Magic Dream

Magic Dream
Pantai


__ADS_3

Yang benar saja dua orang tadi justru mengatakan pada orang-orang bahwa ada Renjun NCT di sekitar sana membuat beberapa orang yang mempercayai mereka pun ikut mencari setelah bertanya-tanya detailnya pada mereka berdua.


Hal itu membuat Renjun dan Kavita terpaksa bersembunyi di celah sempit karang tersebut agar tak ada yang melihat mereka ketika ada orang mengecek ke balik karang.


Dan benar saja, beberapa orang mengecek ke balik karang, membuat Renjun menarik Kavita lebih dekat lagi dengannya agar tak sedikit pun darinya yang terlihat. Gerakan Renjun membuat Kavita kaget dan refleks menahan dengan kedua tangan di depan dadanya agar mereka tak benar-benar menempel.


Hembusan nafas Renjun pun sangat terasa di pucuk kepala Kavita membuatnya menahan nafas beberapa lama agar nafasnya tak berhembus kedada Renjun.


Setelah menelusuri beberapa lama dan tak menemukan mereka orang-orang pun menjadi dari karang, dirasa mereka sudah jauh Kavita pun langsung mundur 2 langkah membuat jarak diantara mereka dan segera bernafas normal.


"kenapa wajah mu sangat merah?" tanya Renjun heran


"aku menahan nafas tadi" jelas Kavita


"kenapa?"


"agar mereka tak mendengar suara nafas orang" Kavita berkilah


"ah~ setelah ini-" perayaan Renjun terpotong mendengar telfon berdering


"aku angkat telfon dulu"


"iya"


Kavita pun mengangkat telpon yang ternyata dari adiknya, wajahnya sangat sumringah hingga beberapa saat kemudian wajahnya menegang kamu dan ekspresinya berubah sangat serius. ia pun memberi kode ke Renjun akan menjauh sebentar dan Renjun pun mengangguk, dari jauh Renjun melihat sedikit ekspresi kesal pada wajah Kavita.


"sepertinya kita harus menunggu disini lebih lama lagi" kata Kavita kembali menghampiri Renjun setelah selesai menelfon


"orang-orang tadi masih mencari kita?" tanya Renjun


"iya, mungkin menunggu agak gelap nanti agar mereka tak melihat kita" Kavita duduk menghadap pantai untuk melihat Sunset


"cantik" Renjun duduk disamping Kavita dan ikut melihat sunset


"tadi siapa yang menelfon?" Renjun bertanya penasaran


"adikku" jawab Kavita singkat yang tadinya tersenyum melihat sunset kembali menegang mengingat telfon tadi


"apa ada yang darurat?" tanyanya lagi memastikan siapa tau Kavita ingin cerita


"ya sedikit" Kavita menghembuskan nafasnya berat


"apakah harus kembali dalam waktu yang dekat" Renjun masih penasaran dengan telfon yang membuat Kavita sangat ekspresif


"tadinya iya, tapi masih bisa kutunda sampai kak Baek pulih dan bisa kembali bekerja" Kavita tersenyum


"baguslah" gumam Renjun


Sekali lagi Handphone Kavita kembali berdering, telfon dari manajer nct 127


"halo hyung" Kavita pun mengangkatnya


"bisakah kamu menggantikanku sebentar aku ada kepentingan mendesak tiba-tiba, kudengar kamu sedang free?" katanya

__ADS_1


"iya" Kavita pun menspeaker panggilan setelah menjawab agar Renjun ikut mendengar


"tolong gantikan aku sebentar, mereka sedang syuting tahap akhir setelahnya pulang mungkin 2 jam lagi" katanya


"baiklah, tapi butuh waktu sedikit lama karena saya sedang diluar" jawab Kavita


"berapa lama?" tanyanya


"setengah jam" jawab Renjun


"oh? kamu bersamanya Renjun? baguslah, tak apa aku bisa menunggu sebentar lagi"


"baiklah kami segera kesana" Kavita mengakhiri panggilannya


"kutelfon supir Chenle dulu agar ke parkiran pantai" kata Renjun mengotak atik hpnya


"syukurlah hari sudah mulai gelap, kita jadi bisa keluar sekarang juga" Kavita melihat lagi matahari yang sudah hampir tenggelam sepenuhnya


"eng~" jawab Renjun dan berbicara setelah telfonnya diangkat


"sudah, ayo kita ke parkiran" katanya setelah mengakhiri telfon


Mereka pun keluar dari balik karang perlahan dan berjalan biasa setelahnya ke arah parkiran agar tak ada yang memperhatikan mereka dan mengejar, karena beberapa orang masih mencari mereka.


Syukurlah sesampainya diparkiran mereka langsung melihat mobil Chenle yang baru tiba sehingga mereka bisa langsung masuk dan jalan.


...****************...


"sudah sampai? lebih cepat dari perkiraan. sepertinya bau pantai" manajer hyung mengendus-ngendus mereka membuat Kavita melepas mantelnya


"tolong rahasiakan ini dari yang lain hyung" kata Renjun juga ikut melepas mantelnya


"baiklah aku tak bicara lagi, pergi dulu kalau begitu. aku titip mereka ya Kavita, kamu hanya perlu memantau mereka syuting dan mengantar pulang setelah ini" manajer hyung pun membereskan barang dan mulai beranjak


"iya hyung" setlah mendapat jawaban Kavita, sebelum pergi ia memberi kode ke Taeyong agar ia tau Kavita yang menggantikannya


"nanti kumasakkan untuk makan malam karena kita tak jadi makan seafood tadi" Kavita membuka pembicaraan setelah mereka duduk dan memantau jalannya syuting


"baiklah, akan masak apa?" tanya Renjun


"kamu ingin apa?" Kavita balik bertanya


"tiba-tiba aku ingin jajangmyeon, tapi kamu pasti tidak bisa memakannya" Renjun menggaruk tengkuknya


"baiklah akan aku buatkan versi halal, kebetulan di apartemen aku memiliki bahan-bahannya"


"woah~ benarkah? aku jadi tak sabar" kata Renjun melihat anggukan kepala Kavita


Tak lama ternyata waktunya break sebentar, Taeyong segera menghampiri Kavita. Haechan yang memperhatikan dan menyadari Kavita disana seger berlari menyusul Taeyong.


"manajer Vita~" serunya heboh membuat semua orang mengalihkan perhatian mereka, sedangkan Kavita hanya tersenyum


"ini naskah syutingnya, agar kamu tau alur dan bisa menegur kami agar tak lewat dari naskah" Taeyong memberikan naskah pada Kavita

__ADS_1


"terimakasih" Kavita menerimanya


"kau ikut juga?" Taeyong memandang Renjun


"iya hyung, bosan di dorm sendirian hehe" jawab Renjun


Haechan sudah dekat dan hampir memeluk Kavita tetapi langsung ditahan Taeyong dan Renjun.


"ah kenapa~? eh? kau disini juga Renjunie" Haechan neralih menggoda Renjun yang menahannya membuat Renjun memutar bola matanya malas dan melepaskan tangannya dari Haechan


"apa kalian habis jalan-jalan?" Yuta datang dan bertanya setelah melihat sepatu mereka ada sedikit pasir


"ah tidak hyung kami hanya dari dorm" kilah Renjun


"sepertinya pantai" Jungwoo datang dan ikut memperhatikan sepatu mereka


"ya dari pasir disepatunya sih begitu" tambah Doyoung


"kalian baru pulang ngedate?!" kaget mark mendengar pernyataan Doyoung ikut melihat sepatu mereka


"benarkah?! ah kalian tak mengajakku" Haechan pun merajuk


"apakah ini interview dadakan?" Kavita terkekeh mendapat serangan pertanyaan dari mereka


"mungkin dari rumah Chenle bermain dengan Daegal" Taeyong ikut membantu menjawab


"ah iya~" sambung Renjun


"kalian tak ada syuting tambahan memang untuk youtube?" tanya Jaehyun ikut datang


"ada" Kavita refleks menjawab


"ya tadi sudah selesai kebetulan" tambah Renjun


"dan ke rumah Chenle?" bingung taeil


"iya ikut kesana karena kangen daegal jadi bermain dengan pasir mainnya juga" alibi Renjun, Kavita hanya tersenyum geli mendengar percakapan mereka


"ah~ sudah harus mulai lagi semangat hyung-hyung" ujar Kavita menyemangati stelah mendengar panggilan dari staff membuat mereka pun terkekeh gemas melihatnya


"kenapa?" Kavita bingung melihatnya


"mungkin gemas setelah lama tak melihatmu" ujar Renjun sedikit datar


"rasanya baru beberapa waktu yang lalu" Kavita jadi berfikir


"lupakan, kenapa tadi tak membantuku memberikan alasan?" todong Renjun


"hehe aku tak terbiasa berbohong maaf ya" Kavita terkekeh dan mengedipkan kedua matanya lucu


"baiklah, berhenti bertingkah menggemaskan sebelum aku hilang kendali" Renjun mengalihkan perhatiannya ke proses syuting


"ei~ tak mungkin, aku tak seimut itu" Kavita terkekeh dan ikut fokus memperhatikan proses syuting

__ADS_1


__ADS_2