
Jangan lupa vomen ya....
Happy reading
Percaya atau tidak bahwa kelompok thea dkk merupakan kelompok pertama yang sampai di academy dengan keadaan sehat tanpa luka sedikit pun.
Para guru pun cukup kaget akan hal itu karna waktu yang di gunakan kelompok thea dkk adalah 4 hari... ya hanya 4 hari.
Thea dkk pun hanya masa bodo dengan tanggapan yang di berikan oleh guru dan murid lainnya, bahkan mereka kini hanya sedang bersantai di kantin sambil menikmati makanan makan siang mereka.
Karna kelas S diamond belum ada yang kembali selain thea dkk, alhasil thea dkk mendapat libur sejenak dan bersantai ria.
"Wahh asik ya... kita bisa dapat libur gini" ucap rea.
"Iya gila... Kenapa dari dulu aja kayak gini kan gue gak sumpek di academy ini" jawab kenzo.
"Eh tapi bosen juga kali kalo kita gak ngapa-ngapain" ucap lea.
Mereka terdiam sejenak sambil memikirkan hal yang akan mereka lakukan di saat libur seperti ini.
"Oh iya! Gimana kalo kita ke ruang kumpul guardian team aja, sekalian perkenalan secara formal sama anggota yang lain, kan mereka belum kenal lo banget" ucap andro.
"Iya juga ya... selama ini kan gue ama yang lain belum pernah ketemu sama anggota guardian team yang lain" jawab dhea.
"Nah kan... kalo gitu ayo, mumpung masih jam istirahat mungkin ada sebagian anggota guardian team yang lagi ngumpul di ruangan" ajak andro.
Mereka pun pergi meninggalkan kantin dan berjalan menuju ruang kumpul anggota guardian team yang terletak di lantai 5 academy.
"Eh sebelum itu gue mau nanya deh, anggota guardian team itu ada berapa sih?" Tanya rea.
"Seingat ghea anggota guardian team itu ada 18 orang dan 10 di antaranya gue rasa lo udah tau, yaitu gue,vano,taro,zero,dan andro, sama safera dkk" ucap kenzo.
Rea menganggukan kepala tandan mengerti."terus delapan lagi siapa aja?" Ucapnya.
"Delapan anggota lagi adalah 5 dari pro class gold, dan 3 dari pro class diamond, dan kalo untuk namanya, lo bakal tau nanti" rea kembali mengangguk menanggapi perkataan kenzo.
"Tapi sekarang anggotanya sudah menjadi 23, karna tambahan anggota yang tak lain dan tak bukan lo,dhea,lea,gea,dan dhea" ucap taro.
Rea pun tentu menyetujui perkataan taro tersebut.
__ADS_1
Akhirnya mereka pun sampai di depan pintu ruang kumpul anggota guardian team.
Saat di buka di dalam ruangan terdapat delapan orang di sana, 5 di antaranya adalah laki laki dan tiga adalah perempuan.
Thea dkk berfikir bahwa delapan orang tersebut adalah delapan orang anggota guardian team yang belum mereka ketahui.
"Hai semuanya" sama andro yang sudah masuk duluan dan duduk di sofa yang tersedia.
"Eh.. Hai juga andro" balas salah satu dari 3 perempuan itu.
"Wah..kalian anggota guardian team yang barukan? Yang waktu itu tanding sama safera dkk... iyakan ya kan.. astagaa gue seneng banget bisa ketemu kalian" ucap salah satu lelaki di sana yang mempunyai rambut berwarna blonde.
Thea dkk mengangguk canggung karna tak tau harus bersikap seperti apa lagi, perlu di ketahui bahwa thea dkk bukanlah orang yang terlalu suka berinteraksi dengan orang lain, sedangkan sama zero dkk itu karna mungkin zero dkk juga merasakan hal yang sama dengan thea dkk.
"Kenalin nama gue Audreyna prissela morry panggil aja gue REYNA dan gue dari kelas PRO gold" ucap perempuan yang membalas sapa andro tadi.
"Dan gue Sean dominic austin gue di panggil SEAN dari kelas PRO diamond, salam kenal ya kalian semua..." ucap lelaki berambut blouse itu.
"Oh iya... Jangan lupa kenalin dia adalah Malsya azzera lishti di panggil SIA dan yang itu bernama Sandra amirra wafa dia lebih suka di panggil MIRRA mereka dari kelas PRO gold" Renna memperkenalkan dua perempuan bersamanya.
Sia dan mirra pun tersenyum dan yang pasti juga di balas senyum oleh thea dkk, melihat senyum thea dkk lebih tepatnya senyum dhea dan rea sontak mirra langsung berbinar dan berjalan mendekat ke arah dhea dan rea.
Belum selangkah rea berjalan tangannya sudah di tarik dan membuat tubuh rea yang tadinya membelakangi kembali menghadap kearah mirra.
Mirra langsung saja melancarkan aksinya pada rea dan dhea, yaitu mencubit pipi rea dan dhea dengan mata berbinar.
"Kyaaaa.... imut banget sihhh, ya ampunn gak tahan gue... ihh jadi pengen gigit deh nih pipi" ucap mirra dengan tangan yang masih mencubit pipi rea dan dhea.
Rea dan dhea yang mendapat perlakuan tersebut hanya bisa memberontak untuk melepaskan diri dari mirra.
Cubitan di pipi rea dan dhea pun terlepas karena mirra di tarik oleh sia dan reyna." Ya ampun mirra lo inii.. Lo mau buat mereka langsung berhenti jadi anggota guardian team ya ha?" Sia berbicara dengan nada kesal sambil berkacak pinggang.
Bagaimana tidak setelah lepas dari cubitan mirra dhea langsung berlari ke pelukan lea sambil menangis sesenggukan, memang dhea itu paling tidak suka ada yang mencubit pipinya, jika ada dia akan langsung menangis dan marah pada orang tersebut.
Dan hal itu juga terjadi pada rea, rea juga tidak suka ada yang mencubit pipinya, namun bedanya ia tidak menangis seperti dhea, tapi melainkan ia bersembunyi di belakang gea dan thea yang menjadi tameng nya, jangan lupakan tatapan tatapan sedikit takut dari rea yang muncul di matanya yang berkaca-kaca. Ingat ia tidak menangis tapi masih berkaca-kaca.
Sontak melihat hal itu mirra menjadi merasa bersalah dan mencoba meminta maaf namun saat mirra mendekati dhea, dhea malah semakin menangis, dan mirra pun semakin merasa bersalah dan mendekati rea dengan ragu tapi sebelum mendekati rea yang iya lihat adalah rea menutup matanya yang membuat gumpalan air matanya tadi jatuh ke pipinya, dalam artian rea menangis.
Mirra menatap reyna dan sia dengan mata berkaca-kaca, reyna dan sia pun mendekati mirra dan mengelus punggung mirra dengan pelan.
__ADS_1
"Gue gak maksud buat bikin mereka nangis kok, suerr" lirih mirra.
Melihat suasana yang menjadi penuh air mata pun akhirnya gea angkat bicara." Ehmm mirra lo gak perlu merasa bersalah kok, karna memang dhea dan thea memang gitu orangnya dan lo bukan orang pertama kok yang ngerasain hal ini jadi lo gak perlu merasa bersalah" gea berucap dengan nada santai agar mirra tidak merasa bersalah.
" Iya tenang aja, lagian thea sama dhea gak akan benci sama lo kok jadi gak perlu nangis" ucap thea karna melihat air mata mirra mulai jatuh.
Mendengar hal tersebut akhirnya mirra merasa tenang dan menghentikan tangisan nya, begitu pun dengan dhea yang sudah mereda sekarang, sedangkan rea sekarang sedang duduk dengan santai sambil membaca buku novel yang entah di dapatnya dari mana.
"Nah sekarang udah pada mendingan kan, mending gue kenalin dulu 4 cowok di sana yang dari tadi hanya diam karna tidak di kenalkan" ucap sean di balas tatapan tajam keempat cowok tersebut.
"Seloww man...oke yang pertama adalah itu cowok yang lagi duduk di sofa adalah Mattheo zema Carlos dia dari kelas PRO diamond, lalu yang lagi duduk di dekat jendela itu namanya Ayato zucchi mattsamune dia juga dari kelas PRO diamond." Sean memperkenalkan 2 temannya yang dari kelas PRO diamond.
"Lanjut yang berdua yang duduk di kursi dekat meja itu namanya Alvian veno allansky dan Devon arleon allansky mereka itu sepupuan dan mereka juga dari kelas PRO gold sama kayak sia,reyna, dan mirra" sean mengenalkan 2 lelaki lainnya.
"Okk kalo gitu salam kenal ya semuanya, nama gue Zhalea lexa dan yang nangis di pelukan gue tadi namanya Adhea Ezca, yang ini adalah Sergea Vany dan Athea Rein" tunjuk lea pada rea dan gea.
"Dan yang lagi baca itu namanya adalah Mourea flow" ucap lea.
Yang lain pun menganggukan kepalanya tanda mengerti.
........
Mereka semua saling berkenalan dan akhirnya mereka menjadi berteman dan mereka sekarang sedang asik bercanda sambil menjaili satu sama lain, seperti yang di lakukan oleh Alvian atau yang di sebut vian, yang sibuk menjailin sia, sedangkan sia yang sudah geram dengan vian pun akhirnya ia menendang vian masa depan vian ( You know what i mean) dan membuat vian menyerah kesaktian.
Yang lainnya hanya menonton dan terus tertawa melihat penderitaan vian yang sedang terduduk di lantai sambil memegangi masa depannya itu.
Melihat teman-temannya hanya tertawa vian menggerutu kesal. "Awas ya lo pada, masih gue liatin ya... tunggu ada pembalasan gue, dan lo sia gue bales lo nanti" sia hanya memeletkan lidahnya seakan mengejek vian.
Mereka kembali tertawa bersama sampai sampai delapan orang lainnya selain thea dan zero dkk, melupakan bahwa mereka sudah bolos mata pelajaran mereka.
«««««SELESAI»»»»»
Disini aku mulai berfikir bahwa nama teman teman thea lebih bagus daripada nama thea sendiri...
Iya gak sih??
'-'
Sekian Rc.
__ADS_1