Mawar Untuk CEO

Mawar Untuk CEO
BAB 60


__ADS_3

bagaimana mungkin sosok yang selama ini membuat hidup nya berubah tak terurus karena mencarinya tidak memperdulikan ia lagi, sean sangat ingin mendekati mawar dan memeluk nya tapi mama dara memberi isyarat untuk tidak melakukan apapun saat itu.


Para peserta rapat berdiri melihat kejadian tersebut.


“Saya Roshan Prabu, akan menanam modal saham di PC Group bersama istri saya dan dua orang yang bersama saya, tuan Hiraki dan tuan Nokotomo dari Jepang juga bersedia menanam modal saham di PC Group”


Ucapan Roshan sontak membuat para pemilik saham terkejut, mereka tiba - tiba ingin mendekati tuan Prabu untuk meminta maaf tapi tuan Prabu memberi isyarat untuk tidak mendekat.


Mawar yang berdiri menunggu perintah Kakek Prabu.


“Dan hari ini saya akan mengangkat CEO baru yang SAH, yaitu cucu menantu saya,” ucap tuan Prabu dengan mengarahkan jari nya ke Mawar.


"Leon siap kan berkas nya" tambah nya kembali.


Mawar melangkah dan memperkenalkan diri “Nama saya Mawar Zulaikha Prasetya, mohon kerjasama nya” ucap Mawar seraya menandatangani dokumen yang di siapkan Leon.


Sean mendengar nya tersenyum bahagia tidak masalah jika itu Mawar yang menggantikannya atau menjadi pemilik perusahaan tersebut, Sean tidak membutuhkan nya lagi, Sean hanya menginginkan Mawar.


Sean sontak bertepuk tangan di ikuti semua para manager perusahaan, sedangkan para pemilik saham sebelumnya berlalu dari ruangan tersebut dengan penyesalan.


Helena yang melihatnya tidak bisa menahan diri nya, Helena berjalan kemudian mendorong Mawar, mendekati Mawar ingin memukul Mawar namun Leon menahan Helena, sedangkan Sean yang melihat nya kaget, Sean berlari dan menolong Mawar.


Mawar tanpa memperdulikan Sean mendekati Helena yang sedang di cegat oleh Leon, menamparnya dengan sangat keras.


“Tamparan pertama, keadilan untuk diriku sendiri, " ucap Mawar setelah menampar helena.


"Tamparan kedua untuk suamiku dan keluarga kami" ucap Mawar kembali setelah menampar helena


"Dan tamparan ketiga untuk anak yang ada dalam rahim ku, karena ulahmu yang dia masih sebesar biji jagung juga ikut menderita” ucap Mawar dengan emosi


Papa dan mama dara mendekati mawar, “sudah sayang, biarkan mereka di tanngani pihak berwajib” ucap mama dara


Helena kesakitan dengan teriakan tidak terima, begitupun dengan hanggono, mereka di masukan ke dalam penjara dengan kasus penipuan dan korupsi.

__ADS_1


Sedangkan sean mendengar ucapan mawar, sangat bahagia, sean memeluk mawar di depan semua orang tanpa peduli, air mata sean mengalir tanpa bisa di bendung karena rindu dan bahagia.


“sayang kau hamil? maafkan aku, maafkan aku,” ucap sean dengan memeluk erat mawar


Mawar masih dengan datar menyambut sean.


“lepaskan, apakah kau ingin membunuhku?, Papa, Mama aku mau pulang” ucap mawar


“baiklah sayang, ayo kita pulang”


Sean di abaikan, walaupun sean sedikit kecewa tapi sean sangat bahagia, sean ikut mereka dan meninggalkan ruangan, sedangkan kakek prabu dengan tenang membubarkan rapat tersebut dan ikut kembali ke vila mereka.


...****************...


Sepanjang perjalanan pulang, sean tanpak berpikir sedangkan leon yang memperhatikan nya.


“ada apa tuan?” tanya leon


“maaf tuan” ucap leon dengan tegang


“its oke, aku memaafkan mu karena mawar telah kembali, suasana hatiku sedang bagus, tapi mengapa mawar masih cuek dengan ku, apakah dia tidak merindukan ku?” ucap sean


"aku semakin menyukai nya dengan sikap nya tadi ke helena, aku rasa dia membela ku" ucap sEan dengan senyum yang sumringah.


"aku juga tidak menyangka dia akan sekeren itu, humm benar - benar istri seorang sean gaozhan prabu" timpal nya kembali sambil tersenyum.


Leon hanya melihat tuannya yang berpikir dengan dirinya sendiri.


berbicara dengan diri nya sendiri terus bergumam di dalam hati nya " apakah tuan se senang itu ? sepertinya dia sudah gila, mengapa melihat senyumnya terasa aneh, nona mawar cuek dia juga tetap bahagia, aku harap tidak ada lagi pertengkaran di antara mereka, kalau bertengkar lagi, aku kapan libur nya? kerja berat tanpa cuti tahunan, sepertinya aku akan membujang seumur hidup ku karena ulah mereka " batin leon sambil melajukan si rolls royce.


“mengapa kita berada di vila ini? “ batin sean


Sean memasuki vila dengan kaget melihat nenek nya dan semua berada di sana, Vila yang di isi dengan banyak pelayan dan di tempatkan bodyguard di setiap sudut lingkungan vila.

__ADS_1


“mawar, mawar” ucap sean mencari keberadaan mawar


“mawar sedang berada di ruang pemeriksaan” kata nenek yolan yang melihat cucu nya mencari istri nya itu.


“di mana nek ?” ucap sean


“di ruangan sudut itu” ucap nenek yolan sambil menunjuk ruangan tersebut.


Sean memasuki ruangan, mawar dan mama dara terlihat menatap layar monitor yang tidak jauh dari mereka, melihat janin mawar sangat sehat dan masih cukup kecil.


Sean mendekat membuat mama dara kaget tapi mama dara mengerti, mama dara berlalu dan memberi ruang untuk sean dan mawar.


Mawar melihat sean yang tanpa berkedip menatap layar dan mendekati mawar, memegang tangan mawar, dan mencium kening nya, sedangkan mawar berusaha untuk memasang wajah datar kembali.


“doketr bagaimana keadaan anak saya, apakah dia baik – baik saja ?” ucap sean


“iya tuan, dia sangat kuat, apakah anda ingin mendengar detak jantung nya ? ucap dokter sambil menekan tombol suara jantung janin


Sean mendengarnya berlinang air mata sangat bahagia, sean kembali menggenggam tangan mawar yang masih cuek “sayang aku tahu kau masih marah padaku, tapi ku mohon bicaralah padaku, aku tidak bisa seperti ini “ ucap sean


Mawar melepaskan tangannya dari genggaman sean, dan berlalu meninggalkan sean.


“baiklah mawar, aku akan membuatmu memaafkanku, aku tidak akan melepaskan mu kali ini,” batin sean


...****************...


Sejak seminggu pengangkatan Mawar menjadi CEO di perusahaan PC Group, membuat mawar sibuk dengan segala aktifitasnya, melihat Mawar dengan aktifitas yang padat membuat Sean berusaha membujuk Mawar agar menjaga kesehatannya dan anak yang di kandungnya, tapi mawar belum mengindahkan keinginan Sean, Mawar masih menghukum sean dengan mendiami nya.


Sean sudah berusaha maksimal, membuat hari – hari mawar penuh dengan kejutan dan hal – hal romantis dari sean, tapi mawar masih dengan keras kepalanya, Sean meminta tolong oleh kedua kakek dan neneknya, kedua orangtuanya tapi Sean tidak mendapatkan dukungan dari mereka, mereka tidak ingin ikut campur untuk urusan rumah tangga cucu nya itu.


“sayang, bisakah kau hentikan aktfitas mu itu? serahkan pada Leon, dia bisa mengurus segalanya” ucap sean


B. e. r. s. a. m. b. u. n. g….

__ADS_1


__ADS_2