
Sesampainya di apartemen dan meletakkan barang semua berkumpul di balkon, Kavita mengambil sarung tangan agar tak terkena kulit durian ketika membukanya dan juga mengambil pisau
"biar aku yang buka" Renjun membuka box Durian sedangkan Jaemin dan Mark menghindar ke sudut
"woah, bagus sekali sudah terbelah jadi mudah" Kavita antusias melihat durian yang sudah terbuka kulit bagian bawahnya
"woah~ sangat besar, hyung pasti benar-benar tulus meminta maaf" sahut Haechan yang kaget melihat durian berukuran besar
"Jisung mau memotongnya nuna" Jisung menawarkan diri
"baiklah, ini" memberikan pisau dan sarung tangan pada Jisung
"ya ya ya~" Jisung hendak memotong durian jadi dua namun dihentikan Renjun dan Haechan
"bukan seperti itu caranya Jisunga~ kamu akan menghancurkan isinya juga" Renjun mengambil alih sarung tangan dan membuka durian dengan kedua tangannya dari bagian yang sudah terbuka
"woah~ kamu sangat kuat "puji Kavita
"sepertinya yang ini masih ada lagi" Haechan menunjuk durian yang masih memiliki bagian
"makanlah yang sudah terbuka, yang itu biar aku yang memotongnya, aku tak tau penjual disini memotong bagaimana tapi ini yang kupelajari dari penjual durian indonesia" Kavita mengambil alih pisau setelah Renjun memberikan sarung tangan
"kita ikuti garis di bagian garis yang sudah sedikit terbuka ini, jadi mudah karena ia terbelah kita jadi tak perlu mencari titik awalnya, lalu potong lurus ke atas kebatang jadi tidak melingkar seperti tadi Jisungie~" Kavita tersenyum dan melakukannya perlahan agar para member melihat dengan jelas caranya
"aaa~ nee nuna" sahut Jisung
"kamu tak berubah ternyata" Kavita tersenyum kecil
"nee?" bingung Chenle mendengar Kavita
"Kiyowo" jawab Kavita singkat fokus membelah durian
"aku tidak nuna?" tanya Chenle
"Kamu juga lele" jawab Kavita lagi
"eh~ lele?" bingung semua member
"nee~ panggilan dariku imut bukan?"
"em~ aku suka" jawab Chenle semangat
"tapi lele juga nama ikan dari Indonesia yang memiliki kumis sangat lucu Chenleya~" Kavita terkekeh setelah selesai membelah semua durian
"kumis?! woah~ nuna benar-benar" protes Chenle
"kenapa? ikannya juga imut lihatlah di internet ikannya sangat lucu" Kavita tertawa diikuti yang lain
"ini" Jaemin menyodorkan piring dan sendok pada Haechan yang sudah sibuk makan durian
"terimakasih, kamu sangat pengertian" Kavita mengambil piring dan sendok dari Jaemin karena Haechan sibuk makan
Kavita pun memindahkan durian dengan sendok ke piring dan nimbrung dengan Haechan dan Renjun yang sudah memakan durian dengan tangan dari tadi.
"lihat Chenleya~ ikannya benar-benar lucu hahaha" Mark menunjukkan gambar ikan lele di hpnya sambil terbahak membuat para member ikut melihat dan terbahak juga
"woah~ nuna~" Chenle protes tak terima
"memang itu ikannya, tapi aku tak menyamakanmu dengannya. aku hanya ingin memanggil lele karena terdengar imut jika kamu tak mau juga tak masalah" jelas Kavita tersenyum jahil membuat Chenle berpikir
"ngomong - ngomong hanya kita berempat yang makan durian, kalian tidak mau?" tanya Kavita pada Mark, Jaemin, Jeno dan Chenle
"tidak, dari baunya saja tak meyakinkan untuk dimakan" jawab Jaemin
"o' sangat tidak meyakinkan" tambah Mark
__ADS_1
"apakah itu benar-benar aman dimakan?" Tanya Jeno penasaran
"okey, nuna boleh memanggilku Lele tapi hanya nuna manajer saja yang boleh memanggilku begitu" kata Chenle
"Nee, kalau begitu makanlah ini aaa~" Kavita menyuapi Chenle durian dengan sendok membuat Chenle pasrah memakannya
"kalian juga cobalah, baru boleh berkomentar tentang rasanya" Kavita kembali menyendok durian dan menyuapkannya pada Mark, Jeno dan Jaemin bergantian membuat Jaemin menghindar
"benarkah tak mau kusuapi?" tanya Kavita pada Jaemin membuat Jaemin dengan ragu menerima suapannya
"okay" ucap Kavita senang dan kembali duduk bergabung dengan Haechan, Renjun, Jisung memakan durian
"aaa~" Haechan membuka lebar mulutnya menghadap Kavita
"kenapa?" heran Kavita
"suapi aku juga" jawab Haechan
"untuk apa? kamu sudah makan dari tadi" Kavita terkekeh
"aku juga ingin disuapi manajer seperti mereka aaa~" jawab Haechan lagi membuat mulutnya disumpal sebiji durian oleh Renjun membuat semua terbahak
"berhenti bertingkah dan nikmatilah buahnya Haechana~" ucap Renjun tegas
"nee~" jawab Haechan pasrah menurut
"tidak buruk, coba satu biji" Jaemin mengambil sebiji durian sambil menutup hidungnya dan memakannya membuat semua kembali terbahak
"enakkan, yang lain cobalah lagi tak usah malu-malu. cobalah satu biji masing-masing baru aku mau dengar komentar kalian" kata Kavita menatap mereka dengan ekspresi imut tanpa sadar membuat yang lain ikut mengambil satu biji mengikuti Jaemin
"nah begitu" ucapnya senang
"ngomong-ngomong nuna tak merindukan rumah? karena liburan nuna jadi sepanjang ini" tanya Chenle membuat Kavita seketika termenung dan mendapatkan tatapan tajam dari para hyungnya
"em~ yah lumayan, tapi aku menikmati waktu bersama kalian. kapan lagikan bisa sedwkat ini dengan idol seperti kalian" gurau Kavita mencairkan kecanggungan
"apa? kenapa?" tanyanya bingung
"aniya Jisunga~" jawab Haechan
"tak apa-apa biarkan Jisung tetap kiyowo dengan begitu" potong Kavita
"apa katamu? kiyowo~" heran Jeno
"em~ sangat menggemaskan" Kavita terkekeh
"nuna mungkinkah kamu juga fans kami?" tanya Jisung lagi dengan polosnya
"Jisunga~ wae ajik-" perkataan Mark terpotong
"nee, benar" jawab Kavita membuat para member kaget
"benarkah?!" tanya Jaemin
"lalu siapa biasmu diantara kami?" tanya Haechan
"dulu iya, namun jadi lupa ketika aku masuk S2" jawab Kavita sambil memakan durian
"setelah bertemu kami, tidakkah kamu kembali menyukai kami?" tanya Jeno
"aku selalu mendukung kalian" jawab Kavita berharap mereka mengganti topik pembicaraan
"lalu siapa bias kamu dulu?" tanya Haechan lagi
"kamu, dan semuanya" iseng Kavita membuat wajah sumringah Haechan yang kembali biasa
__ADS_1
"ah~ sepertinya aku mabuk durian, kuambilkan minum dulu. tolong habiskan sisanya" Kavita beranjak dari duduknya untuk mengambil minum
"aku mau-" perkataan Haechan terpotong
"hanya ada air dingin, sprite dan cola akan kuambilkan semuanya jadi jangan minta yang aneh karena tak ada alkohol"
"haruskah kuambil wine di dorm 127" gurau Haechan
"ambilah jika ingin, tapi jangan mabuk di apartemen kak Baek" Kavita masuk ke dalam
"ah~ aku masih penasaran siapa biasnya dulu" gumam Haechan
"em~" jawab para member dengan wajah serius mereka membuat Haechan terheran-heran dan terkekeh melihatnya
"ja~ minuman sudah datang, wah~ baguslah sudah habis" ujar Kavita meletakkan minuman dan melihat durian sudah habis dan tersisa kulit dan bijinya
"sangat enak nuna, ternyata diawal memang agak aneh namun semakin dimakan semakiningin terus memakannya" kata Jisung
"baguslah jika kamu suka Jisungie namun jangan makan secara berlebihan atau memakan satu buah sendiri, kamu bisa pusing karena kebanyakan kolesterol" ingat Kavita
"em~ aku pasti akan selalu menginat untuk membaginya dengan nuna" Jisung mengangguk
"apa itu Jisunga~ kau mau mencuri start?" timpal Haechan setelah meneguk minumannya
"eh~ kenapa? aku hanya bilang jadi mengingat nuna jika mendapat durian oleh karena itu aku ingin membaginya pada nuna ketika mendapatkannya" bingung Jisung
"kamu baik sekali Jisungie, tapi bagaimana cara membuang biji dan kulitnya ini?" tanya Kavita bingung
"biar aku yang membuangnya nanti sekalian pulang dorm 127" jawab Haechan
"terimakasih, tapi kenapa kalian tak menginap?" tanya Kavita lagi
"kami sudah ada janji dengan para hyung untuk membahas pekerjaan 127" jelas Mark
"begiti rupanya, baiklah jangan lupa istirahat kalau begitu. jika kalian terlalu lelah fans pasti sangat sedih" ingat Kavita
"nee" jawab Mark dan Haechan
"kalau begitu kami duluan, sini sampahnya biar sekalian kami buang" kata Mark membuat para member mengumpulkan sampah menjadi satu dan memberikan plastik sampah minuman pada mark dan sampah durian pada Haechan
"kami pergi dulu, manajer jangan terlalu kangen aku" goda Haechan
"nee hati-hati dijalan" jawab Kavita
"kalian juga kembalilah ke dorm dan istirahatlah" suruh Kavita
"baiklah, ayo semuanya" ajak Jaemin
"kamu juga harus istirahat" kata Renjun
"ya aku akan langsung bersih-bersih dan tidur, masih agak pusing kepalaku" jawab Kavita
"minumlah air putih yang banyak" tambah Renjun membuat Kavita mengangguk
"chat Jisung jika nuna tidak bisa tidur karena pusing nanti Jisung sama Chenle akan tidur di kamar kak Baek agar nuna tak sendirian disini" usul Jisung
"kau sudah pintar menggoda ternyata Jisunga~ ayo" Jeno merangkul pundak Jisung agar ikut dengannya kembali ke dorm menyusul Jaemin diikuti Chenle dan Renjun juga Kavita yang ikut masuk apartemen membawa peralatan bekas makan dibantu Chenle dan Renjun
"biar aku dan Chenle yang cuci ini, kamu bersih-bersihlah dan istirahat" Renjun meletakkan barang di tempat cuci piring
"ya nuna masuklah dulu aku dan hyung yang akan membereskan ini dan mungkin akan tidur di kamar kak Baek untuk memastikan nuna tak apa-apa, ya kan hyung" Chenle menatap Renjun dengan tatapan bahwa ia mengerti kekhawatiran Renjun
"em~ terserah kalian yang penting istirahat setelah ini, aku akan video call satu-satu nanti sebelum tidur untuk memastikan kalian"
"nee" jawab Renjun dan Chenle
__ADS_1
"terimakasih sudah membantuku, aku masuk dulu kalau begitu" Kavita tersenyum lalu masuk ke kamar setelah mendapat anggukan dari keduanya, ia sedikit memegangi kepalanya yang terasa pusing saat berjalan masuk.