
Hari ini seperti biasa setelah mengantar member ke ruang latihan Kavita pergi ke ruang rapat, dibandingkan kemarin nyeri di perutnya sudah membaik meskipun masih terasa sedikit tidak enak. namun, beruntung kali ini Kavita tidak sakit sebelum datang bulan.
Setelah rapat selesai Kavita akan kembali ke ruang latihan karena sebentar lagi jam makan siang tiba. Tetapi di pertengahan jalan tiba-tiba Kavita di dorong dan di hadang seorang staff membuatnya hampir jatuh, melihat Kavita tak jatuh staff tersebut menarik hijabnya am Kavita refleks memegangi hijabnya dengan erat agar tak terlepas.
"apa ini!?! kau mencoba menarik perhatian mereka dengan ini?!!!" ucapnya masih menarik hijab Kavita
"kau siapa?" tanya Kavita dan dengan tegas melepas hijab yang di pegangnya
"kau pengganti manajer kan?!" ucapnya menunjuk Kavita
"bukan" jawab Kavita santai dan menurunkan tangan staff tersebut
"kamu staff baru?" Kavita bertanya melihat name tag staff tersebut ternyata tertulis masih percobaan
"ya kenapa?!!! kamu manager nct dreamkan?" tanyanya tak melihat name tag Kavita
"bukan, saya permisi" Kavita hendak pergi namun di dorong oleh staff tersebut dengan keras membuat Kavita jatuh menabrak dinding dengan suara yang begitu keras.
Beberapa orang datang, ternyata Haechan dan Renjun yang sedang mencari Kavita karena tak kunjung datang padahal jam makan siang sudah tiba. melihat Kavita yang di lantai meringis kesakitan mereka segera menghampirinya.
"yaaa!!! kamu apakan dia!" haechan murka, mencengkeram tangan staff tersebut dengan erat membuatnya kesakitan
"sudah biarkan saja, ayo kembali" ujar Kavita setelah bangun dengan bantuan Renjun
"i-ni ini tidak seperti yang kalian pikirkan, dia yang mulai duluan" ucap staff tersebut menunjuk Kavita
"kau pikir kami buta! Dari kejauhan pun kami lihat kau mendorong dia" Renjun menepis tangan staff tersebut kasar
"dia manajer baru kaliankan?" ucap staff tersebut
"apa urusannya denganmu?! kau hanya staff baru yang masih dalam masa percobaan!" Haechan mencengkeram tangannya lebih kuat lagi.
Melihat tangan staff tersebut merah padam Kavita menarik lengan baju haechan agar melepaskannya sebelum menjadi biru lebam.
"tak usah sok baik denganku, dasar rubah!" ucap staff itu lagi
"hah! kali dia rubah kau apa?!!!" ucap haechan
"lagipula kami juga akan melaporkanmu" Renjun tersenyum kecut
"kumohon jangan" staff itu meraih lengan Renjun memohon
"baru staff percobaan sudah berulah, buat apa berlama-lama disini" Haechan memfoto name tagnya dan menepis lengan staff tersebut yang memegang Renjun
"ayo pergi" ucap Renjun berjalan pergi disusul Kavita lalu Haechan
Sesampainya di ruang latihan, pintu terbuka membuat para member NCT mengalihkan perhatian mereka ke pintu
"kalian lama sekali sudah lewat 10 menit jam makan siang, ada masalahkah?" tanya Taeyong
__ADS_1
"manager di ganggu staff baru karena itu dia lama tak sampai" ucap Haechan masih kesal memberikan ponselnya pada Taeyong dan begitu mereka bergantian melihat membuat semua terkejut
"manager tidak apa-apa?!" semua serempak bertanya
"tidak apa-apa" Kavita menggeleng dan tersenyum sambil menyiapkan bekalnya, vitamin nct dream dan buah untuk mereka semua
"manager menabrak dinding sangat keras waktu di dorong, mungkin ada lebam di punggungnya" ujar renjun yang hendak mulai makan
"benarkah?!" kompak mereka lagi, membuat Kavita terkekeh
"benar bahkan suaranya pun terdengar dari kejauhan! itu name tagnya Hyung nanti laporkan ke atasan" ujar haechan menggebu-gebu pada manajer nct 127
"kalian beneran mau laporin dia?" tanya Kavita
"tentu!!!" kompak semua member lagi
"bolehkah-"
"tidak" mereka menggeleng serempak memotong ucapan Kavita
"baiklah, ayo lanjut makan" Kavita selesai membagikan vitamin, kemudian menaruh buah di tengah, baru mulai makan.
Selesai makan dan minum vitamin, mereka semua bersantai sambil makan buah. Tiba-tiba Chin masuk ke ruang latihan membuat semua mengalihkan perhatian mereka,
"Kak Kavita tak apa-apa?" ujar Chin khawatir
"tidak kau check dulu punggungnya Chin" ternyata haechan yang bercerita pada Chin sehingga ia kemari
"check di balik meja itu" ucap jaemin mengarahkan
Chin pun membawa Kavita ke meja besar di ruang latihan, disana mereka tak terlihat saat berjongkok di balik meja. saat Chin akan membuka resleting baju bagian belakang Kavita. ia mendesis pelan, dan benar saja ada lebam biru sebesar kepalan tangan Chin.
"hanya merah biasakan Chin, tak masalah" ujar Kavita
"tidak! itu jauh dari kata tidak apa-apa!" ucap Chin marah dan berdiri setelah menaikan kembali resleting baju Kavita
"gimana?!" tanya semua serempak, penasaran melihat respon Chin
"ada lebam sebesar kepalan tanganku dipunggung kak Vita" ucapnya mulai berkaca-kaca
"kalau begitu aku pergi melapor sekarang" ucap manajer nct 127 berjalan keluar, ia hendak melapor ke ketua manajer agar diteruskan ke atasan
"hei, aku tak apa-apa, sudahlah" Kavita tersenyum dan memeluk Chin
"kamu! apa tidak merasa sakit?!" jaemin marah
"semuanya, aku benar-benar tidak apa-apa. ayolah, hanya luka kecil" Kavita tersenyum supaya semua merubah muka mereka agar tak marah
"kau gila" doyoung bergumam marah
__ADS_1
"baiklah ini sakit, tapi hanya perlu diolesi obat lalu sembuh" Kavita masih berusaha menenangkan mereka
"kamu bisa saja melaporkan dia kepengadilan" ucap Taeyong tajam
"ayolah, aku tak mau memperpanjang masalah ini" Kavita berucap lesu, mereka begitu tegas namun ia tak mau masalah jadi panjang.
"pergilah obati lebammu dulu" ucap Jaehyun datar
"Chin tolong obati dia" ucap Jeno datar
"ayo kak ke ruang kesehatan" Chin keluar dari pelukan Kavita dan menggandengnya pergi ke ruang kesehatan untuk mengobati lebamnya.
*****
Kembali ke ruang latihan setelah berobat, Kavita lega melihat mereka sudah kembali berlatih dance. ia sangat lelah membuatnya tertidur tanpa sadar ketika sedang merangkum hasil rapat tadi.
Kavita terbangun mendengar suara orang berdiskusi, ia menyingkirkan mantel entah punya siapa yang menyelimuti tubuhnya dan bangkit dari duduknya.
"kami membangunkanmu?" ternyata ketua manajer dan manajer lain juga semua member sedang berkumpul disana membicarakan hal serius
"tak apa, pasti masalah tadi melelahkan dan menyakitkan punggungmu. kamu juga harusnya beristirahat saja di ruang kesehatan tadi, kenapa langsung kesini" ucap ketua manajer
"sudah tanggung jawab saya kembali kesini jadi tak masalah. Hyung sedang membahas apa?" para manajer memang dekat dan tak ada yang mau di panggil dengan embel-embel kehormatan agar mereka seperti keluarga yang dapat nyaman bekerjasama
"hanya masalah pelaporan nanti" jawabnya
"melaporkan apa?"
"kasusmu hari ini" jawabnya lagi dengan santai
"kalian benar-benar akan melapor ke polisi?" Kavita sangat kaget
"tentu saja, kami semua sudah setuju untuk melapor segera" ucap Haechan
"aku tak mau masalah jadi panjang" ucap Kavita dengan suara bergetar
"tenanglah, mereka tidak akan menyulitkanmu hanya akan menanyakan beberapa informasi padamu" ucap Jaemin
"kami juga akan membantumu mengurusnya jadi jangan khawatir" tambah Renjun
"aku minta tolong sekali jangan melapor, aku tak mau masalah ini bertambah besar. apalagi ini hanya luka kecil, aku tidak ingin membuat semua kacau" Kavita mulai berkaca-kaca
"baik-baik, kami tidak akan melapor kamu jangan menangis okay" ucap ketua manajer
"terimakasih" Kavita tersenyum sambil meneteskan air matanya yang menggantung
"ayo kembali ke kegiatan kalian masing-masing, semangat! jangan membuang waktu untuk masalah tak penting seperti tadi" ujar Kavita bersemangat, membuat semua terkekeh dan kembali ke kegiatan masing-masing.
Tak percaya ada orang yang bahkan akan menangis untuk membatalkan apa yang seharusnya menjadi hak dirinya.
__ADS_1