
Selesai menunaikan sholat subuh dan ngaji sebentar Kavita bersiap untuk berangkat bersama Ochun. Mereka langsung menuju masion chenle untuk menjemputnya sebelum menuju dorm.
"kita mampir ke rumah sakit dulu ya" ujar Kavita memulai percakapan setelah chenle masuk ke mobil
"oke, anak-anak udah pada bangun le?"
"belum kak Chun, paling baru bang Renjun doang tadi yang telfon bangunin chenle"
"sip, berarti bisa belanja dulu sebentar sebelum ke rumah sakit. Chenle mau ikut atau mau dianter ke dorm dulu?"
"bareng aja kak Chun biar sekalian"
sesampainya di halal mart ochun dan Kavita pun turun membeli bahan-bahan makanan untuk persediaan mereka di apartemen, tak lupa membeli buah-buahan dan dosirak (makanan matang dalam kotak) untuk dibawa ke rumah sakit.
Hampir satu jam kemudian mereka pun keluar membawa barang belanjaan, yang tiba-tiba dihadang oleh chenle untuk membantu mereka membawanya ke mobil.
"kamu harusnya tunggu di mobil aja pe, nanti kalo ada yang lihat kamu gimana" ujar Kavita setelah mereka masuk mobil
"masa chenle buatin nuna sama kak Chun bawa barang belanjaan sebanyak itu, lagian sebentar doang tadi semoga ga ada yang liat"
sesampainya di ruang rawat Baek terlihat ayah cho yang sudah rapi untuk berangkat ke kantor dan ibu Cho yang sedang mempersiapkan tasnya sedangkan Baek sedang serius melihat handphonenya.
"nah kalian sudah datang, hari ini jadwal Vita bangunin mereka, nganterin anak-anak ke kantor buat latihan, lanjut rapat manajer bahas acara yang akan datang. Nanti jam makan siang kamu bisa ibadah di ruangan kak Baek habis itu kalo anak-anak mau makan siang keluar jangan lupa dianter. sore masih longgar tapi jam setengah 8 jadwal anak-anak rekaman setelah itu anter anak-anak pulang sama anter chenle siaran radio baru selesai" ucap Baek panjang lebar
"iya kak" ujar Kavita sembari manaruh buah di meja
"astaga baru juga masuk bang udah ngomong sepanjang itu aja. ini ma, yah Ochun beli dosirak tadi"
"tau kamu Hyun orang baru Dateng juga. ada chenle, duduk dulu sini. sudah makan chenle?" ujar ibu Cho
"iya, sudah Tante"
"kakak bakal sering telfon kamu buat mastiin semuanya, jadi kasih dering khusus panggilan kakak dan notif yang lain kamu setting getar aja"
"oke kak" ujar Kavita langsung mengotak Atik hpnya
"kamu bisa bawel juga Hyun" ujar ayah Cho terkekeh dan semua pun tertawa
"Ochun, Vita nggak ikut makan?" tanya ibu Cho
"nggak ma nanti ochun sama Vita masak di apartemen abang, ya sudah kita langsung berangkat aja yuk" ajak Ochun
"iya sana, anak-anak kali ga dibangunin juga pasti kesiangan. semoga hari ini lancar ya Vit"
"Iya semoga hari pertama kamu lancar Vita"
"kalau ada yang dibingungin jangan ragu buat telfon Baek atau tanya Chin" ujar ayah cho
"aamiin, iya appa, omma, kak Baek" mereka bertiga pun pamit berangkat
****
"makasih ya le, aku ngecek anak-anak dulu bentar Chun" ujar Kavita sesampainya mereka di apartemen Baek dan menaruh barang belanjaan
"nee nuna, aku ikut pamit ke dorm dulu kak Chun"
"nee" jawab Ochun
Chenle dan Kavita pun masuk ke apartemen sebelah yang merupakan dorm nct dream, pemandangan yang pertama kali mereka lihat ketika masuk adalah jeno dan Mark yang terlihat melamun setelah bangun tidur sepertinya mereka sedang mengumpulkan nyawa.
"annyeong haseyo" ujar Kavita menyapa
"nee" jawab mereka berdua
__ADS_1
"santai saja nuna" ujar Chenle sambil bergabung duduk dengan mereka berdua
"betul santai aja, kamukan manajer kami"ujar Mark
"okay, yang lain dimana?"
"renjun sedang mandi, sedangkan yang lainnya masih tidur" ujar Jeno
"kalo gitu tolong kalian bangunin yang lain, hari ini jangan masak, kita juga nggak sarapan diluar, aku sama Ochun yang masakin buat kalian. jadi aku tinggal dulu, nanti kalo ada member yang belum bangun juga kalian panggil aku ke sebelah" ujar Kavita
"nee" jawab ketiganya
Kavita pun kembali ke apartemen Baek untuk membantu ochun memasak, Ochun sedang memasak nasi dan memenggoreng ayam juga ikan.
Sedangkan Kavita mulai memasak makanan Indonesia yang ia sukai jika di rumah yaitu sayur sop dan ikan yang di penyet sambel. sambil menunggu sayur sop matang ia pun meracik sambal pecak dan sambal Lamongan.
saat tinggal menggoreng sambal Lamongan tiba-tiba seseorang menghampiri mereka. namun tak lama ia batuk-batuk sebentar mencium bau sambal yang agak menyengat.
"eh Jun ini minum" ujar Ochun sembari menyodorkan segelas air putih
"Sudah bangun semua?" tanya Kavita melihat kehadiran Renjun
"belum, haechan, Jaemin, Jisung masih tidur"
"jam berapa ini? astaghfirullah 1 jam lagi kita berangkat loh" ujar Kavita sembari melihat jam yang menunjukkan pukul setengah delapan
"semua udah berusaha bangunin, saya sampe emosi."
"kalo gitu biar saya yang bangunin. Chun tolong lanjutin goreng ini, ah nanti kamu ga kuat sama baunya. tunggu aku aja sebentar" Kavita pun bergegas ke dorm nct dream diikuti Renjun
"tolong antar saya ke kamar mereka" ujar Kavita yang diangguki oleh Renjun
Kamar Jisung
"aigo kaget! nuna manajer" jisung pun refleks duduk
"saya kasih waktu 5 menit buat kumpulin nyawa, setelah itu mandi. nanti saya kesini lagi buat ngecek" ujar Kavita lalu keluar
"jisunga jangan tidur lagi oke" ujar renjun memperingati yang kemudian mengikuti Kavita
Kamar Jaemin
"kak Nana ayo bangun" ujar Kavita sambil mengguncang sedikit badan Jaemin, reaksinya pun sama seperti jisung
"manajer!" kagetnya lalu hendak bangkit berdiri
"eh eh duduk dulu" refleks Kavita mendorong Jaemin dengan lengannya agar tak menyentuh tubuh Jaemin yang menggunakan singlet
"saya kasih waktu 5 menit buat kumpulin nyawa, setelah itu mandi. nanti saya kesini lagi buat ngecek" ujar Kavita lalu keluar diikuti Renjun
Kamar Haechan
"kak Haechan ayo bangun" ujar Kavita sembari sedikit mengguncang badan Haechan, yang justru di respon berguling dan hendak memeluk Kavita namun tak keburu karena lengan Kavita dengan cepat di tarik Renjun sehingga tak dapat terjangkau tangan Haechan.
"kak Donghyuk ayo bangun" ujar Kavita lagi kali ini didekat telinga Haechan yang membuat si empunya membelalakkan mata lalu refleks duduk yang membuat Kavita kaget hingga berdiri dan membalikkan badannya sampai kepalanya menabrak badan Renjun yang sedari tadi berdiri di belakangnya
"shhh, seperti nya nyawamu sudah terkumpul kalau begitu pergilah mandi. kak Injun tolong pantau kak Haechan, saya keluar dulu mengecek yang lain" ujar Kavita
"hei kamu nggak apa-apa?" tanya Renjun khawatir
"tidak apa-apa" Kavita pun keluar
"Lee haechan lain kali pakai bajumu kalau tidur, manajer kita sekarang perempuan"
__ADS_1
"nee arraso" haechan pun segera masuk ke kamar mandi
Kavita kembali ke kamar Jaemin ia mengetuk pintu dan terdengar suara masuk dari dalam, lagi ketika Kavita membuka pintunya ia menemukan jaemin hendak membuka baju ia pun segera membalikkan badannya
"astaghfirullah" ucapnya lirih "kak jaemin kalo sudah mandi langsung kumpul ke ruang makan ya"
"nee" setelah mendapat jawaban Kavita pun kembali ke kamar Jisung. terlihat jisung sedang melamun
"jisunga segera mandi lalu ke meja makan"
"aigo nuna kamjagiya" Kavita hanya terkekeh melihat reaksi Jisung "nee?" lanjutnya
"nee nuna"
Kavita kembali ke apartemen Baek untuk memasak sambal Lamongan, sedangkan Ochun mulai membawa makanan ke dorm dream dibantu Renjun, Mark, Chenle dan Jeno.
Seperti halnya Renjun semua batuk-batuk ketika masuk ke apartemen Baek karena bau sambal yang di goreng sangat menyengat.
Setelah Kavita selesai memasak dan menata bekal yang akan ia bawa, Kavita pun langsung bergabung dengan mereka untuk makan bersama.
"Karena ini hari pertama saya mulai bekerjasama dengan kalian, jadi saya masakin khas makanan rumahan khas Indonesia. semoga kalian suka, kalo ada yang nggak suka pedas kalian makan yang sambal Lamongan saja. tapi kalau suka pedas ikan sambal pecak ini saya sangat merekomendasikan untuk dicoba" jelas Kavita yang dibalas anggukan oleh yang lain
"okay sekarang kak Mark silahkan pimpin do'a"
"berdo'a mulai" ucap Mark yang membuat semua berdo'a menurut kepercayaan masing-masing
"selamat makan" ucap semuanya, semua terbatuk-batuk ketika mencoba ikan pecak namun tidak dengan Kavita dan Jaemin
"woah nuna ini sangat pedas"
"iya, tapi chenle bisa tahan dan suka"
"chenle jangan terlalu banyak ya nanti sakit perut karena tidak terbiasa"
"untung kamu bilang buat beli susu untuk persiapan Vit"
"iya aku takut mereka nggak terbiasa makan pedas"
"kami suka makanannya tapi untuk keamanan perut kita mari makan yang ini" kata Mark sambil menunjuk sambal Lamongan
"woah tapi jaeminie memakannya sangat lahap, tidak heran dia gila pedas" kata Renjun
"aku suka keduanya hanya saja aku tidak tahan pedas"ujar Haechan
"em nado" seru Renjun, Mark, Jisung
"aku suka keduanya dan bisa makan yang ini lumayan banyak" kata Jeno sambil menunjuk ikan pecak
15 menit kemudian mereka pun selesai makan
"aku cuci piring dulu Chun"
"biar Chenle bantu nuna"
"saya bantu" tambah Renjun
"saya juga" lanjut Jaemin
"aku akan menata bekal untuk Vita, kalian ada yang mau dibawakan juga?" tanya Ochun
"aku" ucap semuanya
"oke berarti kalian semua mau ya, biar aku siapin"
__ADS_1
Ochun pun kembali ke apartemen Baek untuk menyiapkan bekal, sedangkan Kavita pun mencuci peralatan makan dibantu Renjun, Chenle dan Jaemin sedangkan yang lain pergi merapikan barang yang akan dibawa.