MAGIC STORY

MAGIC STORY
MAGIC STORY-9


__ADS_3

semuanya...


Jangan lupa vote dan comen ya...


Typo bertebaran...


Happy reading...


*·*·*·*·*·*·*


Author pov


Kini kelas S Diamond sudah selesai kelas ini di akhiri dengan pelajaran sejarah tentang God Demon yang masih belum di ketahui kebenaran akan adanya makhluk itu.


God demon adalah mahkluk yang menurut orang-orang adalah raja dari segala iblis God Demon juga sering di beritakan telah mati dan kekuatannya tersebar di seluruh dunia, menurut orang orang jaman dulu orang yang mendapatkan kekuatan God Demon akan menjadi sangat kuat dan berbahaya namun sampai sekarang belum di ketahui siapa pemilik kekuatan God Demon tersebut.(back to story)


Thea dkk sekarang sedang menuju arena duel karena mereka akan melawan safera dkk yang merupakan anggota guardian team.


Tujuan awal mereka adalah untuk mengetahui kekuatan dari anggota guardian team yang dimana orang tau bahwa isi dari guardian team adalah anak-anak dengan kekuatan dan rank yang tinggi.


Sesampainya di arena duel ternyata banyak anak anak lain yang datang untuk menonton duel tersebut bahkan di sana juga terdapat guru dan kepala sekolah.


"Rame ya..tapi Kok ada guru juga bahkan ada pak ed juga" ucap dhea sambil menatap seisi arena duel.


"Entahlah..mending Kita kesana aja untuk nanya" mereka menyetujui perkataan dari rea dan menghampiri guru dan kepala sekolah.


Mereka sampai di tempat guru dan kepala sekolah duduk, guru-guru menatap thea dkk dengan tatapan sulit di artikan sedangkan pak ed hanya tersenyum kepada thea dkk.


"Jadi mereka yang katanya kuat"


"Apakan mereka yang masuk kelas S itu ya?"


"Sekuat apa mereka ini?"


Itulah yang thea dan rea baca dari pikiran guru guru yang ada di sana, tapi thea dan rea memilih untuk diam.


"Bapak ed sama guru yang lain kenapa ada di sini juga" dhea membuka suara kepada pak ed.


"Oh..begini..Saya dan guru yang lain ingin melihat kemampuan bertarung bersenjata kalian dan juga untuk membuktikan kalo kalian pantas untuk masuk ke guardian team" thea dkk hanya ber"oh"ria.


Safera dkk serta zero dkk yang baru saja datang di buat kaget oleh perkataan pak ed barusan."jadi mereka bakalan masuk ke guardian team juga pak?" Kenzo langsung heboh karna mendapat anggukan dari pak ed.

__ADS_1


Sedangkan safera dkk menatap thea dkk tajam sekaligus remeh. "Cih..Mereka gak pentes masuk ke guardian team karna mereka itu lemah...ya gak guys" ucap safera sambil meminta persetujuan dari teman-temannya.


"Iya lah..mana pantes orang kayak mereka masuk ke guardian team...nanti aja pas lawan kita mungkin aja mereka bakalan koma di rumah sakit...hahaha" safera dkk tertawa karena perkataan salah satu dari mereka yang bernama gabby ourin kern.


Thea dkk menatap safera dkk dengan tatapan datar dan dingin serta dengan aura yang menyeramkan yang membuat orang orang si sekitar mereka bahkan seluruh orang yang ada di arena duel berdidik ngeri.


"Lo berdoa aja semoga yang lo bilang itu terjadi karna kalo enggak elo yang bakalan koma..ups bukan koma tapi mati!" setelah rea gea berbicara dengan nada rendah tersebut thea dkk pergi dari tempat itu menuju kursi peserta.


Semua orang di sana menegang karna mendengar perkataan gea, mereka berfikir apakan akan ada yang koma nanti atau bahkan lebih buruknya kalau ada yang mati..memikirkannya saja mereka sudah berdidik ngeri.


"Nah..semuanya sebaiknya kita mulai sekarang agar tidak membuang waktu karna sebentar lagi akan sore" orang-orang yang di sana duduk di kursi yang tersedia untuk menonton pertandingan yang menegangkan.


Posisi duduknya seperti di lapangan sepak bola tapi zero dkk serta guru dan pak ed duduk di kursi di bagian pinggir arena. Para anggota healer sudah di siapkan bila terjadi sesuatu yang gawat.


Pak ed berjalan ke tengah arena untuk membuka pertandingan tersebut, pertandingan ini merupakan pertandingan paling menegangkan dan mengagumkan karna di dalam pertandingan ini akan ada anggota guardian team yang di mana merupakan safera dkk yang melawan anak baru tapi di kenal kuat yang merupakan thea dkk, pertandingan ini juga mendapat persetujuan langsung ke pak ed selaku kepala sekolah dari AA.


"Baik semuanya..harap tenang pertandingan akan segera di mulai" seketika keadaan arena tersebut menjadi tenang "Nah baiklah mari kita mulai pertandingannya...pertandingan pertama adalah viona celesty ovyn dari guardian team melawan zhelea lexa" viona dan lea memasuki arena di sisi yang berbeda.


Author pov end


Lea pov


"Baiklah pertandingan di mulai" pak ed menghilang dari tengah arena dan muncul di tempat duduknya yang berada di pinggir arena.


Gue mengeluarkan senjata panah gue, panah gue itu berwarna gold dengan hiasan bunga di sekitarnya. Gue lihat si viona juga mengeluarkan senjatanya dan ternyata senjatanya adalah sebuah tombak.


Viona berlari ke arah gua sambil mengayunkan tombaknya tapi gue langsung menghindar dengan cara salto ke belakang.


"Cukup bagus untuk ukuran anggota guardian team tapi dia masih jauh dari gue" batin gue.


Viona terus menyerang gue secara brutal dan gue juga terus menghindar, bukan gak bisa melawan hanya saja waktunya belum pas.


"Kenapa menghindar takut ha?!..kalo takut bilang aja biar gue kasih kemudahan supaya lo gak mati...hahaha" Gue tetap memandangnya datar.


Dia kembali menyerang gue dan lagi lagi gue menghindar tapi gue sudah memiliki strategi, viona mengayunkan tombaknya dan gue melompat sambil mengarahkan panah gue ke dia.


SYUUTT..


Panah gue menancap di bahu dia tapi panah gue gak cuma menacap aja di anak panah gue terdapat sebuah sulur yang membuat gue melesat ke arah dia dan langsung menyerangnya hingga dia terpelanting ke dinding arena.


Lea pov end

__ADS_1


Author pov


Semua orang heboh dan kaget dengan apa yang lea lakukan, awalnya mereka sedikit meremehkan lea karna ia hanya menghindar saat di serang tadi tapi sekarang lihatlah hanya dengan menggunakan satu anak panah dan satu tendangan viona langsung terkapar dengan banyak darah di sekitarnya.


Seluruh tim healer langsung memasuki arena dan memberikan pertolongan pertama pada viona, setelah itu viona di bawa ke unit kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.


"Baiklah..Semua tenang viona tidak akan apa-apa..dan sekarang pemenang dari pertandingan ini adalah Zhalea lexa" semua orang bertepuk tangan heboh sedangkan lea hanya tersenyum manis yang membuat para pria semakin heboh.


Lea berjalan meninggal kan arena tengah menuju teman-temannya yang sudah menunggunya."weh..kakak Kita hobby banget bikin heboh orang" Lea terkekeh mendengar perkataan dhea begitu juga yang lainnya sedangkan para kaum pria yang melihatnya kembali heboh.


"Wah gila thea cantik ya kalo ketawa"


"Iya gua juga manis banget Coy"


"Waduh si dhea yang udah manis malah tambah manis kalo ketawa"


"Rea imut banget sumpah!"


"Si lea mah jangan si tanya gimana cantiknya dia"


"Nikmat mana yang kau dustakan tuhan"


"Rejeki liat bidadari ketawa Coy"


"Mak anak mu liat malaikat cantik ketawa"


"Gakuku ganana abang dek"


Seperti itulah suara-suara yang di tangkap oleh thea dkk, sedangkan thea dkk hanya geleng-geleng kepala. Di samping itu ada pria yang dari tadi menatap sekelompok gadis itu dengan senyum manisnya. "Ternyata lea kalo ketawa makin cantiknya" batin pria tersebut.


«««««SELESAI»»»»»


Nah udah selesai nih chapternya...


*maaf Kalo adegan action nya kurang greget karna Author tidak berbakat di bidang action jadi tolong di maklumi.


Jangan lupa vote dan comen ya... Dan follow...


Maaf kalo banyak salah kata dan kurang menarik..


Sekian...

__ADS_1


__ADS_2