Magic Dream

Magic Dream
Sasaeng Again


__ADS_3

Akhirnya syuting selesai dan mereka pun sampai di dorm NCT 127, selama di perjalanan Haechan merengek ingin ikut ke dorm NCT DREAM. Kavita mendapat telfon dari manajer nct 127


'ya hyung?' Kavita mengangkatnya


'iya sudah sampai dorm'


'tidak masalah'


'durian? woah~ terimakasih hyung' mata Kavita berbinar mendengar ia dibelikan durian sebagai oleh-oleh karena juga sudah membantu


'iya sudah mau pulang'


'haha tidak seperti itu, tidak ada apapun'


'ya~' Kavita menutup telfonnya


"ikut ya~!" Haechan kembali merengek


"tidak bisa kamu ada jadwal pagi besok, lain kali ya. sini" Kavita menyuruh Haechan mendekat untuk membisikkan jika ia akan memasakkan sesuatu yang Haechan mau jika ia menurut


"okay setuju" Haechan akhirnya menurut


"Kalau begitu kami pulang dulu hyung" kata Kavita pamit


"kalian tidak mau minum beer, vodka, soju atau wine?" Yuta dengan iseng menawarkan sembari memamerkan isi kulkas dorm dengan wajah tengilnya membuat Kavita terkekeh


"tidak terimakasih hyung, kau bisa saja haha. kami pamit dulu" Renjun pun ikut pamit dan mereka pun keluar setelah mendapat jawaban dari semua member nct 127


Sesampainya di luar apartemen Renjun ingat ponselnya tertinggal di dorm tadi, ia pun kembali naik untuk mengambilnya. Sedangkan Kavita menunggu di tempat karena ia lupa mobil mana yang ditumpangi tadi.


Ketika sedang melihat parkiran sembari mengingat tiba-tiba ada orang yang menarik mantelnya ke belakang dengan kuat hingga ia terjatuh ke tanah. Untunglah ia menggunakan topi dan masker sehingga identitasnya masih aman


"kau! tadi bersama member nct 127 kan! siapa kau?! pacar salah satu dari mereka hah!" orang itu mendekat dan bertanya dengan lantang bersama temannya


Kavita tak menjawab dan hanya menatap lurus merasakan sakit dipunggung dan pantatnya, untunglah kepalanya tak terbentur aspal tadi.


"heh! jawab!!!" seru satu temannya lagi menarik kerah mantel Kavita


"ya! apa-apa an kalian!" Doyoung datang dengan suara lantangnya membuat dua orang itu mundur beberapa langkah dari Kavita


"kami hanya bercanda" ujar orang itu


"ya kami bertiga teman" tambah temannya lagi

__ADS_1


"teman kalian bilang! hah! dia sepupuku tidak mempunyai teman seperti kalian, kalian pikir aku tak tau, sasaeng!" Doyoung mengeluarkan smirknya setlah berbicara dengan tegas dan melotot marah


"kau tak apa?" Doyoung membantu Kavita berdiri dengan menarik lengan mantelnya sedangkan Kavita menggeleng menjawab pertanyaan Doyoung


"kalian! awas saja kalau sepupuku kenapa-napa sudah menganggu perjalanan pulang sepupuku dan berbuat kasar padanya, ini akan jadi bukti" Doyoung memotret dua sasaeng tadi dan mengirimnya ke grup obrolan NCT agar para manajer bisa melaporkan mereka sebagai orang berbahaya


"ayo" Doyoung memegang lengan mantel Kavita agar mengikutinya ke mobil kantor karena ia juga bertujuan kesana untuk mengambil barang yang tertinggal


"apa ada yang sakit?" tanyanya


"em~ hanya punggung sedikit"


"mereka benar-benar keterlaluan! untunglah ada barangku yang tertinggal di mobil jadi aku bisa menolongmu secepatnya, kenapa kamu tak langsung masuk ke mobil?" heran Doyoung


"lupa mobilnya hyung hehe" Kavita terkekeh malu


"tiba-tiba?! apakah kau sepelupa itu? ah~ tapi iya itu bukan mobil kantor yang biasanya pantas saja ahahaha" Doyoung tertawa lepas


Sesampainya di dalam mobil Kavita baru bertanya dimana Renjun kenapa lumayan lama di dorm.


"hyung Renjun dimana?"


"ah itu, mereka sedang mengintrograsinya hahaha" jawabnya santai sambil mengambil barangnya yang tertinggal


"mereka sanat penasaran kenapa kalian bisa datang bersama"


"bukankah tadi disana sudah?"


"mana mungkin mereka puas dengan jawaban itu hahaha, sebentar lagi juga akan datang" Doyoung melihat ponselnya yang ramai notif balasan dari para member dan manajer


"Vita! kau tak apa-apa?! ya maafkan aku" Renjun tiba-tiba masuk mobil di tambah Haechan dan Taeyong yang ikut


"apa ada yang sakit?" tanya Haechan


"ayo ke rumah sakit untuk mengeceknya" tamah Taeyong


"aku tak apa-apa hanya punggungku sedikit sakit istirahat nanti pun besok pasti membaik, jangan khawatir" Kavita menenangkan mereka


"terakhir kali kamu bilang tak apa-apa setelah di serang tempo lalu punggungmu lebam, bagaimana aku bisa percaya" sungut Haechan


"hehe tapi tak ada orang yang bisa mengeceknya sekarang jadi biar ku obati nanti setelah pulang, jadi biarkan kami pulang sekarang"


"bisakah ke dorm dulu biar kau cek disana dulu barangkali parah" tawar Taeyong

__ADS_1


"tak apa hyung, kami pulang dulu biar nanti ku obati" Kavita menyenderkan punggungnya ke kursi agar tak semakin nyeri


"baiklah nanti kita mampir ke klinik dulu untuk mengeceknya, kalian bisa membiarkan kami pergi sekarang. Akan ku kabari mengenai hasil pemeriksaanya ketika sudah selesai" putus Renjun dan mereka pun segera keluar mobil agar Kavita dan Renjun segera memeriksakannya ke klinik


...****************...


Kavita dan Renjun pun sampai di apartemen Baek, Renjun sudah mengabarkan ke grup chat hasil pemeriksaan jika punggung dan pantat Kavita mengalami sedikit lebam dan ada tulang punggung yang sedikit tidak pas pada tempatnya.


Untunglah sempat diluruskan di klinik tadi, yang membuat lengan Renjun agak merah karena menjadi pelampiasan sakit yang dirasakan Kavita ketika pemijatan dengan mencengkramnya padahal sudah diluar mantel tadi.


"berbaringlah selagi menunggu, aku yang akan memasak" Renjun mendudukkan Kavita di ruang tengah


"biar kubantu" Kavita hendak berdiri


"aku hanya masak rappokki, jadi tunggulah disini, ada bahannya kan?"


"ada"


"kamu berhutang sepiring jajangmyeon padaku, akan ku tagih lain kali" Renjun terkekeh dan melenggang ke dapur


Beberapa saat kemudian Renjun datang membawa sepanci Rappokki dan sepasang peralatan makan meletakkannya di atas meja.


"ayo makan, pasti sudah laparkan" Renjun menata peralatan makan dihadapan masing-masing


"hm~ baunya sangat enak, membuatku semakin lapar" Kavita pun berdo'a terlebih dahulu


"selamat makan" ucap keduanya lalu mulai makan


"bagaimana rasanya? apakah terlalu asin?" tanya Renjun


"untukku ini pas dan sangat enak, em~ masyaallah" Kavita makan dengan lahap, bisa-bisanya ia dimasakkan oleh seorang idol


"oh ya, anak-anak sudah pulangkah?" Kavita bertanya setelah selesai makan dan melihat jam ternyata sudah jam setengah sepuluh malam


"sudah dari jam delapanan"


"baguslah"


"aku sengaja tak memberi kabar jika kita sudah sampai, tunggu aku selesai cuci piring baru ku kabari nanti di dorm haha" Renjun tertawa puas dengan tingkahnya


"pantas saja, biar aku" cegah Kavita ketika Renjun akan berdiri membawa peralatan bekas makan mereka


"tidak, kamu harus istirahat. untung saja lukamu tak begitu parah dan tak perlu waktu lama untuk memulihkannya, dan lagi kita besok kosong jadi kamu harus berbaring lagi dan istirahat agar lukamu bisa pulih. biar aku yang cuci piring" Renjun kembali melenggang ke dapur untuk mencuci piring

__ADS_1


Setelah Renjun selesai mencuci piring dan kembali ke dorm, Kavita pun masuk ke kamarnya mandi dan beristirahat agar punggungnya lekas pulih.


__ADS_2