicarakan? langsung ke intinya g usah berbelit-belit." ucap Alya tegas setelah duduk di gazebo
"Aku ingin menjelaskan soal foto yang kamu lihat itu. Memang benar foto itu aku dan Ingrid tapi kami tidak memiliki hubungan sepesial seperti apa yang di katakan Ingrid. Aku melakukan itu dengannya karena aku di jebak olehnya mengunakan obat perangsang, aku juga laki-laki normal jadi saat aku di pancing seperti itu sudah pasti aku akan melakukannya. Tapi setelah itu aku tidak pernah melakukannya lagi dengan Ingrid bahkan aku menjauhinya, mungkin Ingrid kesal saat aku menjauhinya jadi ia berusaha menghasut kamu Al. Tolong percaya kepada ku dan beri aku kesempatan untuk yang kedua." ucap Sean panjang lebar dan di sertai drama berbohong
"Maaf kak aku tidak bisa, aku menjauh dan minta putus dari mu itu adalah keputusan yang tepat yang aku ambil untuk saat ini. Mumpung rasa cinta belum terlalu dalam jadi rasa sakit itu akan sebentar." ucap Alya
"Tapi Al, aku beneran cinta ma kamu" ucap Sean
"Sekali lagi maaf kak tapi aku tidak bisa dan tolong hargai keputusan ku" ucap Alya berlalu pergi
"Jika kita tak bisa kembali seperti dulu setidaknya izinkan aku menjadi teman mu" ucapan Sean menghentikan langkah Alya
"Ya. Izinkan aku menjadi teman mu bukan kita jadian baik-baik dan aku ingin kita putus juga baik-baik setidaknya bisa menjadi teman." terang Sean
"Baiklah" ucap Alya pasrah karena tahu Sean sangat keras kepala
"Kalau begitu tolong jangan kamu blokir nomor ponsel ku."
"Sebentar " ucap Alya lalu mengotak-atik ponselnya
"Sudah aku buka blokiran nya. Udah kan? Sekarang aku ingin masuk karena aku ingin nonton Drakor bersama Raisa."
"Oke. Terimakasih mau jadi teman ku" ucap Sean
"hemm"
Alya langsung berlalu pergi menuju ke dalam rumah Raisa, Sean hanya dapat melihat punggung Alya dengan diam.
__ADS_1
"Tak apa jika hanya berteman setidaknya aku akan mendekati kamu secara perlahan dan akan ku pastikan kamu jadi milikku kembali" gumam Sean dan setelahnya Sean masuk ke dalam rumah Indra.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sean menuju ke kamar Indra dan melihat Indra sedang memainkan ponselnya. Melihat Sean masuk ke dalam kamar jiwa kepo Indra langsung meronta-ronta ingin mencari tahu apa yang sudah terjadi dengan hubungan Sean dan Alya saat ini
"Gimana?" tanya Indra saat Sean duduk di kursi dekat jendela
"Huff...Alya tetap dengan pendiriannya." ucap Sean terdengar lesu
"Lalu kamu menyerah gitu aja?" tanya Indra
"G akan. Tapi untuk saat ini tak apa jika kami hanya berteman setidaknya cara ini masih bisa membuat ku dekat dengan Alya."
"Gue g nyangka lho mau mengalah biasanya juga g mau" ucap Indra mencibir
"Mau bagaimana lagi Dra, ini jauh lebih baik dari pada Alya tak mau bertemu dengan ku bahkan memblokir nomor ku"
"Baiklah terserah sama lho aja deh Se, gue seneng bisa lihat lho g gelisah lagi karena gue takut lho bakalan gila saat masalah lho dan Alya belum selesai."
"sialan lho, ucapan kamu lama-lama ngeselin juga ya Dra"
"hehehe maaf " ucap Indra sambil tersenyum
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Melihat Alya sudah kembali dari taman Raisa langsung menghampiri karena takut Alya berprasangka buruk kepadanya
"Al aku bisa jelasin semuanya, sumpah aku g tahu jika Kak Sean ada di rumah ini." ucap Raisa
"Aku tahu Sa, kamu g mungkin melakukan ini. Mungkin ini yang terbaik agar aku bisa menyelesaikan masalahku dengan Kak Sean." ucap Alya cukup bijak
"Ya sudah kalau begitu kita langsung aja ke ruang tengah untuk nonton Drakor "
"Oke laksanakan "
Mereka berdua menuju ke ruang tengah untuk merealisasikan rencana mereka.
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️