MAGIC STORY

MAGIC STORY
MAGIC STORY-21


__ADS_3

HAIIIIIIII......


Siang ini di Alteron academy sedang dalam keadaan yang sangat sibuk di karenakan akan ada perlombaan antar academy sihir dari seluruh penjuru Orion city.


Dan academy sihir yang ada di orion city terdapat 5 academy sihir yang cukup besar dan di kenal dengan murid nya yang hebat.


Academy tersebut adalah




Alteron academy.




Rexux academy.




Arsta academy.




Dealand academy.




Symtrix academy.




Dan kelima academy ini akan mengeluarkan para murid terbaiknya untuk bertarung dan mempertaruhkan nama academy.


Perlombaan ini hanya ada setiap 1 tahun sekali dan tahun lalu alteron academy menduduki peringkat pertama karna alteron academy mengeluarkan anggota guardian team yang berisi murid terbaik di alteron academy.


Dalam perlombaan tersebut akan terbagi menjadi beberapa pertandingan.


Yang pertama adalah, pertandingan untuk adu kepintaran.


Adu kepintaran, merupakan pertandingan untuk menguji kecerdasan murid melalui sebuah riddle yang akan di berikan oleh panitia.


Lalu ada pertandingan adu Pet, yang dimana para Pet murid akan adu kekuatannya dan juga ada juga pertandingan yang di mana tuan dan Pet nya berkolaborasi mengeluarkan aksi menarik.


Pertandingan lain nya adalah pertarungan antar murid dan yang terakhir adalah pertandingan dimana para murid akan di kirim ke hutan buatan yang di buat oleh panitia.


Tahun ini yang menjadi tuan rumah adalah  Dealand academy.

__ADS_1


Dan sekarang para murid sedang di kumpulkan di aula untuk mengumumkan siapa saja yang akan pergi ke Dealand academy untuk bertanding melawan academy lainnya.


"Selamat siang anak anak semua" sapa kepala sekolah---pak ed.


"Siang pak!!"


"Kalian pasti tau bukan bahwa perlombaan antar academy akan berlangsung satu bulan lagi. Tapi meski begitu, untuk para murid yang di pilih untuk mengikuti lomba harus berangkat mulai dari sekarang ke Dealand academy dan menetap di sana sampai perlombaan selesai"


Para murid tetap diam dan dengan fokus mendengarkan perkataan kepala sekolah.


"Dan yang akan mengikuti perlombaan di Dealand academy adalah seperti tahun lalu yaitu para anggota guardian team"


"Tapi untuk tahun ini pihak panitia mengizinkan untuk para murid yang ingin mengikuti lomba juga bisa daftar ke pihak sekolah... tapi akan ada seleksi yang akan di adakan dalam 3 hari ini sebelum berangkat ke Dealand academy dan menyusul para anggota guardian team yang sudah berangkat lebih dulu"


"Jadi bagi kalian yang ingin mencoba mengikuti lomba, segeralah mendaftar dan mengikuti seleksi dan mungkin itu saja. Sekian terima kasih" tutup pak ed.


Para murid pun berbondong-bondong untuk pergi mendaftar dan mengikuti lomba, sedangkan para anggota guardian team kembali ke asrama masing-masing untuk mempersiapkan semua kebutuhan selama di Dealand academy besok paginya.


Di asrama thea dkk mereka sibuk mempersiapkan semua kebutuhan mereka, tapi kebutuhan mereka tak lebih hanya, baju,handphone,earphone, novel, dan beberapa barang penting lainnya.


Setelah itu mereka langsung berkumpul di ruang guardian team untuk membagi orang di setiap pertandingan.


Saat mereka sampai di ruang guardian team baru ada sean,mattheo dan ayato.


"Hai thea,dhea,gea,lea,rea" sapa sean.


"Hai juga sean" balas rea,lea, dan dhea. Gea hanya tersenyum dan thea hanya menatap tanpa membalas atau pun tersenyum.


Mattheo dan Ayato juga ikut menyapa thea dkk lewat senyuman dan juga di balas dengan senyuman---kecuali thea.


Lalu thea dkk duduk di sofa yang tersedia dan tak lama kemudian masuk lah sia,reyna, dan sandra.


"Hai juga"


Sia,reyna dan sandra pun duduk bergabung dengan thea dkk.


"Oh iya... ini kan perlombaan pertama kalian kan?" Tanya Reyna pada thea dkk.


Thea dkk pun mengalihkan pandangannya ke Reyna, begitupun dengan sean,mattheo,dan Ayato.


"Iya.., dan karna itu gue mau nanya, tentang perlombaan tahun kemaren" jawab lea.


"Perlombaan tahun kemaren itu seru banget apalagi saat babak terakhir di perlombaan duel, zero lawan murid dari Rexux academy.. yang kalo gak salah namanya Arkana delon Afleinze , dia itu merupakan salah satu murid unggulan dari Rexux academy, dan dia juga salah satu yang punya kekuatan yang bisa di bilang seimbang dengan zero" jelas Reyna.


"Salah satu?" Beo rea.


"Iya, salah satu, karna selain itu ada juga tiga orang lain yang punya kekuatan yang bisa di bilang gak main-main... Dan mereka merupakan dua murid dari Symtrix academy dan satu dari Arsta academy" jawab Reyna.


"Berarti kalo dari Dealand academy gak ada yang kuat dong" ucap rea.


"Bukannya gak ada... ada kok tapi gak terlalu kuat, karna Dealand academy merupakan academy yang mengutamakan kecerdasan daripada kekuatan, tapi meski begitu kekuatan murid Dealand academy gak bisa di bilang lemah" Sia yang berucap.


"Terus nama orang yang kekuatan nya setara zero itu siapa?" Tanya dhea.


"Kalo untuk namanya sih seingat gue itu, yang dari Symtrix academy namanya, Christian horvant allexon dan Leonardo davin izaka, sedangkan yang dari Arsta academy gue gak ingat" ucap Sia sambil nyengir.


"Cornellia Atasya zarfaka, dia yang dari Arsta academy"

__ADS_1


Mereka semua pun mengalihkan pandangan mereka ke pintu yang terdapat zero dkk yang baru datang.


"Cewek ha?"


"Iya.. Dan dia bisa di bilang cukup ganas kalo di arena" ucap kenzo.


Thea dkk hanya ber'oh' ria.


"Gue jadi penasaran deh..." ucap lea.


"Gue juga..., gue jadi berharap, semoga gue bisa lawan salah satu dari mereka" balas rea.


Lalu keheningan pun terjadi di antara mereka sampai safera dkk datang dan di susul oleh vian dan devon.


"Karna kalian anggota guardian team yang baru, jangan sampe kalian bikin malu alteron academy,  sebab tahun kemarin alteron academy sudah sudah payah buat menang, jadi jangan sampe kalian mencoreng itu" sinis safera.


Thea dkk mendelik sinis ke arah safera."berisik tau gak lo" sinis lea.


Safera hanya mengecoh dan duduk di kursi yang tersedia. Sedangkan yang lain yang sedari tadi hanya menonton pun kembali ke aktivitas masing-masing.


Sampai pintu kembali terbuka dan masuk lah pak ed dan pak roy.


(Masih ada yang ingat pak roy?)


Pak ed dan pak roy pun masuk lalu duduk di meja rapat.


Di tengah ruangan terdapat meja panjang yang di sediakan untuk di pakai rapat atau pun berkumpul anggota guardian team.


"Nah anak anak kita akan membahas tentang pembagian lomba untuk masing masingnya" ucap pak roy.


"Akan ada 5 jenis perlombaan dan yaitu, adu kepintaran, untuk menjawab riddle, adu Pet, untuk bertarung bersama Pet, keindahan Pet, untuk berkolaborasi bersama Pet menciptakan aksi indah, lalu ada duel, untuk bertarung sesama peserta, da terakhir adu kekompakan, untuk bertarung secara team" mereka semua mendengarkan pak roy menjelaskan.


"Dan masing-masing lomba membutuhkan jumlah peserta yang terbatas, adu kepintaran, di butuhkan 3 orang peserta dan saya memilih Adhea, Devon, dan vano" ketiganya pun mengangguk mengerti.


"Untuk pertarungan adu Pet di butuhkan 3 orang juga dan saya memilih, Mourea, Andro, dan sandra"


"Untuk keindahan Pet di butuhkan 4 orang, yaitu Zhalea, Audreyna, Sergea, dan Malsya"


"Duel, di butuhkan 5 orang yaitu Zero, Athea,safera, Sean, dan mattheo"


"Dan team di butuhkan 10 orang, yaitu Viona, Gabby, Laura, Yumita, Kenzo, Taro, Ayato, Dan Alvian. Sedangkan untuk du orang sisanya akan kita ambil dari hasil seleksi" pak roy menjelaskan dengan tegas.


"Ini di tentukan berdasarkan potensi dan kelebihan kalian masing-masing dan juga dari keputusan kepala sekolah jadi jangan ada yang protes, protes lah pada kepala sekolah, mengerti?!" Tegas pak roy


"Mengerti pak!" Serentaknya.


Semua mengerti dan menyetujui perkataan pak roy meski awalnya sedikit tak setuju, tapi mendengar mereka di pilih berdasarkan potensi masing -masing pun mulai menyetujuinya.


"Lakukanlah yang terbaik, tapi jangan memaksakan diri, karna pada akhirnya itu akan menyakiti kita sendiri" ucapkan pak ed.


"Kita tidak harus menang, karna menang sesungguhnya adalah di mana kita bisa membuktikan bahwa kita itu bisa berjuang, kalah bukan berarti menyerah tapi kalah adalah langkah untuk membuat kita meraih yang tidak di sangka-sangka"


"Kalah biar lah kalah, tapi kita kalah dengan lapang dada dan kalah dengan kehormatan, jangan menang dengan cara yang mengecewakan"


"Menang lah untuk sebuah keluarga, jangan menang hanya untuk sebuah kebanggaan"


Semua anggota guardian team pun menanam baik baik apa yang di ucapkan oleh pak ed.

__ADS_1


Mereka akan berjuang demi sekolah mereka, teman mereka dan keluarga mereka.


             «««««SELESAI»»»»»


__ADS_2