
Jangan lupa vote dan comen...
Happy reading
Kini matahari telah terbit, memberikan kesan hangat dan nyaman di pagi hari dan membuat thea serta zero dkk bersemangat untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Setelah membereskan tenda, mereka pun melanjutkan perjalanan mereka dan tentu saja di hiasi dengan canda dan tawa.
Saat mereka sedang berjalan dengan santai entah mengapa mereka merasakan sesuatu yang tak bagus di sekitar mereka.
Taro dan thea pun merasakan adanya hawa yang tak mengenakan di sekitar mereka.
Mereka membuat posisi saling membelakangi satu sama lain.
Lalu setelah itu dari balik pohon keluarlah sesosok lelaki muda yang menggunakan jubah hitam di hadapan mereka.
Thea hanya menatap lelaki itu dengan tatapan sulit di artikan dan lelaki itu pun tampak tersenyum melihat thea.
"Hai semuanya" ucapnya sambil tersenyum.
" siapa lo? Dan kenapa lo ada di sini?" Kata kenzo.
"lo punya aura yang aneh.. siapa sebenarnya lo itu?" Ucap taro.
Lelaki itu hanya tersenyum mendengar perkataan kenzo dan taro.
" Kalian tak perlu tau siapa saya,.saya tak punya urusan dengan kalian, tapi urusan saya dengan dia...thea" ucap lelaki itu.
Thea yang merasa di tunjuk pun maju ke depan lelaki itu dengan tatapan yang masih sulit di artikan.
Setelah mereka berhadapan lelaki itu maju dan berbisik di telinga thea, entah apa yang di dibicarakannya, namun di lihat dari ekspresi thea, sepertinya thea sedang marah.
Dan kemudian tak di sangka-sangka thea mundur satu langkah kemudian menendang lelaki di depannya itu.
Lelaki di depan thea secara reflek menghindar dari tendangan thea, karna jika tidak mungkin akan ada beberapa tulangnya yang patah.
Suhu di hutan terasa sangat dingin meskipun siang ini di ini dengan matahari yang terik.
GRRAAA
Fokus mereka semua teralihkan pada suara di belakang mereka, yang di mana terdapat seekor beruang hitam yang besar yang menatap thea dkk seolah-olah mereka adalah sebuah manan yang lezat.
Beruang itu berlari ke arah thea dkk dan mengayunkan cakar tajamnya.
Thea dkk pun menghindar dengan membuat posisi membentuk sebuah lingkaran.
Beruang itu marah dan berubah semakin ganas, berang itu mengarahkan cakarnya lagi ke arah depannya yang di mana terdapat rea di depannya tersebut.
__ADS_1
Tapi rea dengan cepat mengeluarkan senjata pistol nya dan menembak beruang tersebut.
Saat beruang itu kesakitan yang lainnya pun langsung mengambil kesempatan untuk menyerang, yang dimana taro langsung mengayunkan pedangnya ke arah punggung beruang tersebut.
Kemudian lea menggunakan sulurnya untuk mengikat beruang tersebut. Saat beruang tersebut terikat beruang tersebut langsung di bekukan menggunakan es, namun pelakunya bukanlah thea tapi melainkan adalah zero.
Zero langsung menghancurkan es yang membekukan beruang tersebut dan membuat beruang tersebut hancur berkeping keping menjadi kepingan es.
"Huffhh gila... tiba-tiba aja ada beruang kan kaget gue" ucap kenzo.
"Alah lo kaget-kaget tapi gak di lawan malah diam aja" balas dhea.
"Heh.. gua bukan gak ngelawan, gue itu cuma mau menghemat energi sihir gue aja, kan gak lucu kalo pas monster nyerang lagi tapi ternyata energi sihir gue abis... bisa mati gue" ucap kenzo, sedangkan dhea hanya memutar bola Mata malas.
Saat dhea dan kenzo berdebat zero langsung menghampiri thea yang sedari tadi hanya diam.
"Lo gak papakan? Kenapa diem?" Ucap zero.
Thea yang mendengar pun sedikit tersentak dan langsung mendongak menatap zero, lalu menggeleng pelan.
"Gue gak papa kok, emang kenapa?"
"Jawaban lo terlalu terlalu kebaca, saat cewek bilang gak papa tapi nyatanya ada apa-apa"
"Dari saat lo di bisikan sama cowok gak jelas yang sekarang udah hilang kemana, lo langsung diam, dan sekarang lo bilang gak papa" lanjut zero.
Zero hanya menghela nafas nya dan kemudian mengangguk."ya udah...terserah Lo aja... tapi lo harus ingat kami semua siap dengerin cerita lo kapan aja..ngeri?"
Thea pun menganggukan kepalanya sambil tersenyum simpul pada zero, zero pun ikut tersenyum dan mengusap kepala thea.
"Hmmm...mesra-mesraannya Nanti aja ya, sekarang kita harus lanjutin dulu perjalanan kita...ok" ucap andro.
Thea dan zero hanya tersenyum, dan mereka semua kembali melanjutkan perjalanan mereka yang sempat tertunda.
(SKIP)
Hari pun kembali berganti, dimana thea serta zero dkk kembali melanjutkan perjalanan mereka setelah beristirahat untuk mengembalikan energi mereka.
Kini mereka telah sampai di sebuah bukit dengan hamparan rerumputan hijau yang membentang dan di temani oleh tanaman bunga liar yang cantik.
Mereka melangkah menuruni sedikit bukit tersebut dan di hadapi dengan sebuah rerumputan liar yang merambat dan membentuk sebuah tirai.
Thea dkk berjalan memasuki tempat yang di sembunyikan di balik tanaman rambat tersebut.
Dan yang mereka lihat adalah sebuah danau kecil dengan air yang jernih dan di keliling dengan hamparan tanaman yang di cari oleh thea dkk.
Daun tiga warna.
__ADS_1
Danau tersebut terlihat semakin cantik dengan pantulan warna yang berdasar dari daun tiga warna yang tumbuh di pinggiran danau tersebut.
Thea dkk pun terpukau melihat keindahan yang ada di depan mata mereka, mereka pun duduk di pinggiran danau dan memasukan kaki mereka ke dalam danau tersebut.
Sejuk
Itulah sensasi yang di rasakan oleh thea dkk saat kaki mereka sudah masuk ke dalam danau.
Mereka bermain dan bercanda sejenak untuk menghilangkan rasa lelah mereka, tak lupa denga dhea yang mengejar kenzo karna kenzo menyipratkan air ke arah dhea dan membuat baju dhea basah.
Namun dhea kemudian berhenti dari larinya dan membuatnya kenzo juga berhenti." Kenapa lo berhenti... capek ya lo... Lo itu gak akan bisa ngejar gue..hahaha" ucap kenzo.
Dhea hanya membalas perkataan kenzo dengan senyum misterius yang membuat kenzo sulit menelan ludahnya.
Yang di lakukan dhea kemudian adalah mengangkat sebelah tangannya ke arah danau dan membuat sedikit dari air danau itu terangkat membentuk sebuah bola air.
Kenzo yang melihat itu pun langsung lari karna ia merasakan firasat yang cukup buruk tentang air tersebut.
Namun secepat apa pun kenzo berlari bola air yang di kendalikan oleh dhea itu tetap mengejar kenzo dan kemudian berakhir dengan...
BYUURR
Dhea menjatuhkan bola airnya tepat di atas kepala kenzo dan membuat kenzo menjadi basah kuyup.
Yang lainnya pun hanya bisa tertawa melihat tingkah dhea dan kenzo terlebih melihat wajah kenzo yang kesal dengan bibir terus bergerak menyumpah serapahi dhea.
Karna mulai merasa dingin dhea dan kenzo pun meminta rea yang notabene mempunyai elemen angin untuk mengeringkan baju mereka, lebih tepatnya baju dhea karna kenzo mempunyai elemen angin juga.
Setelah bersenang senang, akhirnya mereka mengumpulkan daun tiga warna secukupnya untuk di bawa ke academy dan di serahkan pada miss serryl.
Setelah terkumpul akhirnya mereka pulang ke academy dengan menggunakan kekuatan Teleportasi agar cepat sampai di academy.
«««««SELESAI»»»»»
Haiii semuanya...
Aku update lagi
Buat yang udah nunggu maaf ya kalo misalnya ini gak sesuai ekspektasi kalian...
Lain kali akan aku usahakan untuk yang terbaik...
Byee
Sekian Rc.
__ADS_1