MATA YANG LELAH

MATA YANG LELAH
Episode 13


__ADS_3

    Keesokan harinya, aku menjalani aktivitasku seperti biasa. Bangun pagi lalu mandi dan kemudian sarapan lalu aku pergi ke kampus tetapi aku pun tidak pernah lupa untuk memeluk ibu dan ayah sebelum ke kampus. Ayah memberikan aku sebuah pelukan yang erat dan juga mencium pipiku. Aku pun berangkat kuliah dengan hati gembira untuk menyambut hari yang begitu menyenangkan. Sesampainya di kampus aku bertemu dengan kawan-kawanku yang super bawel dan cerewet. Mereka bercerita sepanjang jalan tentang kejadian kemarin dan juga mereka merasa kagum karena yusuf boleh jatuh cinta kepadaku. Aku hanya menjadi seorang pendengar setia sepanjang jalan menuju ke ruang kelas.


    Sesampainya di kelas aku melihat yusuf berada di ruangan yang sedang fokus membaca. Saat itu juga aku merasa mukaku seperti terbakar, aku menjadi malu seketika saat mengingat hari kemarin dia menyatakan perasaan padaku. Jika hari ini dia menyatakannya lagi aku tidak bisa membayangkan bagaimana ekspresi teman-teman sekelas. Setidaknya jika ia ingin mengatakannya, aku akan menariknya sebelum semua teman-teman tahu. Masih ada waktu yang tersisa sebelum kelas di mulai dan waktu itu kugunakan untuk mengawasi yusuf. Dia terus melihatku sambil tersenyum dan sesekali dia membaca kembali bukunya. Jika ada tanda-tanda kalau dia akan menuju ke depan aku akan langsung mencegahnya. Tetapi tiba-tiba


“Teman-teman aku ingin memberitahukan kalian informasi special” itulah yang diumumkan Mira di depan. Mereka

__ADS_1


memang suka memberikan keributan di kelas entah itu dia akan bernyanyi atau membaca sebuah dongeng itulah yang akan dilakukannya. Dan aku sudah biasa dengan sikap gila mereka. Aku hanya ingin fokus di yusuf agar dia tidak melakukan tindakan yang akan membuatku malu.


“jadi sebelum aku memberitahu kalian info ini, saya ingin meminta izin dulu kepada tuan puteri kita, Abirah” lanjut


salma. Dasar tidak pernah berubah, selalu saja membawa namaku. Aku pun hanya mengangguk saja sebagai tanda aku mengizinkannya membuat kegilaan di depan.

__ADS_1


    Selama dosen menjelaskan, aku benar-benar tidak fokus yang ku pikirkan bagaimana caraku untuk keluar dari kelas ini secepat mungkin agar tidak mendapatkan banyak pertanyaan serta kritikan teman-teman kelas. Sungguh mira ini ingin dihajar, dia memberitahukan hal yang tidak aku inginkan. Jika kutahu akan begini lebih baik tidak masuk kelas. Akhirnya kelas benar-benar usai tetapi pikiranku belum usia. Aku terus berfikir tanpa sadar di sekitarku sudah banyak orang-orang kepo, aku benar-benar tidak bisa menanggapi mereka jadi mereka miralah yang menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Dan tiba-tiba yusuf ada di sampingku.


“pulang bersama yuk, aku ingin menunjukkan kamu sesuatu” sahut yusuf


    Saat itu juga aku merasakan semuanya mati, seakan-akan aku berada di ruang yang kosong hanya ada aku dan dia. Aku benar-benar menghayatinya yang memegang tanganku dengan lembut dan menariknya agar aku keluar dari kerumunan orang. Saat itu juga aku hanya menjadi sebuah boneka yang bisa dibawa kemana dengan mudahnya. Bahkan mira dan nita yang memanggilku pun aku cuekkan. Aku terus mengikuti yusuf dengan tangan kami terus berpegangan di sepanjang lapangan kampus. Saat itu juga banyak orang yang melihat kami mengapa

__ADS_1


tidak, aku sebagai puteri kampus yang pendiam dan jarang bersama cowok kampus eh tiba-tiba bisa berpegangan tangan di tengah lapangan dan lagi bersama cowok yang lagi tenar di kampus. Ini akan menjadi berita utama kampus.


__ADS_2