Mawar Untuk CEO

Mawar Untuk CEO
BAB 55


__ADS_3

“Seann apa yang kau lakukan, kau terjebak,”batin Sean


Sean berusaha menguasai diri nya,“Baiklah, kau juga tahu aku kan, aku penuh dengan kejutan” selamat CEO Helena” ucap Sean dan memberi kode kepada Leon untuk berlalu


Helena melihat Sean tidak terpancing, Helen berlari mengejar Sean


“SEann tunggu, SEan.. apakah kau ingin memberikan hasil jerih payah kakek mu dengan Cuma – Cuma ? jika kau menikah dengan ku semua nya akan menjadi milik mu, milik kita berdua, bukan kah istri mu telah pergi ? dan dunia belum tahu kau sudah menikah, Sean ayo kita menikah” ucap HelenA


Sean yang melihat Helena sangat geram dengan apa yang helena katakan.


Sean yang melihat Helena sangat geram dengan apa yang helena katakan.


“Helena, di dunia ini istri seorang Sean Gaozhan hanya satu, walaupun dia pergi aku akan mencari nya sampai nafas ku terhenti, jika dia tak kembali, aku tidak akan membiarkan posisinya di isi oleh siapapun termasuk dirimu. Kamu tidak berhak di bandingkan dengannya walau hanya seujung kuku jarimu, “ ucap Sean


“Baiklah Sean, aku sudah memperingati mu, aku akan memberimu sebuah kejutan, bukankah kau menyukai


kejutan” batin Helena


Sean menghempaskan tubuh nya di kingbad istananya, aroma tubuh Mawar masih melekat di kasur mereka “Mawar sayang kamu di mana, aku rindu, tidak kah kau merindukanku ? ku mohon kembalilah, banyak yang ingin ku katakan” batin Sean dengan embun yang terlihat mengalir di balik pelipis mata nya


Tok..


Tok..


“Tuan”


Sean membuka pintu.


“Tuan saya sudah menyebarkan mata – mata kita ke seluruh negara ini mencari nyonya dan saya mendapatkan informasi jika tuan Prabu esok akan kembali, bersama tuan Roshan.”


“Baiklah, kau urus semunya, jangan lupa mengabariku, seperti nya mereka sudah tahu tentang masalah yang ada di sini.”

__ADS_1


Tiba – tiba Sean meringis menahan sakit di perut nya, Sean belum makan selama dua hari mencari istrinya, dengan masalah perusahaan yang di alaminya, Sean frustasi membuat imun tubuh nya menurun.


“Istrahat lah Tuan” ucap Leon dan berlalu


Sean kembali merebah kan tubuh nya hingga terlelap.


...****************...


Mawar yang sedang menikmati suasana pondok, bercengkrama dengan para santriwati, sesaat melupakan masalah yang dia pendam, Mawar merasa tenang tanpa beban, mengikuti kegiatan santriwati dan semua santriwati sangat menyukai Mawar, selain masakan Mawar enak, Mawar juga punya banyak pengalaman yang bisa Mawar bagikan, pengalaman organisasi sewaktu Mawar sekolah.


Mawar mengikuti kegiatan santri mengaji bersama dan berolahraga. Saat Mawar kehabisan bahan makanan untuk memasak makanan santri, Mawar bersama Aziza seperti biasanya ke pasar untuk berbelanja.


“Aziza tungguin Kakak ya, Kakak ke warung itu dulu beli kecap, Kakak lupa” ucap Mawar dan berlarian kecil ke warung yang letak nya tidak jauh


Saat mawar sedang menunggu ibu-ibu pemilik warung mengambil kan kecap yang akan di beli Mawar, Mawar melihat berita yang ada di TV,


“PC Group yang terkenal dengan CEO nya yang muda dan berbakat hari ini resmi mengumumkan pertunangan nya dengan wakil CEO nya sendiri putri Bapak Hanggono yakni Helena Hanggono”


Mawar yang melihatnya kaget, kantongan yang di pegang nya berserakan karena terjatuh, tengan Mawar bergetar dan air matanya yang tak bisa di bendung, yang melihat Mawar sangat terkejut, terlebih Azizah yang melihat nya dari kejauhan.


Mawar hanya memeluk Azizah dan menangis sesegukan, sedangkan Aziza berusaha menenangkan nya, Mawar berjalan pulang bersama Aziza dengan langkah nya yang tertatih, tatapannya yang kosong seakan – akan pikiran nya berada di tempat lain, Aziza yang melihatnya mengantar Mawar kembali ke kamarnya,


“Kak Mawar istrahat aja dulu yaa, ntar Azizah kembali ke sini lagi” ucap Aziza dan meninggal kan Mawar sendiri, membri ruang ke Mawar karena Aziza tahu Mawar sedang memilki masalah yang Aziza juga belum tahu apa itu.


“Ya Allah, apakah aku dan Sean sudah berakhir ?? “ ucap Mawar


dengan mengingat berita yang di tontonnya, melihat foto Sean dan Helena di berita yang sedang tersenyum,


“Mereka terlihat serasi” lanjut Mawar dengan derai air mata, “Sean.. apa kah dengan begini kau bahagia? apakah benar itu bukan aku ? apakah benar hati mu tak ada aku ? lalu apa yang kita lalui hanya sebuah permainan yang kau mainkan sama dengan yang lain ? apakah karena aku tak punya apa – apa ? sean mengapa ???? aku merasa sudah mengenalmu, ternyata tidak.”


Gumam Mawar dengan menekan dadanya yang sakit, sangat sakit.

__ADS_1


...****************...


Sean yang sedang lemah, membuka matanya karena sinar cahaya matahari siang membangunkan nya, dengan ketukan Leon yang berisik. Sean berusaha bangkit dari pembaringan nya dan melihat Leon dengan sebuah Ipad.


“Ada apa Leon? apakah kau sudah mendapatkan keberadaan Mawar ?” tanya Sean lemah


“Maaf tuan saya belum mendapat kan info apapun tentang Nyonya, TUan tolong minum lah obat ini dan makan lah sesuatu untuk memulihkan tenaga anda” ucap Leon sambil menarik troli makanan ala resto.


Sean melihat nya meminum obat dan makan buah itu.


“Kita ke ruang kerja” ucap Sean


“Tuan pagi ini nona Helena sudah ..” ucap Leon yang belum selesai terpotong oleh jawaban Sean


“Apa yang di lakukan wanita licik itu ?” ucap Sean.


Leon menekan tombol, membuka layar yang sangat besar di depan Sean dan menekan tombol beberapa chanel TV, mata Sean kembali melotot dengan amarah, Sean menghancurkan semua benda yang berada di meja kerjanya.


“Dasar wanita ULAR, bagaimana bisa dia menjadi tunangan ku, aku merasa jijik hanya dengan mendengar nama nya.


Aaarrggghhhhhhh!! Ucap Sean dengan frustasi


“Tuan tenang lah” ucap Leon.


Sean kembali duduk dan menenangkan pikirannya, tiba – tiba suara pintu terbuka dan terdengar beberapa langkah kaki terhenti di depannya, Sean melihat nya sangat terkejut tatkala yang berada di depan nya adalah Kakek dan nenek nya serta kedua orang tuanya dengan tatapan tajam ke Sean.


“Kakek ?” ucap Sean segera menghampiri mereka


Sebelum Sean mendekati kakek nya sebuah tamparan melayang ke pipi kanannya, tamparan dari nenek Yolan.


“Sean Gaozhan Prabu, di mana cucu perempuan ku??? Apakah kau bodoh ?? apa yang kau lakukan padanya ??” ucap Nenek Yolan dengan geram, sedangkan kedua orang tua Sean pun ikut kesal dengan perilaku anak nya itu.

__ADS_1


Sean yang mendengar ucapan nenek nya menangis untuk pertama kalinya, air matanya nya tak terbendung karena merasa bersalah dengan Mawar dan juga merindukan istrinya.


B. e. r. s. a. m. b. u. n. g. Ya..


__ADS_2