MATA YANG LELAH

MATA YANG LELAH
Episode 9


__ADS_3

    Hari-haripun terus berlalu dengan cepat. Dan akhirnya aku lolos di bidang IT dengan nilai terbaik. Dan sahabatku, mereka juga lolos dan kami satu kelas. Kami sudah mulai hari-hari kami sebagai mahasiswa dan yang lebih menyenangkan lagi kami adalah mahasiswa terpintar, terkaya dan juga terbaik. Aku senang bukan karena menjadi


bintang kampus tetapi aku senang karena bisa berbagi kebahagiaan bersama sahabatku untuk membantu teman-teman lain yang kesusahan. Apakah selamanya aku akan selalu bahagia seperti ini.? Begitu beruntungnya hidupku ini mendapatkan semua apa yang aku inginkan. Bahkan mungkin aku merasa dunia ini adalah surgaku dimana aku tidak pernah merasakan kesakitan yang mendalam.


“ Plaaak “ suara meja yang dipukul.


    Aku terbangun dari lamunanku dan melihat Mira dan Nita berada di depanku.


“ Ayoo coba bilang ! apa yang kamu lamunkan? Apakah sudah menemui cinta pertama yah.? “ ejek Mira.


“ Tidaklah.. aku sedang memikirkan betapa beruntungnya memiliki sahabat seperti kalian. Tapi mana Salma.?”


“ Dia sudah pergi ke kantin duluan, ayo kita susul dia” ajak Nita.


    Kamipun bergegas ke kantin menyusul salma, salma memang nomor 1 dalam bidang makanan. Setiap habis kelas dia pasti akan lebih dulu lari ke kantin. Takut kehabisan makanan dia. Tapi ada untungnya juga punya teman seperti dia, kami tidak perlu berebutan pesan makanan. Kan ada dia, kita datang semua makanan sudah siap. Enakkan? Makanya pilih teman seperti dia. Hehehehe…

__ADS_1


Kami pun makan dengan tenang dan senang. Tiba-tiba semua perempuan teriak histeris seperti melihat hantu di siang bolong.


“ waah tampannya! Siapa dia?” itulah salah satu yang kudengar dari perempuan-perempuan yang mungkin punya pacar mukap as-pasan jadi kalau lihat cowok ganteng sedikit langsung stress dan mati di tempat. Dan aku yakin yang mereka lihat adalah kakaku yang ganteng.


“ Wah Abirah, lihat itu. Cowok itu buat aku melayang” kata Salma yang terus menatap ke depan tanpa berkedip.


Aku pun coba untuk melihatnya dan di situ aku melihat lelaki yang berkumis, pendek, dan giginya karatan saat


tersenyum. Apakah itu tipe cowok idaman mereka.?


“ Aiih aku rasa otak kalian semua perlu di servis, cowok dakian macam itu dibilang ganteng” keluhku


“ Malaslah… aku mau makan. Gak mood lihat lelaki” sahutku. Aku dah tak mau melihat ke belakang lagi nanti yang kulihat lebih aneh lagi. Biarkanlah mata mereka menikmati dan mulut saya yang menikmati makanan mereka. Segitu gantengnya kah orang di belakang itu sampai aku makan makanan mereka tak  rasa.


“ Akhirnya habis juga makanannya.” Sahutku yang mengagetkan mereka dari lamunan.

__ADS_1


“ Whaaat ? kamu makan semua seperti orang kelaparan.?” Sahut Nita sambil melotot menyaksikan makanan di atas meja yang sudah habis kumakan semua.


“ Ahhhh kamu harus ganti rugi..” rengek salma. Aku pun sudah siap melarikan diri… dan aku pun langsung lari dan terdengar mereka berteriak memanggilku dan mengejarku. Hahahahah salah mereka habiskan waktu makan untuk melihat yang tidak penting. Harusnyakan mereka berterimakasih karena membantu mereka menghabiskan makanan. Aku pun terus berlari dan mereka mengejar. Sambil berteriak-teriak akhirnya kami menarik perhatian semua mahasiswa kampus dan aku tidak peduli karena ini seringkali terjadi.


    Capeknya. Kami beristirahat di taman, aku sungguh letih dan mereka juga. Kami terduduk bersama dan bersandar di bawah pohon yang rindang. Kami ada kelas lagi jam 5 sore jadi kami tidak balik ke rumah. Kami menghabiskan waktu seharian di kampus.


“ Waah cowok tadi sangat ganteng” sahut salma yang mungkin sedang membayangkannya.


“ Seganteng apa sih bisa buat kalian tidak sadar aku makan makanan kalian.?” Tanyaku


“ Yah Kamu gak mau lihat. Pokoknya very double handsome. Mengalahkan Jaka “ sahut Mira.


“ Waah aku jadi lebih penasaran. Saya pikir kakakku saja yang paling ganteng di kampus”


“ Saya rasa dia itu mahasiswa baru karena baru lihat”

__ADS_1


“ Mungkin saja”


    Walaupun dia seganteng bagaimanapun tetap saja menurutku Rafa dan Kakakku yang paling ganteng. Aku jadi merindukan Rafa, Bagaimana yah kabar dia. Apakah dia rajin makan. Apakah studynya di sana baik-baik saja. Dan kapan yah dia pulang. Ayah juga masih lama balik. 1 minggu lagi kuharus menunggu. Aku sudah sangat rindu mereka berdua. Semoga mereka selalu selamat dan baik-baik saja.


__ADS_2