
Hai kalian semua..
Typo bertebaran
Tinggalkan jejak oke..vote
Happy reading..
*·*·*·*·*·*·*·*
AUTHOR POV
15.00
Pada jam sore ini di taman belakang semua rumah terdapat sekumpulan remaja putri berumur 16 tahun yang masih berlatih dengan sesuatu yang di luar logika manusia.
"Rea buat pedang gih untuk latihan"ucap gadis bermata ungu berkilau pada gadis bermata hijau berkilau.
"Aduh dhea lo enak banget ya tinggal nyuruh aja bisanya"ucap gadis yang di panggil rea.
"Ya enak lah kan tinggal ngomong doang"gabung gadis bermata kuning berkilau.
"Et dah nih bocah nyambung aja"ucap dhea.
"Suka suka gue dong"ucap gadis bermata kuning berkilau itu.
"Udah dhea lea kok malah ribut sih,katanya mau latihan"ucap gadis bermata merah berkilau.
"Dhea duluan tuh gea "adu lea pada gadis bermata merah berkilau yang di sebut gea.
"Kok gue?elo yang duluan"balas dhea tak mau kalah.
Lo
Gak lo
Elo!
Elo!!
"DIAM"ucap gadis bermata biru berkilau dengan wajah datar dan dingin.
Seketika suasana di sana langsung hening karna suara tersebut.
"Aduh thea lo dingin amat sih kayak es batu"ucap rea yang sedari tadi diam.
Ucapan rea hanya di balas tatapan tajam dari thea namun rea tidak menggubris dan hanya mengangkat bahu tak perduli.
"Udah deh ayo latihan"ajak lea yang di setujui oleh semuanya.
Mereka latihan bersama.Mereka melatih sesuatu yang sulit di percaya oleh manusia yaitu SIHIR.
mereka melatih sihir dan latihan bersenjata.
memang cukup sulit untuk di percaya oleh manusia tapi nyatanya tidak untuk di kota ORION CITY,dimana memang di kenal dengan kota yang mayoritasnya memiliki sebuah sihir tapi ada juga yang manusia biasa.
Thea melatih sihir es dan berpedangnya.
Gea melatih sihir api dan berpedang double swordnya.
Lea melatih sihir tumbuhan dan memanah.
Dhea melatih sihir air dan cara bertarung menggunakan katana.
Dan rea melatih sihir angin dan bertarung menggunakan senjata tembak yang iya buat sendiri.
__ADS_1
(SKIP)
Latihan mereka terhenti karna teriakan dari wanita paling berharga di hidup mereka.bunda mereka.
"ATHEA REIN SHIRTELY"teriak bunda thea.
"MOUREA FLOW ZEOALYX"teriak bunda rea.
"ADHEA EZCA WIZEON"teriak bunda dhea.
"SERGEA VANY VOLTEIN"teriak bunda gea.
"ZHALEA LEXA PHYTERIN"teriak bunda lea.
"KE RUANG KUMPUL SEKARANG"teriak para bunda bersamaan.
Setelah nama mereka di panggil mereka saling pandang sebentar yang mengartikan ada apa?.
Mereka masuk dan menemui orang tua mereka yang ada di ruang kumpul rumah thea.
Saat mereka sampai di ruang kumpul mereka segera masuk dan duduk berjejer di sofa panjang berwarna biru tosca.
Terjadi keheningan beberapa saat sebelum akhirnya thea buka suara.
"Kenapa yah?"tanya thea pada ayahnya yang sedari tadi diam.
"Kalian tau kan kalo besok ALTERON ACADEMY akan datang ke sekolahan lain termasuk sekolah kalian untuk mencari murid yang spesial"ucap ayah thea dengan nada serius.
ATHEA POV
"Kalian tau kan kalo besok ALTERON ACADEMY akan datang ke sekolahan lain termasuk sekolah kalian untuk mencari murid yang spesial"ucap ayah gue dengan nada serius.
Kami yang mendengar perkataan ayah dengan nada serius juga ikutan serius.
"Kalian ingat kan kalian siapa"ucap ayah dhea
"Kami tau"ucap kamu serempak.
"Bila mereka datang dan merekrut kalian jadi murid kami tidak akan melarang,kami serahkan pada kalian semua keputusan nya"ucap ayah gea.
"Baiklah kami akan memikirkannya...Kami permisi"ucap gea mewakili semuanya.
"Baiklah kalian boleh pergi...pikirkan dengan baik.."ucap bunda lea yang di balas anggukan oleh kami semua.
Athea pov end
AUTHOR POV
Mereka semua pergi dari ruang kumpul menuju kamar thea untuk membicarakan tentang alteron academy.
Sesampainya di kamar mereka langsung mencari posisi nyaman untuk diri sendiri.
"Jadi gimana?"tanya rea.
Seakan tau topik pembicaraan mereka langsung saling menatap seakan-akan meminta saran.
"Menurut kalian alteron academy itu gimana?"tanya lea
"Menurut informasi yang gue dapat,alteron academy itu academy sihir terbaik no 1,dan fasilitas di alteron academy juga bagus serta adanya kemajuan teknologi di sana"jelas dhea panjang lebar.
"Apa manfaat sekolah di sana?"tanya gea.
"Setau gue lulusan dari alteron academy akan di kasih kesempatan untuk masuk ke which grup dan kesempatan lainnya"jawab dhea.
"Which grup?"tanya thea yang sedari tadi diam.
__ADS_1
"Iya which grup....Which grup itu adalah semacam kelompok yang di buat oleh pemerintah untuk melindungi dunia sihir putih dari para penjahat sihir hitam"jelas dhea lagi.
Yang lain hanya mengangguk kepala mengerti.Setelah itu mereka kembali hening dan sibuk dengan pemikiran masing-masing.
"Gue bakalan masuk ke alteron academy"ucap thea memecah keheningan yang di sambut dengan tatapan tanda tanya dari sahabatnya.
"Alasan?"tanya mereka dengan kompaknya.
"Menurut gue kalo misalnya kita masuk ke alteron academy setidaknya kita mendapat beberapa pembelajaran tentang sihir yang belum kita ketahui maybe dan juga kalo kita masuk kesana setidaknya kita punya jaminan lulusan dari alteron academy jadi kita gak perlu bingung untuk masa depan kita nanti plus..."thea menggantungkan penjelasan panjang kali lebarnya.
"Pluss apa?"tanya rea sembari menaikan alisnya sebelah.
"Plus kita bisa dapet temen baru maybe"thea melanjutkan perkataannya.
"Bener juga sih apa kata lo,kalo gitu gue juga bakalan masuk"ucap lea.
"Kalo kalian masuk kita juga pasti masuk dong...ya Gak?"ucap dhea sembari menatap gea dan rea.
Gea dan rea yang di tatap hanya membalas dengan anggukan mantap.
"Nah kalo gitu sekarang waktunya istirahat gue capek banget"ucap dhea lalu berjalan mengambil bajunya yang ada di dalam tas.
Ya mereka akan menginap di rumah thea dan pasti para orang tua juga ikut menginap.
Mereka semua langsung mengambil baju masing-masing dan berjalan keluar kamar thea menuju kamar yang telah di sediakan untuk mereka.
(SKIP)
Selesai makan malam mereka kembali berkumpul di kamar thea dan bercerita apa saja sambil ngemil keripik kentang yang ada.
"Eh besok gue ada ide nih"ucapan dhea langsung mendapat respon tanda tanya dari sahabatnya.
"Ide apaan?"tanya thea sambil memasukan keripik kentang ke dalam mulutnya.
"Tadi gue sempat cari informasi tentang fasilitas alteron academy,nah dari yang gue dapat 1 ruang asrama hanya ada dua kamar yang berarti cuma di huni oleh 2 orang"ucap dhea sambil melihat ekspresi sahabatnya.
"Nah ide yang gue maksud adalah kan kalo misalnya besok kita pura pura nolak untuk ikut ke alteron academy,pasti pihak akademi akan maksa kita tu,nah pas mereka maksa kita bilang aja ke mereka,kita bakalan ikut kalo udah nururin 2 syarat kita"sambung dhea panjang lebar.
"2 syarat?apa aja?"tanya rea pada dhea.
"Iya dua..yang pertama adalah kita minta ke mereka untuk membuat kita satu asrama alias buat satu asrama 5 kamar...dan yang kedua adalah kita minta kita untuk satu kelas,kelas apapun itu"jawab dhea
"Gimana setuju gak?"tanya dhea sembari menggerakan alisnya naik turun.
"Setuju"jawab mereka kompak dan mantap.
"Gue gak mau di pisahkan dari kalian"ucap lea yang di balas anggukan oleh semuanya.
"Nah karna sekarang udah malam saatnya untuk tidur"ucap gea setelah melihat jam di dinding kamar thea.
"Iya..yuk tidur"ucap rea
Mereka semua tidur di kamar thea.
"Mari lihat hari baru"gumam thea lalu menutup mata menuju alam mimpi.
«««««SELESAI»»»»»
Nah gaiss charternya udah selesai..
Jangan lupa vote dan comen ya semua..
Maaf kalo kurang menarik dan banyak salah kata maupun yang lain...
Sekian..
__ADS_1