
Semua member NCT sudah selesai latihan, mereka mulai merapihkan barang-barang mereka. namun Mark ingat sesuatu, dimana manajer dreamies kavita. biasanya ia akan memberi kode ketika akan pergi dari ruangan, Mark pun menanyai paa member satu persatu tetapi tidak ada yang diberi kode atau melihat Kavita pergi.
namun, tak lama Kavita muncul masuk ke dalam ruangan dengan dengan keringat yang bercucuran dan wajah yang lumayan pucat.
"nuna kenapa?!" tanya jisung khawatir
"hanya sedikit tidak enak badan"
"dari mana?" tanya Mark
"toilet, tadi sakit perut jadi maaf tak sempat memberitahu salah satu dari kalian" Kavita mengambil tasnya, namun keseimbangannya goyah karena badannya lemas
Beruntung jaehyun berada didekatnya sedang merapihkan barang berhasil menangkapnya sehingga dapat menopangnya dan membuat Kavita tak jadi jatuh ke lantai.
"manajer!" haechan panik langsung menghampiri Kavita, di susul member nct dream lainnya
"minggir Hyung" ujar haechan menggantikan jaehyun, lalu mendudukkan Kavita di kursi
Renjun mendekat kemudian menempelkan punggung tangannya ke jidat Kavita panas
"ash panas sekali" ujarnya khawatir
"badannya juga sangat hangat tadi" kata jaehyun
Kavita linglung berusaha meredakan kepalanya yang terasa pusing, tak peduli sekitar nya, keringat dingin kembali bercucuran diwajahnya. merasa pusingnya lumayan reda, ia memegang perutnya yang sedari tadi nyeri.
"ayo ke dokter" Jaemin mendekat hendak menggendong Kavita
"tidak usah, aku tidak apa-apa. chenle ayo berangkat" ajak Kavita ingun berangkat mengantarkan chenle ke radio
"nuna aku bisa dengan Hyung manajer, Nuna ke rumah sakit saja" ujar chenle khawatir
"ya manajer Kavita pulanglah lebih awal biar saya yang mengantar chenle" ujar manajer Hyuk
"tapi manajer" Kavita hendak menolak
"menurutlah" ujar semua member Nct kompak
"baiklah, terima kasih manajer Hyuk" ujar Kavita hendak berjalan namun kembali oleng, dengan cepat Jaemin menggendongnya ala bridal style
"turunkan aku" ujar Kavita lemah karena menahan sakit di perutnya
"diamlah, aku akan berusaha mencegah skinship sedikit pun" ujar jaemin, sedangkan member yang lain berjalan di depan dan belakang agar menutupi mereka dari pandangan orang lain
Sampai di ruangan Baek Jaemin menurunkan Kavita membiarkan ia menggunakan mantel dan semua alat penyamarannya.
"terlalu beresiko jika aku keluar dengan kalian sekarang, biarkan aku keluar dengan manajer Hyuk, shhh" ujar Kavita kembali memegangi perutnya yang semakin nyeri.
"tidak" jawab member dream serentak
"biar aku yang menggendongmu, tidak akan terlihat jika yang lain mengelilingi kita karena badanku lebih kecil dari yang lain" ujar renjun, membuat yang lain mengangguk
Belum sempat Kavita menjawab, Renjun menggendongnya seperti yang Jaemin lakukan tadi dan semua member nct berdiri mengelilingi mereka sambil berjalan bersama agar Renjun dan Kavita tak terlihat.
__ADS_1
Kavita sudah pasrah, tak tau lagi kepalanya semakin pusing dan perutnya juga nyeri. Hingga sesampainya di mobil dreamies, JiSung, Jungwoo, Sungchan, Lucas, Jhonny memblokade pintu agar ketika Kavita masuk mobil dan berpindah ke kursi belakang tak terlihat oleh fans, mereka juga yang berjalan paling samping tadi agar Kavita tak terlihat.
Kavita satu mobil dengan Renjun, Jaemin, Jisung, Jeno sedangkan Haechan dan Mark ikut mobil nct 127 karena mereka di dorm tersebut. Sedangkan Chenle menggunakan mobilnya bersama manajer Hyuk ke radio menyelesaikan jadwal, member Way V ke dorm mereka dan member baru ikut mobil ke dua karena dorm mereka bersebelahan dengan dorm nct dream.
Sampai di depan dorm Renjun kembali menggendong Kavita dan member yang lain menutupi mereka, hingga di depan pintu apartemen Baek Kavita berterimakasih pada member baru. Sedangkan member dream ikut masuk menemani Renjun yang menggendong Kavita, menaruhnya di atas ranjang, Jaemin melepaskan sepatu Kavita membuat Kavita tidak enak dan berterimakasih banyak.
"terimakasih, pasti kamu sangat lelah" Kavita merasa bersalah
"tidak apa-apa, kamu tak seberapa dibanding Lucas Hyung" kekeh renjun
"ssshh" Kavita kembali memegangi perutnya yang nyeri
"ku panggilkan dokter ya" ujar Jaemin semakin khawatir
"berbaringlah" ujar jeno tegas membuat Kavita Menurut
"nuna ku panggilkan nuna Ochun ya" kata jisung
"tidak perlu, kalian kembalilah ke dorm" ujar Kavita
"tidak mau" kata jeno
"baiklah, boleh aku minta tolong"
"tentu saja" jawab mereka serentak
"tolong ambilkan hot pack di lemari dapur"
"baik nuna tunggu sebentar" Ji-Sung bergegas ke dapur, disusul jaemin yang ikut keluar kamar
"nanti" jawab renjun
"ini nuna hot pack nya" Jisung masuk dan menghampiri Kavita
"terimakasih, sekarang kalian bisa istirahatkan"
"tidak" jawab mereka serempak
"kalau begitu berbaliklah" ujar Kavita merekapun berbalik, Kavita memasukkan hot pack ke dalam baju agar menyentuh kulit perutnya yang nyeri
"manajer sekarang kamu tidak apa-apa" tanya haechan tiba-tiba masuk dengan Mark
"ya! ya!" heboh Renjun, Jeno, Ji-Sung dan membalikkan tubuh Haechan dan Mark membuat mereka berdua bingung
"tidak apa-apa, sudah selesai kok. kalian boleh balik badan sekarang" ujar Kavita dan mereka pun membalikkan badan
"memang tadi kenapa?" tanya Mark
"hanya menaruh hot pack di Perut" jawab Kavita
"oh ya manajer tadi aku sudah menghubungi Ochun" kata Haechan tak lama telepon Kavita berdering
"ya halo" Kavita mengangkat telfon dari Ochun
__ADS_1
"tidak apa-apa, sekarang sudah mendingan. tak perlu kemari, hanya masalah biasa sepertinya akan datang bulan"
"iya, sudah malam jangan kemari. jaga kak Baek saja dan istirahat, oke" Kavita mengakhiri panggilan
"minumlah ini, katanya bisa meredakan sakit perut" jaemin masuk mengagetkan semuanya dengan membawa segelas teh pappermint
"terimakasih" Kavita menerimanya dan meminum teh tersebut perlahan
"emm langsung membaik, hanya tersisa sedikit nyeri tak seekstrim tadi" Kavita menaruh sisanya di meja samping ranjang
"kalian istirahatlah" Kavita turun dari ranjang membuat semuanya refleks mendekat takut Kavita terjatuh lagi
"kalian kesini dengan siapa?" tanya Kavita pada Mark dan Haechan
"sendiri" jawab Haechan santai
"apa!?" kaget Kavita
"tenang saja, kami sudah ijin dengan hyung" sambung Mark
"karena kita sudah disini mari kita menginap di kamar kak Baek" ujar haechan semangat
"ijinlah terlebih dahulu, aku akan mandi kalian istirahatlah" Kavita bangun ari duduknya
"tidak mau" haechan mulai iseng, Kavita tak menggubrisnya hanya melewatinya ke kamar mandi berjalan dengan perlahan
"jangan lama-lama, kami akan menunggumu di ruang tengah, panggil kami jika sesuatu terjadi" ujar jaemin berjalan keluar sambil menarik haechan
"baik" jawab Kavita dan masuk kamar mandi
Selesai mandi tak lupa Kavita memakai pembalut untuk berjaga-jaga karena memang sudah tanggalnya. ia kemudian ke depan kamar untuk menemui mereka,
"sudah selesai, tidak akan terjadi apa-apa lagi kalian kembalilah dan beristirahat" suruh Kavita
"baik, aku juga sudah ijin kak Baek untuk meminjam kamarnya jadi akan berjaga-jaga disini dengan Mark Hyung kalian kembalilah ke dorm" ujar haechan tengil
"selamat istirahat, aku tidur dulu. terimakasih banyak sudah membantuku dan menjagaku hari ini" ujar Kavita tulus
"iya, kami ke dorm dulu" ujar jeno beranjak keluar
"kalau ada apa-apa hubungi aku" ujar renjun lalu mengikuti jeno
"istirahatlah" ujar jaemin menyusul
"selamat tidur Nuna, Hyung jangan iseng" ujar Ji-Sung mengikuti para hyungnya sambil memperingati haechan
"nee" ujar Kavita tersenyum menjawab mereka semua, kemudian masuk kamar dan menghabiskan teh papermintnya
setelah menghabiskan teh papermint dan hendak berbaring ia dikagetkan dengan pintu yang terbuka dan masuklah chenle juga haechan dan Mark
"nuna sudah tidak apa-apa?" tanya chenle
"aku sudah membaik, kamu pulang ke dorm. istirahatlah pasti lelah baru pulang"
__ADS_1
"baik nuna selamat tidur" ujar chenle lalu keluar bersama Mark dan haechan yang di tarik Mark karena masih bergeming di tempatnya
Setelah pintu kamar di tutup Kavita pun berbaring dan mengistirahatkan tubuhnya yang masih terasa lemas.