
Kavita baru saja menyelesaikan sesi terapi seninya, setelah kembali berganti pakaian ia keluar dan beristirahat sebentar di ruang tunggu aambil mendengarkan ceramah di hp nya.
"manajer Vita?!" panggil Renjun, Kavita segera mendongakkan kepalanya mendengar ada yang memanggilnya
"eh kamu" Kavita tersenyum kikuk
"ada apa disini?"
"hanya melihat-lihat, kalau kamu?"
"aku ada terapi seni rutin disini"
"masih berlanjut?"
"eh kamu tau?"
"ya"
"eh ini antrian siapa?" Renjun memungut kertas antrian di depan Kavita
"terapi tari? Kavita?" Shock Renjun membacanya
"em~ ya, traumaku masih belum hilang. jadi kucoba konsultasi agar tak menggangguku di masa depan" terang Kavita pada akhirnya
"kamu terlihat tenang, tapi aku juga melihat tanganmu bergetar tak terkontrol beberapa kali"
"kau melihatnya? padahal aku juga sudah berusaha tenang"
"ya, paling jelas ketika kau berada di aaa awards kemarin bahkan sepertinya badanmu juga sedikit gemetar"
"ternyata memang belum terlalu terkontrol" Kavita menghela nafas berat
"tak apa baru awal, semakin lama pasti akan lebih baik dan aku juga bisa menemanimu atau mengajarimu gerakan dasar dance jika kamu tak ada waktu kesini"
"benarkah?"
"tentu saja, tapi sebagai gantinya kamu juga harus menemaniku menggambar"
"oke setuju, tapi kamu harus janji dulu kepadaku untuk merahasiakan hal ini oada siapapun"
"tentu, aku masuk dulu sudah giliranku" Renjun beranjak setelah mengelus kepala Kavita membuat Kavita bingung atas tindakan tiba-tibanya
"aku pulang dulu kalau begitu" Kavita pun ikut beranjak dari duduknya dan kembali ke apartemen karena hari sudah sore dan ia sudah janji dengan para manajer.
*****
Sesampainya di apartemen Kavita langsung membersihkan diri dan bersiap-siap, setelah selesai ia seera menghampiri para manajer yang masih di Dorm member NCT Dream.
"sudah siap?" tanya manajer Ji
"ya" Kavita tersenyum
"tidak, ganti dulu pakaianmu!" ucap Jeno tegas
"kenapa?" Kavita bingung
"bajumu crop tidak aman" tambah Jaemin
"aku pakai mantel kok dan baju dalam juga, lagi pula bukankah baju ini sangat cocok untuk ke pantai" Kavita tersenyum lebar, karena ini kali pertama ia bebas memakai pakaian lagi setelah sekian lama tanpa perlu tertutup penyamaran
"kau boleh pakai itu hanya di depan kami saja" kata Haechan
__ADS_1
"ayolah hijabku juga sudah menjulur menyamai baju"
"Ganti atau kau tak boleh pergi" ujar member Dream kompak sedangkan para manajer hanya terkekeh melihat mereka begitu protektif pada manajernya
"baiklah" Kavita mengalah, ia kembali ke apartemen Baek untuk berganti pakaian
"kenapa jadi aku yang diatur? lagi pula baju ini juga pemberian Ochun sayang sekali jika tak dipakai dan pas juga dengan momen ini aku akan ke pantai" Kavita menggerutu sambil berganti
"Sudah ayo berangkat" Kavita kembali lagi setelah selesai
"begini lebih baik" kata Jeno
"kau juga terlihat lebih rapi" tambah Jaemin
"nanti kita jemput" tambah Mark
"aku bisa pulang sendiri ayolah"
"tidak, terlalu malam untuk perempuan pulang sendiri" tambah Renjun
"kalian istirahatlah dengan baik, ayo hyung2" Kavita lelah berdebat dan keluar lebih dulu disusul para manajer yang lain yang bergantian menepuk para member sambil terkekeh.
*****
"Masyaallah" Kavita takjub melihat sajian makanan didepannya
"selamat makan" ucap semuanya lalu makan tak lupa Kavia berdo'a terlebih dahulu lalu menyusul makan.
Setelah selesai makan mereka mulai minum Soju kecuali Kavita
"bukankah rumahmu di Indonesia juga dekat pantai?" tanya ketua manajer
"ah tapi kau lebih menyukai laut atau gunung" tanya manajer Ji
"aku lebih suka laut, mungkin karena lebih terbiasa melihat laut" Kavita terkekeh, hp ketua manajer berbunyi ternya alarm yang ia setel
"sudah waktunya kamu pulang, tapi maaf aku tak bisa mengantarmu. mereka-" ketua manajer melihat manajer yang lain mulai mabuk
" tidak masalah, aku juga ingin jalan-jalan sebentar, aku pamit dulu semuanya" Kavita beranjak dari duduknya
"nee, hati-hati" semua serempak menjawab meskipun dengan suara ngelantur mereka
"ya hati-hatilah, ini sudah mulai malam jangan berjalan terlalu jauh dan pulanglah" kata ketua manajer yang dijawab anggukan oleh Kavita
Kavita melepas sepatunya dan menentengnya, melangkahkan kakinya ke pasir putih dan berjalan mendekat ke pesisir pantai.
"Masyaallah indahnya" Kavita kagum melihat pemandangan pantai dibawah sinar rembulan hingga tak sadar melangkah semakin dekat denggan bibir pantai.
Sedang menikmati pemandangan Kavita mendengar suara aneh, ia melihat kesekitar ternyata tak jauh darinya ada beberapa pasang kekasih yang sedang bermesraan. Tak mau melihat lebih lama Kavita segera menjauh, namun ia justru menabrak seseorang karena tak memperhatikan langkahnya
"hei nona perhatikan langkahmu"
"maaf aku tidak sengaja" Kavita membungkukkan badannya meminta maaf
"atau kau senaja ingin bermain-main dengan kami" ucap yang lain, Kavita langsung berdiri tegak dan melihat orang-orang di depannya
Oh tidak! ternyata sekelompok pria mabuk, Kavita langsung segera berlari ke arah jalan raya. Dan tak disangka mereka mengejar, Kavita merutuki dirinya yang berjalan sendirian di pantai malam-malam.
Kembali menengok belakang membuat Kavita menabrak seseorang lagi, refleks ia hendak kembali berlari namun bahunya ditahan orang itu.
__ADS_1
"hei! kenapa? ini aku, Renjun" kata Renjun membuat Kavita tersadar dan langsung bersembunyi dibalik badan Renjun, memegang jaket bagian punggung Renjun dengan erat
"tahan sebentar, aku dikejar sekelompok pemabuk" Suara Kavita terengah dan tangannya kembali bergetar sendiri
Melihat orang-orang yang dimaksud Kavita, Renjun membalikkan badannya menghadap Kavita dan memeluknya ringan agar Kavita tertutupi olehnya. Orang-orang itu melewati mereka, tangan Kavita bergetar hebat didepan dada Renjun membuat batas agar mereka berjarak.
"cepat sekali wanita itu" kata salah satu dari mereka ketika lewat
Setelah mereka lumayan jauh tangan Kavita mulai stabil perlahan berhenti bergerak, dan ia pun melepaskan diri dari pelukan Renjun. Pas sekali telfon Renjun berbunyi setelahnya
"halo, sudah menemukannya?" tanya Jeno
"sudah, kembali ke mobil sekarang kita pulang" Renjun mulai berjalan dan memegang bahu Kavita agar ia bisa tenang dan mengikutinya berjalan.
Sepanjang perjalanan pulang mereka hanya dia karena melihat kondisi Kavita yang berbeda dari biasanya.
"Nuna kenapa hyung?" Jisung tak bisa menahan diri untuk bertanya
"seharusnya kuletakkan kau di mobil satunya bersama Haechan" ujar Jeno sambil menyetir
"kenapa? " Jisung semakin bingung
"Kita bicarakan di dorm nanti" kata Renjun dan Jisung pun mengangguk.
*****
Sesampainya di dorm NCT Dream mereka duduk di ruang tengah, Jaemin langsung ke dapur setelah sampai untuk membuat teh hangat.
"sudah ku bilang tadinya kita ikut saja" ujar Haechan
"ini salahku" Kavita berkata lirih
"kami tak akan membiarkanmu pergi tanpa kami lagi setelah ini, minumlah" Jaemin datang membawa teh hangat untuk mereka semua
"maaf sudah merepotkan kalian, kalian jadi lelah karena mencariku" Kavita makin menundukkan kepalanya
"untung nuna tak jadi pakai baju yang pertama tadi" kata Jisung setelah menyeruput teh
"tak apa nuna kami memang berniat menjemputmu dari awal" kata Chenle
"untung kita tepat waktu tadi" kata mark
"kok bisa dikejar mereka?" tanya Renjun
"minum dulu tehnya" suruh Jaemin dan Kavita pun meminumnya hingga habis setengah
"seperti padamu tadi aku tak sengaja menabrak mereka ketika terburu-buru" kata Kavita lesu
"kakimu pasti lecet" tambah Haechan mengingat Kavita tadi sebelum naik mobil justru menjinjing sepatunya, untunglah di mobil ada sandal
"kenapa terburu-buru?" tanya Chenle
"aku melihat pemandangan tak menyenangkan ketika tanpa sadar sudah sangat dekat dengan bibir pantai" Kavita meraup wajahnya
"lagian kenapa kau kesana malam seperti sekarang? jelas banyak yang melakukan kissing disana" tanya Haechan
"aku sudah lama tak ke pantai, mendengar ombak yang dekat restoran membuatkubingin melihatnya, suaranya mengingatkanku pada kampung halaman"
"kau ini lucu sekali kenapa lari terburu-buru melihat orang kissing" mark terkekeh
"terimakasih sudah menyelamatkanku, sekarang ayo istirahat kalian pasti lelah setelah mencariku tadi" Kavita menghabiskan tehnya dan beranjak dari duduknya, ia sangat lelah dan ingin beristirahat sekarang
"beristirahatlah dengan baik, jangan tunggu aku mengecek kalian. Tidurlah lebih awal besok ku buatkan sarapan spesial"
__ADS_1
"Nee" mereka kompak menjawab dan beranjak dari duduknya lalu pergi ke kamar masing-masing
Sampai di apartemen Baek, Kavita langsung membersihkan diri dan terlelap langsung tak lama setelah merebahkan dirinya di ranjang.